Kutukan Cinta, Six Brothers dan,
Sang Pangeran Angsa Kesepian
Dalam heningnya suasana sepi di malam
itu,tiada suara yang ada hanyalah kawanan angin malam di terangi bulan purnama
kedua di bulan Desember.
Malam
itu,malam seribu bintang yang bertaburan di hamparan cakrawala hitam. Begitu
indahnya di pandang mata seribu angan bermunculan tetapi hanyalah satu raut
wajah yang bertahan dan membuat terpaku.
Di
malam itu seraut wajah terlukiskan dalam hamparan cakrawala hitam,bintang
gemintang yang bertaburan itu seakan akan tersenyum menyapa dalam kesendirian
mengajak kesana……….
Di sebuah taman tepat berada di tengah kota metropolis di sebuah kursi yang terbuat dari anyaman bambu,duduk seorang lelaki yang memandang ke atas hamparan cakrawala hitam sedang termenung lalu ia berkata: “ seperti biasanya engkau menafik,kenapa engkau berlaku seperti itu ? sungguh koe tak mengerti akan dirimoe wahai sahabat tercintakoe.
Bicara
………..bicaralah cinta koe butuh kepastian walau lewat sikap dan tutur katadan
koe butuh rayuanmoe maka……tersenyumlah !! lama koe tak melihat senyummoe.
Sahabat apakah ada sepenggal cinta yang tersisa untukkoe walau hanya sesaat?
Adakah lautan kasih yang tiada bertepi untukkoe walau harus koe selam hingga ke
dasar palung?
Perhatikan
setiap gerak dan langkahmoe semakin hari semakin tak meyakinkankoe,tapi koe
tak`kan sesalkan semua yang terjadi padakoe karena koe mencinta.
Cinta
maafkan akoe mencintaimoe karena tak bisa koe redam rasa cinta ini
padamoe.semua ini diluar kuasakoe dan salahkah akoe mencintai sahabatkoe
sendiri ?? akoe sungguh tak mampu menahan semua gejolak ini dan persilahkanlah
akoe untuk sekedar sayang padamoe walau hanya sebatas rasa yang engkau berikan
untukkoe, akoe hanya sekedar ingin selalu dekat denganmoe itu cukup buatkoe dan
koe senang dengan itu.
Cinta
tak selamanya harus saling memiliki kata orang,memiliki utuh jiwa dan raga tapi
mengertilah akoe butuh pengertian dari moe “.
Setelahnya ia berkata kata seperti itu
kemudian ia menyalakan sebatang rokok dan menikmatinya.
Habis
setengah batang rokok itu di hisapnya lalu ia beranjak pergi perlahan lahan
mulai menghilang dari pandangan seakan akan di telan sang malam.
Lelaki
itu bernama Chynatrha widura Gandhi seorang mahasiswa filsafat tingkat
akhir,ia tengah jatuh cinta terhadap seorang perempuan cantik bernama Zhilva
Phramitha,anak Sastra tingkat akhir yang tidak lain adalah sahabat
Chynatrha sendiri.
Meraka
berdua adalah sahabat sejak ospek pertama mereka ,masuk kampus.selain mereka
berdua ada sahabat yang lainnya yaitu : Cherry Maha Dewi Putri,anak
Psikolog.Zhia Anantha manthilie,anak Filsafat. Danar Mahardhika,anak
Filsafat. Gandhy Ayoedhia putra,anak psikolog mereka semua kuliah di
sebuah kampus ter nama yang ada di kota Bandung.
Karena
keseringannya mereka ber enam bersama sama dan jarangnya terpisahkan kemana
mana, anak anak kampus yang tidak lain teman tamannya mereka sendiri sering di
katakan “SIX BROTHERS” karena kegilaan dan kejeniusan mereka bertingkah dalam
segala hal dan selalu menghidupkan suasana kampus menjadikan ketenaran mereka
di kampusnya.
Prinsip
dan visi mereka sebenarnya berbeda beda tetapi tidaklah menjadikan adanya suatu
jarak dan benteng pemisah diantara mereka ber enam tetapi ini menjadikan suatu
ciri khas diantara mereka masing masing dengan gaya dan prilaku yang berbeda
pula.
Diantara Six Brothers ini,hanya Zhia lah
yang tidaklah pernah di ketahui isi hati dan keinginannya oleh para sahabatnya
itu,karena Zhia orang yang malas untuk curhat hanya sekali sekali itu pun kalau
sekiranya menginginkannya.Dia lebih senang berbicara bersama hati nuraninya dan
otak pikirannya.
Chynatrha
dan Zhilva orang yang menyenangi dan mengagumi puisi,novel dan karya sastra
lainnya terutama adalah KAHLIL GIBRAN,SOCRATES,SIDNEY SELDON.
Mereka
berdua banyak bercerita dan bertukar pikiran mengenai puisi puisi dan karya
tulis lainnya yang mereka tulis sendiri sendiri.berawal dari kedekatan dan
keseringannya inilah sehingga mewujudkan perasaan yang berbeda tumbuh didada
Chynatra terhadap Zhilva.
Siang itu,sang dewa surya membakar bumi
ini dengan teriknya yang menyengat.
Six
brothers sedang berada di kantin sebuah kampus mereka dan bercanda gurau sambil
menunggu jam kuliah masuk.
Dengan
meja dua saling berhimpitan enam kursi mengelilingi kedua meja itu. Zhilva dan
Chynatra berada di sebelah barat,Cherry duduk di sebelah utara,Zhia berada di
sebelah selatan,Danar beserta Gandhy di sebelah timur menghadap ke arah Zhilva
dan Chynatra dan ke arah orang yang berada di kantin di belakangi Zhilva dan chynatrha.
Mereka
sedang asyiknya bercanda gurau dan saling ejek diantara mereka,tetapi Zhilva
dan Chynatra se akan akan terpisah diantara mereka berempat.
Mereka
berdua selalu berbicara dam menceritakan novel dan puisi yang di karangnya.
Lalu
Cherry beranjak dari tempat duduknya dan berkata : “ akoe akan pergi mengambil
pesanan sebentar,ada yang ingin memesan makanan atau minuman ? ”.
“
Cherry.akoe memesan sebungkus rokok dan tek manis dingin satu. Kamoe Zhia mau
memesan apa ? “. Kata Danar.
Setelahnya
mereka menikmati makanan dan minuman dengan banyak obrolon dan bercanda gurau
diantaranya mereka kemudian mereka beranjak pergi karena lonceng telah
memanggil mereka untuk masuk kelas.
Lalu
mereka semua masuk kelas tinggallah Danar yang malas unuk masuk dan Zhilva yang
sudah tidak ada jam kuliah pada waktu itu. Danar berkata kepada Zhilva : “
Zhilva ,sekarang kamoe membuat puisi tentang apa? bolehkah sekiranya akoe
membacanya .
Ada
satu hal yang mesti kamoe ketahui,sebetulnya akoe senang sekali mendengar dan membaca
puisi puisi yang kamoe tulis sendiri,terus terang karya kamoe itu bagus sekai
menurut akoe dan kadang kala akoe suka merasa iri hati terhadap kamoe dan
Chynatrha.
Kamoe
dan Chynatrha dapat membuat puisi puisi sedangkan akoe tidak dapat membuat nya
”. “ Ach kamoe Nar,terlalu memuji. Janganlah kamoe berkata kata seperti itu
kepadakoe. Akoe masih hijau sekali dan akoe baru belajar bukan seorang yang
professional dalam bidang itu dan bukan pula seorang seperti Sang Guru Kahlil
Gibran.
Akoe
menulis seperti itu hanyalah sebuah keisengan saja kok dan juga akoe Cuma buat
mengisi kekosongan waktukoe dan sebagai tempat curahan hati. Tak pastaslah
kamoe Nar, berkata kata seperti itu terhadapkoe.
Och
yach,ini puisinya ( Diperlihatkannya kepada Danar) kamoe ingin membacanya
sendiri ataukah sekedar mendengarkan dan biarkan akoe yang membacakannya? Hari ini akoe menulis dua helai puisi yang
bertajuk IBU dan satunya lagi bertajuk KESUNYIAN “. Sahut Zhilva.
“
Ya sudahlah lebih baik akoe mendengarkan saja melalui suaramoe “. Danar menjawab.
“
Yach,coba dengarkanlah akoe akan mulai membacakannya “. Lalu Zhilva mulai
membacakannya.
IBU
Ibu,
Soaramoe lembut mendayu
Membuai kalbu yang kelabu
Engkau beri akoe sejuta rasa
Toek hadapi segala nestapa
Ibu,
Tanganmoe hangat merengkuh akoe
Memberi akoe sejuta harap
Ibu,
Engkau bagai melati di taman suci
Mewangi sepanjang hari
Tak sanksi tersilap bumi
Meski hari khan berganti
Ibu,
Enkau laksana embun di pagi hari
Menderita demi sang dewa surya
Yang akan menguasai sang maha bumi
Sebagai ganti memimpin hari
Ibu,
Semangatmoe bak deburan samudera
Tak tergoyah lalunya masa
Menyuraya bak bintang gemintang
Di hamparan cakrawala hitam
Sebagai karunia Sang Raja Manusia Toek cermin para sang
gembala
Agar hidup tentram sentosa atas berkah yang Esa
Ibu,
Kini langkahmoe tersendat sudah
Mampukah akoe terus meneruskan cintamoe
Yang suci luhur tak ternoda
Oleh kemilaunya HARTA dan TAHTA
KESUNYIAN
Sering koe melamun angankan diri
Bertanmya dalam jiwa hampa
Dimanakah cinta bertahta
Singgasana manakah berada
Hati pilu jiwa hampa
Getirnya sukma menggigil
Hempaskan kegundahan setiap saat
Sayap khayal selalu mengepakkan
Terbang menerawang mengangkasa biru
Menggapai mimpi mimpi
Merengkuh kesunyian batin
Dalam jasad yang
terpasung disini
Dalam kehampaan jiwa
Getirnya sukma menggigil
Rindukan sang kumbang perkasa
Cumbui bunga indah setaman
Dua insan cinta memadu kasih
Ditaman indah birunya telaga
Hiasi indahnya senjakala
Nikmati cinta sesaat
Sepasang merpati terbang
Menembus putihnya awan gemawan
Bercanda gurau di cakrawala biru
Nikmati indahnya cinta berdua
“ Bagaimana Nar, sudah selesai dua puisi yang akoe bacakan bagaimana menurutmoe ? “.Tanya Zhilva.
“
Och,bagus …..bagus sekali.tahukah kamoe Zhilva? Puisi yang bertajukkan “IBU”
menjadikaknkoe teringat kepada Ibukoe.
Dia
taidaklah pernah mengeluh selalu memberikan yang terbaik buat akoe,sungai cinta
kasih selalu mengalir darinya sebening embun pagi dan sudah lama sekali akoe
tidaklah permah melihat raut wajah senyumannya dan suaranya yang lembut mendayu
karena ia berada jauh di seberang sana.
Akoe
tidak menhetahuinya sedang apakah dia sekarang ini yach membuatkoe rindu
terhadap ibukoe ,dia tiada pernah mengeluh selalu memberikan yang terbaik
untukkoe.
Sungai
cinta kasihnya selalu mengalir tiada pernah terhenti walau sekejap saja dan
sebening embun pagi hari ia memberikan,sudah lama akoe tidak mendengar suaranya
dan melihat raut wajahnya.
Terakhir
kalinya akoe melihat ketika saat akoe natal disana,dikampung halamankoe.
Akoe
hanya dapat hanya dari sepucuk surat karena kalau lewat selulerkoe tak ada
jaringan disana,semoga ibukoe bahagia disana.
Och…..ibu
akoe akan pulang jikalau mahkota kesuksesan telah melingkar di atas
kepalakoe.”Danar berkata seperti itu. Setelahnya berkata kata mereka pun pergi
meninggalkan kantin dan ketika mereka mau melangkahkan kakinya beranjak pergi
datang keempat sahabatnya dan akhirnya mereka pergi bersama sama.
Tepat jam sepuluh pagi hari
minggu.mereka pergi untuk berjalan jalan menghabiskan waktu bersama ke puncak.
Perjalanannya pun dilakukan dengan menghabiskan waktu kurang lebih empat jam
perjalanan dari tempat asal. Singkat cerita,sesampainya mereka dipuncak mereka
langsung masuk ke sebuah Villa kepunyaannya Cherry.
Cherry
dan Zhilva sedang berada di dapur bersama dengan Si Mbo untuk membantunya
mempersiapkan hidangan,sedangkan Danar dan Ayoedhia sedang asyiknya mengobrol
di halaman depan rumah sambil merebahkan tubuhnya.
Zhia
dan Chynatrha sedang berada di taman halaman belakang sedang asyiknya bercanda
ria sambil duduk santai di kursi ayunan,dengan senangnya melantunkan lagu lagu
kesenangan dengan sebuah gitar Akustik.
Lalu
Chynatrha terdiam sejenak sayap khayalnya terbang melayang jauh menerawang Zhia
menatap sejenak dengan penuh Tanya dalam benak.
Sesaat
kemudian Chynatrha berkata kata :” sepi koe rasakan dalam istana benakkoe hampa
terasa tanpa pelita hati koe terlena dalam buaian kesepian indah bahagia
bersama pelita hati hanya koe rasakan dalam hati saja dan berharap dalam mimpi
yang tak pasti seakan sia sia saja.
Saat
koe di tepi kebimbangan berlari sejauh mungkin seakan tiada bertepi,sayap
khayalkoe selalu mengepakkan sayap terbang melayang menuju negri khayalankoe.
Temukan
bahagia semu kerinduan pada sorang insani dimata saja,saat jiwa merintih sukma
menggigil terlintas sebuah Tanya dalam benak “Dimanakah Cinta
bertahta,singgasana manakah beradanya ….?? ” Ingin koe menggapainya.
Kerisauan
………koe terpasung raga menjawab kerisauan ini,dalam kerisauan hati kecilkoe
selalu berbisik lirih “Dimanakah Dia belahan jiwakoe ?? “ berharap dapat
berbagi kasih dalam mengarungi hamparan lautan kehidupan ini.bosan akoe dengan
kesepian………jera dengan kesendirian ………” Zhia hanya dapat terdiam tanpa berkata
kata hanyalah menelan air liurnya sendiri.
Seakan
akan bibirnya yang indah itu terbelenggu hanya nampak raut wajah kesedihan rasa
kasihan yang terpancarkan dari Zhia,setelah mendengar keluhan yang keluar dari
mulut Chynatrha.
Dia
bingung harus berkata seperti apa,bibir kelu seakan akan seribu harapan di berikan untuk
Chynatrha seorang yang terpancar dari sorot matanya yang jentik itu. Lalu dia
berkata “ hidup ini adalah sebuah teka teki,hidup ini sebuah rahasia sang raja
manusia.dengan hidup ini kita dibuatnya menjadi gila,tetapi semuanya itu
tergantung dari kita sendiri membawanya kemana ”.
Selang
waktu berganti datanglah Cherry menghampiri mereka berdua “
Hei……Zhia,chynatrha.sedang apa kalian di sini ?
Ehmm…….asyik
yach kalian berdua di sini memisahkan diri dengan berdua duaan (Sambil tersenyum
berguyon) pake acara melamun segala,awas lho nanti……
Ya
sudah maaf kalaulah akoe sekiranya telah menggangu keasyikan kalian berdua.
Sekarang mendingan kalian masuk kedalam santapan siang sudah siap kok,ayo…
kita makan bareng bareng.
Dan
merekapun bertiga masuk kedalam untuk menyantap hidangan,dengan asyiknya mereka
berenam menyantap hidangan penuh dengan obrolan dan canda tawa.
Hari itu hujan turun begitu derasnya.
Butiran butiran air hujan berjatuhan
ketanah dari jendela menatap jauh keluar menikmati indahnya air hujan yang
turun membasahi bumi.
Chynatrha
angankan diri dalam hati ia selalu berkata tentang Zilva ia begitu mencintai
Zhilva , Zhilva buatnya seperti perisai dalam hidupnya , bagaikan sebatang
lilin didalam gua kegelapan layaknya bunga di taman hati yang khan dicumbui
yang menebarkan keharuman nuansa taman hati. Hari mulai gelap Sang Maha Dewi
malam akan menampakan dirinya dan menutup siang dengan menyingrabkan kerudung
hitamnya.
Saat itu,Chynatrha dan Zhilva tengah berada
didepan perapian menghangatkan tubuhnya dari udara dingin yang merasuk keraga.
Di temani sebotol anggur merah di sisi mereka berada.lama saling mengobrol
diantara mereka seakan akan chynatrha mulai tak tertahankan lagi perasaannya
yang mengebu gebu ingin segera membludagkan mengungkapkan perasaannya pada
Zhilva,dan Zhilva pun seakan akan menunggu ungkapan perasaan dari Chynatrha
dengan situasi dan kondisi mendukung sekali pada saat itu.
Lepas
dari obrolan canda tawa mereka saling terdiam terpasung raga. Selang waktu
berganti,alunan musik terus mengalunkan simfoni keindahan suasana.
Dengan
sangat tiba tiba Chynatrha berkata: “Zhilva. Sunyi adalah teman karibkoe yang
setia menemani di kala bintang bintang berkedipan di atas sana,mengapa malam
terasa panjang menambah rasa sunyi yang hanya dapat menikmati gelapnya
malam.Zhilva.diantara kesan yang melayang wajahmoe ada di bintang senyummoe
bermain di sana .
Malam
terasa sepi dan panjang pagi resah mencari sisi mimpi siang bernyanyi garang.
Kala
cinta bersemi tanpa salam dan kata kata hadir di hati ini dan diam di sudut
hati ber irama kasih dan sayang berbunga dalam impian. Tiada pernah koe temui
jawabnya tapi koe pikir cinta itu memang ada namun sulit toek mengartikannya .
Akoe
berharap dalam angan seandainya dapat berbagi kasih bersama kamoe dalam
mengarungi lautan kehidupan.” Lalu Chynatrha menuangkan anggur putih kedalam
dua gelas yang tersedia dan di sodorkan kepada Zhilva,lalu mereka berdua
mereguknya .
Zhilva
memasang kedua kelopak kupingnya dengan seksama,wajahnya terselimuti keharuan.
Terpana,
terdiam dan terpaku menatap Chynatrha.
Setelahnya
mereguk anggur itu dengan tubuh terasa hangat dengan perapian yang menyala,dan
Chynatrha menyambung pembicaraan yang sempat terputus “ Zhilva,akoe ingin kamoe
tahu beban beratkoe beban ini terasa berat
dipundakoe telah coba meringankan tetap terasa berat.
Hari
demi hari musim demi musim koe coba bertahan terus dan terus,lebih dari dua
belas purnama telah koe saksikan malam malam sunyi sepi koe lewati,malam itu
sesunyi hati dan sesepi jiwakoe merana
dalam kehampaan.
Sekian
lama akoe dalam buaian sang kesendirian, sudahlah cukup koe nikmati
kesendirian.
Jasad
boleh terpisah tapi hati tetap bersatu satu,manusia tak`kan dapat mengubahnya
karena manusia bukanlah Sang Maha Raja Manusia.
Apakah
artinya sebuah gunung megah tinggi menjulang, Bila di hadapkan bersama dengan
cinta langit pun tertunduk malu.
Cinta
tiada dapat terhenti sampai kapanpun jua,mengalir deras bagai air di keheningan
Sungai selalu menuju kedalam ke titik kerendahan jiwa.
Zhilva,sekian
lama kita bersama ada rasa beda tumbuh didada sulit toek mengungkapkan ragu
toek menyatakan.akoe hanya ingin tahu bahwa akoe mencintaimoe……?
Sungguh
akoe cinta kamoe saat koe lihat di bening matamoe terpancarkan nuansa damai di hati.
Jika
engkau bertanya.’’ Seberapa dalam akoe mencintai…. ? Begitu sulit koe jawab
Tanya moe itu karena cinta tiada di nilai dari kata-kata tetapi dari perhatian
dan tingkah laku kita “.Berapa saat kemudian
mereka terdiam tak tau apa yang mesti di katakan Chynatrha kepada
zhilva, dan saat itu zhilva merasa bingung bercampur bahagia dengan nada
mengalunkan kebingungan Zhilva berkata
:” Chynatrha aku merasa bahagia dengan atas apa yang kamoe katakan akoe merasa
perempuan yang paling beruntung di dunia ini tapi Chynatrha maafkan akoe, akoe
mohon maafkan akoe bukannya akoe tak mencintaimoe bukannya akoe tak sayang
padamoe tetapi kita sudah terlanjur bersahabat sulit buatkoe merubah semuanya
dan akoe takut tak dapat membuat moe bahagia kita cocok dalam hubungan
persahabatan tetapi belum tentu dalam hubungan sebuah tali kasih, maafkan akoe
bukannya bukannya akoe menolak kamoe”.
Chynatrha terdiam memandang
harapannya sirna seketika,ternyata tak sesuai yang ia bayangkan tak pernah
terbersit olehnya Zhilva akan berkata kata seperti itu.
Dengan
lapang dada dan rendah diri ia menerima jawaban yang sangat pahit sekali,lalu
ia berkata: “ Zhilva,seharusnya akoe yang meminta maaf terhadapmoe mungkin akoe
terlalu lancang harus mengatakan semua ini padamoe karena ke tak berdayaankoe
menahan gejolak ini.akoe sadar akoe terlalu terbawa suasana,mungkin kamoe benar
tentang yang satu ini kita mungkin cocok dengan hubungan yang seperti ini dan
belumlah cocok dalam hubungan yang lebih dari pada persahabatan ini.
Koe
berharap semua akan berbeda dan koe berharap koe dapat meredam semua peraaankoe
kepadamoe,tapi koe rasa itu tak`kan mungkin.akoe ingin kamoe mengetahui satu
hal sampai kapanpun akoe akan menunggu dan membuka lebar lebar pintu hati ini
untukmoe jika suatu saat nanti kamoe akan berubah pikiran dan mencoba datang
kepadakoe akoe akan menjemput kamoe dngan senang hati “.Zhilva terdiam sejenak
lalu berkata : “ yach.mungkin ada baiknya juga kita seperti ini terus karena
tali persahabatan tak`kan putus seperti tali yang lain.
Dan,jika
hingga di suatu saat nanti kalaulah jodoh mempertemukan kita itu tak`kan pergi
dan hilang kemana. Akoe rasa lebih baik kita merajut lagi tali persahabatan
kita seeperti yang telah kita bina sejak dulu dua tahun yang silam,akoe ingin
kamoe mengerti akan hal itu Chynatrha “.
Di ruang lain Zhia sedang
termenung dengan mata memandang ke arah luar dari jendela angannya
melayang,kegundahan mulai merasuki ruang benaknya. Ia sdang berbiara sendiri ke
arah luar yang terdapat hujan sedang turun membasahi pundak bumi. Katanya
sambil melamun: “ Resah ini gundah ini selalu datang dengan amat sangat tiba
tiba sekali tanpa permisi begitu
mengusik jiwakoe,membuatkoe terpuruk dalam lingkaran ketakberdayaan.yang akoe
cari dan yang akoe inginkan sepertinya menjauh dan takkan pernah
kembali.sebetulnya hanya satu yang akoe inginkan didalam hidup ini tetapi
kenapa begitu sulit sekali akoe dapatkan. Haaah ……ouughhh,hidup ini memang
penuh dengan Brengsekkan dan Kemunafikan mengesalkan sekali. Kadang kala akoe
benci dengan hidup ini yang sekali permainkankoe berulang ulang.
Satu
yang akoe inginkan dalam hidup ini akoe inginkan kebahagian ke bahagiaan
yang utuh hidup bersama sama dengan
orang yang akoe cintai dan yang akoe sayangi,akoe tidak mau hidup menderita
merasakan sepi sendiri didalam keramaian orang sekitar.
Wahai
angin katakanlah kepadakoe dimanakah kebahagiaan itu adanya ? Didasar
lautkah,di atas gunung tinggi menjulangkah,kebahagiaan itu berada. Ataukah
memang tidaklah ada buatkoe buat perempuan malang ini. Inikah yang namanya
kutukan cinta buatkoe ? karenakoe menderita karena cinta.
Betapa
kasihannya dirikoe ini,lihat… lihatlah.!! jasadkoe yang masih berdetak betapa
jauhnya dengan kbahagiaan dan kedamaian jiwa yang akoe inginkan.
Tiada
senyuman tulus menyelimuti wajahkoe hanyalah segumpal kesedihan
mengitarikoe.kabut gelapkoe menghalangi pancaran wajahkoe begitu terbiasanya
akoe mendapati semuanya ini koe hanya bisa terdiam terpasung. Koe coba berlari
sejauh mungkin tetap saja tak terhindarkan,koe coba berdiam diri semakin terasa
perihnya bagaikan teriris iris. Koe tatap indahnya cakrawala hitam penuh dengan
bintang gemintang berhamburan berserakan dan Sang Dewi Malam yang memancarkan
Auranya penuh dengan keanggunan dan kelembutan. Setengah tengadah koe
memandang,akoe lakukan dikala seperti ini
berharap hilang semuanya tetapi tak pernah hilang jua.
Koe
coba tutupi sebentuk kesedihan ini dengan sehelai senyuman tetap sja semakin
terasa.
Och…….lelahnya
hatikoe atas semua yang terjadi,apa yang harus akoe lakukan pada saat saat
seperti ini.
Och
jiwakoe…….katakanlah padakoe janganlah
kau diam membisu Bantu akoe atasi semuanya ini,akoe sungguh tak kuasa
menahannya. Tiada kasih menghampiri walau cinta bersemi.
Kini
koe merasakan koe hidup sendiri di hamparan lautan kehidupan ini,koe merasakan
kerasingan terombang ambing tak tahu kemana arah perahu layarkoe dan berlabuh
dimanakah.
Sepasang
bola matakoe hanyalah dapat melihat yang kasat mata saja,kedua telinga ini
hanyalah dapat mendengar yang terdengar riuh saja,hati ini hanya dapat
merasakan yang perih saja,bibir ini merasakan yang pahit saja. Tak tahu datang
darimana dan pergi kemana hanyalah sebentuk fatamorgana yang koe dapati
semuanya semu menjadikan kamuflase.
Koe
lihat langit begitu biru disaat teriknya mentari menyambut tenang terlihat
tetapi tak sebiru dan setenang hatikoe. Sang Dewi Malam begitu terlihat
cantiknya seakan akan berseri seri menyaksikan tingkah laku manusia manusia
menyapa dengan lembutnya lewat pancaran auranya tetapi tak selembut dan berseri
seperti wajahkoe ini.
Och…….kenapa
akoe harus begini dahulu begitu indah bahagia terasa,sungguh koe tak mengerti
akan semuanya ini,dan mungkin tak`kan pernah mengerti sampai kapanpun jua
sampai ajal memanggilkoe.
Sampai
kapan akoe akan terus begini berpaling dari kenyataan dan menikmati
keterpurukan diatas ketakberdayaan ini,akoe hanyalah seorang perempuan bodoh
yang takkan pernah mungkin merasakan kebahagiaan walau hanya sesaat dari semua
yang ada dan yang tiada.
Lama
akoe tiada merasakan hangat belaian seorang kasih,sampai kapankah akoe harus
mnerima kutukan cinta ini.
Waktukoe
terbuang sia sia tersita dengan percuma sakan seakan tiada dapat melakukan
suatu hal yang tak berguna buatkoe .
Ingin
koe teriak sekeras mungkin sampai hingar bingar terasa lepaskan semuanya.tapi
bibirkoe terbelenggu.
Inginkoe
menghempaskan kabut gelap yang menyelimuti ruang benakkoe begitu sulitnya koe
hempaskan karena begitu kuatnya gumpalan kabut yang menyelimuti ini.
Menangis
…dan menangis yang akoe lakukan acapkalikoe,hingga mengring telaga air mata
ini.koe ratapi terus dan terus semua yang terjadi dan yang terlewati,coba koe
pejamkan kedua bola mata ini menghilangkan semua yang terlewati bersama
jalannya Sang Maha Waktu,hanya menambah kenelangsaankoe tanpa terhapuskan.
Perempuan bodoh. hanya perempuan bodoh yang hanya dapat
menahan,melihat,membayangkan,dan memimpikan sesuatu hal yang indah hanya dalam
hati saja. Keluh kesahkoe selalu mengalirkan air kelirihan selalu mengalunkan
simfoni kegetiran sukma menggigil.
Walau
seribu kali koe coba toek merubah segalanya tetap saja seperti sediakala adanya
.
