Slide # 1

Selamat Datang Di Blogger koe

Blog ini Tentang puisi,Novel,TV-Movies,Fashion,Hijab,Beauty and Style,News Read More

Slide # 2

CoffeBreaking Magazine Online

Blogger Hasil Karya Anak Bangsa ini yang akan mempersembahkan karya karya terbaik tentang novel dan puisi juga berita hangat terkini Read More

Slide # 3

CoffeBreaking Magazine Online

mohon maaf jika masih banyak kekurangan di blogger ini karena kami masih amatir tentang menulis di blogger dan tentanf puisi puisi serta novel,cerpen,cerbung yang kami sajikan Read More

Slide # 4

CoffeBreaking Magazine Online

Semoga di masa yang akan datang kami bisa lebih menyajikan yang lebih banyak dari inspirasi kaya tulis kami Read More

Slide # 5

CoffeBreaking Magazine Online

Mohon di maklum atas kekurangan dan kerendahan tulisan dalam berpuisi,saya sangat perlu kritik dan saran yang membangun..Terima kasih para blogger dfan pembaca yang budiman Read More

15/09/2018

Kutukan Cinta, Six Brothers dan, Sang Pangeran Angsa Kesepian


Kutukan Cinta, Six Brothers dan,

Sang Pangeran Angsa Kesepian 

  Dalam heningnya suasana sepi di malam itu,tiada suara yang ada hanyalah kawanan angin malam di terangi bulan purnama kedua di bulan Desember.
Malam itu,malam seribu bintang yang bertaburan di hamparan cakrawala hitam. Begitu indahnya di pandang mata seribu angan bermunculan tetapi hanyalah satu raut wajah yang bertahan dan membuat terpaku.
Di malam itu seraut wajah terlukiskan dalam hamparan cakrawala hitam,bintang gemintang yang bertaburan itu seakan akan tersenyum menyapa dalam kesendirian mengajak kesana……….
       
Di sebuah taman tepat berada di tengah kota metropolis di sebuah kursi yang terbuat dari anyaman bambu,duduk seorang lelaki yang memandang ke atas hamparan cakrawala hitam sedang termenung lalu ia berkata: “ seperti biasanya engkau menafik,kenapa engkau berlaku seperti itu ? sungguh koe tak mengerti akan dirimoe wahai sahabat tercintakoe.

Bicara ………..bicaralah cinta koe butuh kepastian walau lewat sikap dan tutur katadan koe butuh rayuanmoe maka……tersenyumlah !! lama koe tak melihat senyummoe. Sahabat apakah ada sepenggal cinta yang tersisa untukkoe walau hanya sesaat? Adakah lautan kasih yang tiada bertepi untukkoe walau harus koe selam hingga ke dasar palung?
Perhatikan setiap gerak dan langkahmoe semakin hari semakin tak meyakinkankoe,tapi koe tak`kan sesalkan semua yang terjadi padakoe karena koe mencinta.
Cinta maafkan akoe mencintaimoe karena tak bisa koe redam rasa cinta ini padamoe.semua ini diluar kuasakoe dan salahkah akoe mencintai sahabatkoe sendiri ?? akoe sungguh tak mampu menahan semua gejolak ini dan persilahkanlah akoe untuk sekedar sayang padamoe walau hanya sebatas rasa yang engkau berikan untukkoe, akoe hanya sekedar ingin selalu dekat denganmoe itu cukup buatkoe dan koe senang dengan itu.
Cinta tak selamanya harus saling memiliki kata orang,memiliki utuh jiwa dan raga tapi mengertilah akoe butuh pengertian dari moe “.
        Setelahnya ia berkata kata seperti itu kemudian ia menyalakan sebatang rokok dan menikmatinya.
Habis setengah batang rokok itu di hisapnya lalu ia beranjak pergi perlahan lahan mulai menghilang dari pandangan seakan akan di telan sang  malam.
Lelaki itu bernama Chynatrha widura Gandhi seorang mahasiswa filsafat tingkat akhir,ia tengah jatuh cinta terhadap seorang perempuan cantik bernama Zhilva Phramitha,anak Sastra tingkat akhir yang tidak lain adalah sahabat Chynatrha sendiri.
Meraka berdua adalah sahabat sejak ospek pertama mereka ,masuk kampus.selain mereka berdua ada sahabat yang lainnya yaitu : Cherry Maha Dewi Putri,anak Psikolog.Zhia Anantha manthilie,anak Filsafat. Danar Mahardhika,anak Filsafat. Gandhy Ayoedhia putra,anak psikolog mereka semua kuliah di sebuah kampus ter nama yang ada di kota Bandung.
Karena keseringannya mereka ber enam bersama sama dan jarangnya terpisahkan kemana mana, anak anak kampus yang tidak lain teman tamannya mereka sendiri sering di katakan “SIX BROTHERS” karena kegilaan dan kejeniusan mereka bertingkah dalam segala hal dan selalu menghidupkan suasana kampus menjadikan ketenaran mereka di kampusnya.

Prinsip dan visi mereka sebenarnya berbeda beda tetapi tidaklah menjadikan adanya suatu jarak dan benteng pemisah diantara mereka ber enam tetapi ini menjadikan suatu ciri khas diantara mereka masing masing dengan gaya dan prilaku yang berbeda pula.
        Diantara Six Brothers ini,hanya Zhia lah yang tidaklah pernah di ketahui isi hati dan keinginannya oleh para sahabatnya itu,karena Zhia orang yang malas untuk curhat hanya sekali sekali itu pun kalau sekiranya menginginkannya.Dia lebih senang berbicara bersama hati nuraninya dan otak pikirannya.

