Di Penghujung,Cinta - 13042007
Di
Bulan
November
hujan tiada hentinya,siang itu Aldy beranjak pergi dari kost-annya menuju
kekampus. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan Cynara.perempuan cantik nan
anggun dengan kedua bola mata yang coklat,rambut yang panjang hitam
terurai,tubuh yang indah layaknya foto model tinggi semampai.
Yang juga sama sama satu
kampus,perkenalan pun di mulai disana. Mereka mempunyai janji untuk saling
bertemu di kantin seusainya jam mata kuliah. Sekitar jam 14.40 mereka
akhirnyapun bertemu di kantin.
Musim demi musim berganti,hari demi hari dua bulan telah
berlalu. Diantara keduanya sudahlah saling mengenal bahwa mereka kini sedang
memadu kasihhari haripun di warnai dengan keceriaan dan kebahagiaan seakan akan
tiada mengenal suatu kesedihan diantara mata mereka terpancarkan keindahannya
cinta yang mereka padu.
Saat itu,mereka sedang berada di perpustakaan untuk
mengerjakan tugas suatu mata kuliah yang telah di berikan oleh Dosen.ketika
sedang duduk di sebuah kursi panjang dengan tangan di atas meja keduanya di
pinggir pinggirnya terdapat buku buku psikolog dan filsafat,juga manajement
yang berserakan di atas meja.
Lalu Aldy memegang kedua
telapak tangan Chynara,seraya Aldy berkata : “ Chynara sayang,kamu tau kalo aku
mencintai kamu,apakah kamu ngak pernah tau betapa indahnya kamu?dengan rambut
panjang tergerai.Chynara sayang jangan pernah terbersit toek meninggalkan aku
di saat saat seperti ini? ”.
Tetapi Chynara, disaat Aldy
berkata seperti itu Chynara hanya terdian terpasung raga tak banyak bicara
didalam benaknya seakan akan beribu ribu kata Tanya yang ingin di
lontarkannya.tetapi,ia tak kuasa di toek
mengatakannya seakan akan kedua kelopak bibirnya terbelenggu,sejujurnya
Chynarapun mencintainya.
Seraya membalaskan pegangan
tangan Aldy ia menampakan senyuman yang begitu indah dan menawan hati lalu ia
pun berkata : “ Aldy sayang….!! Sudahlah.jangan pernah kamoe mendramatisir dan
janganlah terlalu melankolis seperti ini,biarkanlah semuanya ini berjalan
dengan apa adanya hilangkan semua rasa takut dan gundahmoe,lepaskan semua beban
berat yang bergelantungan di atas pundakmoe biarkanlah sang maha waktu
menguraikannya dan sang raja manusia menopang slalu cinta kita
.sudah……….sudahlah Aldy sayang.yach sayang,koe mohon sama kamoe “.
Aldy menyahut : “ Baik,Baiklah
sayang. Kamoe benar….akoe akan ikuti apa yang kamoe minta.akoe akan menjadi
seperti yang kamoe mau”. (keduanya tersenyum manis)
Lalu keduanya mengerjakan tugas
kembali hingga selesai.
Aldy tidaklah pernah mengetahiu bahwa perempuan berwajah
cantik dengan rambut tergerai panjang hitam mata berwarna coklat dan mempunyai
tubuh yang begitu indah layakya sang celebrities.ternyata perempuan yang
bernama Chynara ini,adalah pacar dari temannya sendiri tetapi tidaklah terlalu
dengan dengan Aldy.
Yang sekarang tenah mempunyai
suatu masalah internal,mereka berdua sedang dilanda sang badai hampir mendekati
kerapuhan hubungan.tetapi tidaklah pernah mengetahui,yang mengetahui hanyalah
Chynara sendiri apakah sbagai pelampiasan atas keretakannya hubungan mereka
berdua ataukah hanya sekedar mencari suasana baru yang monoton dari suatu
hubungan ataukah pula dan mungkin dia
sudah menggeser posisi pacarnya oleh Aldy.
Pacar Chynara sekaligus
temannya Aldy itu bernama Hardy.ia mempunyai cirri khas seorang lelaki tampan
dan gagah dan juga berpandangan luas supel terhadap yang lain.hampir tiga tahun
lamanya usia mereka berhubungan kini tengah di sapa sang badai.sudah beberapa
bulan Hardy tidaklah pernah atau boleh di bilang jarang sekali menemuio atau
menghubungi kekasih pujaan hatinya itu.Chynarapun menjadi bimbang bercampur
resah dan keraguan dalam benak kenapa sang kekasih pujaannya itu meninggalkan
tanpa pesan dan kabar seakan akan pergi meninggalkan semua kisah dan kenangan
tak tau dimana rimba beradanya.