Malam
malam yang begitu indah tersaksikan olehkoe di atas sana,di hamparan cakrawala
hitam bintang gemintang bertaburan berserakan
tak teratur adanya saling beradu kedip mempercantik malam. Sang dewi
malam berseri lewat auranya menampakkan diri,pohon pohon mahoni yang hijau nan rindang menari
bergoyang di sapa sang maha bayu dan bunga bunga di taman malam saling meliukkan
tubuh.
Harusnya
koe nikmati dengan senang hati tanpa terdiam meratapi kisah yang terlewati di
hidupkoe,harusnya koe lupakan sejenak semua yang terjadi. Akoe capek akoe lelah
dengan semua yang terjadi ini . “ setelahnyua seribu pikiran meraung raung
dalam ruang benaknya membuatnya lelah,akhirnya ia tertidur di kursi itu.
Keesokan harinya saat pagi datang
menjemput tinggalkan semua keindahan di ratu malam,dari jendela yang meng arah
kesebelah timur. Tepat di mana Sang Dewa
Surya menampakkan dirinya untuk mengemban tugas yang di titahkan oleh Sang Maha
Raja Manusia.
Terlihat
Chynarha sambil minum kopi dan menghirup udara segar di pagi hari dengan sebatang rokok menyala di tangan
angannya melayang sama halnya dengan apa yang terjadi pada Zhia saat malam
tadi. Ia teringat saat malam tadi saat
bersama dengan Zhiva,dalam hati berkata : “ Di remang cahaya dalam dekapan
belaian Sang Dewi Malam. Seekor Pangeran Angsa Kesepian termenung sendiri
meratapi kisah hidupnya dan menatap pada Sang Dewi Malam berharap kunjung seorang Peri memberikan seiikat cinta padanya
tetapi tak sesuai dengan apa yang di harapkannya.
Malam
seribu malam,malam seribu bintang.malam seribu cinta di mana para Cupid
berkelana,benih cinta brtaburan di padang kehidupan.dimana bias bias kasih
terpancarkan dari cermin kehidupan Sang Maha Dewi Venus.
Di
gelapnya malam sunyinya suasana dalam dekapan dinginnya hembuasan sang maha
bayu,tergema dentingan air di nuansa malam kesunyian nyanyian PARA SANG DEWA di gaungnya keheningan.
Sendiri
berkawan angin malam tiada teman menemani tiada kasih memberi,lalu sang
pangeran angsa kesepian setelah sekian lamanya termenung mendekap dalam hampa
dan terpasung raga meratapi hidup.malam itu berharap khan ada yang temani untuk
bersama mengarungi hamparan lautan kehidupan saat itu. Keesokan harinya Sang
Pangeran Angsa Kesepian seperti sediakalanya
termenung dan berkata pada sang maha dewa bayu yang melintas menyapa
tubuh saat itu : “ Wahai……..Sang Bayu
yang melintas menyapa tubuh ini,tentunya Engkau mendengar melihatdan merasakan
apa yang sedang terfikirkan olehkoe di istana benakkoe ini dan yang terasakan
hati ini.
Dan
tentunya Engkaupun tahu apa yang di inginkan akoe kepadamoe dengan amat sangat
akoe minta KUASA Sang Maha Raja Manusia lewat Tanganmoe sampaikanlah rasa rindu
dan pilukoe ini kepada sang kkasihkoe tercinta yang selalu akoe damba damba dan
akoe nantikan selalu hadir dalam plukankoe setiap saat setiap waktu. Walau kini
ia berada di dekatkoe tetapi hatinya terasa jauh sekali dengankoe ini,akoe
Slalu merindukannya dan mencintainya “. Apakah sang bayu mendengar atau memalingkannya dengan
berlalu begitu saja tanpa menghiraukan,Sang Pangeran Angsa kesepian yang
berkeluh kesah masih tetap dalam
kesendiriannya mendekap kehampaan bertemankan kesepian.
Walau
waktu terus bergulir dengan cepat berlalu begitu saja dengan angkuhnya,pangeran
angsa kesepian ini.terpasung raga dalam angan walau jasad mewujud jiwa melayang
mencari cari arti.
Hamparan lautan kehidupan yang penuh
dengan kefanaan ini, merasa di arunginya sendiri bersama kehampaan yang kian
mencekam.
Apakah
artinya sebuah mahkota yang bertaburkan intan permata berkilauan di atas
kepala,bila tiada kasih memberi dengan seorang peri hadir menjelma mengikatkan
tali cinta di lehernya. Hampalah terasa dalam jiwa. Dan,apalah artinya sewujud istana
tinggi megah berdiri tegak dengan angkuhnya.
Beralaskan
dengan permadani biru bertaburkan zamrud dan safier bilakah tiada dayang dayang
bersinggah dan berdiam menetap dalam intana.
Walau
hidup ini tak selamanya indah tetapi tidak bolehkah seekor pangeran angsa
merasakan suatu kebahagiaan,walau banyak cinta yang datang tawarkan hati tetapi
itu hanyalah bunga indah dan harum setaman saja baginya karena bukan cinta yang
didambanya.
Dalam rangkulan gelapnya malam belaian
sang dewi malam terbersit seikat kata dalam benak rindukan seorang pasangan
jiwa. Kekasih telah menjauhkan hatinya pergi,hilang tanpa jejak sembunyi
didalam yang terang. Akankah esok hari dikala Sang Dewa surya menampakkan
dirinya utuk mengemban sebuah tugas yang di titahkan dari Sang Maha Raja
Manusia,dikala burung burung kanari dan parkit bernyanyi riang menyambut
indahnya pagi hari,hadir menjelma dan kemudian menjemput sebuah impian koe.
Menjadikan
sebuah pertanyaan dalam diri,acapkali koe begini. Puluhan purnama telah
terlewati dengan penuh kehampaan,Seekor Pangeran Angsa masih disini berdiam di
birunya telaga dengan terbata,tetap sendiri “. Tanpa Chynatrha sadari karena
begitu jauhnya sayap pemikiran mengepak,di belakangnya telah hadir perempuan
cantik bertubuh lenjang dengan rambut yang tergerai dan sorot mata coklat yang
tajam.
Perempuan
itu adalah Zhia,tanpa sengaja Zhia mendengarkan perkataan Chynatrha walau tak
semua hanya beberapa kata kata yang terdengar kedua telinganya.
Dengan
setengah kaget Chynatrha melihat Zhia yang tepat berada di belakangnya,”
Och……kamoe Zhia,apa dari tadi kamoe berada di belakangkoe. Apa yang kamoe
lakukan di belakangkoe ?”. Tanya Chynatrha. “ Tidak.Tidak ada, akoe Cuma ingin
memastikan saja kamoe ada di mana. Ternyata kamoe ada di sini “.jawab Zhia sambil
berlalu.
Tiga hari setelahnya para Six brothers
berlibur ke puncak. Dan kegiatan belajar mengajar pun di kampusnya telah di
mulai lagi,mereka masuk seperti sediakalanya,setelahnya mereka keluar dari
kelas seperti biasa berkumpul di kantin kampus yang terdapat di lantai bawah
berdekatan dengan mushola.
Disana
ada Ayoedhia,Chynatrha dan Danar.dengan di temani seorang teman sekelasnya
Ayoedhia,mereka berempet sedang asnyiknya mengobrol kesana kemari .di meja
saping mereka ada Zhia dan Cherry dengan di temani dua perempuan cantik teman
sekelasnya Cherry,mereka sedang asyikya saling curhat sambil menunggu
kedatangan Zhilva.
Di
tengah percakapan obrolan mereka ber empat
antara Ayoedhia,Chynatrha,Danar dan seorang temannya Ayoedhia bernama Reines
Ginanjar Darussalam. Tiba tiba saja obrolan mereka terdiam sejenak mereka
di kejutkan dengan melintasnya seorang perempuan cantik yang melintas tepat di hadapan mereka
berempat dengan harum wangi tubuh menebarkan. Perempuan itu terus melangkahkan kedua kakinya tanpa
terhenti menuju ke arah mushola.lalu Ayoedhia berkata dengan sorot mata yang
tajam meng arah ke perempuan cantik itu,dan kemudian bertanya pada Reines
temannya itu yang berpakaian cuek sekali ” Aduh…….ehm,begitu cantiknya
perempuan itu. Tuhan betapa cantiknya Engkau ciptakan Dia dengan harum wangi
tubuh menebarkan setaman,andai kata dapat koe miliki dan koe raih hatinya akoe
bersumpah tak`kan pernah menyakiti perasaannya.inikah namanya Cinta pada
pandangan pertama,he…he. ( Lalu Menengok ke arah Reines )
Ech
……Reines,apakah kamoe mengenal perempuan yang cantik itu.yang berjalan menuju
ke arah mushola dengan rambut hitam panjang tergerai kaos putih celana jeans
biru itu ? “. “ Och …..Perempuan cantik
sekali itu “. Dengan cueknya Reines menjawab. “ kalu kamoe kenal dengan
perempuan itu,tolonglah sekiranya kamoe kenalkan akoe padanya dan biarkan
selanjutnya akoe yang mengatur, tolonglah Reines? “. Tanya Ayoedhia sekali
lagi.tapi Reines hanya tersenyum dan berkata : “ baiklah nanti akoe kenalkan
kamoe kepadanya.asal kamoe tahu saja wanita cantik itu bernama Vitta
Dhamayanti Anggraeni Wiraksa anak
bungsu dari pejabat daerah dari salah satu partai politik.Dia adalah anak dari
yang muda,dia adalah anak yang terkaya di daerahnya itu dan dia belum punya
tambatan hatinya walaupun banyak sich yag datang menawarkan hati tetapi dia tak
pernah merisaukannya.entah kenapa akoe juga heran padahal laki laki yang datang
padanya bukanlah laki laki biasa biasa seperti kita kita ini…….. “. “ lho..kok
kamoe tahu tentang asal usul Dia. Jangan jangan kamoe sama dia…….atau
hanya……..”.dengan penuh keheranan dan terkejut Ayoedhia bertanya pada Reines.
Lalu dengan tersenyum Reines menjawab dengan dinginnya ia berkata : ”
Tidak….janganlah kamoe menvoniskoe seperti itu.akoe sama Dia sama sama satu
sekolahan sewaktu duduk di bangku SMA dulu dan kebetulan juga akoe satu kampung
dengan dia jadi wajarlah kalau akoe tahu semua tentang dia.waktu itu saat akoe
kelas Tiga dan Dia kelas satu “. “ Dhia……Dhia ehmm……. dasar kamoe lelaki
bajingan,brengseknya kamoe itu. Heh ingat sadarlah kamoe itu setiap kali
melihat perempuan cantik kamoe mau terus berhenti kenapa sich.apakah kamoe
tidak bias menjadi lelaki seperti adanya,kamoe sadar tidak sudah berapa
perempuan yang sakit hati gara gara tingkah laku kamoe yang arogan ”. Chynatrha
menyahut dengan candaannya seperti itu. Lalu Danar menambahkan perkataan
candanya Chynatrha “ Iya seharusnya kamoe itu sadar lho,nanti tahu akibatnya.jangan
sampai nanti kamoe tergila gila karena perempuan itu,mengerti kamoe Dhia ? “. “
yach…..yach baiklah sahabat sahabatkoe yang tercinta akoe dengarkan perkataan
kalian. Terima kasih atas perhatiannya yach “. Dengan ngeyelnya Ayoedhia
berkata seperti itu,dia merasa sedikit tidak terima dengan apa yang di katakana
para sahabatnya itu.
walau
begitu Dhia tiadak pernah menghiaraukannya terlalu serius. Tak lama dari obrolan itu Vitta pun datang
melintas melintas di hadapan mereka.” Hey.Reines lihat itu Vitta datang,panggil
…panggil Reines.suruh kemari lalu kenalkan padakoe “. Girang Ayoedhia bicara
pada Reines.
Dan
Reines pun memanggil manggil Vitta : “
Vit..Vitta.tolong kemari sebentar akoe ada perlu sama kamoe “. “och yach.ada
apa yach kak ? “. Jawab Vitta sambil menghampiri. “ Tidak kamoe dari mana saja
sich Vitt.sombong sekali kamoe tumben “. “ Ach tidak biasa saja kok,akoe ada
saja kok tidak pernah kemana mana kak Reines yang darimana saja kok baru
kelihatan ?”. “ akoe ada saja kok sekarang sich kuliah terus pulang,och
yach…duduk dulu sini sebentar kita ngobrol ngobrol dululah sudah lama khan
tidak pernah mengobrol dan saling tegur sapa “. “ yach terima kasih .” Vitta
pun duduk bersebelahan dengan Ayoedhia,dan tak hentinya Ayoedhia memandang
Vitta dengan pandangan penuh dengan harapan. Tetapi Vitta tidak pernah
menghiraukanya. Kemudian Reines menyambung pembicaraan lagi yang sempat
terputus sejenak beberapa detik yang lalu : “ och yach Vitt.kenalkan ini teman
akoe “. “ Vitta…”. “Ayoedhia”. Perkenalan pun berjalan dengan baik setelahnya
mereka berdua saling berjabatan tangan Vitta pun pamit dan meninggalkan mereka
semua : “ maaf sekali yach akoe tidak bias berlama lama di sini.sebenarnya akoe
ingin sekali mengobrol bersama kalian semua tetapi bagaimana yach akoe lagi ada
kuliah sekarang. Nantilah kapan kapan lain waktu mungkin kita bias saling
mengobrol,akoe pergi dulu yach daach……”. Vitta pun beranjak pergi menuju kelas.
Disaat
perkenalan Vitta dengan Ayoedhia dengan sangat kebetulan sekali pada waktu iu
Chynatrha dan Danar sedang tidak ada di tempat mereka sedang pergi ke
perpustakaan untuk meminjam buku mata kuliah umum.
Baru
saja perkenalan di mulai dan Vitta pergi meninggalkannya tibalah kedua temannya
Chynatrha dan Danar.mereka brdua menanyakan tentang perkenalan itu dengan Vitta
kepada Ayoedhia : ” Dhia bagaimana perkenalan kamoe sama Vitta Sudah Apa belum
kamoe kenalan bersama perempuan cantik itu ? bagaimana seru tidak ceritakanlah
pada kami berdua,sayang kami melewati hari bersejarah ini.haa……ha…”. mereka
berdua mengejek Ayoedhia. “ Tidaklah. Tidak ada yang special sekali perkenalan
itu biasa saja akoe hanya kenalan saja sama Vitta tanpa mengobrol kok soalnya
dia lagi ada kuliah jadi tidak bisa berlama lama di sini menemani kita
mengobrol “. “ kasihan sekali kamoe Dhia…!!! “. Seru kedua temannya dengan
guyonannya.
“
Maaf sekali teman,akoe tidak bias
berlama lama di sini pasalnya akoe ada perlu sekali yang tidak bisa di tunda
tunda.Akoe pergi duluan,lagi ada pelantikan buat anak anak baru calon pecinta
alam sebentar lagi di mulai “.Sahut Reines pamit dan beranjak pergi.
Lima
menit telah berlalu dari sejak kepergiannya Reines tidaklah lama dari itu
kemudian datanglah Zhilva.hari itu ia tampil beda sekali. Ia mengenakan kaos berwarna biru muda dengan
rambut panjang hitam tergerai kebawah dan memakai celana jeans biru dengan
kantong selendang talinya mengikat erat di belahan dada. Saat itu Chynatrha
memandang Zhilva dengan tatapan lain dari biasanya kali ini ada berbagai arti
dan makna dari sebuah pandangan itu,dengan sorot matanya yang memancarkan bias bias kasih yang
terdalam.
Hari berganti siang berganti
malam empat minggu telah berlalu di hitungan masehi. Ayoedhia sehabisnya jam
kuliah ia langsung menuju kantin dan sering ia lakukan,tanpa menghiraukan atau
menuggu sahabat sahabatnya yang lain. Maksud dan tujuan ia sering melakukan itu
tidaklah lain hanya mnunggu dan berharap dapat bertemu dan mlihat raut wajah
Vitta yang cantik itu. Sang dewi Venus mulai memancarkan bias bias kasih kepada
dirinya dan para Cupid mulai memanahkan benih cinta yang di bawanya.
Selama
didalam penantian itu Ayoedhia seperti biasanya tengah berada di kantin kali
ini pagi sekali ia berada di sana. Entah angin apa yang membawa kabar sehingga
dengan sangat tiba tiba perempuan cantik itu datang melintas di
hadapannya,riang dan gembiranya Ayoedhia saat itu tetapi ketika ia akan
memanggil dan menghampirinya Vitta berjalan terus menuju ke mushola tanpa
melirik Ayoedhia sebelah mata pun,apa yang telah di lakukan Vitta apakah dia
lupa pada Ayoedhia ataukah memang tidak melihatnya padahal di situ ada
Ayoedhia.
Dengan
hati yang penuh dengan kekecewaan ia berkata dalam hati : ” Saat akan beranjak
pergi untuk menyapamoe,tiada kata yang ter ucap seberkas rasa kecewa
menyilaukankoe saat semua berlalu dari hadapankoe koe datang membawa seikat
cinta untukmoe.
Cinta
yang kemarin mekar mewangi kini layu sesaat dalam sekejap,saat kau datang
ketika koe menunggu gundah menghantui,resah merajai,gelisah menjelma.
Dan,dalam
kerinduan yang tiada bertepi ini pesonamoe terlukiskan di keheningan malam
tiba,tahukah kamoe…? Vitta kamoe tidak akan pernah mngetahui tentang apa yang
koerasa jauh di lubuk hatikoe. Andai koe tak melihatmoe dan berkenalan
denganmoe………
(
ia duduk sambil menulis tentang lara hatinya)
Saatkoe beranjak pergi ………Tiada kata terucapSeberkas kecewa,Menyilaukan ruang benakkoe
Saat semua berlalu dari hadapankoe
Kau datang bawa sepenggal cinta
Dan kini,Cinta yang dulu layu merekah kembali
Saat malam datang ……..Gundah menghantui
resah merajai,gelisah menyertaikerinduan yang tak berujung
di keheningan malam yang begitu gelap gulitaseraut wajah dan senyuman
menemani di kesendiriankoe
lukisan pesonamoe terpampang
Andai tak melihatmoe ………
Vitta kamoe perempuan yang
benar benar membuatkoe gila.
Benar
ternyata apa yang di katakan sahabatkoe Chynatrha dan Danar akoe terlalu
menggampangkan segalanya,jadilah akoe seperti ini.
Bunga
tumbuh dimusim hujan,saat kemarau
menjemput hiasi indahnya pegunungan saat koe berada di atas puncak. Bunga harum
semerbak taburkan wewangian alam pegunungan jatuh tersapa sang maha bayu,kuncup
mekar tak terlihat sebentuk keidahan yang akoe rasa nikmat bunga di alam sejuk
dapatkah koe memetikmoe tubuhmoe indah rupawan.cantik tak terkira …………
Tapi
kini,sepertinya sirna bunga yag koe puja telah amelukaikoe dengan durinya yang
tajam membuatkoe sakit dan terluka. Jujur koe akui walau terluka akoe
mencintaimoe………….!! “.
Disisi
lain Cherry telah putus bersama sang kekasih pujaannya,terjadinya pengakhiran
kisah cinta Cherry ini dengan adanya campur tangan pihak ke tiga sang kekasih
pujaannya itu melakukan perselingkuhan di belakang Cherry.hingga di suatu saat
terungkaplah semuanya itu dan pada akhirnya Cherry memutuskan untuk mengakhiri
kisah cintanya itu tanpa menghiraukan hari hari yang telah di lalu bersama
walau itu indah namun kini menjadi pahit terasa,sendirilah sudah sekarang
Cherry tanpa seorang kasih menemani. Karena sang kekasihnya ini jauh berada
dengan berbeda daerah kesempatan pun terbuka lebar tanpa sepengetahuan
Cherry,Cherry sering melakukan suatu pertemuan dengan sang kekasihnya itu
paling telat sebulan sekali.
Cherry
kini tenah berada dalam lingkaran gumpalan keterpurukan karena penganiayaan cinta suci baginya .
Kabar
demi kabar yang terbawa angin lalu,sang kekasihnya itu berselingkuh dengan
seorang wanita karier yang cantik yang dapat meraih simpati para hati lelaki,ia
mempunyai kedudukan di salah satu perusahaan terkenal di Jakarta. Wanita itu
bernama Irene Margaretha
Malam yang begitu gelap tak ada Bintang
gemintang yang bertaburan di cakrawala hitam sang dewi malampun enggan
menampakkan dirinya.
Didalam
ruang kamar yang gelap hanya cahaya dari luar arah jendela menembus ke dalam
ruang kamarnya. Di dalam ruang itu Cherry duduk termenung sendirian dengan
memeluk kaki,air mata jatuh tak tertahankan lagi membasahi pipinya yang lembut
itu. Tiada kata yang terucap dari bibirnya hanya suarua tembang tembang
kenangan kisah berdua yang terlantunkan menambah kepedihan didalam Suasana
malam itu,hatinya penuh dengan amarah
,benci,dendam bercampur padu menjadi satu bersama rindu dan sayang membaluti
kesedihan.
Tiga
hari sejak putusnya tali kasih Cherry bersama kekasih pujaannya,saat itu ia berada
di kamar Cherry . Bernama Calvine Aldono Ia hanya terdiam tak tahu apa yang harus di
katakannya atas kesalahannya yang ia perbuat
pada Cherry,bingung sendiri hanyalah menatap dan menatap yang Ia lakukan Bersamaan dengan butiran butiran air mata yang
jatuh membasahi pipinya dan penuh dendam yang menyesakkan dada seraya ia
berkata pada Calvine : “ Sang cakrawala menjadi kelam tiada senyummoe seindah
dulu tiada bunga berseri di taman.sayang…….dimana hati nuranimoe yang dulu ?
Dimana perhatiannya yang selalu mengalir itu,kekasihkoe Calvine……. ?
Sejuta
kenangan yang pernah kita buat sejuta
kenangan pahit yang pernah kita buat
ingatkah kamoe akan hal itu atau kamoe telah melupakannya sejak dahulu
sejak mulai Irene ada di dalam hatimoe ?
Dalam
kenangan ini koe coba rengkup sayap khayalkoe dan didalam kesunyian koe
lintaskan seikat harapan segumpal kesedihan menyelimuti melumuri ruang benakkoe
membelenggu jiwa meronta oleh kebencian dan sayangko padamoe Calvine.
Koedengarkan
nyanyian ratap kasih tahu aal gaung yang mengalun sayup samar gugahkan malam
yang gelap.
Di
ufuk yang merayu nuansa pagi koedengarkan nyanyian ratap kasih tahu asal gaung
yang mengalun tetapi entah berada muara
jirim. Yang hadir di siang bolongkoe membawakoe ke lemah curam kedukaan cinta,berlalu
hilang dari mata mungkinkah cinta datang untuk melanjtkan pengarungankoe yang
terakhir kalinya dalam dunia cintakoe bukan sperti cinta yang kamoe berikan
cinta yang brlumur dusta.
Calvine.
Tahukah kamoe,Akoe seekor belalang betina di padang rumput,terbang ikuti sang
bayu. Dengan air mata yang mengalir deras
entah sampai kapankah akan mngering. Dan tahukah kamoe adakah yang pasti
dalam hidup mencapai Nirvana tak terkecuali maut di ujung senja. Benar adanya
semua ruang pasti ada cahaya yang datang tak terkecuali lembah ngarai terdapat
gua yang selalu menggulitakan ruang.
Sekarang
kesunyian menjadi kawan karibkoe,yang setia menemani di kala akoe terpuruk
karena cintamoe. Kenapa malam ini terasa begitu panjang menambah rasa kedukaan
saja “.
“
Maaf.Maafkan akoe Cherry bukan makud akoe berbuat seperti itu.
Tetapi
itu sungguh di luar kuasakoe akoe tak sengaja melakukannya,ini terjadi begitu
saja.akoe inginkan kamoe memaafkankoe sekali ini saja dan beri akoe kesempatan
untuk merubahnya dan memberikan yang terbaik untuk moe walau tak `kan bersama
lagi. Cherry……..akoe Cinta kamoe dan Dia,koe mohon kamoe agar mengerti ,akoe
tidak bias meninggalkan Irene tapi akoe juga mencintaimoe. Izinkanlah akoe
mencintaimoe dengan cara yang lain “. Kata Calvine.
“
Persetan Denganmoe……!!! pergilah kamoe sebelum akoe muak,akoe dapat membunuhmoe
disini. Sudahlah jangan kau terlalu banyak mengoceh lagi ,karena telingakoe sudah tak bisa lagi mendengarkan
ocehanmoe yang berbau busuk.
Empat
hari yang lalu malam itu, diantara kesan yang melayang wajahmoe ada di bintang
gemintang yang berkedip senyummoe bermain di sana.
Malam
terasa sepi dan panjang pagi resah mencari sisi mimpi siangkoe selalu bernyanyi
garang gaduh mengaduh.
Akoe
terluka karenamoe,akoe mencinta karenamoe,dan akoe benci karenamoe,semoga karma
dan dogmakoe datang menjemputmoe.
koe
selalu akan berdoa demi kehancuranmoe bersama wanita jalang itu.
Saat
kamoe tengah berada di tempat yang sama halnya dengan akoe selama ini maka di
situlah karma dan dogmakoe datang padamoe dan pada saat itulah akoe akan
tertawa terbahak bahak sepuas hatikoe senangkan diri ini.
Pergilah…………silahkan
tinggalkan tempat ini nikmatilah bersama Irenemoe itu peluk dan dekap selalu
agar tak pernah berpaling pada lelaki lain,pergilah bajingan silahkan.
Selamat
Tinggal………………!!! Sampai ketemu di kehancuranmoe,koe menunggumoe “. Cherry
berkata seperti itu dengan penuh dendam. Calvin pun pergi meninggalkan Cherry
tanpa berkata kata lagi.
Dari
atas jendela kamar menatap ke bawah terlihat mobil sedan merah Calvine yan g
sedang melaju meninggalkan rumah Cherry. Ia
berkata : ” Mungkinkah akoe menghindar dari kenyataan
yang ada ataukah harus menghilang untuk selamanya. Dan,lupakan cinta yang
ada.akoe mencinta tapi tersiksa koe dengarkan nyanyian sang dewa di gelapnya
malam berharap ada jawab tersirat dalam benak,tapi tak kunjung jua. Akoe bagai
seekor angsa betina bodoh yang tiada pernah bebas terkungkung dalam kubakan air
riuh terpenjara dalam pusaran berharap apa daya berpasrah apa yang terjadi.
Ya
Tuhan …….mengapa akoe tak dapat melupakan,melupakan apa yang pernah terjadi
antara akoe dan dia.mungkinkah ini sebuah takdir hidupkoe akoe sungguh tak
kuasa mengartikannya mengapa tejadi pada hidupkoe.
Akoe
sungguh tak dapat melupakannya,bila koe ingat dia pada saat malam kejadian itu
selalu membawakoe kedasar samudera kepedihan. Koe tersiksa sekali pedih terasa
menyesakkan dadakoe ini, ini seperti tertusuk duri yang beracun hanya menunggu
saat ajal tiba saja.hati sepi bersatu dalam kebencian dan dendam ynang membara
,koe tak bedaya melawannya toek menghentikannya.
“Ya
Tuhan…….koe selalu ingat dia,tutur katanya,senyumannya, lembut hangat belaian sapanya dan semua kenangan yang
pernah merenda berdua dengannya. Kejadian seperti iu selalu meronta dunia pikirankoe
gelap gulita seakan tiada jalan yang
harus ko tempuh. Koe bermohon padaMoe musnahkanlah dalam benakkoe ini.
Lupakanlah,sungguh Nista bilakah koe ingat semuaya.
Dia
selalu menyiksa,menikam,menghantui,memburu pikiran dan perasaankoe membuatkoe
kacau balau “ .
Ketika dia sedang berkata kata seperti
itu dengan sangat tiba tiba sekali Danar datang m,engetuk pintu dan mengagetkan
Cherry.dengan spontan ia menghapus air matanya yang jatuh tak tertahankan di
saat itu.
Cherry
datang dan menghampiri pintu lalu membukanya,seraya berkata : “ Och.kamoe
`nar.ada apa kok tumben tumbenan malam malam begini kamoe datang kenapa tidak
telphone dulu ?.