Chynatrha dan Zhilva orang yang menyenangi dan mengagumi puisi,novel dan karya sastra lainnya terutama adalah KAHLIL GIBRAN,SOCRATES,SIDNEY SELDON.
Mereka berdua banyak bercerita dan bertukar pikiran mengenai puisi puisi dan karya tulis lainnya yang mereka tulis sendiri sendiri.berawal dari kedekatan dan keseringannya inilah sehingga mewujudkan perasaan yang berbeda tumbuh didada Chynatra terhadap Zhilva.

        Siang itu,sang dewa surya membakar bumi ini dengan teriknya yang menyengat.
Six brothers sedang berada di kantin sebuah kampus mereka dan bercanda gurau sambil menunggu jam kuliah masuk.
Dengan meja dua saling berhimpitan enam kursi mengelilingi kedua meja itu. Zhilva dan Chynatra berada di sebelah barat,Cherry duduk di sebelah utara,Zhia berada di sebelah selatan,Danar beserta Gandhy di sebelah timur menghadap ke arah Zhilva dan Chynatra dan ke arah orang yang berada di kantin di belakangi Zhilva dan chynatrha.
Mereka sedang asyiknya bercanda gurau dan saling ejek diantara mereka,tetapi Zhilva dan Chynatra se akan akan terpisah diantara mereka berempat.
Mereka berdua selalu berbicara dam menceritakan novel dan puisi yang di karangnya.
Lalu Cherry beranjak dari tempat duduknya dan berkata : “ akoe akan pergi mengambil pesanan sebentar,ada yang ingin memesan makanan atau minuman ? ”.
“ Cherry.akoe memesan sebungkus rokok dan tek manis dingin satu. Kamoe Zhia mau memesan apa ? “. Kata Danar.
Setelahnya mereka menikmati makanan dan minuman dengan banyak obrolon dan bercanda gurau diantaranya mereka kemudian mereka beranjak pergi karena lonceng telah memanggil mereka untuk masuk kelas.
Lalu mereka semua masuk kelas tinggallah Danar yang malas unuk masuk dan Zhilva yang sudah tidak ada jam kuliah pada waktu itu. Danar berkata kepada Zhilva : “ Zhilva ,sekarang kamoe membuat puisi tentang apa? bolehkah sekiranya akoe membacanya .
Ada satu hal yang mesti kamoe ketahui,sebetulnya akoe senang sekali mendengar dan membaca puisi puisi yang kamoe tulis sendiri,terus terang karya kamoe itu bagus sekai menurut akoe dan kadang kala akoe suka merasa iri hati terhadap kamoe dan Chynatrha.
Kamoe dan Chynatrha dapat membuat puisi puisi sedangkan akoe tidak dapat membuat nya ”. “ Ach kamoe Nar,terlalu memuji. Janganlah kamoe berkata kata seperti itu kepadakoe. Akoe masih hijau sekali dan akoe baru belajar bukan seorang yang professional dalam bidang itu dan bukan pula seorang seperti Sang Guru Kahlil Gibran.
Akoe menulis seperti itu hanyalah sebuah keisengan saja kok dan juga akoe Cuma buat mengisi kekosongan waktukoe dan sebagai tempat curahan hati. Tak pastaslah kamoe Nar, berkata kata seperti itu terhadapkoe.
Och yach,ini puisinya ( Diperlihatkannya kepada Danar) kamoe ingin membacanya sendiri ataukah sekedar mendengarkan dan biarkan akoe yang membacakannya?  Hari ini akoe menulis dua helai puisi yang bertajuk IBU dan satunya lagi bertajuk KESUNYIAN “. Sahut Zhilva.      
“ Ya sudahlah lebih baik akoe mendengarkan saja melalui     suaramoe “. Danar menjawab.
“ Yach,coba dengarkanlah akoe akan mulai membacakannya “. Lalu Zhilva mulai membacakannya.

IBU
Ibu,
Soaramoe lembut mendayu
Membuai kalbu yang kelabu
Engkau beri akoe sejuta rasa
Toek hadapi segala nestapa

Ibu,
Tanganmoe hangat merengkuh akoe
Memberi akoe sejuta harap

Ibu,
Engkau bagai melati di taman suci
Mewangi sepanjang hari
Tak sanksi tersilap bumi
Meski hari khan berganti

Ibu,
Enkau laksana embun di pagi hari
Menderita demi sang dewa surya
Yang akan menguasai sang maha bumi
Sebagai ganti memimpin hari

Ibu,
Semangatmoe bak deburan samudera
Tak tergoyah lalunya masa
Menyuraya bak bintang gemintang 
Di hamparan cakrawala hitam
Sebagai karunia Sang Raja Manusia Toek cermin para sang gembala
Agar hidup tentram sentosa atas berkah yang Esa

Ibu,
Kini langkahmoe tersendat sudah
Mampukah akoe terus meneruskan cintamoe
Yang suci luhur tak ternoda
Oleh kemilaunya HARTA dan TAHTA

KESUNYIAN
Sering koe melamun angankan diri
Bertanmya dalam jiwa hampa
Dimanakah cinta bertahta
Singgasana manakah berada

Hati pilu jiwa hampa
Getirnya sukma menggigil
Hempaskan kegundahan setiap saat
Sayap khayal selalu mengepakkan

Terbang menerawang mengangkasa biru
Menggapai mimpi mimpi
Merengkuh kesunyian batin
Dalam jasad  yang terpasung disini