Sampai di suatu saat Chynara
bertemu bersama Aldy.
Setelah bertemuan itu mereka kini saling memadu kasih dan
terjadiah boleh dikatakan ini suatu perselingkuhan.
Hingga sampai saat ini
berlangsung Aldy tidaklah pernah tahu dan menyadari bahwa Chynara perempuan yang
ia cintai dan di puja pujanya itu ternyata mempunyai dambaan hatinya.
Tanpa disadari Aldy bahagia
diatas kemunafikan Chynara,menari nari di atas ke semuannya cinta.
saat
itu kitar tanggal 10 februari 1998 empat hari lagi menjelang hari Valentine
yang dimana banyaklah terdapat anak anak muda para insan cinta merayakannnya
terutama bersama para pasangannya.
Ketika sang dewi malam datang
meninggalkan sang raja siang mereka berdua berada di sebuah café yang banyak di
hunu oleh anak anak muda dari berbagai kalangan tempatnya manusia manusia
hedonisme yang terhegemoni.
Seakan akan Aldy mendadak
mempunyai firasat yang sangat kuat yang akan menimpa dirinya,lalu ia berkata
terhadap Chynara : “ sayang.sudah cukuplah lama kita berpacaran saling jujur
saling percaya kini akaoe merasakan hal yang beda tumbuh didada,maaf. Akoe
merasa kamoe bukanlah yang dulu lagi semakin hari semakin adanya perubahan di
diri kamoe,semakin hari semakin akoe merasakan keterasingan tehadap kamoe,akoe
mera seakan akan akoe tidaklah pernah mengenal kamoe lagi.
Chynara sayang, jujurlah
terhadap akoe apa yang sebenarnya tengah terjadi antara kita dan ada apa
ceritakanlah padakoe sejujur jujurnya sekalipun itu menyakitkan buatkoe
menangis mengisakkan tangiskoe.akoe mohon dengan amat sangat kalo memang ada
jangan kamoe memalingkannya dan menyembungikannya seakan akan tidak terjadi apa
apa,katakanlah? ”.
Mendengar perkataaan Aldy
seperti itu Chynara tertegun tertunduk malu lalu ia menghela nafas dan menelan
air liurnya sendiridan berkata : “ Aldy sayang, sebelumnya akoe minta maaf buat
kamo kecewa menangis dan menyesal.
Tetapi sdatu hal akoe mohon
padamoe Aldy apapun yang terjadi setelah yang akoe katakan ini akoe mohon kamoe
tetap mencintai akoe dan menyayangi akoe seperti biasanya dan janganlah pernah
kamoe membenci akoe”.
“ Kamoe tau akoe tak bisa
marah,kamoe tau akoe tak bisa benci karena akoe selalu saying sama kamoe karena
kamoe pacar dan cinta pertamakoe satu untuk slamanya itupun jiga sang raja
manusia merestui “. Sahut Aldy
“ Begini Aldy. Akoe…Sebenernya……ehmmmm
sebenernyaaaa Akoe selingkuh denganmoe. Akoe mempunya seorang dambaan hati
seorang pacar sebelum bertemu denganmoe.
Tetapiu akoe tengah di sapa
sang maha badai,sekejap saja badai mengoyak kedamaian kita segalanya
musnah,hingga di suatu saat akoe bertemu denganmoe.
Dan dia adalah Hardy teman
kamoe juga walaupun akoe tau kamoe tidak pernah dekat dengan Hardy yang telah
wisuda beberapa tahun lalu.tetapi ia telah meninggalkan akoe hilang tanpa jejak
tanpa pesan dan alas an ia meninggalkan akoe dalam keadaan yang rapuh dan kini
ia kembaliuntuk meminangkoe.
Akoe tak tau,akoe bingung,akoe
tak mengerti apa yang sedang terjadi dan yang akoe rasakan sama kamoe juga sama
dia dan akoe tak tau kenapa juga akoe tak dapat menbenci dia kadang kala akoe
suka merindukan Dia.terus terang akoe mencinta kamoe dan dia,dan jangan suruh
akoe memilih karena koe tak bisa memlih.
Akoe minta maaf yang sebesar
besarnya atas apa yang terjadi dan yang akoe lakukan sama kamoe sungguh koe tak
ada niat membawa kamoe seperti ini masuk terlalu jauh kedalam kisah cinta yang
tak mungkin,membuat kamoe merindu yang terlarang ”. itulah kata kata yang di
lontarkan dari kedua kelopak bibirnya Chynara yang indah dan lebar.