Tapi
kebetulan sekali akoe lagi butuh teman buat mengobrol,ayo masuk….!!! Och
yach kamoe mau minum apa ?”. “ Tidaklah.santai
saja kok,nanti kalau akoe mau akoe akan ambil sendiri ”. “ Baiklah kalau begitu
“ .
“
tidak ada hal yang penting kok kenapa akaoe datang kemari akoe hanya
saja…….entah kenapa tiba tiba saja ake ingat kamoe Cher.
Kamoe tidak apa apa khan ? kamoe baik baik saja
khan tidak terjadi apa apa sama kamoe? ”. Tanya Danar
Satu Bulan telah berlalu dari
sejak kejadian yang melanda Cherry,walau hanya sedikit yang ia lupakan tentang
kejadian itu rasa sakitnya itu belum hilang sepenuhnya. kini mereka berdua
antara Danar dan Cherry sering melakukan jalan bersama sama,sampai menghabiskan
waktu berdua.
Dalam
buaian teriknya sang dewa surya di sduatu Café terkemuka yang di kenal oleh
anak anak muda para insan cinta,tempat ini terletak di sebelah bandung utara.
Disaat
itu tanpa di duga Danar mengungkapkan perasaannya terhadap Cherry,yang di kira
selama ini perasaannya hanyalah perasaan seorang sahabat tetapi lebih dari pada
itu.
“
Cherry.akoe ingin mengatakan suatu hal yang teramat penting dalam lingkaran
hidupkoe,sekian lamnya kita bersama dalam tali persahabatan.semakn hari semakin
berlainan perasaan itu dan kini koe yakin ssungguhnya perasaan itu bukan sekdar
perasaan seorang sahabat biasa tetapi telah terlebihi dengan perasaan yang
lain.
kini
perasaankoe berubah kangen yang dulu sebagai sahabat. Kini, lain menjadi kangen
terhadap seseorang yang sangat special sekali,akoe mencintaimoe Cherry…..!!!!
Akoe
tak tahu entah kapan perasaan itu tumbuh dan mulai berkembang menjadi seperti
ini,akoe sungguh tak mengerti semuanya ini di luar kuasakoe tak dapat koe
menahan dan menghilangkannya semakin akoe palingkan semakin ada perasaan itu
maafkanlah akoe bila akoe mencintaimoe tak sepenuhnya perasaan ini sebagai
perasaan seorang sahabat akoe mohon pengertianmoe Cherry “. Ungkap Danar dengan
lantangnya ia mengatakan demikian.
“
yach. Akoe mengerti sepenuhnya kok ……..
hari
ini ternyata telah terjadi suatu keajaiban yang pada akhirnya kau mengatakan
tentang perasaanmoe.walau kau terlihat lantang sekali mengatakannya,akoe
bingung harus bicara dan menjawab apa tentang semua ini. Akoe suka sama kamoe
Danar tetapi perasaan itu hanyalah sebagai seorang sahabat. Aduch……….bagaimana
yach bingung sekali terima atau tidak “. Hatinya berkata demikian.
Hari
sudah mulai sore,sang dewa surya akan pergi meninggalkan tugasnya untuk
beristirahat dan di gantikannya oleh sang dewi malam.kerudung hitam mulai di
buka tanda hari akan berganti malam.lalu mereka pulang dari tempat itu karna
pada saat itu suasana sudah tidak kondusif lagi buat mereka berdua.
Ketika pagi datang menjemput burung menyapa dengan riang gembira pepohonan
menari nari indah saling balas meliukkan tubuh,sang dewa surya menyapa dengan
penuh kehangatan.
Saat
itu,Cherry.berada di kantin kampus sedang sarapan pagi menunggu jam kuliah
masuk.
Dengan
penuh senyuman hati kecilnya berkata : “ Lega rasanya.tadi malam akoe tak dapat
pejamkan mata ini dari kelelahan tak jadikankoe sia sia.karena pada akhirnya
koe temui jawabnya,akoe mau jalani hari hari bersamamoe.
Akoe
akan mencoba belajar menganggapmoe bukan hanyasekedar sahabat semoga akoe
bias,tapi akoe tak janji.kita lihat saja nanti bagaimana jadinya “.
Lalu
ia masuk ke dalam klas karena bell masuk susah memanggilnya.
Baru
saja,Cherry masuk kedalam kelas datanglah Danar sendirian kemudian ia memesan
segelas kopi panas hitam dan sebungkus rokok kemudian ia duduk di meja asal
Cherry tadi duduk,lalu ioa merebahkan tubuhnya di kursi samil menikmati segelas
kopi panas hitam dan mnyalakan sebatang rokok.
Setelah
dua jam pelajaran Danar masih ada di kantin,ia tetap masih pada posisi semula.
Terdengarlah lonceng tanda keluar bagi Cherry. Cherry pun mlangkahkan kakinya
kekantin seperti biasanya,dan tanpa ia sangka ternyata Danar tengah berada di
sana. Kaget bercampur senang diantara keduanya itu.
“
Hei ..apa kabarnya pagi ini ? sedang apa kamoe di sini ? akoe kira kamoe masih
ada di rumah.kalau tidak salah kamoe hari ini tidak ada kuliah khan ? angin apa
yang membawa tubuhmoe dan yang mengayunkan kakimoe untuk berada di sini ? “
.Tanya Cherry.
“
akoe sengaja bangun pagi pagi sekali dan langung mandi kemudian datang kemari
untuk menunggumoe “. Jawab Danar
lalu
ia menerukan perkataannya : ”yach akoe memang tidak ada jam kuliah hari ini.
Akoe Cuma kangen saja sama kamoe akoe hanya ingin melihatmoe pagi ini “.
“
Ya Tuhan mungkinkah akoe mencintainya,.akoe tak mau menyakitinya,karena dia
terlihat sangat serius padakoe.
Apa
yang harus akoe lakukan.haruskah koe sia siakan cintanya sementara akoe
mencintainya hanya sebatas sahabat tidak lebih walau koe sudah tahu
jawabnya tapi akankah terus begini.
Mungkinkah
akoe mencintainyasperti layaknya seorang kekasih ? tapi akoe tak tahu kapn rasa
itu akan hadir di hati ini.agar akoe tidak terus menerus membohongi dirikoe
sendiri dan juga pada Danar .
Danar
, percayalah akoe akan terus berusaha mencoba
mencintai kamoe.dan memberi kebahagiaan lebih padamoe. Tetali kalulah
sekiranya akoe tidak bias sama sekali maafkanlah akoe ini “. Bisiknya.
“Hei
…. Kenapa melamun ? ada apa dengan kamoe
Cherry,dalam sekali kamoe melamun”. “ Ach.tidak kok biasa saja tidak ada apa
apa “. Lalu Cherry terdiam sejenak dan menghela nafas dengan perasaan tak tentu
Cherry terus melanjutkan perkataannya yang sempat terputus : “ Danar.semenjak
akoe meng ikatkan tali bersamamoe banyak hal yang menjelekkan akoe. Bahwasanya
akoe bahwa akoe telah merebut kamoe dari Dia mantan kamoe itu yang bernama
Elena itu.
Akoe
banyak mengeluh tentang itu,akoe tak tahan dengan semuanya akoe tidak kuat lagi
rasanya tangan ini ingin mencengkeramnya Dia yang jelek itu.
Kamoe
tahu tidak yang akoe rasakan ini ? akoe ingin sekarang kamoe tegas menjawab
semua ini.
Danar.
Apakah ini ingin di teruskan ataukah di hentikan saja cukup sampai di sini saja
? Akoe siap menerima semua keputusan kamoe,apapun itu keputusannya ? “ . Tanya
Cherry
“
Cherry janganlah pernah kamoe hiraukan atas semua yang terjadi ini.
Sekarang,lihatlah dirikoe ini yang begitu mencintaimoe. Percayalah akan hal
itu.yakinkanlah bahwa akoe mencintaimoe jangan pernah kau ragukan itu
semua.akoe berjanji selama akoe mencintaimoe akoe akan ada di dekatmoe.akan
akaoe pertegas sekali lagi,Dengarkanlah Cherry. Akoe mencintaimoe. Sekarang kita lanjutkan
hubungan kita ini,itupun kalau kamoe masih menghendakinya.semua terserah
padamoe,kini akoe kembalikan lagi semuanya kepada kamoe “. Jawab Danar.
“
Malam tadi koe rasakan henbusan nafas
sang dewa bayu yang cukup dingin menusuk
ke ragakoe, Diiringi dengan perasaankoe yang tidak tentu. Ada cinta dan ragu
untukmoe, ada rasa resah gelisah untukmoe, yang setia menemani di kala malam
koe terjaga dari mimpi,dan,selalu ada Tanya dalam hati.
Bilakah
itu maumoe juga kita teruskanlah tali ini yang telah mengikat kita,biarkan sang
maha waktu yang khan menopang membawanya ke arah mana kita serahkan semuanya
kepada tangan Sang Maha Raja Manusia biarkanlah Dia yang khan mengaturnya.
Semakin
hari semakin koe rasakan pula cintamoe,ternyata kamoe benar benar meng inginkan
akoe. Dapat koe rasa dan koe lihat dari sikap dan tingkah laku kamoe
terhadapkoe,serta perhatian yang kamoe berikan padakoe “ . kata Cherry
Dua minggu dari itu,dimalam
yang dingin tepat hari Rabu,di bulan September . Di malam itu Sang Dewi Malam
menampakkan dirinya lagi demi mengemban sebuah tugas yang di titahkan oleh Sang
Maaha Raja Manusia tiada ragu dan malu suara suara kehidupan malam mulai di perdengarkan,alunan
musik semakin sendu melantunkan keceriaan bercinta dalam hidup.
Alunan Mozart semakin mengalun
sepanjang malam indah itu,Danar mulai terbuai lelap terbawa suasanasatyap
khayal terbang menerawang kepakkan Sayap Cinta. Pada saat itu yang bertahta dan
yang berdiam dalam hatinya hanyalah Cherry seorang,walau terbayang selintas
bayangan bayangan mantan pacarnya itu saat teringat dalam suasana yang sama
dengan apa yang di lakukannya sekarang. Lalu Danar berkata : “ Saat akoe
memandangmoe koe nyatakan permintaankoe kau mengerti apa yang akoe mau.dan,saat
akoe kecup bibir indah lembutmoe dengan bibirkoe kau rasakan kenikmatan cinta
darikoe. Tergetar hatimoe,koe peluk erat tubuhmoeyang bagus itu. Terlena akoe
kau buat.
Dan,di
saat itu pula kau rasakan jelas cintakoe padamoe. Akoe menyukai belaian dan
hangat ciuman bibir lembutmoe dan pelukan yang damai dengan penuh sensasi”.
Tersenyum
manis dan manja Cherry mendengar perkataan seperti itu. Lalu mereka saling
mengobrol kesana kemari hingga tengah malampun tak terasa. Dan akhirnya Danr
pamitan pulang dari Rumah Cherry.
Saat pagi datang menjemput
Danar terbangun dari mimpinya,terbangunkan oleh Suara pesan masuk datang dari
celuler nya yang tersimpan di pinggirnya lantas saja dia kaget terperanjak.
Ternyata pesan itu datangnya dari Cherry lalu Danar membacanya :
“
Selamat Pagi Danar ……!!!!!! Sedang apa kamoe sepagi ini,sudah mandi dan berolah
raga pagi ini belum ? kamoe ada rencana pergi tidak siang ini ataukah mau di
rumah saja ? jagan jagan kamoe masih terbaring di tempat tidur ? Iya khan “.
“
Ech kamoe,Cher. Pagi juga ,akoe belum apa apa baruu.. bangun . Itu juga
terbangunkan oleh kamoe.hari ini sepertinya akoe tidak ada rencana apa apa akoe
mau di rumah saja sepertinya,tapi biasanya suka ada acara mendadak sih
tergantung suasana hati sich “.
“
Besok kamoe kekampus tidak `nar ? akoe besok akan kekampus pasalnya ada tugas
yang belum terselesaikan”.
“
Cher,besok akoe kekantin seperti biasa. Ada janji sama teman.tapi bukan sama
mantan kok tenang saja jangan khawatir”.
Keesokan harinya mereka berdua
bertemu di kantin,setelahnya Danar menemui temannya terus Danar bertemu dengan
Cherry dan mengobrol dengan asyik dan seriusnya jarang ada candaan.
Danar
berkata : “ Cher,ada satu hal yang harus kamoe ingat tentang akoe dan kamoe
terutama dalam hubungan kita ini.
Cher.
Biarkan Sang Maha Waktu
merajut indahnya cinta dimana kita berdua akan selalu bersama merenda
cita dan asayang akan selalu ada di jiwa yang merana karena cinta.
Berikanlah
akoe sepenggal cinta yang ada di sudut hatimoeyang kian hampa Cher…….
Menyelami
dalamnya jiwa hanya gundah terasa,begitu menyesakkan dada. Ingin koe gapai indahnya nirwana biru tapi
apa daya dan kuasakoe. Akoe ingin meraih…..….,menggapai…..,merengkuhnya. tapi
jauh di mata.
Sunyi
sepi akoe sendiri,tanpa nyanyian kebahagian merasuki. Lalu koe diam meratapi
yang terjadi diantara kita …….
Semuanya
hanyalah mimpi belaka. Menyelami dalamnya hati yang tiada dapat mengingkari apa
yang ada dalam diri……….
Imaji
tentang cinta ini,begitu sangat berarti di setiap mimpi mimpiyang koe lalui
tanpa terhenti.
Dalam
relungkoe tetap berjanji untuk tetap berjuang tak menyesali atas apa yang telah
terjadi dan yang akoe miliki kini dan nanti ……..hanya untukmoe Cherry “.
Dengan sangat tiba tiba Danar berkata
kata seperti itu,entah kenapa ia berkat seperti itu.
Dan
Cherry tertegun mendengar perkataan Danar yang bersimfonikankan kelirihan.
Dalam
hatinya Cherry berkata : “ Och Tuhan mengapa hatikoe tiada menentu saat ia
berkat kat seperti itu,dengan tanpa sebab yang pasti.kini akoe bingung di
buatnya oleh dia. Apakah mungkin akoe mencintainya. Ataukah dengan sikapkoe
yang telah membuat perasaannya terluka yang tanpa koe sadari ?
Karena,kenapa
akoe mesti resah dan bingung begini. Tapi rindu semalam yang tertuju adalah
untuk dia. Dia yang tidak koe cintai
sebenarnya,namun rasa sayangkoe lebih besar untuknya dibandingkan dengan
Calvine yang dulu yang lebih akoe cintai.
Akoe
tak tahu,apakah cinta dan rindukoe terbagi dua ? karena dalam kenyataannya akoe
mencintai Calvine dan yang koe rindu juga koe sayang adalah Danar. Diantara
Calvine dan Danar di hadapankoe mereka sama sama istimewa buatkoe.
Och
Tuhan………semuanya ini akoe serahkan kepada Engkau karena akoe tak kuasa. Dan
berikanlah kepadakoe,ketegaran dan ketegasan agar akoe mencintainya dengan
sepenuh hati tanpa ahkoe harus menyakitinya.
Kalaupun
akoe harus berada di tepi keduannya. Sadarkanlah akoe dan dia berikanlah
pengertian dalam diri dan kedewasaan berfikir,koe mohon padaMoe ? ”. Belumlah
habis berkata kata, di kagetkannya oleh Danar : ” Hei…..kenapa kamoe bengong
dan melamun. Kalau akoe perhatikan kamoe itu selalu sering melamun kenapa ? Ada
apa sebenarnya yang terjadi padamoe Cher ? . Maaf jikalau sekiranya akoe tadi
dengan perkataan koe membuat kamoe tak tentu.
Tapi
akoe Cuma inginkan kamoe tahu,kalaulah yang akoe rasakan terhadapmoe.
Seperti itulah adanya perasaankoe pada
moe saat ini,Cher akoe mencintaimoe dan koe mohankan janganlah kamoe pergi
darikoe walau hanya sesaat “. “ Och maaf.
Akoe baik baik saja.
Tidak
sedikitpun perkataanmoe yang menyinggung perasaankoe. Mungkin sebaliknya akoe menyakiti perasaanmoe dengan
sikap dan tingkahkoe yang seperti ini. Maaf,maafkan akoe Danar ?”.
Terputuslah obrolan mereka yang serius
itu dengan kedatagan para sahabatnya yang lain Zhia,Zhilva,Ayoedhia dan
Chynatrha.
“
Hei … kalian berdua dari mana saja berapa minggu kalian menghilang dari
pandangan kami semua berkunjung kedunia mana kalian kok tidak pernah mengajak
kami,kami sebenarnya mencari cari kalian berdua. Kami telpon kalian mailbox
coba ke rumah tidak ada. Ada apa dengan kalian,apa kalian punya masalah
ceritalah terhadap kami semua. Kami khan masih sahabat kalian,biasanya juga
kalau ada apa apa kalian suka bercerita terhadap kami.
Sebentar
……..kalian perhatikan dari tadi bayak hal yang aneh terjadi diantara kalian
berdua Zhia,Zhilva,dan Kamoe Ayoedhia coba kalian perhatikan diantara Danar dan
Cherry sahabat kita ini. Jangan jangan kalian………ach tapi itu tidak mungkin
sepertinya. Mungkin ini hanyalah perkiraankoe saja. Kalian tidak ada hubungan
yang khusus khan selain bersahabat ? “. Tanya Chynatrha dengan penuh keragu
raguan dan keanehan yang ia dapati dari sahabatnya itu.
“
Benar. Apakah kalian ada sesuatu hal
yang di sembunyikan dari kami semua. Pasalnya dari tadi akoe juga sama
memperhatikan tingkah kalian berdua. Akoe puinya pemikiran sama halnya dengan
Chynatrha. Dan juga hari ini kalian nampak mesra tidak seperti biasanya ,kalian
punya rahasia apa. Tolonglah ceritakan terhadap kami biar kami semua tahu ?”.
Sahut Zhia.
Lalu
Ayoedhia menyambung perkataan Zhia : “ Ayolah,ceritakan sesuatu terhadap kami.
Kami ingin mendengar kabar kalian,darimana saja dan kemana saja “. “ Akoe minta maaf terhadap kalian semua. Akoe menghilang sebentar dari kalian,bukan maksud
akoe dan Cherry berbuat seperti itu.
Akoe
punya jalinan lain yang bukan hanya sekedar persahabatan bersama Cherry. Ini
terjadi awal awalnya sejak dimulainya
Cherry mulai putus tali kasihnya dengan Calvine dan pada saat itulah perasaankoe
semakin hari semakin berubah menjadi yang seperti iilah adanya. Tapi bukannya
akoe mencari kesempatan dalam kesempitan sich mungkin memanglah harus seperti
ini keadaannya. Sebenarnya kami berdua ingin memberitahukan atas apa yang
terjadi diantara kami berdua terhadap kalian semua,tadinya setelahnya akoe
selesai mengobrol dengan Cherry akoe akan pergi ke hadapan kalian semua tapi
kalian telah tiba dari yang akoe dan Cherry kira sebelumnya “. Jawab Danar
“
Och begitu yach.Ech….tapi kamoe Cher kenapa bias berhenti sama Calvine yang
akoe tahu khan Calvine itu orangnya setia sekali terhadap kami dam mencintai
kamoe sekali.
Dan
yang akoe tahu sebenarnya kamoe bukan perempuan kriteria seorang Danar.
Danarpun bukan kriteria kamoe. Betulkan ? kalaulah akoe tidak salah bicara “.
Tanya Zhilva
“
(Tersenyum) Benar.Dia bukan kriteria akoe dan akoe bukan kriterianya dia akoe
juga tidak pernah mengerti akan hal itu kenapa bias terjadi seperti ini.
Akoe
putus dengan Calvine sebenarnya ia berselingkuh darikoe dan merajtut kasih
dengan Irene seorang wanita cantik dan wanita karier. Ia salah satu karyawan di
perusahaan tekemuka di jakarta .
Calvine
memang mencintai akoe dan dia memang etia pada dasarnya tetapi entah apa yang
membau dia seperti itu. Ach…..sudahlah jagan membicarakan hal itu lagi. Itu
sudah berlalu kok “. Jawab Cherry dengan sedikit sedih seakan akan tercungkal
lagi lukanya.
“
Selamat menempuh hubungan baru yach buat kalian berdua……!!! “. Sahut Zhia
“
Untuk merayakan hubungan baru kalian ini bagaimana kalau kita pergi ke lembang.
Ayolah kita pergi sekarang mumpung masih siang dan juga kalian pada tidak ada
rencana lain khan ? “. Kata Ayoedhia
“
Ada baiknya juga sich. Dan juga kita sudah lama khan tidak saling kumpul kumpul
lagi kebetulan sekali khan ? “. Tambah Zhilva menyambung perkataan Ayoedhia.
Dan
mereka setuju.
Lalu mereka mulai beranjak
pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ke lembang dengan memakai sedan kuning
kepuyaan Cherry.
Dan
mereka sampai di sana kira kira dua jam kurang seper empat,dengan asyiknya
mereka bercanda ria dan saling mengobrol kesana kemari sambil nge gossip.
Di
tengah keramaian dan kehangatan suasana Chynatrha tertegun memandang keelokan
seraut wajah yang terlukiskan di hadapannya yang sedang tertawa manis penuh
dengan keanggunan dari seorang Zhilva.
Chynatrha seringkali mencuri curi pandang di iringi
bersama hatinya yang menggerutu : “Akoe bahagia bila ada di dekatmoe,dimatamoe
telah koe temukan keteduhan mungkin di pelukmoe juga akan koe dapatkan cinta
dan kasih. Kehadiranmoe sungguh membahagiakan akoe dan mendamaikan jiwakoe ini
bilakah kamoe terima cintakoe ini.
Maafkanlah
akoe ………!!!!!
Bila
ada kata kata ataukah sikapkoe yang telah membuat hatimoe terluka,asal kamoe
tahu akoe tidaklah ingin menyakiti perasaanmoe atau membuatmoe marah dan benci
terhadapkoe.
Untuk
mencintaimoe akoe akoe mempunyai modal cinta dan kesetiaan yang seutuhnya buat
kamoe seorang tapi kamoe tidak pernah mau mengerti akan hal itu ”.
Di waktu yang sama Zhia tengah
berada dalam angannya memandang Chynatrha sambil berbisik lirih dalam hati : “
Tuhan.kenapa semua ini harus terjadi kepadakoe ? kenapa setiap kalian akoe
mencintai seseorang harus seperti ini keadaannya selalu kasih tak sampai yang
akoe dapati. Apakah ini merupakan suatu ujian dariMoe ataukah memang harus
takdirkoe seperti ini adanya,akankah akoe mendapatkan cinta sejatikoe ? koe
mohonkan padaMoe cabutlah semua cobaan yang akan memberatkan akoedan menghambat
jalannya kisah cintakoe bersama seseorang yang benar benar akoe cintai sekali
terutama bersama Chynatrha sahabatkoe ini,dia adalah sahabatkoe dan juga
kekasihkoe tak dapat koe pugkiri itu semua.
Tak
dapat akoe ingkari bahwa dia yang selalu bertahta menghiasi hari harikoe
satukanlah akoe bersama dirinya.
Chynatrha
siapakah yang ada di dalam hatimoe tunjukanlah kepadakoe dan akoe berharap yang
ada didalam hatimoe itu adalah akoe,akoe berharap sekali.
Chynatrha
akoe akan trus mencintaimoe walau dengan cara seperti ini. Walau harus tak
terbalaskan tapi koe pasrah atas semuanya “.
“
Hai…Chynatrha Zhia kenapa kalian pada melamun ? “. Tanya Ayoedhia dengan
mengagetkan mereka berdua,dan mereka berdua terperanjak “ och.tidak “ . jawab
Zhia sedangkan Chynatrha hanya tersenyum saja.
“
kayanya kita sudah terlalu lama di sini sebaiknya kita mulai bergegas “ . kata
Cherry
“
yach benar hari sudah mulai gelap sebaiknya kita pergi sekarang,kita pulang
dari sini “ . kata Zhilva
dan
kemudian para Six Brothers ini mulai beranjak pergi dari tempat itu.
Di suatu malam yang di terangi
cahaya Sang Dewi Malam dalam buaian
Auranya cakrawala hitam menjadi terang di terangi oleh Aura dari Sang Dewi
Malam.
Tampaklah
keindahan dunia malam dengan bintang gemintang saling berkedip hembusan nafas
dari nafas Sang Maha Bayu malam berhembus semilirkan kesejukan hingga menusuk
keraga.
Para
Six Brothers tengah berada di rumah Danar mereka seperti sediakalanya sedang
berkumpul kumpul menghabiskan waktu malam dengan bercanda gurau.
Di
malam itu Danar dan Cherry tengah berada di ruang tengah dengan menikmati
alunan lagi yang terdengar dari Radio
sambil mengingat kenangan kenangan yang terlewati diantara masing masing.
Sedangkan Ayoedhia,Zhia,Zhilva dan
Chynatrha berada di depan rumah di sebuah taman depan. Menikmati indahnya
purnama dan mengobrol dengan asyiknya.
Kata
demi kata terucap,obrolan demi obrolan berlalu dengan penuh canda tawa yang
hangat. Hingga sampai di suatu titik kebisuan,sampai benar benar bisu semuanya
tak ada seorang pun yang berbicara hanya memandang indahnya purnama di malam
itu.
Di
tepi kegetiran dalam hidup dalam kehidupan cinta,Chynatrha berkata terhadap
mereka bertiga : “ kalian tahu kenapa akoe hngga sampai saat ini akoe masih
berada di tepi kesendirian ? bukan akoe tak mampu dan akoe tak dapat meraih
sesuatu yang akoe dambakan terus terang akoe merasakan ketraumaan dalam diri.
Akoe
punya suatu cerita hidupkoe coba kalian dengarkan !! Dari semenjak akoe meng
injakkan kakikoe di bangku SMA waktu itu akoe kelas Dua. Akoe mencintai
seorang gadis di kampung halamankoe dan
kebetulan gadis itu adalah seorang anak tetanggakoe.
Akoe
tahu dan yakin sekali bahwa gadis yang akoe cintai itu mencintai akoe juga
seperti manakala halnya akoe mencintai dia,Dia bernama Shiva Ardhyanti.
Kami
berdua saling mengadakan pertemuan tempat pertemuan kami di sebuah taman taman
yang tak jauh tempatnya sekitar tiga ratus meteran dari rumah kami. Kami sering
melakukan pertemuan itu secara diam diam tanpa ada yang mengetahuinya dan
diantara teman temankoe sewaktu itu
tidak ada seorangpun yang mengetahui tentang kami.
Di
depan semuanya kami seakan akan tidak ada apa apa,kami selalu bermain di
belakang mereka betapa indah dan menyenangkannya pada saat itu.
Ketika
cinta kami tengah berada di penghujung cinta,entah apa yang melihat dan
mendengar tentang kami berdua. Hingga sampailah di suatu saat sampailah kabar
itu di telingan kedua orang tuakoe dan orang tuanya.
Mendengar
tentang kami berdua,darah orang tuakoe semakin meninggi.emosinya memuncak
seketika menjadi garang saat itu. Dan ayahkoe berkata : “ Chynatrha apa yang
kamoe lakukan bersama gadis tetangga itu dengan gadis SEPERTI ITU ? kalu kamoe
masih sering menemuinya lagi kamoe silahkah angkat kaki dari rumah ini terserah
kamoe akan kemana akoe tidak akan pernah perdulikan kamoe. Kami tidaklah Sudi
mendengar dan melihat kamoe berhubungan dengan GADIS JALANG ITU. Mau jadi apa
nanti kamoe kalau hidup dengan gadis seperti itu.
Gadis
seperti itu tidaklah pantas buat kamoe,gadis seperti itu hanyalah membuat
masalah dan malapetaka saja buat kamoe.dan gadis seperti itu yang akan membawa
kamoe ke dasar lautan kesengsaraan,kamoe Camkan itu !!!.
Lihatlah
masih banyak gadis yang pantas buatmoe yang lebih segalanya dari pada
Shiva,apakah kamoe buta ? buka mata kamoe lebar lebar Chynatrha.
Kamoe
bisa mendapatkannya dengan kuasa ayahmoe ini dan ibumoe ini dan ayah juga bisa
mendapatkan yang lebih segalanya dari yang kamoe inginkan”.
Sejak
saat itu akoe berhenti berharap,dan berhenti dari segalanya akoe pergi dari
rumahkoe meninggalkan keluarga dan Shiva gadis yang akoe cintai itu.