Dalam kehampaan jiwa
Getirnya sukma menggigil
Rindukan sang kumbang perkasa
Cumbui bunga indah setaman

Dua insan cinta memadu kasih
Ditaman indah birunya telaga
Hiasi indahnya senjakala
Nikmati cinta sesaat

Sepasang merpati terbang
Menembus putihnya awan gemawan
Bercanda gurau di cakrawala biru
Nikmati indahnya cinta berdua

“ Bagaimana Nar, sudah selesai dua puisi yang akoe bacakan bagaimana menurutmoe ? “.Tanya Zhilva.
“ Och,bagus …..bagus sekali.tahukah kamoe Zhilva? Puisi yang bertajukkan “IBU” menjadikaknkoe teringat kepada Ibukoe.
Dia taidaklah pernah mengeluh selalu memberikan yang terbaik buat akoe,sungai cinta kasih selalu mengalir darinya sebening embun pagi dan sudah lama sekali akoe tidaklah permah melihat raut wajah senyumannya dan suaranya yang lembut mendayu karena ia berada jauh di seberang sana.
Akoe tidak menhetahuinya sedang apakah dia sekarang ini yach membuatkoe rindu terhadap ibukoe ,dia tiada pernah mengeluh selalu memberikan yang terbaik untukkoe.
Sungai cinta kasihnya selalu mengalir tiada pernah terhenti walau sekejap saja dan sebening embun pagi hari ia memberikan,sudah lama akoe tidak mendengar suaranya dan melihat raut wajahnya.
Terakhir kalinya akoe melihat ketika saat akoe natal disana,dikampung halamankoe.
Akoe hanya dapat hanya dari sepucuk surat karena kalau lewat selulerkoe tak ada jaringan disana,semoga ibukoe bahagia disana.
Och…..ibu akoe akan pulang jikalau mahkota kesuksesan telah melingkar di atas kepalakoe.”Danar berkata seperti itu. Setelahnya berkata kata mereka pun pergi meninggalkan kantin dan ketika mereka mau melangkahkan kakinya beranjak pergi datang keempat sahabatnya dan akhirnya mereka pergi bersama sama.

Tepat jam sepuluh pagi hari minggu.mereka pergi untuk berjalan jalan menghabiskan waktu bersama ke puncak. Perjalanannya pun dilakukan dengan menghabiskan waktu kurang lebih empat jam perjalanan dari tempat asal. Singkat cerita,sesampainya mereka dipuncak mereka langsung masuk ke sebuah Villa kepunyaannya Cherry.
Cherry dan Zhilva sedang berada di dapur bersama dengan Si Mbo untuk membantunya mempersiapkan hidangan,sedangkan Danar dan Ayoedhia sedang asyiknya mengobrol di halaman depan rumah sambil merebahkan tubuhnya.
Zhia dan Chynatrha sedang berada di taman halaman belakang sedang asyiknya bercanda ria sambil duduk santai di kursi ayunan,dengan senangnya melantunkan lagu lagu kesenangan dengan sebuah gitar Akustik.
Lalu Chynatrha terdiam sejenak sayap khayalnya terbang melayang jauh menerawang Zhia menatap sejenak  dengan penuh  Tanya dalam benak.
Sesaat kemudian Chynatrha berkata kata :” sepi koe rasakan dalam istana benakkoe hampa terasa tanpa pelita hati koe terlena dalam buaian kesepian indah bahagia bersama pelita hati hanya koe rasakan dalam hati saja dan berharap dalam mimpi yang tak pasti seakan sia sia saja.
Saat koe di tepi kebimbangan berlari sejauh mungkin seakan tiada bertepi,sayap khayalkoe selalu mengepakkan sayap terbang melayang menuju negri khayalankoe.
Temukan bahagia semu kerinduan pada sorang insani dimata saja,saat jiwa merintih sukma menggigil terlintas sebuah Tanya dalam benak “Dimanakah Cinta bertahta,singgasana manakah beradanya ….?? ” Ingin koe menggapainya.
Kerisauan ………koe terpasung raga menjawab kerisauan ini,dalam kerisauan hati kecilkoe selalu berbisik lirih “Dimanakah Dia belahan jiwakoe ?? “ berharap dapat berbagi kasih dalam mengarungi hamparan lautan kehidupan ini.bosan akoe dengan kesepian………jera dengan kesendirian ………” Zhia hanya dapat terdiam tanpa berkata kata hanyalah menelan air liurnya sendiri.
Seakan akan bibirnya yang indah itu terbelenggu hanya nampak raut wajah kesedihan rasa kasihan yang terpancarkan dari Zhia,setelah mendengar keluhan yang keluar dari mulut Chynatrha.
Dia bingung harus berkata seperti apa,bibir kelu seakan  akan seribu harapan di berikan untuk Chynatrha seorang yang terpancar dari sorot matanya yang jentik itu. Lalu dia berkata “ hidup ini adalah sebuah teka teki,hidup ini sebuah rahasia sang raja manusia.dengan hidup ini kita dibuatnya menjadi gila,tetapi semuanya itu tergantung dari kita sendiri membawanya kemana ”. 
Selang waktu berganti datanglah Cherry menghampiri mereka berdua “ Hei……Zhia,chynatrha.sedang apa kalian di sini ?
Ehmm…….asyik yach kalian berdua di sini memisahkan diri dengan berdua duaan (Sambil tersenyum berguyon) pake acara melamun segala,awas lho nanti……
Ya sudah maaf kalaulah akoe sekiranya telah menggangu keasyikan kalian berdua. Sekarang  mendingan kalian masuk  kedalam santapan siang sudah siap kok,ayo… kita makan bareng bareng.
Dan merekapun bertiga masuk kedalam untuk menyantap hidangan,dengan asyiknya mereka berenam menyantap hidangan penuh dengan obrolan dan canda tawa.