Aldy berkata dengan nada
setengah meninggi dan terselumuti oleh segumpal amarah yang bergelembung
didadanya,ia berkata “ Dasar kamoe perempuan brengsek benar apa yang di
katakana orang orang janganlah pernah terbius oleh kecantikan ternyata kini
baru koe rasakan,teganya kamoe mempermainkan menafikan cinta tulus murni akoe”.
Chynara laksana permata hatinya karena itu ia sangat
mencintainya akankah Chynara mengerti akan Aldy, akan kah ia selalu berada di
dalam hatinya utuhkan cinta mungkin saja ia hanya mempermainkan Aldy. Walaupun
Aldy tak ingin disakiti karena…….dihatinya Cuma ada Chynara seorang andai saja
Chynara tau seberapa besar dan dalam cintanya namun mungkinkah itu terlintas
dalam benak Chynara.
Rasa keingintahuan semakin
membeku inginnya ia selami lautan hatinya Chynara tapi rasanya ia begitu sulit
toek masuk menyelami nalurinya miliki
Chynara seutuhnya.
Sangat terjerat dalam
semangatnya yang ia cari kini hanyalah sebuah kesetiaan akankah ini terwujud
dalam kenyataannya ataukah tidak hingga sampai ajal menjemput,hati ia selalu di
gerogoti seribu Tanya.
Ia berharap dalam hatinya
terhadap Chynara jika kekasihnya pergi agar selalu mengingatnya,bila matahari
terbenam di ufuk ia khan selalu tersenyum melihatnya di sana.
Bila sang bunga melati mekar
mewangi melintasi indera penciuman pejamkan mata ia akan selalu bersamanya.
Bila burung burung bernyanyi di
nuansa pagi berceloteh tentang kehidupan ia pasti merindukannya,bila rumput
rumput yang berembun pagi bergoyang meliukkan tubuhnya di rayu sang dewa bayu
ia selalu menghembuskan nafas cinta untuknya.
Bila nyala lilin di kegelapan
ia akan selalu memikirkannya,bila butiran hujan membasahi pipinya ia pasti
selalu menopangnya langkahkan kakinya dengan pasti karena ia akan ada dalam
setiap langkahnya.
Bila bulan sabit di hari ke
tujuh dalam bulan April ia khan selalu menunggunya karena ia mencintainya bukan
cinta sesaat dan setaman.
Tetapi,cinta swargaloka yang
khan tumbuh selamanya.
Chynara hanya terdiam termenung cantik parasnya di banjiri
air mata penyesalan dan kesedihan lalu keduanya terdiam terpasung raga.
Bunga putih yang wangi kuncup
mekar di tengah bukit angkara semerbak harum selingkuhkan sesaat diantara
kumbang kumbang.ucapkanlah kepada semua yang ada dari manakah datang tiba tiba
gegerkan semua mata apakah dirinya jelmaan sang dewi venus, perawan datang ke
ibu kota perahu cinta berlabuh pada siapakah bila esok datang sang nelayan
bergantian datang membawakan seikat cinta
dan,mempersembahkan segudang janji. Yang di puja dan puji selalu dalam
setiap helai hembusan nafas dalam setiap helai ikatan langkah melangkah satu
nama yang terukir tetapi ribuan hati yang tertanam.
Selalu tebelenggu tidaklah
engkau terima yang diinginkan kemerdekaan cinta di dalam jiwa yang bergejolak
meronta pada kenyataan,berharap kumbang dapat cumbui ratna harum setaman
berharap selalu berharap.
Terdengarkan nyanyian ratap
kasih tau asal gaung yang mengalun sayup samar gugahkan malah indah di ufuk
yang merayu nuansa pagi. Terdengarkan nyanyian ratap kasih tetapi entah berada
muara jirim,yang hadir di mimpi siang bolong membawa ke alam nirvana. Cinta
berlalu hilang di mata cinta datang
melanjutkan pengarungan dalam hamparan lautan kehidupan
Seekor belalang terbang di
padang ikuti sang bayu air mata mongering entah kapan membanjiri adakah yang
pasti dalam hidup mencapai suatu nirvana tak trkeuali maut di ujung senja di
semua ruang ada cahaya tak terkecuali lembah curam terdapat gua yang
menggulitakan semua ruang.