Tujuh
tahun sudah akoe didalam kubakan itu,kesepian dan kerinduan akan seseorang
kasih untuk mencurahkan isi hatikoe dan segala perasaan yang ada.
Dan,hingga
saat itu juga akoe tak dapat lagi mencintai dan mengatakan perasaankoe pada
seseorang,akoe hanya dapat menyimpannya dalam hatinya hanya akoe nikmati dalam
hati ini walau pahit terasa.
Tetapi
pada saat akoe bertemu dengan seseorang berbeda sekali dari sebelumnya perasaan
trauma itu hilang seketika dan akoe menjadi biasa seperti sediakalanya. Tetapi
gadis yang akoe cintai itu tidak pernah menaruh hati terhadapkoe.
Gadis
itu ,yang akoe cintai sekarang ini. Dimatakoe ia seorang yang
anggun,cantik,berkarisma,tegar,dan bersimpati. Tapi sayang sangat di sayangkan
sekali gadis itu tak apernah mau mengerti akan dirikoe……..”.
“
kalau akaoe tidaklah begitu,justru malahan akoe sebaliknya “ . sahut Ayoedhia
Zhia
berkata : “ Chynatrha.apa yang kamoe alami sama halnya dengan apa yang akoe
alami Cuma kita berbeda konteksnya saja memang pahit sekali“ .Zhia hanyalah
berkata seperti itu saja tanpa menceritakannya kepada mereka,mungkin memang
oleh sifatnya dia yang selalu tertutup untuk masalah yang satu ini,tidak pernah
mengumbar masalah pribadinya walaupun terhadap sahabatnya sendiri ia sering
memakannya sendiri.
Zhilva
hanya terdiam membisu,mendengarkan saja cerita . menjadi pendengar yang
setia,ia tidak mau menceritakan.lalu indah pergi meninggalkan mereka bertiga
dan masuk ke dalam. Entah kenapa mungkinkah perkataan yang di lontarkan
Chynatrha telah menyayat hatinya sehingga ia berbuat seperti itu. Dan ia duduk sendirian di ruang tamu dan mereguk
air putih hingga habis beberapa water goble.
Di
ruang tamu ia termenung sendirian,anghannya menerawang jauh sekali betapa
dalamnya ia termenung malam itu. Lalu mereka melanjutkan obrolan mereka tanpa
menghiraukan Zhilva.karena semuanya terbawa perasaan di malam itu.
Ayoedhia
bercerita lagi kepada Zhia dan Chynatrha : “
kalian berdua tahu khan tentang akoe ini. Dulu banyak perempuan di
hidupkoe,tetapi sejak perkenalan akoe dengan Vitta Damayanthi Anggraeni
Wiraksa seorang anak pejabat itu.
Semakin
hari akoe semakin memujanya kini akoe kandas di cintanya akoe begitu
menginginkannya.
Benar
perkataan Danar dan kamoe Chynatrha dulu ternyata akoe bakalan jadi begini
keadaannya.
Coba
kalau seandainya akoe tidak meremehkan semua ini,mungkin tak akan terjadi semua
ini. Benar benar di luar kuasakoe ”.
“
Apa yang sebenarnya yanmg sedang terjadi di hidup kita ini apa mungkin ini
sebuah karmakah dogmakah atau mungkin ini yang di namakannya Kutukan Cinta”.
Tanya Chynatrha
“
Kutukan Cinta ……..!!!! “ . serentak Zhia dan Ayoedhia berkata “ Kutukan
Cinta…..!! yach mungkin ini sebuah kutukan cinta buat kita. Tapi apapun itu
namanya akoe ingin cepat berakhir ini semua dengan bahagia di akhir cerita
hidupkoe dan hidup kita.karena koe yakin sekali dari semua cerita pasti akan
ada akhirnya walau kita tak pernah tahu menahu akan bahagiakah ataukah berakhir
dengan dukakah”. Kata Chynatrha.
Malam itu Sang Dewa hujan
menunaikan tugasnya dari pengejawantahan Sang Raja Manusia yang di titahkan
kepadanya. Sesaat tak lama dari itu Sang Dewa Hujan pun menghentikan tugasnya.
Muka Sang Bumipun basah,dingin mulai menjelma di iringi alunan nyanyian Sang
Pangeran Katak di jauh keheningan malam. Suara suara jangkrik mengalunkan
melodi di iringi dentingan air yang jatuh ke tanah. Disebuah kamar remang remang
telah mengalun musik Kenny. G, lagu kesayangan Zhilva selain dari Mozart.
Sambil terbaring merebahkan tubuhnya, ia ber puisi dari karangannya sendiri :
Jiwa hampa
Jiwa hampa…….Kayuh yang rapuh
Mencoba toek mengayuh
Jiwa hampa,Sebatang lilin di tengah amukan Sang Maha Dewa Badai
Berupaya toek tetap menyala
Jiwa hampa.Setitik cahaya dalam goa lembah ngarai
Berusaha terangi seruangan
Jiwa hampa
Terbang menerawang menggapai anganTiada terjamah semua kerinduan
Jiwa hampaSemakin jauh berlari dari saujana
Semakin kehilangan jejak langkah
Jiwa hampaBerdiam diri dalam keterpasungan
Semakin tertinggal jauh dari kenyataan
Jiwa hampaDiam di keterapungan terombang ambing kemunafikanSemakin terbentur melayang terbawa arusJiwa hampaKesunyian merintih tak terusapKegundahan meronta tak terhalangkan
Kesepian merajai tak tertaklukan
Keresahan tak terjamahkan
Jiwa hampaHanya seorang manusia biasaBerupaya menghadapi semuaSemakin melangkah langkahkan kakiSemakin perih jejak langkah menusuk
Jiwa hampaTerjatuh dsan terbangun menelusuru jalankoeMenangis dan tertawa menyaksikan semua yang terjadiMeratapi semua yang terlewatiDan, selalu begitu
Seekor kumbang,Sang bunga di taman.Sang teratai,Sang aren
Seekoe kumbang yang terbang melayangHinggap di putik bunga di suatu tamanMencumbu menghisap sang maduDan di tinggal tanpa kata,menyiksa
Takdir sang bunga
Tiada dapat di rubahPrilaku sang kumbangBegitu adanya
Bunga teratai indah rupawanDi telaga kesunyian hening suasanaDi rayu dan di sapa sang maha bayuMeliukkan tubuhnya menari nari di atas telaga
Tetapi,tiada pernah mengenal
Kehidupan di atas bumi ini berpijak
Agar dapat menari dengan gemulaiDi pundak sang bumi ini
Hidup sang aren atas jasa sang burungDari benih di jatuhkan di pundak bumiTiada campur tangan manusiaMembuat diri berarti
Yang lalu
Saat koe buka lembaran jiwa
Usang dan berdebu tak terpeliharaTerluka hampa dan meranaTerselimuti tangisan kesepian
Lama…….Jauh jauh tesimpan dalam bayangDi istana benak bertahtaPerih, terasa sakit.walau terbalut
Apa mungkin salahkoeBila kau merangkaiBila kau menafikBila kau menghilang
Adakah salahkoePergi jauh dari cinta yang adaHilang dalam gelapSembunyi dalam terang
Tapi…..Koe masih ingatSeikat janji yang terangkaiTertanam di jiwa
Sehelai cinta yang kau sulamIngatkah itu semua?Kau telah menghilangMengubur kisah
Musik masih mengalun
dengan syahdunya,Sang Pangeran Katak tetap bernyanyi riang dan para jangkrik
berbicara terus dengan di iringi dentingan butiran air yang jatuh ke pundak
bumi sisa hujan. Zhilva terjaga dari mimpinya hingga sang pagi menjemput, saat
berganti tugas dengan sang malam.
Disaat yang sama di malam itu,Chynatrha
sedang berada di tengah kerinduannya terhadap Zhilva. Bersamaan dengan
kerinduan yang teramat dalam terhadap Zhilva sehngga ia tak dapat pejamkan
mata.
“
Inikah namanya cinta,seperti inikah adanya cinta ? Entahlah.
Sering
koe melamun mengangankan diri lalu koe bertanya dalam jiwa yang hampa,dimanakah
cinta bertahta singgasana manakah berada ? dalam hati yang pilu dan jiwa yang
hampa di tepian kegetiran sukmakoe mengigil gigil menghempaskan kegundahan
setiap saat yang sayap khayalkoe selalu mengepak ingin terbang menerawang meng
angkasa biru menggapai mimpi mimpikoe merengkuh kesunyian batinkoe.
Didalam
getirnya sukmakoe mengigil selalu mertindukan melati indah ciuman setamandi
cumbui kumbang kumbang cintakoe.
Sering
koe lihat dia insan memadu kasih di taman hijaunya dedaunan di bawah pohon yang
rindang,hiasi indahnya senjakala. Dan koe lihat di atas sana sepasang merpati
putih terbang menembus putihnya awan gemawan bersendu gurau di birunya
cakrawala nikmati indahnya cinta sepasangtapi akoe di sini sendiri tanpamoe….”
. dalam hati ia berkata seperti itu.
Lalu
ia menuliskan beberapa puisi di atas kertas buram yang kusut.
Puisi
:
Buih
sang maha bayu memertcik sang karang terjal berliku
Bnegitulah
jikalau gundah menyelimuti
Jadikan
sang saksi dan sang tuli
Bilakah
Sang Maha Waktu Berlalu
Jasad
kayuh yang rapuh
Jiwa
hampa bagaikan serpihan perahu
Terombang
ambing oleh kejamnya
Sang
Dewa Maha Bayu
Butiran
peluh berjatuhan setetes demi setetes
Menikmati
sentuhan gairah jiwa merasuk dalam palung kalbukoe
Menjelma
dalam mimpikoe yang berlalu
Saat
birahi tak teredamkan
Namun,
Pujaan harapan masa yang akan datang
Selalu
terbentang di garis tengah
Hamparan
lautan kehidupan
Saat
ini akoe masih muda
Selalu
menunggu datangnya esok
Seakan
Sang Maha Waktu terhenti dari titahnya
Dan
amarah mengubrak abrik hancurkan yang ada
Cinta
bukanlah seutas tali yang akan selalu mengikat
Cinta
bukanlah sebuah teralis yang akan selalu mengurung
Cinta
bukanlah sebuah belenggu Yang akan selalu mengunci
Dan,Cinta
bukanlah kata kata yang akan selalu membual
Tetapi
cinta adalah
Seekor
burung merpati yang kian bebas
Sebuah hamparan lautan yang menjadikan kehidupan
Birunya
telaga di kala sang angsa bercumbu
Nuansa
pagi dan kicauan burung bernyanyi
Cinta
tidak dapat di simpan di ruang yang hampa
Cinta
tak dapat di simpan di hati yang sempit
Cinta
tak dapat di simpan dalam jiwa yang kerdil
Cinta
merupakan kebebasan dari segalanya
Bila
ada kata cinta untukkoe katakana oleh hatimoe
Bila
ada rasa pilu untukkoe ungkapkan oleh anganmoe
Kepakkan
kdua sayap khayalmoe
Temukan
bias asakoe
Bilakah
dirimoe berada di gerbang penantian
Yang
terbelenggu keraguan dan kesamaran jiwa
Akoe
akan datang bawa seikat cinta putih
Yang
akan kita bina berdua
Bilakah
cinta bertepuk sebelah tangan
Akankah
ada kata menjanjkan untuk bersama
Hatimoe
yang akan menjawab
Dari
semua kesamaran bayangan
Bunga
putih yang wangi semerbak menebar
Kuncup
mekar di atas gunung angkara murka
Semerbak
harum selingkuhkan setaman
Diantara
kumbang kumbang pecundang
Gadis
barat datang ke tengah keramaian
Perahu
cinta berlabuh pada siapa
Bila
suatu saat datang dan esok hari tiba
Sang
nelayang bergantian bawa kail cinta
Persembahkan
sejaring janji janji
Yang
selalu koe hadirkan dan koe undang
Didalam
setiap helai hembusan nafaskoe
Dalam
setiap gumpalan langkahkoe mengayun
Itulah
dirimoe adanya
Selalu
terbelenggu tdakkah engkah terima
Yang
koe inginkan kemerdekaan cintamoe di hidupkoe
Dalam
jiwamoe yang bergejolak
Meronta
pada dinding kenyataan yang menyilaukan
Dengan tertegunnya ia menuliskan puisi
puisi itu di atas keras buram yang kusut diiringi tangisan tanpa air mata hati
menjerit jerit duka lara dalam jiwa semakin bengis hingga pagi datang menjemput
ia masih terbangun tak pejamkan matanya.
Lalu
ia menyalakan sebatang rokok dan meminum segelas kopi sambil menikmati indahnya
nuansa pagi hari dalam buaian Sang Dewa Surya.
Hari demi hari berlalu,waktu demi
bergulir jarum jam terus berdetak mengiringi,musim demi musim berganti tak tersadarkan
,puluhan purnama telah terlewati.
Danar
dan Cherry masih berada dalam jalinan kasih,tetapi kini mereka masih berada di
ambang senja di penghujung cinta.
Saat
itu,di sebuah café tempatnya para insan muda memadu kasih yang bernuansakan
romantis Danar dan Cherry tengah berada di sana.
Mereka
berdua sedang mengadakan hari jadinya dimana pada saat itu mereka berdua,saling
mengikatkan tali kasih mereka.
“
Cher.ini hari di mana kita mengikatkan tali kasih,akoe berharap sekali kamoe
akan lebih mencintai akoe.berbagai hal rintangan dan halangan menggoda kita
memcoba membakar tali kasih kita.
Sang
badai selalu mengusik,sang ombak menerjang karang ketegaran kita.
Tetapi
kita tidaklah mudah goyah dengan semuanya itu. Dan akoe merasa saat ini saat
yang akoe nanti nantikan akoe menanti sesuatu yang akaoe inginkan dan akoe
damda dambakan sebelumnya.
Mudah
mudahan ini awal dari semua awal yang indah buat kita berdua,`Cher akoe butuh
kamoe akoe perlu kamoe.jangan pernah kamoe berpaling dari hati akoe”. Kata
Danar,lalu keduanya terdiam sejenak. Selang sesaat waktu berganti Danar berkata
lagi “ `Cher. Dalam kerinduan yang teramat sangat disaat malam yang begitu
sunyinya bers`milirkan angin malam hembuskan nafas kedinginan dari nafas Sang
Dewa Bayu. Saat itu akoe tak dapat pejamkam matakoe ini,dari kelelahan
aktivitas di siang hari.
Hanya
sebetuk keresahan yang akoe dapati,saujanakoe menerawang…….
Dan.
Paras wajahmoe hadir menemanikoe dan kini koe miliki kamoe. Impiankoe untuk selalu bersamamoe selalu,menjalin kasih
dan pada akhirnya terwujud juga.
Dalam
keresahan yang menyesatkan pikirankoe,koe coba telusuri yang bersinggah dalam
istana benak dan yang berlayar di lautan sanubarikoe,dan pada akhirnya ternyata
dan memang benar kamoelah yang berlayar bersinggah di pulau cintakoe sampai
saat ini.
Dan akoe tidak tahu,apakah kamoe tidaklah sekedar
singgah hanya berlabuh sesaat di pulau cintakoe. Tetapi berdiam dan bertahta
selama lamanya,walau sekalipun sang maha badai menerjang tetap tegak berdiri
diantara suka dan duka,hitam dan putihnya cinta bahagia dan sedih kisah,senang
dan susah keadaannya selalu bersama. Akoe berharap Sang Maha Raja Manusia tetap
mempersatukan kita dan Sang Waktu mengurai cinta dan menopang kita selalu. Dan akan kita tanam
benih di padang cinta kita hingga saatnya kita petik bersama“. Cherry terdiam
sesaat lalu ia menjawab semua perkataan yang di lontarkan oleh kedua kelopak
Danar,dan mengungkapkan semua perasaannya pada Danar.
“
Dalam kerinduan koe coba rengkup sayap khayalkoe yang menerawang jauh kesana
bersama sejuta angan. Koe hayati makna dirimoe,kehadiran dirimoe di istana
benakkoe. Lalu koe lintaskan sebuah kenangan sebuah kisah usang bersamamoe
untuk meredamnya.
Danar.bila
masih mungkin ada kata manis untukmoe bukan berarti…..kita masih boleh bersatu
karena jarak perasaan yang terbentang
tak menjanjikan kata bahagia. Karenanya koe ulurkan asa yang lain
kesetiaan dan rasa cinta yang besar takkan dapat di tempatkan di dalam jiwa
sempit dan kerdil.
No
one saying do this,no one saying be there,no one saying stop that,no one saying
be here,free to run around all day free to do it all my way. But sometimes life
is a bitch…….!!!!
Koe
tak tahu berapa lama luka itu ada,yang akoe tahu lukanya lama kadang kala
menghancurkankoe.bahagia dan lara adalah sebuah anugerah dari yang diberikan
Sang Raja Manusia terhadapkoe mungkin untuk menguji sebuah arti dan makna
sebuah kata Dewasa.
Once.as
my heart remembers always smile him,give me stregth to face my own fears. The
fears that I can`t hide until one they I find the answer in smiles.
Danar.
Sesuatu kadang kadang harus terjadi oleh karenanya,akoe mohon hadapilah apa
yang harus terjadi dan yang harus kamoe hadapi sebesar dan sedalam apapun pahit
perihnya.
Berkali
kali koe coba memberikan cinta dan asa yang suci dan tulus kepadamoetetapi akoe
tak dapat dan tak pernah hadir di hati ini.
Cinta
dan rasa sayang akoe ini,tidaklah pernah lebih hanya cinta dan rasa sayang
seorang sahabat.
Maaf
…..maafkanlah aakoe Danar.
Akoe
sungguh tak dapat menjadi seperti yang kamoe minta walau selama nafas akoe
berhembus hingga terakhir kalinya terhenti.
Percuma
boila kita teruskan lagi,akan ada penyesalan dan kekecewaan di duatu saat
nanti.lebih baik kita sudahi saja semua sampai di sini. Kalaulah memang kita
berjodoh itu takkan lari kemana walau sejauh mugkin pergi hingga ke ujung dunia
sekalipun tetap aklan kembali.
“
Sudah akoe duga sebelumnya,hal ini yang akoe takutkan dari sebelumnya ternyata
ketakutan itu menjadi kenyataan.
Yach
…mau apa lagi bila sudah tidak adanya saling mengerti di antara kita akoe
maunya begini kamoe maunya begitu. Tidak apalah bila itu maumoe akoe tidakdapat
memaksa sekuat tenaga juga untuk meyakinkan kamoe agar tetap di sini percuma
sia sia saja. Akoe tak dapat memaksakan kehendakkaoe padamoe dan juga cinta
memang tak dapat di paksakan. Semakin akoe teruskan semakin sakit juga
buatkoe,tapi akoe minta satu hal darimoe kamoe boleh hancurkan hati akoe hingga
berkeping keping tapi kamoe jangan pernah menghancurkan Six brothers “. Dengan
menghela nafas ber ulang ulang Danar menjawab semuanya,diiringi nada
melirih,terasa sesak di dadanya mencoba untuk tegar tetap berdiri berlapang
dada mencoba menahan sekuat hatinya.
Dengan
penuh kehancuran berserakan bagai sebuah pulau yang tersapu Sang Badaihancur berkeping
keping,kini tinggallah puing puing kehancuran yang tersisa dari kenangan yang
ada.
Danar
terdiam sesaat dan menghembuskan nafasnya mencoba menghilangkan rasa sesak
didadanya,hatinya berbisak dalam hati yang tak tentu : “ Apakah cita harus
memiliki ataukah tidak sama sekali ? bagikoe sama saja menyakitkan.
Inginkoe
berlari sejauh mungkin tapi kemanakah akoe harus berlari dan tak dapat koe
berlari karena saat ini kakike rapuh.
Inginkoe
teriak sekeras mungkin hingar bingarkan semua yang ada tetapi tetapi pita
suarakoe sudah tak ada. Ingin koe berdiam diri menyendiri tapi bagaimana akoe
diam keadaannya begini. Ingin bersembunyi dimanakah akoe harus bersembunyi koe
sungguh tak tahu arahkoe.
Perasaan,pikiran,harapan,impian
hanyalah sebuah fatamorgama. Kebrengsekan hidup berteman lagi dengan
akoe,kegilaan hidup bersekutu mendatangikoe wajarkan adanya…..”. “ heiiii…kok
melamun ? kamoe baik baik saja khan ? katakanlah sesuatu kepadakoe?”. Tanya
Cherry
“
Ach…tidak. Ako baik baik saja kok santai saja,tidak usah khawatir. Akoe Cuma
tak habis piker dengan semua ini. Ach……sudahlah lupakan saja. Och yach sudah
mulai larut sebaiknya kita pergi dari sini suasananya sudah tidak kondusif lagi
sudah tidak bersahaja lagi” . jawab Danar,dan mereka pun beranjak pergi dari tempat
itu.
Kini antara Danar dan Cherry sudah tidak
ada lagi jalinan kasih,yag ada hanyalah sebuah tali persahabatan seperti dulu
kala.
Walaupun
pahit terasa tetapi Danar haruslah berlapang dada dan dewasa mwnghadapinya. Dia
harus rela tinggalkan impiannya yang pudar.
Berulang
ulang sang dewi cinta permainkan perasaan para Six Brothers.selalu berada di
tengah keterpurukan terpasung oleh cintanya,bekukan keinginan dan harapan.
Saat itu,begitu indahnya
senjakala menghiasai. Zhia dan Chynatrha sedang berada di sebuah taman tempat
dimana para Six Brother berkumpul ketika ada waktu senggang.
“
Akoe dengar berita yang katanya Danar dan Cherry sudah memutuskan ikatan tali
cinta mereka, apa benar begitu adanya Nis ?”. Tanya Danar
“
Yach. Benar begitulah adanya,tetapi
belumlah jelas apa penyebabnya sampai mereka berdua menutup lembaran kisah dan
mengubur kenangan indah.
Kadang
kala akoe tiada habis pikir tentang apa yang telah terjadi dalam hidup
ini,kenapa harus ada perasaan yang begitu dalam dan pada akhirnya hingga di
suatu saat orang yang kita cintai hanya sebatas angan saja. Berkali kali
,mencoba menghindar dari perasaan yang ada berlari sejauh mungkin tetapi
bayangan semakin jelas menghantui,kenapa kita mencinta harus tersiksa padahal
kita tahu mencinta hanya untuk bahagia. Jika bila di beri kesempatan untuk
memilih,akoe akan memilih lebih baik tak usah mencinta daripada tersiksa
sendiri.
Yang
akoe ingin tak seperti ini adanya,jika
memang harus begini akan lebih baik akhiri saja semua sampai di sini tapi tak
kuasa. Dan kini koe nikmati perasaan ini walau menyiksa dan mengiris iris
kalbukoe.
Kadang
kala akoe berpikir apa salah dan dosakoe hingga koe di buatnya begini,sang
kumbangkoe selalu tertawa terbahak bahak menari nari gemulainya di atas
kepedihankoe.
Berkali
kali akoe ucapkan dan yakinkan hati ini bahwa akoe hanyalah angin bahagia
bersama lelaki yang akoe cintai hingga Sang Waktu memanggilkoe atas Titah
Sang Maha Raja Manusia. Tetapi akoe
selalu bertanya sampai kapankah akoe harus selalu menerima,menahan dan
menikmati kepedihan dari kutukan cinta yang membelenggu jiwakoe ini “. Kata
Zhia bersamaan dengan tetesan butiran air mata yang jatuh membasahi pipinya.
Chynatrha
terdiam tertegun,begitu tak tersadarkan dirinya bahwa yang Zhia ceritakan
adalah ia sendiri,lalu ia berkata : “ Yach. Benar,Sometimes life is a bicth.
Jadikan kita gila di hadapkannya,buat kita terpana akan hadirnya,menangis
tertawa kita dibuatnya.Zhia asal kamoe tahu saja bahwa yang kamoe rasakan kini
sama halnya seperti apa yang akoe rasakan hingga saat ini. Akoe juga mencinta
tapi tersiksa,entah kapan kutukan ini akan berakhir “.
Selang waktu berganti,sesaat Chynatrha
ber kata kata tiba tiba datanglah keempat sahabatnya,tepat di hadapan matanya
memandang.
“
Hai…bagaimana kabar mereka berdua,sudah lam kalian di sini”. Tanya Zhilva
“
kami baik baik saja adanya.yach.lumayanlah cukup lama kami berada di
sini,”.jawab Zhia
“
Ok,kita semua sudah berkumpul di sii dengan sangat kebetulan sekali,sekarang
kita hendak pergi kemana untuk menghabiskan waktu senggang ini” . Kita Ayoedhia
“
Yach sudah lebih baik kita berjalanlah dulu,sambil di jalan kita pikirkan akan
kemana arah tujuan kita “. Jawab Cherry
“
Ayo kita pergi sekarang “ . kata Zhia
lalu merekapun mulai beranjak
pergi meninggalkan taman itu,dan akhirnya terpikirkanlah arah tujuan mereka ke
sebuah café di bandung utara hingga malam menjemput mereka berada di sana.
Di sebuah pegunungan didesa
terpencil Chynatrha berada bersama Sang Gurunya yang ia anggap sebagai ayahnya
sendiri,dimalam itu Sang gurunya berkata kepada Chynatrha : “ Akoe mereka kamoe
tidak akan pernah mengerti apa yang akan terjadi nanti pada hidup dan
kehidupanmoe.
Kegungahan,kegelisahan,ketakberdayaan
yang merasuk kalbu kita. Kita tidaklah
dapat mengingkarinya,kita tidaklah dapat menghancurkannya. Kita hanyalah dapat
berserah diri dan berpasrah kepada Sang Raja Manusia. Dan di antara tanda tanda
kekuasaannya meliputi langit dan bumi….
Kehidupan
hanyalah sebuah drama manusia. Banyak peran wajar dan berpura pura saat cerita
lucu terlantunkan kita tertawa terbahak bahak, saat cerita sendu mengalir kita
menangis dengan pilunya.
Dan
kehidupan hanyalah sebuah persimpangan jalan,dalam sebuag persimpangan
perjalanan hidup ada jalan menuju ke atas ada jalan menuju kebawah dan hanya
dua belokan kiri dan kanan saja.
Saat
kita jalan menuju ke puncak dengan lelahnya
keringat membasahi tubuh kita,setelah sampai pastilah kita akan melihat
suatu pemandangan yang begitu indahnya.dan kadang kala kita harus memberikan
butiran air mata yang jatuh dari pelupuk dan sbuah senyuman manis terhadap diri
kita sendiri. Dan harus kamoe sadari itu semua hanyalah permainan Sang Raja
Maha Manusia agar kita senantiasa selalu mengingatnya susah dan senang diri
kita. Mengertilah kamoe atas semua itu,pamilah adanya arti dari semua yang
terjadi. Rebahkan tangguhmoe, lepaskanlah berat beban di pudakmoe sambut
indahnya pagi hari dengan sebuah senyuman”. “ Tak semestinya akoe merasakan
kesepian ini yang teramat sangat dalam,tak seharusnya akoe berada di tengah
pusaran kebimbangan mengoyakkan. Keraguan yang membisu ini,seribu angan yang
melayang. Sebentuk keindahan mengiringi akoe dalam dalam alunan simfoni
kegetiran.
Tetapi
semua itu di luar kuasakoe,akoe bosan dengan apa yang telah terjadi selama ini.
Kadang kala akoe meraka ingin pergi jauh jauh sekali meninggalkan semua yang
ada meniggalkan orang orang yang akoe kenal dan akoe cintai, memalingkan semua
rasa yang membelenggu.
Kadang
kala akoe igin merasa sendiri tanpa teman,merasakan perihnya yang terjadi
sampai akoe mnikmatinya. Walau koe penat merasakan apa yang ada,ingin koe
teiakkankan biar terdengar riuhnya suarakoe dari jeritan hati yang meraung
raung.
Ruang
kamar dengan cahaya yang redup buatkoe jera kegundahan selalu menjelma
mengganggu tidur lelapkoe,inginkan pergi saat koe terlelap karena akoe tak
ingin di ganggu ketika mimpi indah datang menyapa koe bersahaja.
Semua
itu membuat koe terpuruk di sini menatap yang terhampiri,meratapi yang terjadi
menangis atas semua yang menyakitkan walau koe menangis tanpa air mata telaga
air matakoe telah mengering. Koe tak dapat menghindari semuanya yang
menyakitkankoe,terpenjara dalam lingkaran ini.