        Hari itu hujan turun begitu derasnya. Butiran  butiran air hujan berjatuhan ketanah dari jendela menatap jauh keluar menikmati indahnya air hujan yang turun membasahi bumi.
Chynatrha angankan diri dalam hati ia selalu berkata tentang Zilva ia begitu mencintai Zhilva , Zhilva buatnya seperti perisai dalam hidupnya , bagaikan sebatang lilin didalam gua kegelapan layaknya bunga di taman hati yang khan dicumbui yang menebarkan keharuman nuansa taman hati. Hari mulai gelap Sang Maha Dewi malam akan menampakan dirinya dan menutup siang dengan menyingrabkan kerudung hitamnya.
Saat  itu,Chynatrha dan Zhilva tengah berada didepan perapian menghangatkan tubuhnya dari udara dingin yang merasuk keraga. Di temani sebotol anggur merah di sisi mereka berada.lama saling mengobrol diantara mereka seakan akan chynatrha mulai tak tertahankan lagi perasaannya yang mengebu gebu ingin segera membludagkan mengungkapkan perasaannya pada Zhilva,dan Zhilva pun seakan akan menunggu ungkapan perasaan dari Chynatrha dengan situasi dan kondisi mendukung sekali pada saat itu.
Lepas dari obrolan canda tawa mereka saling terdiam terpasung raga. Selang waktu berganti,alunan musik terus mengalunkan simfoni keindahan suasana.
Dengan sangat tiba tiba Chynatrha berkata: “Zhilva. Sunyi adalah teman karibkoe yang setia menemani di kala bintang bintang berkedipan di atas sana,mengapa malam terasa panjang menambah rasa sunyi yang hanya dapat menikmati gelapnya malam.Zhilva.diantara kesan yang melayang wajahmoe ada di bintang senyummoe bermain di sana .
Malam terasa sepi dan panjang pagi resah mencari sisi mimpi siang bernyanyi garang.
Kala cinta bersemi tanpa salam dan kata kata hadir di hati ini dan diam di sudut hati ber irama kasih dan sayang berbunga dalam impian. Tiada pernah koe temui jawabnya tapi koe pikir cinta itu memang ada namun sulit toek mengartikannya .
Akoe berharap dalam angan seandainya dapat berbagi kasih bersama kamoe dalam mengarungi lautan kehidupan.” Lalu Chynatrha menuangkan anggur putih kedalam dua gelas yang tersedia dan di sodorkan kepada Zhilva,lalu mereka berdua mereguknya .
Zhilva memasang kedua kelopak kupingnya dengan seksama,wajahnya terselimuti keharuan.
Terpana, terdiam dan terpaku menatap Chynatrha.
Setelahnya mereguk anggur itu dengan tubuh terasa hangat dengan perapian yang menyala,dan Chynatrha menyambung pembicaraan yang sempat terputus “ Zhilva,akoe ingin kamoe tahu beban beratkoe beban ini terasa berat  dipundakoe telah coba meringankan tetap terasa berat.
Hari demi hari musim demi musim koe coba bertahan terus dan terus,lebih dari dua belas purnama telah koe saksikan malam malam sunyi sepi koe lewati,malam itu sesunyi hati dan sesepi jiwakoe merana  dalam kehampaan.
Sekian lama akoe dalam buaian sang kesendirian, sudahlah cukup koe nikmati kesendirian.
Jasad boleh terpisah tapi hati tetap bersatu satu,manusia tak`kan dapat mengubahnya karena manusia bukanlah Sang Maha Raja Manusia. 
Apakah artinya sebuah gunung megah tinggi menjulang, Bila di hadapkan bersama dengan cinta langit pun tertunduk malu.
Cinta tiada dapat terhenti sampai kapanpun jua,mengalir deras bagai air di keheningan Sungai selalu menuju kedalam ke titik kerendahan jiwa.
Zhilva,sekian lama kita bersama ada rasa beda tumbuh didada sulit toek mengungkapkan ragu toek menyatakan.akoe hanya ingin tahu bahwa akoe mencintaimoe……?
Sungguh akoe cinta kamoe saat koe lihat di bening matamoe terpancarkan  nuansa damai di hati.
Jika engkau bertanya.’’ Seberapa dalam akoe mencintai…. ? Begitu sulit koe jawab Tanya moe itu karena cinta tiada di nilai dari kata-kata tetapi dari perhatian dan tingkah laku kita “.Berapa saat kemudian  mereka terdiam tak tau apa yang mesti di katakan Chynatrha kepada zhilva, dan saat itu zhilva merasa bingung bercampur bahagia dengan nada mengalunkan kebingungan Zhilva  berkata :” Chynatrha aku merasa bahagia dengan atas apa yang kamoe katakan akoe merasa perempuan yang paling beruntung di dunia ini tapi Chynatrha maafkan akoe, akoe mohon maafkan akoe bukannya akoe tak mencintaimoe bukannya akoe tak sayang padamoe tetapi kita sudah terlanjur bersahabat sulit buatkoe merubah semuanya dan akoe takut tak dapat membuat moe bahagia kita cocok dalam hubungan persahabatan tetapi belum tentu dalam hubungan sebuah tali kasih, maafkan akoe bukannya bukannya akoe menolak kamoe”.
Chynatrha terdiam memandang harapannya sirna seketika,ternyata tak sesuai yang ia bayangkan tak pernah terbersit olehnya Zhilva akan berkata kata seperti itu.
Dengan lapang dada dan rendah diri ia menerima jawaban yang sangat pahit sekali,lalu ia berkata: “ Zhilva,seharusnya akoe yang meminta maaf terhadapmoe mungkin akoe terlalu lancang harus mengatakan semua ini padamoe karena ke tak berdayaankoe menahan gejolak ini.akoe sadar akoe terlalu terbawa suasana,mungkin kamoe benar tentang yang satu ini kita mungkin cocok dengan hubungan yang seperti ini dan belumlah cocok dalam hubungan yang lebih dari pada persahabatan ini.
Koe berharap semua akan berbeda dan koe berharap koe dapat meredam semua peraaankoe kepadamoe,tapi koe rasa itu tak`kan mungkin.akoe ingin kamoe mengetahui satu hal sampai kapanpun akoe akan menunggu dan membuka lebar lebar pintu hati ini untukmoe jika suatu saat nanti kamoe akan berubah pikiran dan mencoba datang kepadakoe akoe akan menjemput kamoe dngan senang hati “.Zhilva terdiam sejenak lalu berkata : “ yach.mungkin ada baiknya juga kita seperti ini terus karena tali persahabatan tak`kan putus seperti tali yang lain.
Dan,jika hingga di suatu saat nanti kalaulah jodoh mempertemukan kita itu tak`kan pergi dan hilang kemana. Akoe rasa lebih baik kita merajut lagi tali persahabatan kita seeperti yang telah kita bina sejak dulu dua tahun yang silam,akoe ingin kamoe mengerti akan hal itu Chynatrha “.