Selang waktu berganti Aldy berkata pada Chynara :” saat saat
bersamamoe saat saat terindah buatkoe walau hanya sesaat. Sayang, koe relakan
kepergianmoe toek mengarungi hidup bersamanya.semoga kau senantiasa
berbahagia,semoga Hardy tak`kan pernah terbersit toek melupakanmoe,tak pernah
mengkhianatimoe seperti engkau mengkhianati akoe.
Menjadikanmoe bunga abadi senantiasa
mencintai memanjakan layaknya sang dewa surya menghanyatkan dunia fana ini.
Chynara sayang, jangan pernah terbersit toek memikirkan akoe jangan pernah
merasa berdosa atas apa yang telah terjadi di antara kita berdua.cintai Dia
sepenuh hati dan jiwamoe. Biarkan koe nikmati kerinduan ini kehancuran dan
keterpurukan ini. Akoe akan mencoba toek sempurnakan diri menghadapi cobaan
ini,mungkin ini yang terbaik untukmoe dan untukkoecobalah ikuti kata hatimoe.
Koe ucapkan padamoe terima kasih atas apa yang telah nkau lakukan kepadakoe
selama ini,cinta kasih tulusmoe dan dekapan belaian hangatmoe walaupun hanyalah
sesaat koe merasakan adanya kebahagiaan berlikunya kisah kasih kita.
Chynara,it`s hard to find the
word to express the way I feel I`ve never been in love before,so I don`t know
if is real.
You made me feel so special and
I knor right from the start that gradually over time,you woud eventually steal
my heart ”.
Setelah berkat kata seperti itu Aldy beranjak pergi
meninggalkan Chynara beserta kenangan cerita cinta yang ia lalui
bersama.Chynara hanya terdiam diri terpasung raga bibir kelu tak bicara seakan
terbelenggu hanyalah butiran butiran air mata yang berjatuhan menbasahi
parasnya yang cantik ia hanya dapat meratapi kepergian sang kekasih yang pernah.
Kini dan untuk selamanya mereka
tak`kan pernah bertemu dan mengulang kisah lagi semuanya telah usai telah sirna
di hempas sang maha badai.
Seorang pemuda berjalan sendiri di pekatnya malam di
heningnya suasana dengan kepala berat tertunduk dan sebuah langkah gontai tak
pasti tak tau tujuan hilanh arah kemana ia berpijak. Pemuda itu ternyata
Aldy,seraut wajah muram seakan begitu beratnya beban di pundak.
Selang waktu berganti ia duduk
di sebuah kursi panjang yang terbuat dari bambu. Di dalam taman di sebuah kota
berada.
Jiwa terbang melayang kabut
gelap menyelimuti ruang benaknya yang hampadan terombang ambing sang maha bayu
hilang jadi diri sendiri di tepian cakrawala hitam mengepakkan sayapnya yang
rapuh di ketinggian saujana semakin tinggi mengepakkan sayap semakin hilang
asal tiada dapat ter elakkan lagiterbawa oleh arus gelombang kehidupan
kesunyian yang teramat sangat menggetirkan semakin terpuruk dan tenggelam dalam
kesendirian bekukan jiwa merana.
Seakan tiada dapat melihat dan
menyaksikan suatu keindahan seakan tiada dapat merasakan kebahagiaan dari
kendi kehidupan yang terbiaa
mereguknya acapkali.
Nyanyian sang jiwa merana di taman kesunyian mengalunkan nada
rintihan kesedihansimfonikan ketakberdayaan.seraya kepala tengadah ke hamparan
cakrawala hitam ia berkata lirih :” wahai engkau sang raja manusia …………! Adakah
secercah kebahagiaan hingga koe dapat merasakan nikmatnya.
Wahai engkau sang raja
manusia…………….!
Adakah seberkas keindahan
hingga dapat koe lihat nyatanya.
Och…..adakah ?
Katakanlah kepadakoe wahai
engkau sang raja manusia……!
Keringnya telaga tiada dapat
koe berenang lagi tiada dapat koe lihat lagi tiada dapat koe lihat lagi
indahnya seakan tiada kehidupan lagi.
Saat hujan datang kini, telaga tak kering lagi hingga dapat koe berenang lagi
hingga dapat koe lihat lagi indahnya.kehidupanpun di mulai lagi.tapi kini,air
telaga menjadi buih tiada dapat koe lihat lagi indahnya tiada dapat koe rasakan
lagi telagapun menjadi sunyi tiada secercah kehidupan. Dapatkah koe merubah
buih menjadi sehelai sutera dengan jiwa yang tak berdaya.mungkinkah koe dapat
menggapai bintang gemintang di di hamparan cakrawala hitam dengan sayap sebelah
retak.