Sesatkan
yang ingin akoe jelang,buyarkan harapankoe tuk menyambut datangnya hari
esok,hancurkan angankoe yang telah tersusun dengan rapi dalam ruang
benak,seakan akoe disuruhnya di paksa dengan kerasnya mendaki menikmati bukit
kepahitan.
Bila
esok datang akankah akoe rasakan bahagia,saat Sang Dewa Surya menampakkan
dirinya sebelah timur akankah akoe rasakan sentuhan hangatnya. Dapatkah koe
saksikan indahnya Bunga kuncup mekar di bukit hijau berada,dan saat menebarkan
aroma wangi tubuhnya dapatkah koe cium.
Och
…kenapa malam terasa begitu panjang seakan tiada bertepi,sunyi yang terasa
hening yang berada. Saat saat seperti inilah tiada sebentuk kata pun yang dapat
koe tulis untuk ungkapkan segala rasa yang ada.
Kenapa
sunyi ini selalu menggetirkankoe saat koe di tepi kebimbangan ingin koe hentikan
“. Kata Chynatrha
Dan
Sang Gurunya pun berkata paada Chynatrha : “ yach suadahlah,mau di kata apa
lagi kalaulah sudah terjadi.
Mungkin
ada baiknya jika kamoe menata waktumoe untuk menenangkan pikiran dan
hatimoe,cobalah kamoe pergi ke suatu tempat yang di mana menurut hatimoe
sekiranya dapat pergi. Pergilah dan jangan di tunda tunda lagi,tidak baik
menunda nunda sesuatu hal.
Lupakanlah
semua cobalah nikmati hidup bebaskanlah yang meronta pikiranmoe,kamoe hanya
butuh waktu dan tempat untuk bangun dari mimpi yang tak menyenangkan.”
“
Baiklah Guru akoe akan mencoba melakukannya,setelahnya esok pagi datang
menjemput akoe aka beanjak pergi ke suatu tempat yang dimana akoe mendapatkan
suatu ketenengan “. Jawab Chynatrha.
“
yach. Sebaiknya begitu,tapi kemanakah kamoe akan pergi ? “.Tanya Sang Guru
“
Och … Akoe akan pergi ke pulau dewata
mungkin di sanalah akoe akan merasakan ketenengan denan menikmati
deburan sang ombak di siang hari dan
akan akoe nikmati sunset juga sunrise. Tetapi entah berapa lama akoe akan
berada di sana satu hari,satu minggu ataukah
satu bulan hingga akoe mendapatkan ketenangan itu. Akoe akan kembali
saat semuanya telah membaik dan meneruskan perjalanan hidup yang terhenti
sejenak dalam titian hidup “. Jawab Chynatrha
“
Semoga saja sesuai dengan apa yang di harapkan kamoe,akoe doa kan semuanya
cepat membaik ” . kata Sang Guru
Di tengah keseriusan brolan mereka lalu Ryanni datang menghampiri menyapa
Chynatrha “ och,kamoe Chynatrha. Serius sekali kalian mengobrol . bagaimanakah
kabar kamoe selama ini,darimana saja kamoe jarang sekali kamoe datang kemari ?
“ . “ yaaach…mungkin di katakan baik yach baik kalau di katakan tidak yach
tidak,beginilah akoe adanya seperti yang kamoe lihat sekarang.
Kamoe
bagaimana kabarnya selama ini ? sudah lama akoe tidak bertemu denganmoe
sekarang kamoe bertambah cantik”. “ Ach kamoe bisa saja. Selalu berkata seperti
itu acapkali bertemu dengankoe,selalu kamoe merayukoe gombal sekali (tersenyum
manis) keadaankoe baik baik saja “ . Jawab Ryanni.
Setelahnya
saling menyapa Ryanni pergi ke kamarnya dan Chynatrha pun merebahkan tubuhnya
di atas kursi panjang yang terbuat dari rotan,tak lama kemudian Mahesa yaitu
ayahnya Ryanni pergi meninggalkan Chynatrha menuju ke ruang belakang.
Keesokan
harinya Chynatrha pun pergi meninggalkan Ryanni dan Sang Gurunya dan langsung
menuju ke pulau Dewata.
Hari itu jam sepuluh pagi
Chynatrha tengah berada di pulau dewata di sebuah Villa milik pamannya.
Kemudian
ia jalan jalan untuk menikmati indahnya deburan sang ombak saat itu,tiba tiba
ia melihat seorang perempuan cantik yang anggun dengan rambut yang tergerai
panjang hitam dan sekuntum bungan cempaka putih di telinganya. Tertegun ia
memandang perempuan itu yang sedang asyiknya bermain bersama deburan ombak,
lalu perempuan itu melihat ke arah Chynatrha,Chynatrha tertunduk malu dengan
balasan lirikan itu.
Selang
waktu berganti Chynatrha pun menyapanya dan berkenalan dengannya.
“
Hai….asyik sekali kelihatanya kamoe bermain dengan deburan sang ombak. Bisa
kita berkenalan dan berteman, namakoe Chynatrha “. Sapa Chynatrha.
“
Ach tidak.Biasa saja kok , namakoe Loechita. Panggil saja Lucy dan ini teman
saya namanya Putri”. Jawab Lucy
“
Hai…senang berkenalan denganmoe “. Sapa Putri
“
sama sama akoe juga senang berkenalan dengan kalian berdua,semoga hari kalian
menyenangkan selalu”. Kata Chynatrha.
“
yach semoga “. Jawab putri
“
Terima kasih “. Sahut Lucy
“
kapan kapan kamoe telphone kita yach,agar kita bias menikmati deburan ombak
bersama dan menikmati indahnya Sunset juga Sunrise”. Kata Putri
“
Baiklah See you next time…….!!! Bye. “. Kata Chynatrha.
Keesokan harinya pada malam
hari saat itu malan minggu jam sepuluh malam Chynatrha mencoba menghubingi Lucy
tetapi Lucy tidak ada ia sedang berjalan jalan sndirian di tengahnya gemerlap
cahaya purnama malam hari yang ada hanyalah teman baiknya Putri.lalu ia titip
pesan kepada putri untuk di sampaikan pada Lucy saat lucy pulang.
Tak
lama kemudian selang beberapa menit Lucy pun datang, Lalu putri menyampaikan
pesan yang di titipkan padanya.
“
Cy. Nich ada pesan buat kamoe.”seraya putrid memberikan secarik kertas pada
Lucy. “ pesan,buatkoe?”. Tanya Lucy
“
Iya. Katanya kamoe di surh telphone ke Dia” tambah putri berkata.
Nama
Chynatrha dan nomor handphone. Demikian isi pesan yang di dampaikan Putri
kepada Lucy,Lucy termenung heran dan ia terdiam sejenak menatap secarik kertas
tersebut.
Begitu
penatnya lucy waktu itu sehingga ia memutuskan untuk melakukan sesuatu sesuatu
yang tidak ia sadari akan membawanya terhanyut dalam buaian asmara. Sendiri
Lucy menjalaninya melihat wajah wajah baru yang sebelumnya tidaklah pernah ia
kenali. Sedikit demi sedikit secara
perlahan kepenatan Lucy mulai menghilang,ia membiarkan dirinya terlarut dalam
buaian indahnya hal yang ia jalani.
Hari
terus berganti tanpa ia sadari telah ada sesosok wajah yang terus
memperhatikannya,menatapnya,dan Lucy tak tahu juga takkan pernah tahu.
“Selamat
Pagi”. Sapa Chyantrha
“Pagi
juga” . jawab Lucy
ini
membuatnya bertanya Tanya dalam hati “siapakah Dia mau apa Dia” mengapa ia
selkalu melakukan hal itu,seribu pertanyaan menghantui Lucy. Tapi Lucy tak
ingin membiarkan dirinya terhanyut dalam ketidakpastian. Ia menutupi
telingannya,membutakan matanya. Sehingga ia tidak mau tahu siapa lelaki itu
sebenarnya. Setiap hari Lucy selalu melihat Chynatrha. Chynatrha selalu
tersenyum saat menatap Lucy,dan Lucy pun berusaha untuk membalas senyumannya
dari Chynatrha agar tak terkesan angkuh.
Akhirnya
dengan seiring berjalannya waktu Lucy pun mengetahui siapa Chynatrha.
Tiga
minggu lamanya Lucy dan Chynatrha menjalani hal yang serupa dan berada di
tempat yang sama di pulau dewata mereka berada. Tak terasa hal yang mereka
jalani bersama pun ber akhir sudah,Lucy dengan teman baiknya Putri dan
Chynatrha sendiri.
Satu bulan telah berlalu,Lucy
dan Chynatrha di pertemukan kembali oleh sang maha waktu dengan tempat dan
keadaan yang berbeda.Tempat yang tak akan mereka lupakan selama nafas masih
berhembus.
“
Hai.kenapa kamoe mlamun seperti itu ?“. seru Neysha.
membuyarkan
semua semua lamunan Lucy . “ Ach tidak apa ap kok Neys”. Jawab Lucy
Neysha
pun berlalu dan Lucy masih setia dengan kertas yang masih di genggamnya. “ Nama
Chynatrha dan nomor handphonenya”Lucy mengulangnya sekali lagi,Lucy tersenyum
manis.
Chynatrha
adalah seseorang yang mirip menghiasi angannya setahun yang lalu. Rasa
penasaran memenuhi ruang benaknya, “ Apa yang harus akoe lakukan,haruskah akoe
hubungi Dia. Benarkah atas apa yang akoe lakukan ? “ Lucy tiada henti hentinya
mempertanyai dirinya sendiri dengan beribu ribu pertanyaan sampai akhirnya ia
menekan angka sesuai dengan urutannya yang ada di secarik kertas itu.
“
Hallo….”terdengar suara di telphone, Lucy tersentak “ inikah suaranya? Apa
benar ini dia ?”. tanyanya dalam hati.
“
Ech. Chynatrha “ .Tanya Lucy berdebar debar. “ yach benar ini Chynatrha !!.”.
jawab Chynatrha.
“Hah
ternyata benar ini Dia” suara hatinya berkata.
Lucy
tak menyadarinya bahwa yang ia l;akukan tersebut akan merubah seluruh hidupnya.
Sebuah percakapan singkat yang tak
berarti dilakukan Lucy dan Chynatrha,Lucy hanya mengikuti kata hatinya tanpa
memikirkan apa yang akan terjadi nantinya. Apa maksud dan tujuan Chynatrha
sebenarnya Lucy tidaklah pernah tahu dan tak mau tahu. Ia hanya ingin menikmati
apa yang ada di hadapannya kini dan ia tak perduli apa itu baik atau buruk,benar atau salah,ia
tak mau tahu.
Satu
hari……dua hari…….tiga hari…..
Tanah
Lot,Bedugul,Kintamani,semua di lewati Chynatrha dan Lucy,walaupun sebenarnya
Chynatrha tak pernah ada di dekatnya selalu. Indahnya Sang Dewa Surya yang akan
kembali ke peraduannya Lucy berharap akan ada seseorang yang akan menemaninya
melewati indahnya suasana pulau dewata di sore hari. Beberpa saat
kemudian,Chynatrha datang menghampiri Lucy. Dan Lucy tak pernah menyangka
sebelumnya bahwa Chynatrha akan menghampirinya,berdua mereka menikmati deburan
Sang Ombak,pasir putih dan yang paling indah adalah saat saat Sang Dewa Surya
akan berganti tugas dengan Sang Dewi Malam atas titah Sang Maha Raja Manusia.
Lucy tak pernah mengira sebelumnya ia dapat menikmati semua itu dengan
seseorang,Chynatrha !! “ Akoe sayang kamoe “. Ugkap Chynatrha. Lucy hanya
terdiam tersentak berusaha memahami ucapan Chynatrha. “ Apa.apa yang kamoe
katakan tadi,apa akoe tidak salah mendengar Chynatrha ? “. “ Akoe sayang kamoe.”
Chynatrha sebenarnya mengetahui dan bahkan sangat memahami keadaan Lucy tetapi
Lucy tidak tahu apa maksud perkataan Chynatrha yang sebenarnya.
Pagi itu Lucy tengah bersiap siap untuk
melakukan kegiatan terakhirnya di pulau dewata ini.ia telah berdandan rapi dan
bersolek bersiap untuk turun sarapan. Pagi itu cakrawala pulau dewata yang
begitu ceria hanya dalam sekejap menjadi kelam bagi Lucy. Ia tak menyadari apa
yang telah terjadi terhadap dirinya,ia bagaikan seseorang yang berjalan di atas
awan . Satu jiwa telah hilang dari dirinya,dirinya yang kini lmah tak berdaya.
Seakan akan Lucy tak tahu dimanakah dirinya berada,jasad dan jiwa terpisahkan.
Ia berusaha untuk menguasai dirinya,satu hal yang ada di pikirannya saat itu ia
ingin bersama seseorang. Harus dengan seseorang !!seseorang yang harap ia dapat
menopangnya karena ia merasa begitu rapuhya lemah tak berdaya. Lucy ingat pada
Chynatrha. Bergegas ia mengangkat telpon
dan menuju ke tempat Chynatrha. “ Chynatrha Ayahkoe …. meninggal dunia” . Lucy
berusaha mengeluarkan semuanya tangisan
luka yang begitu dalam tak terkira.tapi entah kenapa semua itu sulit ia
lakukan . Lucy belum dapat menyadari apa yang ia lakukan,ia begitu
bingung,begitu kalutnya. Chynatrha pun demikian sama halnya dengan
Lucy.Kegiatan hari itu dilalui dengan perasaan yang begitu hampa walau ia
berusaha tegar tak mengeluarkan air mata. Ia hanya ingin di temani oleh
Chynatrha .
Semuanya telah berakhir
sudah,sudah tiba saatnya untuk kembali tempat asal.
Lucy
tak mengira sama sekali dalam perjalanan menuju pulang Chynatrha memintanya untuk melupakan
semua.”pulau dewata tetaplah pulau dewata.”kata Chynatrha
“kembalilah
kamoe dengan hidupmoe,dan akoe dengan hidup akoe.
Akoe
tak akan melupakan saat saat indah kita di pulau dewata, tidak akan! Jadikanlah
itu sebuah kenangan yang indah dan sekarang lupakanlah semuanya! Kembalilah ke
kursimu “.pintanya.
Lucy
benar benar tidak menyangka bahwa Chynatrha akan mengatakan hal seperti itu,
Chynatrha tidak menyadari bahwa saat ini adalah saat saat terapuh bagi Lucy.
Dan
Lucy sangat ingin berada dekat Chynatrha, sekandalnya dengan Chynatrha, tentang
semuanya ia benar benar tak peduli, ia benar benar muak dengan semuanya.
Tak
ada waktu untuk memikirkan orang lain! Ia meminta kepada Chynatrha untuk
menemaninya sekali lagi, menemaninya untuk terakhir kali.
Tapi dengan dinginnya Chynatrha menolak permintaan
lucy tersebut. Lucy kembali ke kursinya dan Neysha sudah berada di situ.
Kereta
melaju dengan kencangnya dan Lucy merasa sangat begitu kesepian. Neysha ia
begitu pengertian, begitu memahami perasaan Lucy.
Lucy
tak mampu untuk meminta Chynatrha untuk bersamanya,hingga sampai akhirnya
Neysha lah yang memanggil Chynatrha untuk lucy,Perjalanan ke gerbong tempat
Chynatrha begitu jauh terasa.
Neysha
melihat Chynatrha beranjak dari kursinya entah apa yang dikatakan Neyysha pada
Chynatrha tapi lucy melihat Chynatrha berjala terhuyung huyung,entah kemana.
Lucy kembali ke kursinya.harapannya adalah bahwa Chynatrha berjalan kemari, ke
kursi lucy, untuk bersama lucy.
Hari semakin gelap,kereta terus melaju
dengan cepatnya dan kini ia tak sendiri di temani oleh Chynatrha yang bertukar
tempat duduk dengan Neysha.
Chynatrha
kini berada di sisinya,Lucy merasakan lelah di pundak Chynatrha lah melepaskan
lelahnya. Lucy terlelap dalam dekapan Chynatrha yang begitu hangat begitu damai
terasa di jiwa.Entah apa yang sedang terjadi Lucy dan Chynatrha tidak
menyadarinya.
Mereka
tidak menyadari bahwa saat itu bukanlah sesuatu hal yang biasa ini di karenakan
terbawa olh situasi dan keadaan.
Di
sisi lain keaadaan Chynatrha tengah membutuhkan seseorang yang dapat membuatnya
bahagia dan memberikan kasih terhadapnya. Disi lain keadaan Lucy ia merasa
penat dan jenuh dengan kekasihnya yang telah menanti di kota kelahirannya,Lucy
sedang merasakan kejenuhan dan ke jeraan terhadap kekasihnya yang senantiasa
mengatur hidupnya walaupun tengah berjalan selama tiga tahun dengan kekasihnya
itu dan Lucy pun mencintainya hingga ia bertemu dengan Chynatrha .
Ini
adalah sebuah jalinan kasih yang mereka ciptakan sendiri dengan terdorongnya
oleh suasana hati.
Perjalanannya pun berakhir sudah.dan
tibalah kereta itu di stasiun Bandung. Di ujung sebelah timur kekasihnya tengah
menati kedatangan Lucy dengan setianya menunggu.
Lucy kini menyadari bahwa kadang kala
kenyataan tak seindah di angan. Ia mengerti akan Chynatrha,tak lagi menahan
Chynatrha.Kalaulah Chynatrha sekarang pergi dari sisinya meninggalkan kenangan
saat di pulau dewata,Lucy hanya dapat berpasrah terhadap Sang Maha Raja Manusia begitu juga dengan Chynatrha ingin hati memeluk tapi apa dayanya.
Lucy
tak ingin membuat sengsara karenanya,terkungkung dalam ketidak pastiannya dalam
jalinan cinta semusim.
Apa
yang kini dapat diperbuat ? keduanya akan pergi menutup lembaran kisah mengubur
dalam dalam kenangan yag terindah,mengukir batu nisan saksi cinta semusim dalam
skandalnya.
Di Bulan November hujan tiada hentinya,siang itu Ayoedhia
beranjak pergi dari kost-annya menuju kekampus.
Di
tengah perjalanan ia bertemu dengan Cynara. perempuan cantik nan anggun dengan
kedua bola mata yang coklat,rambut yang panjang hitam terurai,tubuh yang indah
layaknya foto model tinggi semampai.
Yang
juga sama sama satu kampus,perkenalan pun di mulai disana.
Mereka
mempunyai janji untuk saling bertemu di kantin seusainya jam mata kuliah.
Sekitar jam 14.40 mereka akhirnya pun bertemu di kantin.
Musim demi musim berganti,hari demi hari
dua bulan telah berlalu. Diantara keduanya sudahlah saling mengenal bahwa
mereka kini sedang memadu kasih hari hari pun di warnai dengan keceriaan dan
kebahagiaan seakan akan tiada mengenal suatu kesedihan diantara mata mereka
terpancarkan keindahannya cinta yang mereka padu.
Saat itu,mereka sedang berada di
perpustakaan untuk mengerjakan tugas suatu mata kuliah yang telah di berikan
oleh Dosen.
ketika
sedang duduk di sebuah kursi panjang dengan tangan di atas meja keduanya di
pinggir pinggirnya terdapat buku buku psikolog dan filsafat juga management
yang berserakan di atas meja.
Lalu
Ayoedhia memegang kedua telapak tangan Chynara,seraya Ayoedhia berkata : ”
Chynara sayang,kamoe tahu kalau akoe mencintai kamoe,apakah kamu tidak pernah
tahu betapa indahnya kamoe? dengan rambut panjang tergerai.
Chynara
sayang jangan pernah terbersit toek meninggalkan akoe di saat saat seperti ini?
”.
Tetapi
Chynara, disaat Ayoedhia berkata seperti itu Chynara hanya terdian terpasung
raga tak banyak bicara didalam benaknya seakan akan beribu ribu kata Tanya yang
ingin di lontarkannya.tetapi,ia tak kuasa di
toek mengatakannya seakan akan kedua kelopak bibirnya
terbelenggu,sejujurnya Chynara pun mencintainya.
Seraya
membalaskan pegangan tangan Ayoedhia ia menampakan senyuman yang begitu indah
dan menawan hati lalu ia pun berkata : “ Aldy sayang….!! Sudahlah.jangan pernah
kamoe mendramatisir dan janganlah terlalu melankolis seperti ini,biarkanlah
semuanya ini berjalan dengan apa adanya hilangkan semua rasa takut dan
gundahmoe,lepaskan semua beban berat yang bergelantungan di atas pundakmoe
biarkanlah Sang Waktu menguraikannya dan Sang Maha Raja Manusia menopang selalu
cinta kita berdua sudah……….sudahlah Ayoedhia sayang.
Yach
sayang,koe mohon sama kamoe “.
Ayoedhia
menyahut : “ Baik,Baiklah sayang.
Kamoe
benar….akoe akan ikuti apa yang kamoe minta.akoe akan menjadi seperti yang
kamoe mau”. (keduanya tersenyum manis)
Lalu
keduanya mengerjakan tugas kembali hingga selesai.
Ayoedhia tidaklah pernah mengetahui
bahwa perempuan berwajah cantik dengan rambut tergerai panjang hitam mata
berwarna coklat dan mempunyai tubuh yang begitu indah layakya sang celebrities.
Ternyata perempuan yang bernama Chynara ini,adalah
pacar dari temannya sendiri tetapi tidaklah terlalu dekat dengan Ayoedhia.
Yang
sekarang telah mempunyai suatu masalah. mereka berdua sedang dilanda sang badai
hampir mendekati kerapuhan hubungan.tetapi tidaklah pernah mengetahui,yang
mengetahui hanyalah Chynara sendiri apakah sbagai pelampiasan atas keretakannya
hubungan mereka berdua ataukah hanya sekedar mencari suasana baru yang monoton
dari suatu hubungan ataukah pula dan
mungkin dia sudah menggeser posisi pacarnya oleh Ayoedhia.
Pacar
Chynara sekaligus temannya Ayoedhia itu bernama Hardy Natha Buana.ia
mempunyai cirri khas seorang lelaki tampan dan gagah dan juga berpandangan luas
supel terhadap yang lain.
Hampir tiga tahun lamanya usia mereka berhubungan
kini tengah di sapa sang badai.
Sudah
beberapa bulan Hardy tidaklah pernah atau boleh di bilang jarang sekali menemui
atau menghubungi kekasih pujaan hatinya itu.
Chynarapun
menjadi bimbang bercampur resah dan keraguan dalam benak kenapa sang kekasih
pujaannya itu meninggalkan tanpa pesan dan kabar seakan akan pergi meninggalkan
semua kisah dan kenangan tak tahu dimana rimba beradanya. Sampai di suatu saat
Chynara bertemu bersama Ayoedhia.
Setelah bertemuan itu mereka kini saling
memadu kasih dan terjadilah suatu perselingkuhan.
Hingga
sampai saat ini berlangsung Ayoedhia tidaklah pernah tahu dan menyadari bahwa
Chynara perempuan yang ia cintai dan di puja pujanya itu ternyata mempunyai
dambaan hatinya. Tanpa disadari Ayoedhia bahagia diatas kemunafikan
Chynara,menari nari di atas cinta.
saat itu empat hari lagi
menjelang hari Valentine yang dimana banyaklah terdapat anak anak muda para
insan cinta merayakannnya terutama bersama para pasangannya. Ketika Sang Dewi
Malam datang meninggalkan Sang Siang
mereka berdua berada di sebuah café yang banyak di hunu oleh anak anak muda
dari berbagai kalangan tempatnya manusia manusia hedonisme yang terhegemoni.
Seakan
akan Ayoedhia mendadak mempunyai firasat yang sangat kuat yang akan menimpa
dirinya,lalu ia berkata terhadap Chynara : “ sayang.sudah cukuplah lama kita
berpacaran saling jujur saling percaya kini akoe merasakan hal yang beda tumbuh
didada,maaf. Akoe merasa kamoe bukanlah yang dulu lagi semakin hari semakin
adanya perubahan di diri kamoe,semakin hari semakin akoe merasakan keterasingan
tehadap kamoe,akoe mera seakan akan akoe tidaklah pernah mengenal kamoe lagi.
Chynara
sayang, jujurlah terhadap akoe apa yang sebenarnya tengah terjadi antara kita
dan ada apa ceritakanlah padakoe sejujur jujurnya sekalipun itu menyakitkan
buatkoe menangis mengisakkan tangiskoe.akoe mohon dengan amat sangat kalo
memang ada jangan kamoe memalingkannya dan menyembungikannya seakan akan tidak
terjadi apa apa,katakanlah? ”.
Mendengar
perkataaan Ayoedhia seperti itu Chynara tertegun tertunduk malu lalu ia
menghela nafas dan menelan air liurnya sendiri dan berkata : “ Ayoedhia sayang,
sebelumnya akoe minta maaf buat kamoe kecewa menangis dan menyesal.
Tetapi
sdatu hal akoe mohon padamoe Ayoedhia apapun yang terjadi setelah yang akoe
katakan ini akoe mohon kamoe tetap mencintai akoe dan menyayangi akoe seperti
biasanya dan janganlah pernah kamoe membenci akoe”.
“
Kamoe tahu akoe tak bisa marah,kamoe tahu akoe tak bisa benci karena akoe
selalu sayang sama kamoe satu untuk slamanya itupun jiga Sang Maha Raja Manusia
merestui “. Sahut Ayoedhia
“
Begini Ayoedhia. Akoe…Sebenernya……ehmmmm sebenernyaaa Akoe selingkuh denganmoe.
Akoe mempunya seorang dambaan hati seorang pacar sebelum bertemu denganmoe.
Tetapi
akoe tengah di sapa sang maha badai,sekejap saja badai mengoyak kedamaian kita
segalanya musnah,hingga di suatu saat akoe bertemu denganmoe.
Dan
dia adalah Hardy teman kamoe juga walaupun akoe tau kamoe tidak pernah dekat
dengan Hardy yang telah wisuda beberapa tahun lalu.
Tetapi ia telah meninggalkan akoe hilang tanpa jejak
tanpa pesan dan alas an ia meninggalkan akoe dalam keadaan yang rapuh dan kini
ia kembali untuk meminangkoe.
Akoe
tak tahu,akoe bingung,akoe tak mengerti apa yang sedang terjadi dan yang akoe
rasakan sama kamoe juga sama dia dan akoe tak tau kenapa juga akoe tak dapat
menbenci dia kadang kala akoe suka merindukan Dia.terus terang akoe mencinta
kamoe dan dia,dan jangan suruh akoe memilih karena koe tak bisa memlih.
Akoe
minta maaf yang sebesar besarnya atas apa yang terjadi dan yang akoe lakukan
sama kamoe sungguh koe tak ada niat membawa kamoe seperti ini masuk terlalu
jauh kedalam kisah cinta yang tak mungkin,membuat kamoe merindu yang terlarang
”. itulah kata kata yang di lontarkan dari kedua kelopak bibirnya Chynara yang
indah dan lebar.
Ayoedhia
berkata dengan nada setengah meninggi dan terselumuti oleh segumpal amarah yang
bergelembung didadanya,ia berkata “ Dasar kamoe perempuan brengsek benar apa
yang di katakana orang orang janganlah pernah terbius oleh kecantikan ternyata
kini baru koe rasakan,teganya kamoe mempermainkan menafikan cinta tulus murni
akoe”.
Chynara laksana permata hatinya karena
itu ia sangat mencintainya akankah Chynara mengerti akan Ayoedhia, akan kah ia
selalu berada di dalam hatinya utuhkan cinta mungkin saja ia hanya
mempermainkan Ayoedhia.
Walaupun
Ayoedhia tak ingin di sakiti karena…….di hatinya Cuma ada Chynara seorang andai
saja Chynara tau seberapa besar dan dalam cintanya namun mungkinkah itu
terlintas dalam benak Chynara.
Rasa
keingintahuan semakin membeku inginnya ia selami lautan hatinya Chynara tapi
rasanya ia begitu sulit toek masuk
menyelami nalurinya miliki Chynara seutuhnya. Sangat terjerat dalam
semangatnya yang ia cari kini hanyalah sebuah kesetiaan akankah ini terwujud
dalam kenyataannya ataukah tidak hingga sampai ajal menjemput,hati ia selalu di
gerogoti seribu Tanya. Ia berharap dalam hatinya terhadap Chynara jika
kekasihnya pergi agar selalu mengingatnya,bila matahari terbenam di ufuk ia
khan selalu tersenyum melihatnya di sana.