Di ruang lain Zhia sedang termenung dengan mata memandang ke arah luar dari jendela angannya melayang,kegundahan mulai merasuki ruang benaknya. Ia sdang berbiara sendiri ke arah luar yang terdapat hujan sedang turun membasahi pundak bumi. Katanya sambil melamun: “ Resah ini gundah ini selalu datang dengan amat sangat tiba tiba sekali  tanpa permisi begitu mengusik jiwakoe,membuatkoe terpuruk dalam lingkaran ketakberdayaan.yang akoe cari dan yang akoe inginkan sepertinya menjauh dan takkan pernah kembali.sebetulnya hanya satu yang akoe inginkan didalam hidup ini tetapi kenapa begitu sulit sekali akoe dapatkan. Haaah ……ouughhh,hidup ini memang penuh dengan Brengsekkan dan Kemunafikan mengesalkan sekali. Kadang kala akoe benci dengan hidup ini yang sekali permainkankoe berulang ulang.
Satu yang akoe inginkan dalam hidup ini akoe inginkan kebahagian ke bahagiaan yang  utuh hidup bersama sama dengan orang yang akoe cintai dan yang akoe sayangi,akoe tidak mau hidup menderita merasakan sepi sendiri didalam keramaian orang sekitar.
Wahai angin katakanlah kepadakoe dimanakah kebahagiaan itu adanya ? Didasar lautkah,di atas gunung tinggi menjulangkah,kebahagiaan itu berada. Ataukah memang tidaklah ada buatkoe buat perempuan malang ini. Inikah yang namanya kutukan cinta buatkoe ? karenakoe menderita karena cinta.
Betapa kasihannya dirikoe ini,lihat… lihatlah.!! jasadkoe yang masih berdetak betapa jauhnya dengan kbahagiaan dan kedamaian jiwa yang akoe inginkan.
Tiada senyuman tulus menyelimuti wajahkoe hanyalah segumpal kesedihan mengitarikoe.kabut gelapkoe menghalangi pancaran wajahkoe begitu terbiasanya akoe mendapati semuanya ini koe hanya bisa terdiam terpasung. Koe coba berlari sejauh mungkin tetap saja tak terhindarkan,koe coba berdiam diri semakin terasa perihnya bagaikan teriris iris. Koe tatap indahnya cakrawala hitam penuh dengan bintang gemintang berhamburan berserakan dan Sang Dewi Malam yang memancarkan Auranya penuh dengan keanggunan dan kelembutan. Setengah tengadah koe memandang,akoe lakukan dikala seperti ini  berharap hilang semuanya tetapi tak pernah hilang jua.
Koe coba tutupi sebentuk kesedihan ini dengan sehelai senyuman tetap sja semakin terasa.
Och…….lelahnya hatikoe atas semua yang terjadi,apa yang harus akoe lakukan pada saat saat seperti ini.
Och jiwakoe…….katakanlah padakoe janganlah  kau diam membisu Bantu akoe atasi semuanya ini,akoe sungguh tak kuasa menahannya. Tiada kasih menghampiri walau cinta bersemi.
Kini koe merasakan koe hidup sendiri di hamparan lautan kehidupan ini,koe merasakan kerasingan terombang ambing tak tahu kemana arah perahu layarkoe dan berlabuh dimanakah.
Sepasang bola matakoe hanyalah dapat melihat yang kasat mata saja,kedua telinga ini hanyalah dapat mendengar yang terdengar riuh saja,hati ini hanya dapat merasakan yang perih saja,bibir ini merasakan yang pahit saja. Tak tahu datang darimana dan pergi kemana hanyalah sebentuk fatamorgana yang koe dapati semuanya semu menjadikan kamuflase.
Koe lihat langit begitu biru disaat teriknya mentari menyambut tenang terlihat tetapi tak sebiru dan setenang hatikoe. Sang Dewi Malam begitu terlihat cantiknya seakan akan berseri seri menyaksikan tingkah laku manusia manusia menyapa dengan lembutnya lewat pancaran auranya tetapi tak selembut dan berseri seperti wajahkoe ini.
Och…….kenapa akoe harus begini dahulu begitu indah bahagia terasa,sungguh koe tak mengerti akan semuanya ini,dan mungkin tak`kan pernah mengerti sampai kapanpun jua sampai ajal memanggilkoe.
Sampai kapan akoe akan terus begini berpaling dari kenyataan dan menikmati keterpurukan diatas ketakberdayaan ini,akoe hanyalah seorang perempuan bodoh yang takkan pernah mungkin merasakan kebahagiaan walau hanya sesaat dari semua yang ada dan yang tiada.
Lama akoe tiada merasakan hangat belaian seorang kasih,sampai kapankah akoe harus mnerima kutukan cinta ini.
Waktukoe terbuang sia sia tersita dengan percuma sakan seakan tiada dapat melakukan suatu hal yang tak berguna buatkoe .
Ingin koe teriak sekeras mungkin sampai hingar bingar terasa lepaskan semuanya.tapi bibirkoe terbelenggu.                   
Inginkoe menghempaskan kabut gelap yang menyelimuti ruang benakkoe begitu sulitnya koe hempaskan karena begitu kuatnya gumpalan kabut yang menyelimuti ini.
Menangis …dan menangis yang akoe lakukan acapkalikoe,hingga mengring telaga air mata ini.koe ratapi terus dan terus semua yang terjadi dan yang terlewati,coba koe pejamkan kedua bola mata ini menghilangkan semua yang terlewati bersama jalannya Sang Maha Waktu,hanya menambah kenelangsaankoe tanpa terhapuskan. Perempuan bodoh. hanya perempuan bodoh yang hanya dapat menahan,melihat,membayangkan,dan memimpikan sesuatu hal yang indah hanya dalam hati saja. Keluh kesahkoe selalu mengalirkan air kelirihan selalu mengalunkan simfoni kegetiran sukma menggigil.
Walau seribu kali koe coba toek merubah segalanya tetap saja seperti sediakala adanya .
Malam malam yang begitu indah tersaksikan olehkoe di atas sana,di hamparan cakrawala hitam bintang gemintang bertaburan berserakan  tak teratur adanya saling beradu kedip mempercantik malam. Sang dewi malam berseri lewat auranya menampakkan diri,pohon pohon  mahoni yang hijau nan rindang menari bergoyang di sapa sang maha bayu dan bunga bunga di taman malam saling meliukkan tubuh.
Harusnya koe nikmati dengan senang hati tanpa terdiam meratapi kisah yang terlewati di hidupkoe,harusnya koe lupakan sejenak semua yang terjadi. Akoe capek akoe lelah dengan semua yang terjadi ini . “ setelahnyua seribu pikiran meraung raung dalam ruang benaknya membuatnya lelah,akhirnya ia tertidur di kursi itu.