Semua kembali ke semula kedalam
telaga ketakberdayaan,setitik cahaya lilin haruskah tetap bertahan toek
menerangi walai acapkali badai mengusik,koe bosan dengan semua ini walau koe
sadari tak`kan pernah berakhir seperti yang koe inginkan.koe berlari sjauh
mungkin walau koe tak pernah yakin, terkadang benci yang koe ingin namun harus
keo jalani.kerinduan yang mencekap tak dapat ter elakkan walau saujanakoe
menjadi sahabat karib “.
Setelahnya ia berkata seperti itu,lalu ia menundukkan
kepalanya dengan seraut wajah yang dibanjiri airmataksdihan yang menyayat hati
ia berkata lagi : “och jiwakoe tiada lagi yang dapat akoe berikan,tiada lagi
yang dapat akoe banggakan.semuanya telah hilang di telan sang gelombang
kehidupan semuanya telah pergi berlalu begitu saja,usai sudah semua usai
segalanya cinta kasihkoe yang tiada pernah akoe duka dan akoe terka terka hati
sunyi sepi sendiri.
Kini kope berada di lembah
kesunyian keterpurukan yang begitu dalamnya kerapuhan yang menghampakan jiwa
merana sesatkan jalan terangkoe. Kerinduan akan keindahan kecintaan akan
kedamaian harapan akan kebahagian dan ketenangan jiwa kini pudar hanyut
seketika,arus yang membawakoe ke lembah keterpurukan,sang ombak yang yang
membentur karang ketegaran sirna seketika hancur sesaat.kebahagiaan hanyalah
sebuah kata kedamaian hanya simbolis ketenangan hanyalah formalis dalam hidup seakan
fatamorgana. Kini,yang koerasakan sepi bertemankan akoe keterpurukan mainkan
akoe.disaat seperti ini apa yang harus akoe banggakan lagi apa yang harus akoe
harapkan semuanya telah sirna.disaat seperti ini tiada secercah kebahagiaan
tiada setitik kedamaian cinta tiada pernah menjelma.disaat seperti ini
dimanakah semua berada satu persatu mulai beranjak pergi jauh meninggalkan akoe
disini sendiri di tengah perjalanan dalam pusaran waktu. Disaat seperti ini
akoe sungguh tiada pernah koe mengerti,disaat seperti ini setitik cahaya dalam
ruang padam seketika ”.
Tiga hari setelah itu Aldy di tengah malam sekitar jam 23.30
lewat sesaatnya menjelang hari valentine ia masih seperti biasa berjalan dalam
kehampaan dengan beratnya kaki mengayunkan untuk melangkah,kepala tertunduk
jiwa yang merana tanpa ia sadari alam fikiran entah berada. Tiba tiba dari arah
depan sekelompok anak muda tang tengah di mabuk alhol dan narkoba didalam
sebuah mobil kijang dengan melaju yang sangat kencang langsung menabrak
Aldy,dengan jauhnya ia terlempar terhampar di tengah jalan raya tubuh dan
wajahnya hancur berlumuran darah merah yang sangat kental berbau amis
menyengat. Aldy terkapar,setelahnya mereka menabrak Aldy, mereka langsung
melaju dengan kecepatan tinggi.tidaklah lama kemudian entah siapa yang memberi
tahukan datanglah sebuah mobil ambulance membawa Aldy ke UGD.di tengah
perjalanan menuju UGD,jiwanya melayang terlepas dari jasadnyasaat itulah Aldy
menghembuskan nafas terakhirnya tak dapat lagi menghirup udara dunia fana ini.
Tiga bulan telah berlalu dari sejak kejadian itu,Chynara
datang ke tempat semayaman terakhirnya Aldy.
Chynara tidaklah dapat berkata
apa apa,hanya diam membisu terpasung raga segumpal air mata membanjiri pipinya
yang lembut diiringi isak tangis,serangkai bunga di tangannya lalu disimpannya
di di batu nisan Aldy.
Hanyalah perasaan menyesal dan
bersalah yang teramat dalam,setelahnya ia menatap makamnya Aldy dan memgang
batu nisannya ia beranjak pergi meninggalkan Aldy munkin untuk
slamanya,entahlah.
Kini,Chynara telah remi menjadi
seorang istrinya Hardy.pernikahan mereka berlangsung di saat bersamaan
kejadiannya Aldy tertabrak lari.
=======W=======






0 comments:
Post a Comment