Bila
sang bunga melati mekar mewangi melintasi indera penciuman pejamkan mata ia
akan selalu bersamanya.
Bila
burung burung bernyanyi di nuansa pagi berceloteh tentang kehidupan ia pasti
merindukannya,bila rumput rumput yang berembun pagi bergoyang meliukkan
tubuhnya di rayu sang dewa bayu ia selalu menghembuskan nafas cinta untuknya.
Bila
nyala lilin di kegelapan ia akan selalu memikirkannya,bila butiran hujan
membasahi pipinya ia pasti selalu menopangnya langkahkan kakinya dengan pasti karena
ia akan ada dalam setiap langkahnya.
Bila
bulan sabit di hari ke tujuh dalam bulan April ia khan selalu menunggunya
karena ia mencintainya bukan cinta sesaat dan setaman. Tetapi,cinta swargaloka
yang khan tumbuh selamanya.
Chynara hanya terdiam termenung
cantik parasnya di banjiri air mata penyesalan dan kesedihan lalu keduanya
terdiam terpasung raga.
Bunga
putih yang wangi kuncup mekar di tengah bukit angkara semerbak harum
selingkuhkan sesaat diantara kumbang kumbang.ucapkanlah kepada semua yang ada
dari manakah datang tiba tiba gegerkan semua mata apakah dirinya jelmaan sang
dewi venus, perawan datang ke ibu kota perahu cinta berlabuh pada siapakah bila
esok datang sang nelayan bergantian datang membawakan seikat cinta dan,mempersembahkan segudang janji. Yang di
puja dan puji selalu dalam setiap helai hembusan nafas dalam setiap helai
ikatan langkah melangkah satu nama yang terukir tetapi ribuan hati yang
tertanam.
Selalu
tebelenggu tidaklah engkau terima yang diinginkan kemerdekaan cinta di dalam
jiwa yang bergejolak meronta pada kenyataan,berharap kumbang dapat cumbui ratna
harum setaman berharap selalu berharap.
Terdengarkan
nyanyian ratap kasih tahu asal gaung yang mengalun sayup samar gugahkan malah
indah di ufuk yang merayu nuansa pagi. Terdengarkan nyanyian ratap kasih tetapi
entah berada muara jirim,yang hadir di mimpi siang bolong membawa ke alam
nirvana. Cinta berlalu hilang di mata cinta datang melanjutkan pengarungan dalam hamparan lautan
kehidupan
Seekor
belalang terbang di padang ikuti sang bayu air mata mongering entah kapan
membanjiri adakah yang pasti dalam hidup mencapai suatu nirvana tak terkecuali
maut di ujung senja di semua ruang ada cahaya tak terkecuali lembah curam
terdapat gua yang menggulitakan semua ruang.
Selang waktu berganti Ayoedhia berkata
pada Chynara :” saat saat bersamamoe saat saat terindah buatkoe walau hanya
sesaat.
Sayang,
koe relakan kepergianmoe toek mengarungi hidup bersamanya.semoga kamoe
senantiasa berbahagia,semoga Hardy tak`kan pernah terbersit toek
melupakanmoe,tak pernah mengkhianatimoe seperti engkau mengkhianati akoe.
Menjadikanmoe
bunga abadi senantiasa mencintai memanjakan layaknya sang dewa surya
menghanyatkan dunia fana ini.
Chynara
sayang, jangan pernah terbersit toek memikirkan akoe jangan pernah merasa
berdosa atas apa yang telah terjadi di antara kita berdua.cintai Dia sepenuh
hati dan jiwamoe. Biarkan koe nikmati kerinduan ini kehancuran dan keterpurukan
ini.
Akoe
akan mencoba toek sempurnakan diri menghadapi cobaan ini,mungkin ini yang
terbaik untukmoe dan untukkoecobalah ikuti kata hatimoe. Koe ucapkan padamoe
terima kasih atas apa yang telah nkau lakukan kepadakoe selama ini,cinta kasih
tulusmoe dan dekapan belaian hangatmoe walaupun hanyalah sesaat koe merasakan adanya
kebahagiaan berlikunya kisah kasih kita.
Chynara,it`s
hard to find the word to express the way I feel I`ve never been in love
before,so I don`t know if is real.
You
made me feel so special and I knor right from the start that gradually over
time,you woud eventually steal my heart ”.
Setelah berkata kata seperti itu
Ayoedhia beranjak pergi meninggalkan Chynara beserta kenangan cerita cinta yang
ia lalui bersama.
Chynara
hanya terdiam diri terpasung raga bibir kelu tak bicara seakan terbelenggu
hanyalah butiran butiran air mata yang berjatuhan membasahi parasnya yang
cantik ia hanya dapat meratapi kepergian sang kekasih yang pernah.
Kini
dan untuk selamanya mereka tak`kan pernah bertemu dan mengulang kisah lagi
semuanya telah usai telah sirna di hempas sang maha badai.
Ayoedhia berjalan sendiri di pekatnya
malam di heningnya suasana dengan kepala berat tertunduk dan sebuah langkah
gontai tak pasti tak tau tujuan hilang arah kemana ia berpijak.seraut wajah
muram seakan begitu beratnya beban di pundak.
Selang
waktu berganti ia duduk di sebuah kursi panjang yang terbuat dari bambu. Di
dalam taman di sebuah kota berada.
Jiwa
terbang melayang kabut gelap menyelimuti ruang benaknya yang hampa dan
terombang ambing sang maha bayu hilang jadi diri sendiri di tepian cakrawala
hitam mengepakkan sayapnya yang rapuh di ketinggian saujana semakin tinggi
mengepakkan sayap semakin hilang asal tiada dapat ter elakkan lagi terbawa oleh
arus gelombang kehidupan kesunyian yang teramat sangat menggetirkan semakin
terpuruk dan tenggelam dalam kesendirian bekukan jiwa merana.
Seakan
tiada dapat melihat dan menyaksikan suatu keindahan seakan tiada dapat
merasakan kebahagiaan dari kendi
kehidupan yang terbiaa mereguknya
acapkali.
Nyanyian sang jiwa merana di taman
kesunyian mengalunkan nada rintihan kesedihan simfonikan ketakberdayaan.seraya
kepala tengadah ke hamparan cakrawala hitam ia berkata lirih :” wahai engkau
sang raja manusia …………! Adakah secercah kebahagiaan hingga koe dapat merasakan
nikmatnya.
Wahai
engkau sang raja manusia…………….!
Adakah
seberkas keindahan hingga dapat koe lihat nyatanya.
Och…..adakah
?
Katakanlah
kepadakoe wahai engkau sang raja manusia……!
Keringnya
telaga tiada dapat koe berenang lagi tiada dapat koe lihat lagi tiada dapat koe
lihat lagi indahnya seakan tiada
kehidupan lagi. Saat hujan datang kini, telaga tak kering lagi hingga dapat koe
berenang lagi hingga dapat koe lihat lagi indahnya.
Kehidupan
pun di mulai lagi.tapi kini,air telaga menjadi buih tiada dapat koe lihat lagi
indahnya tiada dapat koe rasakan lagi telagapun menjadi sunyi tiada secercah
kehidupan.
Dapatkah
koe merubah buih menjadi sehelai sutera dengan jiwa yang tak berdaya.
Mungkinkah
koe dapat menggapai bintang gemintang di di hamparan cakrawala hitam dengan
sayap sebelah retak.
Semua
kembali ke semula kedalam telaga ketakberdayaan,setitik cahaya lilin haruskah
tetap bertahan toek menerangi walai acapkali badai mengusik,koe bosan dengan
semua ini walau koe sadari tak`kan pernah berakhir seperti yang koe
inginkan.koe berlari sjauh mungkin walau koe tak pernah yakin, terkadang benci
yang koe ingin namun harus keo jalani.kerinduan yang mencekap tak dapat ter
elakkan walau saujanakoe menjadi sahabat karib “.
Setelahnya ia berkata seperti itu,lalu
ia menundukkan kepalanya dengan seraut wajah yang dibanjiri airmataksdihan yang
menyayat hati ia berkata lagi : “och jiwakoe tiada lagi yang dapat akoe
berikan,tiada lagi yang dapat akoe banggakan.semuanya telah hilang di telan
sang gelombang kehidupan semuanya telah pergi berlalu begitu saja,usai sudah
semua usai segalanya cinta kasihkoe yang tiada pernah akoe duka dan hati sunyi
sepi sendiri.
Kini
koe berada di lembah kesunyian keterpurukan yang begitu dalamnya kerapuhan yang
menghampakan jiwa merana sesatkan jalan terangkoe. Kerinduan akan keindahan
kecintaan akan kedamaian harapan akan kebahagian dan ketenangan jiwa kini pudar
hanyut seketika,arus yang membawakoe ke lembah keterpurukan,sang ombak yang
yang membentur karang ketegaran sirna seketika hancur sesaat.kebahagiaan
hanyalah sebuah kata kedamaian hanya simbolis ketenangan hanyalah formalis
dalam hidup seakan fatamorgana. Kini,yang koerasakan sepi bertemankan akoe
keterpurukan mainkan akoe.disaat seperti ini apa yang harus akoe banggakan lagi
apa yang harus akoe harapkan semuanya telah sirna.
Disaat
seperti ini tiada secercah kebahagiaan tiada setitik kedamaian cinta tiada
pernah menjelma.disaat seperti ini dimanakah semua berada satu persatu mulai
beranjak pergi jauh meninggalkan akoe disini sendiri di tengah perjalanan dalam
pusaran waktu.
Disaat
seperti ini akoe sungguh tiada pernah koe mengerti,disaat seperti ini setitik
cahaya dalam ruang padam seketika ”.
Tiga hari setelah itu Ayoedhia di tengah
malam sekitar jam 23.30 lewat sesaatnya menjelang hari valentine ia masih
seperti biasa berjalan dalam kehampaan dengan beratnya kaki mengayunkan untuk
melangkah,kepala tertunduk jiwa yang merana tanpa ia sadari alam fikiran entah
berada.
Tiba
tiba dari arah depan sekelompok anak muda tang tengah di mabuk alkohol dan
narkoba didalam sebuah mobil kijang dengan melaju yang sangat kencang langsung
menabrak Ayoedhia,dengan jauhnya ia terlempar terhampar di tengah jalan raya
tubuh dan wajahnya hancur berlumuran darah merah yang sangat kental berbau amis
menyengat.
Ayoedhia
terkapar,setelahnya mereka menabrak Ayoedhia, mereka langsung melaju dengan
kecepatan tinggi.tidaklah lama kemudian entah siapa yang memberi tahukan
datanglah sebuah mobil ambulance membawa Ayoedhia ke UGD.
Di
tengah perjalanan menuju UGD,jiwanya melayang terlepas dari jasadnya saat
itulah Ayoedhia menghembuskan nafas terakhirnya tak dapat lagi menghirup udara
dunia fana ini.
Tiga bulan telah berlalu dari sejak
kejadian itu,Chynara datang ke tempat semayaman terakhirnya Ayoedhia.
Chynara
tidaklah dapat berkata apa apa,hanya diam membisu terpasung raga segumpal air
mata membanjiri pipinya yang lembut diiringi isak tangis,serangkai bunga di
tangannya lalu disimpannya di di batu nisan Ayoedhia.
Hanyalah
perasaan menyesal dan bersalah yang teramat dalam,setelahnya ia menatap makamnya
Ayoedhia dan memegang batu nisannya ia beranjak pergi meninggalkan Ayoedhia
mungkin untuk selamanya,entahlah.
Kini,Chynara
telah resmi menjadi seorang istrinya Hardy. Pernikahan mereka berlangsung di
saat bersamaan kejadiannya Ayoedhia tertabrak lari.
Empat puluh hari setelahnya kepergian
Ayoedhia. Zhia,Zhilva sdang berada di rumah Cherrry malam itu mereka sedang
asyikya mengobrol,diiringi alunan lagu lagu kesayangannya.
Lalu
mereka menyalakan tungku perapian karena malam itu terasa dingin menusuk ke
raga.
Lalu
Cherry berkata pada Zhia dan Zhilva : “ kalau kita coba menyingkapi atas apa
yang telah terjadi terhadap para Six Brothers”. “ Benar apa yang telah kamoe
katakana tadi benar sekali,menurutkoe bagaimana tidak
menyakitkan
semuanya itu menyesakkan dada kita dan sangat mempermainkan perasaan sekali
terutama atas apa yang menimpa terhadap Ayoedhia. Smoga dia bahagia berada di
alam sana.
Dan
kalau di pikir pikir kita banyak kesalahan terhadap Ayoedhia,yach bisa saja
dari kata kata kita atau dari tingkah kita semasa dia masih di sisi kita
menemani bercanda tertawa bersama saling ejek bersama terlalu dalam kenangan
kita bersama dia.
Akoe
sangat merindukan Ayoedhia,mungkin sekarang dia sedang menyaksikan kita.
Ayoedhia …dengarkanlah kami merindukanmoe kami benar benar
saangaattt…merindukanmoe,rindu ketika kita masih bersama sama “. Kata Zhia
sambil menunjuk ke atas ke arah hamparan cakrawala hitam satu bintang dengan
cahaya redup diatas menerangi Sang bumi.
Zilva
menyahut.’’ Chynatrha menjadi selingkuh hanya atas pacarnya itu tega sekali
waktu itu permainkan hati Chynatrha kalau sekiranya tidak mencintai kenapa
harus menyelingkuhi Chynatha dan akhirnya ditinggal begitu saja.
Sedangkan
teman kita yang satunya lagi meninggal karena kecelakaan, kenapa semua terjadi
seperti ini, kenapa semua harus putus asa dibuatnya akoe sungguh tak mengerti
belum lagi atas apa yang terjadi terhadap kita bertiga, kenapa harus seperti
ini adanya kehidupan cinta para Six Brothers menyakitkan dan tersiksa.’’
“
yach, kamoe benar sekali Zilva apa yang kamoe ucapkan itu tepat sekali, kenapa
kita harus seperti ini .
kenapa
sich kita tak dapat memiliki seutuhnya orang yang kita cintai , apa sich salah
dan dosa kita . akoe tak inginkan seperti ini tapi kenapa terjadi seperti ini?
Ini sangat menyakitkan dan menyesakkan buat koe tersiksa seakan akan six
brothers terpenjara dalam lingkaran kutukan ini .” keluh Cherry
“
Kesedihan dan kehampaan selalu menertawakan acapkali kita bertingkah.
Kalau
kita begini terus bagaimana masa depan kita yang tengah menunggu di gerbang
penantian,apakah kita akan seprti ini selamanya sampai hembusan nafas kita yang
terakhir sampai Sang Waktu memanggil kita dan di hadapkannya kita pada Sang
Maha Raja Manusia hingga di suatu saat di tempat tertentu berada.
Ough…..ngeri
sekali mendengarnya “ Kata Zhia dengan penuh emosi yang tergambarkan di seraut
waajah dan sorot matanya.
Setelahnya mereka bertiga berkata kata
seperti itu mereka terdiam membisu tak tahu apa yang di pikirkan,tak tahu apa
yang di inginkannya semuanya kosong.
Tungku
perapian masih menyala nyala Sang Bayu menghembuskan nafas dinginnya yang
menusuk ke raga,malam terasa panjang sekali lama waktu untuk berganti mereka
masih berada di tengah kebisuan.
Sore yang indah di hiasi lembayung
di atas, di rumah Danar Chynatrha berada.
Karena
saat itu Chynatrha tengah berada di tengah kebimbangan,bahan makanan dan rokok
telah habis,lalu Chynatrha ber inisiatif untuk membelinya yang kebetulan mini market tidak jauh dari
rumah Danar sekitaran seratus meter dari
rumah. Lalu Chynatrha pergi untuk membeli rokok dan bahan makanan untuk nanti
malam. Di tengah perjalanan Chynatrha berpapasan dengan Cherry “ Hei. Cher dari
mana kamoe,tadi akoe kerumah kamoe tapi kata si mbo kamoe tidak ada pergi ke
kampus. Setahu akoe kamoe tidak ada mata kuliah ? “. “ och…yach. Akoe habis
jalan jalan sendiri. Menghabiskan waktu dan mencoba menjernihkan pikirankoe,
kamoe hendak pergi kemana”.
“Och….Akoe
kan pergi membeli rokok dan bahan makanan untuk persediaan nanti malam “.
Sesudahnya
mereka belanja dan sesampainya di rumah Danar,Chynatrha pergi ke dapur untuk
memasak sedangkan Cherry dan Danar berada di ruang tamu mengobrol dengan
asyiknya.
Tidaklah
lama makanan telah siap untuk di santap,lalu mereka meyantapnya. Danar beranjak
pergi ke kamar untuk meneruskan Gamesnya yang sempat terhenti.
Cherry
dan Chynatrha sedang mengobrol di ruang tamu,lalu Chynatrha bertanya pada
Cherry “ Cher.hari ini sebentuk kabut hitam menutupi wajahmoe yang cerah tidak
seperti biasanya,ada apa `Cher. Sebenarnya jikalau kamoe mempunyai suatu
permasalahan katakanlah kepadakoe ini.
Mungkin
kita dapat saling bertukar pikiran memcahkan masalahmoe atau setidaknya
mengurangi beban pikiranmoe “.
“
yach benar sekali Chynatrha,hari ini sebentuk awan hitam menyelimuti wajahkoe.
Tadi malam akoe pergi ke rumah orang
tuakoe lalu akoe perang mulut dengan ayah tirikoe dan ia mengatakan hal yang
lain lain tentang akoe kepada ibukoe.
Akoe
tahu dari ibukoe,Chynatrha kamoe belum tahu tentang kehidupan pribadikoe dan
keluargakoe sepenuhnya khan? Kini akoe akan ceritakan kepadamoe dengarkanlah.
Empat tahun yang lalu ayah kandungkoe
meninggal dunia,meninggalkan seorang istri dan Tiga anak,dua perempuan dan satu
laki laki. Kini ibukoe tengah menikah dengan duda beranak satu perempuan.
Semakin hari semakin menjadi keganasa dan kekejaman prilaku ayah tirikoe
semakin menjadi jadi ibukoe hanya dapat menangis hanya menjatuhkan air mata
yang ia lakukan.
Akoe
tak tahan dan tak kuat lagi menghadapi menyaksikan semuanya terjadi,perang
mulutpun kerap terjadi antara kami berdua.
Ayah
tirikoe sekarang jarang memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak dan
istri termasuk juga materi untuk kebutuhan hidup kami sekeluarga.
Coba
kamoe resapi,di usia seperti kita yang masih muda ini. Seharusnya menikmati
hidup dan bukanlah menanggung beban hidup yang begitu berat terasa di pundak.
Akoe seharusnya bersenang senangmenikmati hidup mereguk indahnya cinta,dan
bukanlah yang seoerti ini yang terjadi.
Yang
seharusnya akoe pergi dari rumah,dengan membawa kebahagiaan dan sejuta senyuman
koe tebarkan pada sekitarkoe. Tetapi malah sebaliknyakoe beranjak dari rumah
menuju kemanapun dengan membawa beban berat di pundak tanpa membawa sejuta
senyuman yang khan tebarkantetapi yang selalu koe bawa kemuraman dan
kebisuankoe.
Kejadian
ini akoe alami sejak lima tahun yang laluakoe punya beban sendiri di tambah
dengan keluargakoe. Berat sekali rasanya kepala dan pundak iniseakan akan mau
pecah.
Dan
kamoe tahu kehidupan cintakoe seperti apa? selalu keterpurukan dan kesedihan
yang akoe alami dan keluargakoe yang hancur lebur dan kacau balau.
Chynatrha.
Sungguh akoe tak mampu menahan semua himpitan ini,dengan masalah seperti ini.
Saat saat akoe tengah berada di penghujung keterpurukan koe merasa tak punya
harapan lagi dan semua itu kadang kala membuatkoe mati terbunuh dalam kesepian
yang tiada bertepi. Yach walau bagaimanapun juga seberat beratnya beban
hidupkoe,dan hancurnya dinding hatikoe. Akoe masih mengingat terhadap Sang Maha
Pencipta dan kepadaNyalah akoe berasal hingga suatu saat nanti koe akan kembali
kepadaNyalah pula.
Akoe
merasa beruntung sekali akoe masih punya Six Brothers dalam hidupkoe “ . keluh
Cherry
Sesaat kemudian Chynatrha berkata : “ yach.
Begitulah hidup penuh dengan kerahasiaan banyak hal yang harus kita
singkapi,harus kita singrabkan tirainya yang suram agak nampak jelas terlihat.
Hidup penuh dengan lika liku,sedih dan bahagia,datang dan pergi silih berganti
menghiasi warna hidup.Apa yang kamoe alami dan tentang apa yang kamoe rasakan
masalah keluargakoe begitu juga cintakoe
sama halnya dengan apa yang akoe alami hanya konteksnya saja yang berbeda.
Sejak
akoe duduk do bangku SD,Ayahkoe mempunyai wanita lain di hidupnya selain
ibukoe.
Ini
berjalan satu tahun setengah dan pada akhirnya wanita itu meninggal karena
kecelakaan tertabrak kereta api saat berada di lintasan rel kereta tubuhnya
hancur bersamaan mobilnya yang ia kendarai.
Setelahnya
kejadian itu ayahkoe shock mendengar berita itu,selang beberapa bulan ayahkoe
biasa lagi dan kembali ke pelukan ibukoe dan keluargakoe.
Ini
berlangsung hingga ayahkoe di mutasi ke luar daerah, disana penyakit ayahkoe
mulai kambuh ia mempunyai tambatan hati lain lagi,mempunyai bunga yang lain
selain ibukoe.
Ini
terjadi kedua kalinya pengkhianatan terhadap ibukoe,berjalan dua tahun
setengah. Dari wanita mudanya ayahkoe menanam benih dan mempunyai satu anak
laki laki di luar nikah. Dan pada akhirnya kelakuan busuknya itu tercium lalu
mereka pisah dan tak pernah bertemu lagi.
Kemudian
beberapa minggu dari sejak kejadian itu ayahkoe di pindah tugaskan lagi ke
daerah pedalaman jauh dari kota.Dan di saat itu belumlah sembuh total penyakit
ayahkoe,kemudian kambuh lagi tetapi lebih dari sebelumnya. Penyakitnya
bertambah parah semakin hari semakin menjadi,saat itu akoe sedang duduk di
bangku SMU.
Wanita
itu mempunyai satu orang anak dan masih bersuamikan,wanita itu adalah
sekretaris pribadinya ayahkoe di sebuah yayasan yang di pimpin oleh ayahkoe.
Perselingkuhan itu berlangsung hingga saat ini,dan entah kapan akan
berakhir.Akoe merasa saat ini,punya bapak tetapi tidak mempuyai ayah.
Sejak
perselingkuhan ini terjadi ayahkoe tidak pernah memperhatikan dan memberikan
kasih sayang terhadap kami sekeluarga,baik segi materil ataupun non materil
sudah jarang sekali ia lakukan.
Tetapi,atas
kejadiannya itu semua akoe tidaklah dapat berbuat apapun. Akoe tidak dapat
berkutik sedikitpun,akoe tak berdaya di buatnya akan semua itu. Karena akoe
selalu memandang ibukoe saja yang begitu tegarnya menghadapi cobaan ini yang ber
ulang ulang kali,tersiksa lahir batinnya demi kebahagiaan dan kesuksesan
anaknya. Selalu ia pertahankan perahu rumah tangga untuk terus berlayar menuju
satu pulau yang di inginkannya walau ber layar dengan dayung rapuh sebelah.
Kadang
kala pada saat akoe berada di tepi keputus asaan akoe sering berpikir lebih
baik sudahi saja hidup inidan lari dari kenyataan yang ada,tetapi hal itu tidak
dapat akoe lakukan. Akoe kini hanya menikmati kebodohan dan kepahitan hidup
ini,tetapi akoe yakin sekali di balik tirai kejadian semuanya pasti ada
hikmahnya. Kamoe tahu Cherry. Akoe merasa di dunia ini begitu banyaknya manusia
manusia seperti kita di luar sana. Masa muda yang kelabuakibat ulah dan tingkah
para orang tua yang begitu egois.Cher,kita hanya dapat berdo`a dan berharap
semoga semua ini cepat berlalu seperti malam berganti siang tanpa terasa sesaat
telah berganti.
Manusia
manusia muda di luar sana yang sama halnya mengalami merasakan yang kita
rasakan,semoga bahagia menjelang ”.“ Yach. Semoga saja akoe juga berharap
demikian. Kita hanya dapat berdoa dan berharap “. Jawab Cherry.
Malam pun telah larut,Cherry pun pamit
untuk pulang. Dan Chynatrha pun melanjutkan Game-nya dengan Danar yang sempat
terhenti.
Hingga
Sang Dewa Surya mulai menjalankan tugasnya seiring bergantinya hari. Lalu
merekapun merebahkan tubuhnya dengan begitu lelapnya mereka tertidur.
Layaknya seekor burung yang
tengah terbang melayang mengangkasa biru menembus putihnya awan gemawan di
teriknya mentari mengemban tugas,melayang tanpa arah tujuan ikuti angin
berhembus membawa pergi. Begitulah adanya.
Terbang
dengan mengepakkan kedua sayap rapuh entah sampai kapan akan begitu, ataukah di
suatu saat nanti menunggu jatuh ke tanah hingga tak dapat terbang lagi sampai
di penghujung ajal menanti saat terpisahnya antara roh dan jasad membeku.
Tak
punya impian harapun sirna,jalani hidup tunggu mati, saat pagi menjemput ia
tinggalkan dahan cemara dan malam tiba hinggap di dahan cemara menanti
datangnya pagi lagi, terus dan terus dilakukannya.
Walau
lelah tetap jalani.
Tapak yang berbisa tinggalkan perih dan
gores yang kelam,meski jaya di masa kuasa Cuma tinggal kenangan. Tak acuh
terhadap sekitar yang terus menari tertegun,menatap bayang bayang yang kian
jauh. Berlari meninggalkan secara perlahan lahan sepi merenungi. Itulah yang di
rasakan Chynatrha.
Di
malam minggu purnama ke tujuh tahun inihati galau tak tentu memandang kosong
ruang hampa, dalam hati berbisik yang tertuju pada Zhilva : ” kamoe yang di
sana, akankah kamoe mengerti, akankah kamoe rasakan,akankah kamoe lalui,
seperti yang akoe mengerti,seperti yang akoe rasakan,seperti yang akoe lalui.
Dapatkah kamoe memberi. Dapatkah kamoe mencoba,dapatkah kamoe memikirkan. Akoe
dapat memberi,akoe dapat mencoba,dan akoe dapat memikirkan.
Kamoe
yang di sana. Jika seandainya kamoe mau,jika kamoe peril,jika kamoe
melihat,jika kamoe akan.
Dan
kamoe yang di sana. Mungkinkah kamoe merindu,mungkinkah kamoe
mencinta,mungkinkah kamoe bicara. Maka, pengertian hanya dapat dirasakan
melalui pemberian. Dan, mencoba memikirkan atas kemauan sehingga keperluan
melihat akan kerinduan dan mencinta dapat berbicara lugas dan tulus “ .
setelahnya ia berkata kata demikian dalam hatinya lalu ia bernyanyi.
Nyanyi
:
Umur
semakinberanjak dewasa
Beban
kehidupan seiring jua
Berat
rasa menjalani kehidupan
Apa
daya semua telah berjalan
Walau
hari hari penuh kesibukan
Semua
koe lakukan demi masa depan
Akoe
tak`kan hidup manadah tangan
Akoe
tak mau hidup minta bantuan
Akoe
rela
Hidup
ini penuh derita
Hari
yang lalu pernah koe kenal cinta
Kini
koe tersiksa
Biar
hati terluka
Akoe
tak`kan pernah
Gagal
karena cinta
Karena
esok khan koe jelang bahagia
Hari demi hari berganti,waktu
demi waktu bergulir, musim demi musim berlalu.
Satu
bulan ……dua bulan……..setahun berlalu begitu saja.
Para
Six Brothers tengah sibuk dengan urusan masing masing seakan hilang di telan
masa cerita para Six Brothers ini.
***
Six Brothers kini telah di
landa sapaan badai,kehancuran ini berawal dari meninggalnya Ayoedhia. Diringi
dengan permasalahan permasalahan yang tengah melanda diri masing masing dan
dari situlah mulai timbulnya ego masing masig tidak seperti biasanya. Entah
kenapa begitu cepat perubahan perubahan terjadi terhadap diri para Six
Brothers.