        Keesokan harinya saat pagi datang menjemput tinggalkan semua keindahan di ratu malam,dari jendela yang meng arah kesebelah timur. Tepat di mana Sang  Dewa Surya menampakkan dirinya untuk mengemban tugas yang di titahkan oleh Sang Maha Raja Manusia.
Terlihat Chynarha sambil minum kopi dan menghirup udara segar di pagi hari  dengan sebatang rokok menyala di tangan angannya melayang sama halnya dengan apa yang terjadi pada Zhia saat malam tadi. Ia  teringat saat malam tadi saat bersama dengan Zhiva,dalam hati berkata : “ Di remang cahaya dalam dekapan belaian Sang Dewi Malam. Seekor Pangeran Angsa Kesepian termenung sendiri meratapi kisah hidupnya dan menatap pada Sang Dewi Malam berharap kunjung  seorang Peri memberikan seiikat cinta padanya tetapi tak sesuai dengan apa yang di harapkannya.
Malam seribu malam,malam seribu bintang.malam seribu cinta di mana para Cupid berkelana,benih cinta brtaburan di padang kehidupan.dimana bias bias kasih terpancarkan dari cermin kehidupan Sang Maha Dewi Venus.
Di gelapnya malam sunyinya suasana dalam dekapan dinginnya hembuasan sang maha bayu,tergema dentingan air di nuansa malam kesunyian nyanyian PARA SANG  DEWA di gaungnya keheningan.
Sendiri berkawan angin malam tiada teman menemani tiada kasih memberi,lalu sang pangeran angsa kesepian setelah sekian lamanya termenung mendekap dalam hampa dan terpasung raga meratapi hidup.malam itu berharap khan ada yang temani untuk bersama mengarungi hamparan lautan kehidupan saat itu. Keesokan harinya Sang Pangeran Angsa Kesepian seperti sediakalanya  termenung dan berkata pada sang maha dewa bayu yang melintas menyapa tubuh saat itu : “ Wahai……..Sang  Bayu yang melintas menyapa tubuh ini,tentunya Engkau mendengar melihatdan merasakan apa yang sedang terfikirkan olehkoe di istana benakkoe ini dan yang terasakan hati ini.
Dan tentunya Engkaupun tahu apa yang di inginkan akoe kepadamoe dengan amat sangat akoe minta KUASA Sang Maha Raja Manusia lewat Tanganmoe sampaikanlah rasa rindu dan pilukoe ini kepada sang kkasihkoe tercinta yang selalu akoe damba damba dan akoe nantikan selalu hadir dalam plukankoe setiap saat setiap waktu. Walau kini ia berada di dekatkoe tetapi hatinya terasa jauh sekali dengankoe ini,akoe Slalu merindukannya dan mencintainya “. Apakah sang  bayu mendengar atau memalingkannya dengan berlalu begitu saja tanpa menghiraukan,Sang Pangeran Angsa kesepian yang berkeluh kesah  masih tetap dalam kesendiriannya mendekap kehampaan bertemankan kesepian.
Walau waktu terus bergulir dengan cepat berlalu begitu saja dengan angkuhnya,pangeran angsa kesepian ini.terpasung raga dalam angan walau jasad mewujud jiwa melayang mencari cari arti.
        Hamparan lautan kehidupan yang penuh dengan kefanaan ini, merasa di arunginya sendiri bersama kehampaan yang kian mencekam.
Apakah artinya sebuah mahkota yang bertaburkan intan permata berkilauan di atas kepala,bila tiada kasih memberi dengan seorang peri hadir menjelma mengikatkan tali cinta di lehernya. Hampalah terasa dalam jiwa. Dan,apalah artinya sewujud istana tinggi megah berdiri tegak dengan angkuhnya.
Beralaskan dengan permadani biru bertaburkan zamrud dan safier bilakah tiada dayang dayang bersinggah dan berdiam menetap dalam intana.
Walau hidup ini tak selamanya indah tetapi tidak bolehkah seekor pangeran angsa merasakan suatu kebahagiaan,walau banyak cinta yang datang tawarkan hati tetapi itu hanyalah bunga indah dan harum setaman saja baginya karena bukan cinta yang didambanya.
        Dalam rangkulan gelapnya malam belaian sang dewi malam terbersit seikat kata dalam benak rindukan seorang pasangan jiwa. Kekasih telah menjauhkan hatinya pergi,hilang tanpa jejak sembunyi didalam yang terang. Akankah esok hari dikala Sang Dewa surya menampakkan dirinya utuk mengemban sebuah tugas yang di titahkan dari Sang Maha Raja Manusia,dikala burung burung kanari dan parkit bernyanyi riang menyambut indahnya pagi hari,hadir menjelma dan kemudian menjemput sebuah impian koe.
Menjadikan sebuah pertanyaan dalam diri,acapkali koe begini. Puluhan purnama telah terlewati dengan penuh kehampaan,Seekor Pangeran Angsa masih disini berdiam di birunya telaga dengan terbata,tetap sendiri “. Tanpa Chynatrha sadari karena begitu jauhnya sayap pemikiran mengepak,di belakangnya telah hadir perempuan cantik bertubuh lenjang dengan rambut yang tergerai dan sorot mata coklat yang tajam.
Perempuan itu adalah Zhia,tanpa sengaja Zhia mendengarkan perkataan Chynatrha walau tak semua hanya beberapa kata kata yang terdengar kedua telinganya.
Dengan setengah kaget Chynatrha melihat Zhia yang tepat berada di belakangnya,” Och……kamoe Zhia,apa dari tadi kamoe berada di belakangkoe. Apa yang kamoe lakukan di belakangkoe ?”. Tanya Chynatrha. “ Tidak.Tidak ada, akoe Cuma ingin memastikan saja kamoe ada di mana. Ternyata kamoe ada di sini “.jawab Zhia sambil berlalu.
                                          