Satu
persatu mulai beranjak jauh pergi,keegoisan mulai merasuki jiwa mereka.
Danar pergi ke bogor dan
tinggal disana sambil mengurusi pekerjaan pamannya. Cherry bekerja dan berhenti
dari kuliahnya ia bekerja di sebuah hotel di bali berada. Zhilva masih
mengurusi kuliahnya dan ia tak pernah lagi berkumpul bersama yang lainnya
sedangkan Zhia menikah dengan seorang AURI dan mempunyai satu anak laki laki
dan sejak saat itu ia juga berhenti dari kuliahnya.
Tetapi
Chynatrha setelahnya kejadian dengan wanita yang bertemu di pulau dewata,kini
masih berjalan sendiri di atas hamparan lautan kehidupan terombang ambing
tersapa badai menerjang selalu. Ia ibarat sebuah perahu yang retak ikuti ke
mana agin berhembus membawa di situ ia berpijak.
Dengan para sahabat yang
terbiasa sepenangungan,tapi kini telah pergi semua satu persatu beranjak pergi
menjauh seakan tak perduli lagi dengan apa yang telah terjadi. Tak ada lagi
canda dan tawa senyuman dan tangisan semua telah sirna bersama berjalannya
waktu. Ia merasa sendiri di dalam keramaian manusia manusia tak lepas dari
masalah keluarganyadan kehidupan cinta pribadinya,tak berdaya ia di buatnya.
Kadang kala pada saat waktu yang
bertepatan Chynatrha sering melihat Zhilva,begitu juga dengan Zhilva selalu
menatap Chynatrha saat melintas dari pandangannya . Tetapi di antara
keduanya,tak kuasa saling tegur sapa karena terkalahkan membuatnya tertunduk
terjajah oleh ke ego-an dan kegengsian yang merasuk jiwa.
“
Entah sampai kapan para Six Brothers terus begitu,akankah kembali seperti
dahulu kala ataukah melebur tertelan Sang Waktu.
Mungkinkah kembali rasa
persaudaraan yang dulu merajai menaklukan ke ego-an dan kegengsian diantara
para Six Brothers ini.
Och
……akoe sungguh butuh mereka semua,akoe rindu saat saat dahulu kala,dimana
kebahagiaan yang dulu pernah bersemayam di kalbu mereka semua ? “. Bisik
Chynatrha.
Hampir
dua tahun lamanya mereka tak pernah saling tegur sapa,Six Brothers telah mati
terkubur masa.
Di tepi kesendirian Chynatrha,bertemu
dengan seorang gadis cantik anggun berambut panjang tergerai di bahu.yang tidak
lain adalah adik tingkatnya di kampus.
Sebetulnya
ia sering melihat gadis itu,ketika ia di kelastetapi tak pernah tegur sapa dan
memang tidak saling kenal hanya saling tahu diantara keduanya.
Pagi itu awal perkuliahan
semester genap,lalu Chynatrha menganbil Jadwal kuliah semester genap di ruang
Satpam, disanalah awalnya Chynatrha
bersama gadis itu. Saat itulah Chynatrha mulai merasakan getaran getaran
bergejolak dalam dadanya,ada rasa beda tumbuh di dada ang begitu sulitnya
menyatakan ragu untuk mengatakannya. Gadis itu bernama Widya sekar Tira wangi .
Perlahan
bersamaan bergantinya waktu Chynatrha jarang memikirkan Zhilva, sekarang yang
ada di dalam benaknya adalah Widya.
Chynatrha
mecari cari tentang asal usul Widya tetapi dia tidak pernah menemukannya.
Hingga suatu saat malam itu sehari di mana malam itu menjelang hari Valentine
ia teringat akan sorang teman dekatnya, ia bernama Anggita Prawitra lalu malam itu Chynatrha menelpon Anggi
dan kebetulan ia sedang ada di rumahya.Setelahnya Chynatrha tahu nomor
telponnya,empat hari kemudian di malam itu Widya ulang tahun.
Tepat
jam 00.00 malam itu Chynatrha menelpon
Widya,dan akhirnya mereka saling ngobrol untuk mengakrabkan diri masing masing.
“
Waktu terus berlalu tinggalkan cerita pahit manis silih berganti jadikan sebuah
kenangan di masa depan dalam menuju kedewasaan. Malam indah ini usiamoe
bertambah satu tahun SELAMAT ULANG TAHUN
WIDYA…….!!”
“
Wah…terima kasih banyak Chynatrha “ .
“
Yach. Wid,sudah dulu yach akoe janji besok pagi akoe telpon kamoe lagi. Bye…”.
“
Baiklah. Bye…” .
setelahnya
telpon di tutup lalu Chyantrha tertidur dengan manisnya sebuah senyuman
menghiasi paras wajahnya hingga esok pagi datang menjemput. Chyantrha pun menepati
janjinya dan langsung menelpon Widya.
“
Selamat Pagi Gadis Cantik…….!!! Semoga pagi hari indak ini membuat kamoe senang
dan pikiranmo segar kembali,gimana tidurnya nyeyak khan ? “.
“
Pagi Juga Chynatrha. Terimakasih ,tidur koe tidak terlalu nyenyak pasalnya akoe
capek sekali habis tugas sekarang akoe lagi ada di pul;au dewata ,akoe nanti
pulang hari minggu jam 12.00, aduh Chynatrha di sini panas sekali “.
“
baiklah kalau begitu,akoe mau mandi baru bangun tidur. Bye …!! ”.
“
Bye. See you …”.
Dari sejak itu Chynatrha dan Widya tidak
pernah bertemu hingga selang beberapa hari sepulangnya Widya dari pulau
dewata.Chynatrha dan Widya bertemu di kampus,lkalu ia berkata dalam hati :” tak
semestinya akoe bertingkah dan berlaku seperti saat ini,seharusnya koelakukan
dan koe katakana sesuatu padamoe. Saat akoe bertemu dan melihatmoe tak
seharusnya akoe berdiri tertegun memandangmoe. Sebetulnya ingin akoe katakan.
Tetapi
akoe sungguh tak kuasa mengatakannya,akoe berharap kamoe pun sama halnya merasakan
dengan apa yang akoe rasakan.
Berikanlah
akoe sebuah kekuatandan perangkaian kata kata yang indah yang dapat membuaimoe
toek mengungkapkan segala yang akoe rasakan padamoe.
Satu
alasan dari beribu alasan yang tersirat dalam benak untukkoe dalam malam malam
sepi tak berbintang. Satu alasan dari beribu alasan yang teralirkan dalam darah
untukkoe hidup membuat harapan.
Satu
alasan dari beribu alasan yang meronta rontauntukkoe saat terjaga dari mimpi
indah.
Bulam
merah jambu di mana bulan tempatnya para Cupid berkelana dan berpesta ria,saat
yang koe nanti dan yang akoe harapkoe selalu menunggu dan menunggu
kehadirannya.
Bulan
merah jambu bulan yang penuh kasih sayang sepertinya percuma bila bulan itu koe
tetap sendiripudarkan asa dan rasa.
Begitu
bayak waktu yang terbuang dan tersita berlalu begitu saja,.hari harikoe menjadi
kelabu,kegelisahan memuncak,keresahan semakin menjadi jadi semua karenaMoe
semua karena Cinta, karena Cintakoe padamoe.
Semoga
getaran cintakoe menyenuh kalbumoe,dan membasuh peluhmoe “ . lalu ia menulis
tentang perasaannya di atas sehelai kertas putih
Cinta
datang dan pergi tanpa permisi
Cinta
menyiksa dan mengiris hati
Cinta
melelehkan kalbu ini
Cinta
membuatkoe terpaku saat ini
Cinta
berulang kali permainkan
Cinta
tertawa atas kebodohan
Cinta
ada dan tiada entah kapan
Cinta
terasa menyesakkan
Cinta
membuat satu alasan
Cinta
membuat satu kenangan
Cinta
membuat pertemuan
Cinta
membuat perpisahan
Cinta
tak pernah koe mengerti
Cinta
tak pernah akoe pahami
Cinta
selalu berada di tepi yang sepi
Cinta
selalu bersimfoni
Mencinta
bukan untuk tersiksa
Mencinta
hanya toek bahagia
Mencinta
toek menyatukan sisi yang berbeda
Mencinta
toek memberti bukan meminta
Lalu ia pergi dari kantin dalam
kampus begitu juga dengan Widya siang itu, saat sang surya membakar bumi di
teriknya yang begitu menyengat.
Yang
tertinggal hanyalah sehelai kertas putih yang penuh tulisan tentang perasaannya
itu dan sebuah gelas kopi yang tertaruh di atas meja kantin.
Seiring dengan dengan
berjalannya waktu hari demi haripun kian brlalu tak terasa tiga purnama telah
berlalui tanpa tersadarkan.
Entah
suatu keajaiban apa yang telah terjadi menimpa terhadap Chynatrha di tempat
itu,tempat biasa Chynatrha. Waktu demi waktu bergulir dengan cepatnya,kata demi
kata terangkai dengan indah terkumpul dari bait yang satu ke bait yang
lainnya,keberanian pun kian terpacu jua.
Setelah sekian lamanya Chynatrha
memendam asa dan rasa yang begitu besarnya,akhirnya terucapkan dan terungkapkan
juga.
Saat
itu,sedang berada di kantin,Chynatrha dan Widya sedang asyiknya mengobrol. Dan
saat itulah Chynatrha mengambil kesempatan dengan semua mengungkapkan
perasaannya terhadap Widya “ Widya. Akoe inginkan kamoe mengetahui yang akoe
rasakan dari dulu hingga kini dan yang akoe pikirkan,yang begitu sangat
menganggu pikiran ini. Banyak waktu yang terbuang sia sia dan percuma,banyak
hal yang tersita hanya sekedar memikirkanmoe walaupun kamoe tidak pernah
memintanya.
Andai
saja akoe mampu mengungkapkan semua perasaankoe hingga membuatmoe terlena dan
percaya sepenuhnya,akan akoe berikan seutuhnya rasa cuntakoe yang tulus hanya
untukmoe sendiri. Saat senja datang menyambut,gundah gelisah menjelma dalam
ruang hampa benak iringikoe dalam kesendirian di tengah telaga kesunyian kalbu
meringik. Yang tidak lain hanyalah keinginan hati ini untuk milikimoe seutuhnya
di dalam segumpal rindu yang mengalir.
Tak
tahu apa yang terjadi dan tak tahu mengapa hingga kenyataankoe dapat seperti
ini adanya.
Saat
pertama jumpa kamoe,akoe melihatmoe dan kau tersenyum tersipu malu. Saat itulah
ada perasaan yang beda tumbuh didad sulit untuk mengungkapkan ragu untuk
menyatakan.
Akoe
mencintaimoe bukan karena kecantikanmoe yang begitu mempesona,akoe mencintaimoe
bukan karena statusmoe yang menawan hati membuatkoe terpana. Tetap,akoe
mencintaimoe karena sifat dan tingkahmoe yang membuat akoe terpuruk dalam
lembah kerinduan.
Harum
wangi tubuhmoetebarkan beribu aroma bunga melati,manis tutur katamoe dari mulut
yang terbungkus norma dan adat,itu yang membuatkoe ingin milikimoe seutuhnya.
Tetapi
bila cinta bertepuk sebelah tangan dan di pandang sebelah mata akankah ada kata
yang menjanjikan untuk selalu bersama dalam jalinan,kesemuanya itu hanyalah
hati kamoe yang dapat menjawabnya. Akoe hanya dapat menanti sepenuhnya koe serahkan
padamoe atas perasaan ini ? “.
“
Chynatrha….. akoe percaya. Akoe tak tahu apa yang kamoe rasakan kepadakoe selama ini,dan juga akoe tak pernah
tau apa yang akoe rasakan. Akoe tak pernah menghiraukannya karena akoe begitu
sibuknya hari harikoe penuh dengan aktivitas,ketika suatu malam yang dimana tak
ada bintang gemintang hadir dan tak ada suara suara mengalun. Akoe ber asumsi
berbisik yakinkan hati apa yang akoe rasakan tak`kan mungkin.
Dulu
akoe mencintai laki laki yang baik,pengertian dan setia padakoe. Hingga suatu
saat akoe bertemu dan melihatmoe pada hari itu,perasaan perasaankoe pada
kekasihkoe entah kenapa kian hari kian pudar.
Ketika
akoe bersamanya selalu terbayang wajah dan tatapanmoe saat menatapkoe,lalu koe
berkata dalam hati “ ini tak boleh terjadi dan tak mungkin ini terjadi dan
jangan pernah terjadi……!!!” selalu koe ucapkan begitu.dan pada akhirnya akoe
tak dapat melanjutkan jalan antara kami berdua untuk merangkai kisah kisah
manis bersamanya,jalan kami terputus. Kami harus mengambil jalan masing
masing,dan kini ia sedang berada di Australia melanjutkan S-2nya disana.
Dulu
ia begitu baiknya dengan sangat tiba tiba ia berubah menjadi garang,egois,dan
semakin hari kesetiaan dia sudah tak ada lagi. Ia sering bermain wanita hingga
di suatu saat kepergok olehkoe ia sedang di hotel bersama wanita jalang. Akoe
tak pernah dapat mengerti sehingga ia dapat berbuat seperti itu padakoe.
Akoe
sebagai perempuan hanya ingin mertasa di lindungi dan di perhatikan dari orang
yang di cintainya.
Chynatrha.
Kegelisahan, kebimbangan, kerinduan dan semua perasaan tak akan sia sia dan
percuma buatmoe.
Karena.
Akoe
disini untukmoe. Waktumoe takkan terbuang sia sia dan tak ada hal yang tersita
karena akoe di sini untukmoe. Selama kamoe mencintai akoe akan selalu mencintaimoe
selalu mencintaimoe dan takkan pernah usai kamoe akoe cintai karena balas
mencintaikoe.
Kadang
kala saat malam koe terjagadi malam hari yang begitu sepi,pernah terpikir paras
wajah dan tatapanmoe. Kadang kala akoe berkhayal di gelap malam,melewati dan
menghabiskan waktukoe bersamamoe. Indah dan bahagia menyelimuti bersama kita
mengayuh “. Jawab Widya.
“
Akoe tak dapat berjanji sesuatu hal kepadamoe,tetapi akoe akan mencoba menjadi
seperti yang kamoe ingini karena akoe yakin perasaankoe kepadamoe takkan pernah
berubah walau sedetik sajadan berpaling walau hanya sesaat. Terima kasih kerana
kamoe telah membalas mencintaikoe,kamoe telah membuat semuanya takkan sia sia
dan percuma “. Kata Chynatrha.
Haripun mulai berganti seiring dengan
bergulirnya waktu tanpa terasa.
Hari
hari indahpun dilalui bersama berdua tanpa keberadaan para Six Brothers
menemani di sisi.
Kegundahan
dan keresahan yang membisu kini tak ada lagi,kebimbangan yang meraung raung di
tepi kesendirianpun telah sirna. Bunga yang dulu kuncup kini mekar mewangi di
lubuk hati Chynatrha,wajah terpancar kebahagian setahun kurang lamanya
Chynatrha dan Widya menjalin kisah kasih menyulam asmara berdua.
Hingga
suatu saat ketika teriknya mentari membakar bumi,ketika Chynatrha dan Widya
sedang berada di sebuah Mall untuk berjalan jalan. Chynatrha berpapasan dengan
Zhia,Zhia saat itu sedang berjalan sendirian untuk mengenang para Six Brothers.
Karena Mall ini adalah salah sdatu tempat di mana para Six Brothers berkumpul
untuk menghabiskan waktu bersama saat ada waktu senggang dari kesibukannya.
Mereka berdua saling bertatap mata tanpa ada senyuman dan tegur sapa,selang
beberapa langkah berjalan lalu Chynatrha berkata : “ Zhia….kamoe kah itu. Six
Brothers…..!!! ”. “ yach. Akoe Zhia,kamoe Chynatrha. Six Brothers ? “. “
yach.Chynatrha,Six Brothers. “. Lalu merekapun bersalaman,lalu mencari tempat
untuk saling mengenang dan mengobrol. Mereka bertiga berada di sebuah Cafetaria
yang ada di dalam Mall itu. “ och yach Zhi,perkenalkan ini Widya ”. “ Zhia “. “
Widya “. Sambil tersenyum manja Chynatrha berkata pada Zhia “ Widya ini calon
istri saya kalau Ilahi meng izinkan “ . Widya hanya tersenyum saja tanpa
terucap sepatah katapun dari mulutnya.
“
Zhi.bagaimana kabar kamoe selama ini ? akoe tak pernah lagi melihatmoe dfam
yang lainnya dari sejak akoe Wisuda. Kamoe tahu bagaimana kabar para Six
Brothers yang lainnya,akoe rindu terhadap mereka semua “. Kata Chynatrha.
“
yach…beginilah akoe. Akoe baik baik saja seperti biasanya,seperti yang kamoe
lihat sekarang ini. Inilah akoe adanya he…he..he. akoe tak tahu dan tak pernah
tahu.kabar Six Brothers yang lainnya dari semenjak kita tak pernah lagi bersama
sama karena ego dan derita kita semua,dan juga akoe tidak pernah lagi
mengunjungi makam Ayoedhia “. Jawab Zhia
“
yach akoe juga belum pernah lagi mengunjungi makam Ayoedhia, Zhilva tidak tahu
dimana ia berada dengan siapa dia bagaimana kabarnya,Danar sedang apa, seperti
apa, apa yang ia kerjakan dan juga Cherry bagaimana ia sekarang. Och….sungguh
akoe sangat merindukan mereka semua “. Sesaat terhenti dari obrolannya,lalu
Chynatrha berkata pada Widya :” Zhia ini,sahabat akoe sewaktu akoe masih
kuliah. Zhia ii salah satu dari sahabat akoe,kami punya nama Six Brothers
selain akoe sama Zhia ada yang lain yaitu Zhilva,Danar,Ayoedhia dan Cherry.
Tetapi
Ayoedhia telah meninggalkan kami berlima beberapa tahun yang lalu,ia telah
berpulang ke Rahmattulah “ .
“
yach akoe tahu tentang kalian berenam akoe khan satu kampus sama kalian semua
dan juga akoe adik angkatan kamoe “. Sahut Widya.
Dan kemudian sesaat terdiam. Saat iru
Zhia melihat di arah sebelah kiri tepat dekat jendela dua orang perempuan
cantik yang tengah asyiknya mengobrol dengan duduk santai, lalu Zhia berkata
pada Chynatrha “ Ech Chynatrha. Lihatlah ke arah sebelah kiri dekat jendela itu
yang berwarna biru,ada dua orang perempuan yang sedang mengobrol dengan
asyiknya dengan duduk santai cobalah kamoe perhatikan sebentar. Bukankah itu
Cherry bersama Zhilva ?? “.
“
Yach benar sekali kamoe Zhi. Cobalah kamoe panggil mereka kemari,ajak mereka
berkabung bersama kita “.
“
Baiklah akoe akan panggil mereka berdua “. Jawab Zhia sambil pergi menghampiri
mereka berdua.
Setelah
Zhia mengobrol sebentar bersama mereka berdua ternyata benar mereka berdua
adalah Cherry dan Zhilva,akhirnya merekapun bertiga menghampiri Chynatrha dan
Widya.
Dalam perkumpulan itu kurang dua orang
lagi yaitu Danar dan Ayoedhia. Yang pasti Ayoedhia sudahlag tahu kabarnya ada
di mana tetapi Danar tidaklah tahu menahu di mana adanya.
Tetapi
Zhilva mengetahui dimana Danar berada sekarang,akhirnya merekapun merencanakan
untuk pergi mengunjungi Danar setelahnya itu mereka akan pergi mengunjugi makan
Ayoedhia bersama sama,sambil Reuni merayakan kembalinya para Six Brothers.
Selang
waktu berganti tiba tiba datang dua orang laki laki dan di pangillah oleh
Cherry,lalu kedua lelaki itu menghampirinya. Kemudian Cherry memperkenalkan
kedua lelaki itu,mereka berdua adalah Suami Suami dari Cherry dan Zhilva.
Begitu
juga dengan Chynatrha memperkenalkan Widya kepada mereka semua. Suami Zhilva
bernama Kasanu dan Suaminya Cherry bernama Dhani,dan mereka
berduapun ikut bergabung bersama sama.
Setelah mereka saling mengobrol,malampun
menjemput dan akhirnya merekapun mulai beranjak pergi meninggalkan tempat
itu,dan esok pagi mereka semua akan bertemu lagi di tempat ini.
Keesokan harinya seperti yang telah di
janjikan oleh mereka semua untuk saling bertemu di tempat itu, Chynatrha dan
Widya pergi menuju ke Mall Cafetaria yang ada di sana di tempat kemarin.
Di
tempat itu hanya ada Chynatrha dan Widya
yang lainnya belum datang dan menunggunya. Sambil menunggu kedatangan mereka
Chynatrha bercerita tentang sekilas romantika kehidupannya kepada Widya :
“malam yang dingin dan sunyi itu,sinar sang dewi malam biaskan kerinduan insane
iringi akoe dalam kehampaan jiwa yang memuncak. Tak tahu apa yang harus akoe
lakukan,didalam masa itu mulai masuk perguruan tinggi,saat itu akoe baru lulus
SMU. Masa remajakoe telah meninggalkan akoe tanpa pamit pergi brgitu saja.
Bagaikan hembusan Sang bayu di keheningan malam dalam suasana yang teramat
sangat,masa dewasa menyambutkoe bersama rayuan rayuan yang membuat akoe mabuk
kepayang,rayuan rayuan dengan sodoran anggur anggur putih dari botol botol yang
di hiasi kesombongan dan membuat akoe lupa diri bahkan juga membat akoe
bagaikan kacang lupa akan kulitnya.
Seperti
biasa malam terus berganti,jarum jam terus berputar. Ak henti juga kegundahan
yang menyelimuti ruang singgasana benakkoe,hanya kepasrahan dalam diri kepada
sang maha pencipta yang sanggup akoe
lakukan.percayakan pada sang waktu yang akan membawakoe ke masa sekarang dan
nanti yang begitu penuh dengan kemunafikan dan kezaliman.
Dua
bulan telah berlalu begitu saja,sang waktu telah mentakdirkan akoe. Menjadikan
pilihan terbaik buat akoe dalam masa sekarang dan nanti ini,tanpa ragu dan
berfikir panjang akoe menjalaninya walaupun dalam lubuk sanubarikoeyang
terdalam ada sebentuk perasaan ragu.
Waktu
demi waktu tak terasa satu bulan lamanya dari sejak itu akoe berada dikampus
itu,dengan sangat tiba tiba sekalidan telah di gariskan oleh sang maha
waktuakoe di pertemukan dengan seorang perempuan yang begitu anggun menarik
hati akoe yang menjadikan setiap lelaki yang meliriknya niscaya mereka akan
memliki rasa untuk miliki perempuan itu.
Bola
matanya yang coklat,saat melihatnya menjadikan sebuah arti dan Tanya tertentu
di dalam sorotannya yang harus koe jawab sendiri. Kulitnya yang halus putih
lembut bagaikan sebentuk awan gemawan yang menari di atas cakrawala biru di
teriknya mentari.
Keesokan
harinya setelah sebulan lamanya akoe kuliah dan baru beberapa hari akoe di
pertemukan dengan perempuan cantik itu. Waktu itu,jadwal kuliahkoe pagi,setelah
sang malam membuka jubah hitamnya lalu pergi dengan permisi berganti tugas
dengan sang siang akaoe mulai beranjak pergi ke kampus, seusainya akoe selesai
kuliah pagi tanpa ragu dan berpikir panjang lagi akoe langsung kekantin untuk
memesan segelas kopi panas dan sebungkus rokok.
Sebelum
ssampainya di kantin di dalam perjalanan yang letaknya di bawah,akoe di
kagetkan oleh seorang perempuan cantik itu. Seperti sebelumnya di mana pertama
kali saat akoe berjumpa dengannya sperti biasa akoe menyapa sembari melontarkan
sebuah senyuman manis yang tersimpulkan makna,lalu kami berlalu menuju kantin.
Di
kantin pada saat pagi itu kami saling mengobrol,entah kenapa sepertinya kami
sudah sekian lamanya saling kenal. Seakan akan kami adalah dua insan yang
sedang memadu kasih di kehidupan yang lalu.perasaan itu selalu ada dalam hati
kami, dalam jiwa kami seperti kerasukan Arjuna dan Srikandi.
Sambil
mengulurkan tangannya yang begitu lembutnya dan jari jemarinya yang lentik seraya berkata : Namakoe Dewi Lestari
Anjani”.
Terpanakoe
sejenak melihat keindahan kedua kelopak bibirnya yang merah itu,tersendat akoe
menjawab dan getarkan sekujur tubuh ini akoe menjabat uluran tangannya yang
halus itu bagaikan sehelai kain sutra.
Tak
terasa obrolan kami semakin mengasyikan sampai kami lupa waktu,ternyata sang
malam mulai menyingrabkan jubah hitamnya jadikan di atas cakrawala biru
tertutup menjadi hitam penuh dengan ke elokan bintang bintang yang gemerlapan
bagaikan sehelai kain permadani yang di
taburi intan permata. Kemudian kami pun beranjak pergi meninggalkan kantin itu.
Hari
demi hari berganti waktu demi waku berputar,tiga bulan telah berlalu semenjak
itu. Semakin hari akoe semakin akrab dengan Dewi .
Setiap
sang malam mengingrabkan jubah hitamnya perasaankoe kepadanya menjadi takut
akoe takut kehilangan Dia,kerinduan yang ada adalah kerinduan yang tak seperti
biasanya seperti kerinduan akoe pada moe Widya….
Dalam
pertemuan itu tiba tiba kami terdiam tak lama kemudian serentak kami
berdua,sesaat terucap sebuah kata “
Akoe….” Lalu kami tersenyum bersimpul malu.
Dua
bulan setengah lamanya kami memadu kasihmenikmati anggur cinta kami dan membina
asmara berdua di padang kebahagiaan dan pada saat itu tidak ada seorang pun
yang mengetahui tentang hubungan kami berdua.
Saat
itu di tengah tengah kebahagian sang topan datang menerjang pagoda cinta yang
kami buat di atas padang asmara telah hancur berkeping keeping yang tersisa
hanyalah puing puing kedukaan.
Ketika
akoe sedang berada di puncak gunung kebahagian belumlah puas menikmati
pemandangan cinta di bawah gunung lalu akoe jatuh ke lembah duka yang curam.
Hari
itu,Dewi berkata kepadakoe bersamaan dengan memutuskan ikatan tali kasih yang
kita simpul berdua.
Mendengar
perkataan seperti itu,akoe hanya dapat brdiam diri tanpa berkata kata akoe
hanya terpasung raga saat itu, dewi telah di tunangkan oleh kedua orang tuanya
dengan salah seorang pemuda yang tampan dan kaya raya,berbudi
luhur,dermawan,mempunyai perkebunan teh dan pertanian yang luas melimpah ruah
di kampung halamannyanya.
Akoe
tahu semuanya itu dari mulut Dewi sendiri yang mengatakannya kepadakoe.
Belumlah
mencapai titik puncak keterpurukankoe itu,akoe sangat membenci Dewi.
Selang
dua minggu dari putusnya jalinan kasih kami berdua dan kami hanya brteman saja
tak lebih dan tak kurang, ketika itu wajah Dewi kelihatan pucat pasi,akoe
biarkan dewi berlalu dari hadapankoe.
Sempat
akoe bertanya kepadanya tentang penyakitnya yang di deritanya tetapi ia selalu
menyembunyikannya seakan akan akoe tak boleh tahu.
Penyakit
Dewi semakin hari semakin kambuh bertambah parah,dan kesaksiankoe terhadap
tunangannya itu seakan akan tak memperdulikannya bagaikan api yang tak terucap
pada bara.
Sedangkan
akoe sangat mencemaskan tentang keberadaan penyakitnya dan saat itu ia sedang
di rawat di rumah sakit. Di rumah sakit itu ada ibunya Dewi yang sedang
menunggu,tak lama dari ruangan itu akoe bersama dengan ibunya keluar lalu
bercakap cakap tentang penyakit yang di derita Dewi. Dewi mengidap penyakit
Leukemia,lalu ibunya dewi dengan sangat menyesali berkata pada akoe bahwa ia
menyesal telah memisahkan kami berdua dan dan memilih lelaki lain selain dari
akoe. Dua minggu dari sejak itu dewi belumlah tersadarkan,tiba tiba akoe
melihat dewi membukakan matanya dan tersenyum manis. Dalam hati akoe
beranggapan bahwa ini adalah awalan kesembuhan agar akoe dapat mengulang kisah
kasih yang sempat terputus,sang Pencipta menggoreskan tintanya di atas kertas
putih kehidupan manusia, Sang Pencipta telah memisahkan Roh Dewi dari Tubuhnya
yang indah itu. Begitu cepatnya sang Pencipta memanggil Dewi kehadapanNya,
padahal akoe ,masih ingoin bersamanya melihat senyum dan canda tawanya selalu
akoe rindu. Lalu keesokan harinya setelahnya Dewi meninggalkan akoe dan Dunia
fana ini, jasad Dewi di kebumikan yang di saksikan oleh para sanak saudara
beserta keluarganya.
Dua
tahun telah berlalu dari sejak kematian Dewi, akoe melihat Diaz tunagannya Dewi
di sebuah pertokoan di keramaian kota bersama dua orang anak perempuan dan
seorang wanita.
Saat
itu akoe sedang berjalan jalan bersama
para Six Brothers tapi akoe diam tak bicara agar mereka tidak tahu kisahkoe
“.Widya begitu tertegunnya mendengarkan cerita Chynatrha tanpa berkata apapun
hanya diam terpaku,mata Chynatrha terlihat berkaca kaca saat menceritakan
kisahnya pada Widya.
Tak
lama kemudian,belumlah selesai sepenuhnya cerita Chynatrha Lalu datang mereka
semua,tetapi kali ini Zhia membawa Suaminya yang bernama Yanchen .
Setelahnya mereka saling sapa dan
mengobrol lalu mereka mulai beranjak pergi meninggalkan tempat itu,menuju ke
tempat Danar.
Danar
sekarang sedang berada di Bogor,mereka sedang melaju menuju Bogor dengan
memakai mobil Opelnya Cherry. Dalam perjalanan mereka saling mengobrol dan
saling ejek saling cerita seperti yang biasanya mereka lakukan pada saat saat
dahulu kala sewaktu semua masih kuliah. Perjalanan menuju bogor di dengan memakan
waktu sekitar empat setengah jam,dengan santainya mereka dan penuh kehangatan
dan keceriaan di dalam perjalanan itu.
Tanpa
terasa merekapun tiba di rumah Danar sesuai dengan alamatnya yang ada di Zhilva
di sehelai kertas yang lusuh. Dengan sangat kebetulan sekali Danar sedang ada
di rumahnya,ia sedang berada di depan rumahnya di taman ia berada sedang
menyirami banya bunga tamannya.
Dengan
penuh keterpanaan dan kekagetan yang teramat sangat Danar melihat ke arah
sebarang jalan mereka keluar dengan tersenyum melihat Danar yang pertama kali
mengingatkan ia adalah senyuman dan wajah yang tak asing lagi baginya yaitu
Cherry,karena wajah Cherry tak pernah luput daru ingatannya. Lalu di susul
dengan wajah wajah yang lainnya.
Kemudian
Danar datang menghampiri para Six Brothers dan membuka gerbang pintunya,seraya
ia berkatakepada Cherry “ Cherry. Benar
kamoe Cherry, kok tumben tumbenan kamoe dating kemari,dan kenapa kamoe tahu
rumahkoe ada di sini. Dari mana kamoe tahu alamat rumahkoe,kamoe tahu dari
siapa “.
“
yach.benar akoe Cherry dan ini para Six Brothers “. Jawab Cherry.
“
Bagaimana kabar kamoe selama ini,keadaan kamoe kalian baik baik saja selama ini
? “. Tanya Danar.
“
Baik baik saja kami semua,bagaimana dengan kamoe baik baik saja khan selama ini
? “. Kata Cherry
“
Dia tahu darikoe Nar, bagaimana kabar istri dan anakmoe nar. Mereka semua baik
baik saja khan selama ini nar ? “. Sahut Zhilva
“
Och..ternyata dari Zhilva. Istri dan anakkoe ada di dalam kok. Ayo masuk
semuanya tidak baik kita banyak mengobrol di luar “ . kata Danar
lalu mereka semua masuk ke dalam rumah
sedangkan Cherry memasukkan mobilnya terlebih dahulu ke garasi. Di ruang tamu
mereka saling mengobrol dan melanjutkan tegur sapanya.
Akhirnya
di antara mereka semuanya sudahlah tidak ada lagi yang namanya ego,sudah
terhapuskannya bersamaan dengan berjalannya waktu.
“
Tunggu sebentar.akoe tak tahu siapa perempuan ini (menunjuk ke arah Widya dan
para suaminya Zhia,Zhilva dan Cherry) dan ketiga lelaki ini. Tapi sepertinya
wajah perempuan ini sudah tidak asing lagi,akoe sering melihatnya tetapi tak
tahu dimana (sambil mengerutkan keningnya penuh dngan kepenasaran dalam
hatinya) kamoe Widya khan ? menunjuk ke arah Widya) “ . Tanya Danar
“
Benar akoe Widya. Pacarnya Chynatrha “. Jawab Widya
“
Ini Kasanu suaminya Zhilva,ini Yanchen suaminya Zhia, dan yang satunya lagi itu
Dhani suaminya Cherry “ . sahut Chynatrha
“
Och. Begitu. Maaf akoe tidak tahu,senang bisa berkenalan dengan kalian “ . kata
Danar
“
Danar. Dimakah Istri dan anakmoe,dari tadi tidak terlihat. Panggillah agar kami
bias saling berkenalan dan mengobrol dengannya “. Kata Zhilva
“
Iya. Panggillah cepat kemari Nar,kami ingin tahu. “ . sahut Cherry
“
Baiklah akan akoe panggil “ . jawab Danar,lalu ia memanggil anak dan istrinya.
“ Jeung….Ajeung,dimana kamoe kemarilah sebentar. Berkabunglah di ini bersama
kami “ .
“
Iya Pak sebentar akoe lagi tanggung di belakang,tunggu sebentar nanti akoe
kesana “ . jawab Istrinya yang bernama Chrisanthy Mahareksy.
Tidalah
lama kemudian istrinya dan anaknya yang bernama Anaztha Putri Mahardika
Reksy datang menghampirinya. Lalu di perkenalkannya anak dan istrinya oleh
Danar.
Lalu mereka melanjutkan obrolannya,di
tengah obrolan yang begitu hangatnya tiba tiba terhenti sejenak. Mereka dengan
serentak teringat akan sahabatnya Ayoedhia yang telah meninggalkan mereka
berlima. “ AYOEDHIA. Akoe teringat ayodhia,entah kenapa tiba tiba akoe teringat
Ayoedhia “ . kata Cherry
“
Akoe juga teringat sama Ayoedhia,tiba tiba saja terlintas wajah Ayoedhia seakan
akan hadir mengiringi kita,mungkin kita terlalu asyik dan terlalu terbahak
bahak kita tertawa. Och yach. Bagaimana kalau kalian menginap saja di rumahkoe
kebetulan minggu minggu ini akoe lagi santai tak ada kerjaan dan tak ada
rencana untuk pergi.
Sambil
kita bernostalgia dan juga sudah lama sekali kita tidak bertemu dan bersaling
tegur sapa,bagaimana menurut kalian ? “ . Danar berkata dan bertanya kepada
para sahabatnya.
“
yach. Bagi akoe dan Widya tdak jadi masalah,tapi tidak tahu dengan yang lainnya
apakah mereka setuju untuk menginap di sini “ . jawab Chynatrha
“
“OK.baiklah kita semua menginap di sini “ . kata Cherry dan yang lainnya
menganggukkan kepalanya tanda di sepakati.
“
Tadinya akoe berencana setelah dari rumahmoe trus kita sama sama pergi ke
makamnya Ayoedhia “ . kata Chynatrha
“
Och. Begitu yach,baiklah besok siang kita berangkat kesana bersama sama”. Jawab
Danar
Malam itu hujan menyelimuti kota Bogor
dan membasahi muka bumi kota bogor. Di malam yang dingin dan sunyi sepi
terbiaskan cahaya remang remang dari cahaya lampu perumahan kota bogor butiran
butiran air hujan jatuh ke tanah.
Dalam
dekapan angin malam di suatu rumah yang berada di kaki bukit dengan menghadap
arah timur laut terlihat begitu indahnya suasana pemandangan di malam hari
lampu lampu perkotaan memancarkan cahayanya.
Di
ruang tengah yang terdapat perapian yang sedang menyala,hangat menyentuh tubuh.
Di temani sebotol anggur putih, di situ ada para Six Brothers yang sedang
berkumpul bercanda ria dengan hangatnya mengenang masa masa indah saat saat
kuliah dulu,dengan di iringi lagu alunan lagu lagu kesayangan mereka yang
bersimfonikan kesenduan.
Di jendela sebelah selatan dengan
memandang jauh ke arah luar pegunungan terpaku mendekap dalam angan seribu
kenangan terbayang, sesuatu hal yang sudah terlewati di masa lalu terlintas
dalam benak. Chynatrha dan Zhilva tengah berada di sana dengan segelas anggur
putih ditangannya masing masing dan sebatang rokok menyala.
Walau
dengan cara apapun dan bagaimanapun perasaan yang dulu pernah singgah takkan
pernah hilang,apalagi dengan Cinta pertama. First love never die……dalam hati
Chynatrha.
Walau
kini di miliki dan memiliki orang lain,walau tak pernah lagi memikirkannya dan
di pikirkan perasaan itu tetaplah ada tanpa atau harus mengharapkan dan menumbuhkannya
lagi.
Setelah
sekian lamanya Chynatrha tidak pernah bertemu dngan Zhilva dan kini hingga saat
pertemuan ini,seakan akan Chynatrha terbawa ke masa lalu. Seakan akan waktu
berputar kembali ke masa lalu,sayap pikirannya sedang mengepakkan di masa lalu.
Chynatrha tak pernah menghiraukan itu semua karena begitu terbentangnya jarak
perasaan.
Chynatrha
ada yang memiliki begitu juga dengan Zhilva, dalam seribu angan melayang sejauh
matanya memandang ke depan dalam hati
berbisik “ Och jiwakoe….!!! Kenapa perasaam mesti ada,padahal semua itu
sudah tidak mungkin lagi. Kenapa perasaan yang dulu tersimpan tersusun rapi
walau terpenjara dalam ruang hati harus tersibak lagi.
Haruskah
akoe kunci terbelenggu,selama lamanya ataukah koe biarkan bebas berkeliaran.
Akoe tak tahu,akoe sungguh tak tahu. Benar benar tidak tahu harus bagaimana,
katakanlah jiwakoe. Ceritakanlah kepadakoe tentang semua ini……!!!
Akoe
akoe dengan sepenuh hati ini bahwa kamoe yang pernah mengisi hidup ini,ceriakan
hati ini,kamoe yang terindah yang pernah singgah.
Kamoe
yang membuatkoe lebih dari segalanya yang akoe punya,tapi maafkanlah. Begitu
terpisah dan terbentang oleh sesuatu hal yang kita miliki walau perasaan itu
masih tetap ada masih seperti dulu tidak berubah….. “ .
Belumlah
selesai Chynatrha hatinya berbisik Zhilva mengagetkannya lalu ia berkata pada
Chynatrha “ Chynatrha.tak seharusnya kamoe berlaku dan bersikap seperti
itu,disaat yang menyenangkan ini jaganlah kamoe merusak suasana yang indah ini.
Tak semestinya kamoe merasa sepi coba lupakanlah dulu sejenak beban di
pundakmoe. Bahagiakanlah hatimoe saat inilah waktu yang tepat untuk
berbahagia,nikmatilah suasana yang menyenangkan ini berbahagialah abersama kita
semua di sini “ . “ Tak apa apa. Akoe baik baik saja kok,santai sajalah. Akoe
Cuma menikmati indahnya suasana malam ini “ . sangkal Chynatrha
“
heh….Chynatrha .Zhilva. kalian itu yach,tidak dulu tidak sekarang selalu saja
berduaan. Ingatlah kalian sudah ada yang punya. Dan kalian selu memisahkan diri
berduaan di sat saat berkumpul. Kesinilah kalian cepatlah bergabung di sini “ . kata Cherry
dengan kesalnya. Lalu mereka berdua menghampiri semuanya yang tengah berkumpul
di ruang tengah.
Jarum jam terus berputar dengan
cepatnya,alam indah itu ternikmati oleh Para Six Brothers.
Akhirnya
para Six Brothers tertidur dengan lelapnya,mereka semua kelihatan begitu
lelahnya yang tergambar di wajah mereka saat itu.
Di pagi yang cerah itu,Chynatrha sedang
berada di depan rumah Danar menghangatkan tubuhnya dengan buaian sang Dewa Surya
di pagi itu yang tengah mengemban tugasnya. Dengan segelas kopi dan sebungkus
rokok yang tertaruh di atas meja.
Sedangkan
para sahabatnya beserta yang lainnya
masih bermain indahnya dalam mimpi.
Entah
apakah yang sedang merasuku Chynatrha,sepagi ini angannya melayang setingi
tingginya.
Bersamaan
dengan perasaannya yang tak karuan Chynatrha menganbil sehelai kertas yang
tertaruh di bawah meja bersama tumpukan majalah majalan dan Koran Koran.
Pagi
itu tiba tiba hujan begitu lebatnya butiran butiran yang jatuh ke muka Bumi. Lalu ia menulis
sebuah kata kata bersamaan suasana hati
yang tak karuan.
Pagi ini.Bagitu hangatnya mentari menyapa tubuh ini
Tiba tiba hujan datang tak ada mendung hadir
Sekejap basahi muka Bumi
Akoe disini,Terpaku menatap butiran air hujan
Yang jatuh hancur di muka bumi
Seribu angan melayang,seribu rasa tak karuan
Sesaat paras wajahmoe menjelma
Kini,koe terbawa suasana terbius keadaan sesaat
Hentakkan semua yang ada
Wajah manismoe terlukiskan
Di hamparan cakrawala terbalutkan butiran air
hujan
Akankah kau datang. Hampirikoe bersama senyummoe
Bawa sebentuk cinta putih untukkoe
Menjemput impian bersama
Akoe di sini terpaku menatap keadaan.
Dan,menunggumoe
Kau ada yang memiliki begitu juga akoe
Akankah terjalin walau rindu terlarang
Akankah bersama walau asa berbeda
Cinta yang dulu layu kini bersemi kembali
Di taman hati yang terdalam
Salahkah akoe atas semua ini yang terjadi
Tapi perasaankoe mengajakmoe kesana
Maafkanlah akoe mengharapkanmoe
Yang jauh didasar
lubuk hatikoe tersimpan
Namun namamoe masih terukir Hiasi indahya taman hati
Bila esok tiba Masihkah mungkin untukkoe. Semoga
…………
Hari demi hari berganti
mengulang,waktu demi waktu bergulir dengan cepatnya. Saat itu seiring dengan
pergantiannya bulam dalam tahun masehi.
Sekarang
adalah bulaan April,Dimana pada bulan itu Chynatrhatengah berada di puncak
kegelisahan.
Segumpal kebahagiaan hanya sesaat
melumuri hidupnyabersama Widya. Kini Widya sedang abertugas di pulau Dewata
dari saat kepergiannya Widya,saat irulah Widya tidak lagi pernah menghubungi
Chynatrha.
Juga
menemui Chynatrha, Chynatrha terus berusaha menghubungi dan mencari cari Widya
tetapi tidak pernah sesuai dengan harapannya.
Entah
apa yang sedang terjadi terhadap Widya, sehingga tidak pernah lagi menghubungi
Chynatrha. Hal ini sudah berjalan empat bulan yang lalu.
Bulan ini adalah bulan Agustus minggu ke
tiga,begitu banyak helai demi helai kertas putihyang di penuhi dengan coretan
coretan tinta hitam curahan hatinya Chynatrha yang tertumpah pada kertas kertas
itu. Dari semua kertas itu penuh dengan coretan kesemuanya tertuju pada Widya
seorang.
Curahan
curahan tentang lara hati Chynatrha,tertumpah di lembaran kertas putih itu.
Entah berapa banyak karena begitu berserakan di meja kamarnya yang di temani
sehelai photo Widya dan puisi puisi.
Melamun…..
berangan…….dan berharap terus berharap walau tan pernah kunjung tiba menangis
dan tertawa meratapi kisah cinta dalam hidupnya yang terlewati.
Bersamaan
kerinduan pada seorang kasih,yang tiada berujung dan ksepian hidup yang tiada
bertepi. Di saat saat seperti inilah,saat saat menikmati kepahitan hidup dan
meratapi kesedihan yang terjadi.
Teringat
semua yang terlewati perempuan perempuan yang pernah singgah dalam hatinya
walau kebanyakan kasih tak sampai yang terjadi.
Chynatrha
teringat akan kenangan bersama dengan Zhilva sewaktu kuliah dahulu,kini
Chynatrha hanya mempunyai rindu yang terlarang buat Zhilva.
Di suatu taman bunga yang penuh dengan
rupa rupa warnanya dan beraneka ragam wanginya,Sang bayu begitu terasa menyejukan
ketika menghembuskan nafasnya. Kupu kupu menari liar di udara lalu hinggap di
salah satu bunga,daun daun bergoyang meliukkan tubuhnya.
Chynatrha
sedang terbawa suasana keindahan sayap
khayalnyapun mengepakkan untuk terbang tinggi mencapai nirvana,dalam angan hati
pilu sukma menggigil berkata : “ Zhilva…..kenapa kamoe harus akoe ingat dan koe cintai disaat
saat seperti ini. Saat jarak memisahkan
kita antara ruang dan waktu.
Saat
ada perempuan menemani lelaki inipergi entah kenapa dan tak tau di mana berada
sampai kini tak koe temui jawabnya.
Kini
koe punya sejuta rindu dan kasih untukmoe,walau rindukoe terlarang sudah
padakoe. Dalam dasar lubuk hati kecilkoe berkata akoe mengharapkanmoe akoe
menunggumoe bila kamoe tinggalkan kekasih sejatimoe,akoe akan menghampirimoe
bawa sebuah cinta putih yang akan kita bina di padang asmara.
Kenapa
Sang Raja Manusia tak pernah mempersatukan kita dalam jalinan kasih yang abadi
dan tulus suci di dalamnya,akoe punya cinta yang terdalam hingga saat ini tak
pernah tercurahkan seutuhnya dan tak pernah hilang juga dari hati ini “ .
Empat bulan telah berlalu sejak saat
itu,Chynatrha masih saja tak dapat melupakan Sang Kekasih pujaan hatinya itu.
Kabar
demi kabar yang datang terdengar dari seorang sahabatnyapada telinga
Chynatrha,kabar itu mengatkan bahwa Zhilva tengah berada di sebuah rumah sakit
Ibu kota berada. Tiga minggu telah berlalu indah masih tetap belum siuman.
Para
sahabatnya telah berkumpul di ruang tunggu berada beserta dengan para keluarganya
tetapi tak terlihat Suami Zhilva dari sejak awal Zhilva masuk Rumah Sakit.
Terpancar
dari gambaran wajahnya terbalut dengan segumpal kesedihan yang teramat
dalam,berharap akan kesembuhan kekasih pujaan hatinya dalam tepi keresahan
berharap dan berdoa dan air mata yang jatuh membasahi pipi jadikan sebuah
saksi.
Suasana
malam itu di rumah sakit,menjadikan lautan kedukaan yang teramat sangat. Zhilva di kenal se sosok perempuan yang tegar
dan baik budi pekertinya dan juga dalam mnghadapi segala cobaan jarang sekali
berkeluh kesah terhadap para sahabatnya hampir tidak pernah menyusahkan para
sahabatnya.
Hari hari berganti malam menjelma,
keadaan Zhilva masih seperti sediakalanya. Hingga sampai di suatu waktu,entah
sebuah keajaiban apa yang telah merasuki jiwanya atau mungkih juga pengharapan
dan doa dari keluarga dan para sahabatnya terdengar oleh Sang Raja Manusia.
Tak
seperti malam malam sebelumnya. Malam itu,bintang gemintang bertaburan di
cakrawala hitam saling berkedip satu sama yang lainnya. Awan gemawan pun enggan
menutupi indahnya pancaran tubuh Sang dewi Malam yang hadir penuh saat itu.
Didalam
sebuah ruangan yang di mana Zhilva di rawat berada,didalam ruang itu terdengar
suara lirih yang memanggil manggil nama Chynatrha.
“
Chynatrha……..Chynatrha………..Chynatrha dimana kamoe ? kemarilah temui akoe akoe
perlu kamoe “. Zhilva terbangun sambil memanggil manggil Chynatrha.
Didalam
heningnya suasana yang menggetirkan itu,penuh dengan duka lara yang teramat
dalam.
Serentak
semua tercengang kaget mendengar suara itu,”suara itu……coba
dengar.dengarkanlah…..!!! itu suara Zhilva,Zhilva siuman “ . kata Chynatrha.
“
Yach benar itu suaranya Zhilva. Ayo kita masuk,kita lihat keadaannya “ . ajak
ayahnya.
Saat
itu juga semuanya serentak masuk berbondong bondong ke dalam ruangan.
Lalu
indah berkata yang saat itu berada di hadapannya pada kedua orang tuanya dan adik adiknya juga
para sdahabatnya : “ ayah maafkanlah akoe akoe tak bias menjadi anak yang baik.
Maafkanlah akoe bila akoe sering membuat marah dan kecewa kalian semuanya akoe
sayang sama kalian semuanya. Hapus semua air mata kalian semua tiada guna
kalian bersedih hati dan menjatuhkan air mata untuk sesuatu hal yang tak begitu
berguna,air mata takkan membuat semuanya akan berubah “. “ Tidak. Tidak Zhil
kamoe tidak pernah membuat kami marah ataupun kecewa kamoe anak yang baik ayah
dan ibu juga adik adikmoe bahagia karenamoe,akoe ingin kamoe cepat sembuh dan
berdiri lagi agar kita dapat bercanda bermain seperti dulu lagi. Kembalilah
kamoe kepada kami,kami merindukanmoe ,mari kita pulang ke rumah kita dan
berkumpul lagi dengan ayah,ibu dan adik adikmoe. Akoe sayang kamoe,kamoe anak
yang baik dan manja,kamoe semua senang karenamoe”.kata ayahnya.
“
Kak bangun kak……!!!! Ayo kita bermain lagi bersama kami “. Sahut adiknya
“
Zhilva. Kami menunggumoe. Kami semua merindukanmoe. Six Brothers butuh
kamoe……!!! “ . sahut Zhia dan Cherry
mendengar
semuanya Zhilva tersenyum manis lalu berkata pada Chynatrha :“ Chynatrha. Hapus
air mata yang jatuh membasahi pipimoe tak baik untuk seorang lelaki gagah dan
tampan menangis seperti itu. Hapuslah……!!!! Air mata takkan dapat merubah semua
yang telah terjadi yang telah di gariskan oleh Ilalhi. Dengar Chynatrha,akoe
ingin kau tahu sebelum terlambat. Selama ini yang akoe cintai dan yang akoe
rindukan dalam setiap langkah dan dalam setiap hembusan nafaskoe adalah kamoe
Chynatrha bukan suamikoe ataupun yang lainnya.
Kamoe
adalah sahabatkoe dan kekasihkoe yang sejati, tapi akoe tak mau meyakinkan dan
mengikuti perasaan itu. Akoe selalu
memalingkan perasaan itu saat kerinduan datang.
Tapi
maaf…..akoe tak bisa bersamamoe,saat dulu dan nanti. Akoe mencintaimoe tapi
akoe tak bisa bersamamoe kadang kala cinta tak harus saling memiliki jiwa dan
raga seutuhnya.
Tetapi
cintakoe akan mengalir terus seperti
sungai.
Cintakoe
bagai burung terbang memang kala kamoe melihatnya,cintakoe ada di hamparan
cakrawala biru dan hitam,cintakoe ada di bintang gemintang yang hadir menyapa
kala malam terjaga. Jika mahkota kebahagiaan menyelimutimoe di situlah cintakoe
bersamamoe dan juga saat kabut gelap menutupi pancaran wajahmoe cintakoe akan
selalu bersamamoe Cintakoe akan selalu hidup selamanya hingga akhir jaman
………..!!!! “ .
Barulah
Chynatrha mau menghela nafas untuk berkata kata dan menjawab pada Zhilva,dengan
sangat tiba tiba Zhilva menutup kedua bola matanya di temani senyuman yang
manis dan damainya terpancar dari raut wajahnya seakan ia pergi tanpa beban di
pundak, begitu damainnya ia pergi.
Roh
dan jasadnya telah terpisah,kini yang ada dari tubuh indah dan wajah cantik
yang membeku dengan terpancarnya aura dari jasad membeku.
Cakrawala
menjadi kelam malam itu, suasana mati dalam sekejap. Tak ada suara suara yang
terucap dari masing masing yang ada hanyalah isak dan tangis sendu duka lara
yang teramat sangat dalam sekali.
Keesokannya harinya,indah di
semayamkannya di daerah tempat kelahirannya di Garut.
Saat
itu yang hadir mengiiringi kepulangan Zhilva ke Rahmattullah menghadap Illahi
yaitu para sahabatnya Six Brother,kerabat dan para tetangga,keluarga dan sanak
saudaranya. Tetapi hingga di semayamkannya Suami Zhilva tidak pernah ada,entah
kemana dan dimana beradanya begitu sulit untuk menghubunginya.
Seminggu telah berlalu dari
sejak hari di mana Zhilva di panggil oleh Sang Raja Manusia untuk menmghadapnya
dan mempertanggung jawabkan atas apa yang telah di perbuatnya semasa hidup.
Terdengar kabar berita tentang suaminya dari seorang polisi yang datang ke
rumah orang tuanya di Garut,kabar itu mengatakan bahwa Suami Zhilva tertangkap
di kalimantan saat ia sedang memasok barang illegal kepada salah seorang
pelanggannya di sana.
Kalau saja Kasanu tidak berbuat
senonoh dan kejamnya terhadap istri yang di cintainya,mungkin sekarang Zhilva
masih ada di tengah tengah Six Brother dan keluarganya.
Begitu
kejamnya Kasanu menyiksa Zhilva,tubuh Zhilva yang indah itu hancur sesaat tak
seakan tak berbentuk begitu juga dengan mukanya. Sebuah kursi dan sebuah gitar
yang menjadi alat untuk menyiksa Zhilva hancur tak berbentuk lagi saat di temui
di kantor polisi sebagai barang buktinya.
Kini
Kasanu berada dalam Teralis besi polsek setempat,atas pelanggarannya
penganiayaan sehingga membuat tewas si korban dan pemasokan barang barang
illegal.
Di sisi lain setelahnya
kejadian itu,Chynatrha pergi ke suatu daerah meninggalkan dan menghapuskan
manis dan pahitnya semua kenangan dan membawa cinta ,duka dan lara. Ia pergi
dengan menggunakan kereta api,seaat kereta akan beranjak pergi meningglkan
stasiun. Dengan sangat tiba tiba dan kebetulan,Chynatrha bertemu dengan Ryanni
yang tidak lain adalah anak sang Gurunya Mahesa Widura sewaktu dulu dan sudah
lama sekali,bertahun tahun lamnya tak pernah berkunjung menemuinya.
Didalam
perjalanan ini Chynatrha yang tak tahu arah kemana tujuannya,setelah di Tanya
oleh Ryanni dan menceritakannya dengan mendetail dari awal sampai akhir tentang
perjalanan kisah hidup dan cintanya. Lalu Ryanni mengajaknya pulang bersama
sama ke tempat di mana Mahesa sang gurunya tinggal bersama Ryanni dan akhinya
mereka pergi menuju rumahnya.
Kereta
ini ternyata menuju ke arah dimana daerah tempat tinggalnya Ryanni.
Hari
itu ketika Chynatrha bertemu dengan Ryanni,saat itu Ryanni dari rumah kakeknya
habis berlibur dari sana,dan didalan kepulangannya tanpa sengaja bertemu denagn
Chynatrha.
Setahun
setengah dan pada akhirnya hingga di suatu saat,yang dimana Chynatrha sudah
tidak menghantui lagi kenangan kenangan pahitnya.
Kini
Chynatrha dan Ryanni telah menjadi sepasang suami istri yang bahagia telah di
karuniai seorang anak laki laki yang gagah tampan.
Pada
waktu menikahnya pun sempat tersaksikan oleh kedua keluarga mempelai dan para sahabatnya
Cherry,Zhia,Danar beserta para keluarga sahabatnya.
===W===