        Tiga hari setelahnya para Six brothers berlibur ke puncak. Dan kegiatan belajar mengajar pun di kampusnya telah di mulai lagi,mereka masuk seperti sediakalanya,setelahnya mereka keluar dari kelas seperti biasa berkumpul di kantin kampus yang terdapat di lantai bawah berdekatan dengan mushola.
Disana ada Ayoedhia,Chynatrha dan Danar.dengan di temani seorang teman sekelasnya Ayoedhia,mereka berempet sedang asnyiknya mengobrol kesana kemari .di meja saping mereka ada Zhia dan Cherry dengan di temani dua perempuan cantik teman sekelasnya Cherry,mereka sedang asyikya saling curhat sambil menunggu kedatangan Zhilva.
Di tengah percakapan obrolan mereka ber empat  antara Ayoedhia,Chynatrha,Danar dan seorang temannya Ayoedhia bernama Reines Ginanjar Darussalam. Tiba tiba saja obrolan mereka terdiam sejenak mereka di kejutkan dengan melintasnya seorang perempuan  cantik yang melintas tepat di hadapan mereka berempat dengan harum wangi tubuh menebarkan. Perempuan  itu terus melangkahkan kedua kakinya tanpa terhenti menuju ke arah mushola.lalu Ayoedhia berkata dengan sorot mata yang tajam meng arah ke perempuan cantik itu,dan kemudian bertanya pada Reines temannya itu yang berpakaian cuek sekali ” Aduh…….ehm,begitu cantiknya perempuan itu. Tuhan betapa cantiknya Engkau ciptakan Dia dengan harum wangi tubuh menebarkan setaman,andai kata dapat koe miliki dan koe raih hatinya akoe bersumpah tak`kan pernah menyakiti perasaannya.inikah namanya Cinta pada pandangan pertama,he…he. ( Lalu Menengok ke arah Reines )
Ech ……Reines,apakah kamoe mengenal perempuan yang cantik itu.yang berjalan menuju ke arah mushola dengan rambut hitam panjang tergerai kaos putih celana jeans biru itu ? “. “ Och …..Perempuan  cantik sekali itu “. Dengan cueknya Reines menjawab. “ kalu kamoe kenal dengan perempuan itu,tolonglah sekiranya kamoe kenalkan akoe padanya dan biarkan selanjutnya akoe yang mengatur, tolonglah Reines? “. Tanya Ayoedhia sekali lagi.tapi Reines hanya tersenyum dan berkata : “ baiklah nanti akoe kenalkan kamoe kepadanya.asal kamoe tahu saja wanita cantik itu bernama Vitta Dhamayanti Anggraeni Wiraksa  anak bungsu dari pejabat daerah dari salah satu partai politik.Dia adalah anak dari yang muda,dia adalah anak yang terkaya di daerahnya itu dan dia belum punya tambatan hatinya walaupun banyak sich yag datang menawarkan hati tetapi dia tak pernah merisaukannya.entah kenapa akoe juga heran padahal laki laki yang datang padanya bukanlah laki laki biasa biasa seperti kita kita ini…….. “. “ lho..kok kamoe tahu tentang asal usul Dia. Jangan jangan kamoe sama dia…….atau hanya……..”.dengan penuh keheranan dan terkejut Ayoedhia bertanya pada Reines. Lalu dengan tersenyum Reines menjawab dengan dinginnya ia berkata : ” Tidak….janganlah kamoe menvoniskoe seperti itu.akoe sama Dia sama sama satu sekolahan sewaktu duduk di bangku SMA dulu dan kebetulan juga akoe satu kampung dengan dia jadi wajarlah kalau akoe tahu semua tentang dia.waktu itu saat akoe kelas Tiga dan Dia kelas satu “. “ Dhia……Dhia ehmm……. dasar kamoe lelaki bajingan,brengseknya kamoe itu. Heh ingat sadarlah kamoe itu setiap kali melihat perempuan cantik kamoe mau terus berhenti kenapa sich.apakah kamoe tidak bias menjadi lelaki seperti adanya,kamoe sadar tidak sudah berapa perempuan yang sakit hati gara gara tingkah laku kamoe yang arogan ”. Chynatrha menyahut dengan candaannya seperti itu. Lalu Danar menambahkan perkataan candanya Chynatrha “ Iya seharusnya kamoe itu sadar lho,nanti tahu akibatnya.jangan sampai nanti kamoe tergila gila karena perempuan itu,mengerti kamoe Dhia ? “. “ yach…..yach baiklah sahabat sahabatkoe yang tercinta akoe dengarkan perkataan kalian. Terima kasih atas perhatiannya yach “. Dengan ngeyelnya Ayoedhia berkata seperti itu,dia merasa sedikit tidak terima dengan apa yang di katakana para sahabatnya itu.
walau begitu Dhia tiadak pernah menghiaraukannya terlalu serius.  Tak lama dari obrolan itu Vitta pun datang melintas melintas di hadapan mereka.” Hey.Reines lihat itu Vitta datang,panggil …panggil Reines.suruh kemari lalu kenalkan padakoe “. Girang Ayoedhia bicara pada Reines.
Dan Reines pun memanggil manggil  Vitta : “ Vit..Vitta.tolong kemari sebentar akoe ada perlu sama kamoe “. “och yach.ada apa yach kak ? “. Jawab Vitta sambil menghampiri. “ Tidak kamoe dari mana saja sich Vitt.sombong sekali kamoe tumben “. “ Ach tidak biasa saja kok,akoe ada saja kok tidak pernah kemana mana kak Reines yang darimana saja kok baru kelihatan ?”. “ akoe ada saja kok sekarang sich kuliah terus pulang,och yach…duduk dulu sini sebentar kita ngobrol ngobrol dululah sudah lama khan tidak pernah mengobrol dan saling tegur sapa “. “ yach terima kasih .” Vitta pun duduk bersebelahan dengan Ayoedhia,dan tak hentinya Ayoedhia memandang Vitta dengan pandangan penuh dengan harapan. Tetapi Vitta tidak pernah menghiraukanya. Kemudian Reines menyambung pembicaraan lagi yang sempat terputus sejenak beberapa detik yang lalu : “ och yach Vitt.kenalkan ini teman akoe “. “ Vitta…”. “Ayoedhia”. Perkenalan pun berjalan dengan baik setelahnya mereka berdua saling berjabatan tangan Vitta pun pamit dan meninggalkan mereka semua : “ maaf sekali yach akoe tidak bias berlama lama di sini.sebenarnya akoe ingin sekali mengobrol bersama kalian semua tetapi bagaimana yach akoe lagi ada kuliah sekarang. Nantilah kapan kapan lain waktu mungkin kita bias saling mengobrol,akoe pergi dulu yach daach……”. Vitta pun beranjak pergi menuju kelas.
Disaat perkenalan Vitta dengan Ayoedhia dengan sangat kebetulan sekali pada waktu iu Chynatrha dan Danar sedang tidak ada di tempat mereka sedang pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku mata kuliah umum.
Baru saja perkenalan di mulai dan Vitta pergi meninggalkannya tibalah kedua temannya Chynatrha dan Danar.mereka brdua menanyakan tentang perkenalan itu dengan Vitta kepada Ayoedhia : ” Dhia bagaimana perkenalan kamoe sama Vitta Sudah Apa belum kamoe kenalan bersama perempuan cantik itu ? bagaimana seru tidak ceritakanlah pada kami berdua,sayang kami melewati hari bersejarah ini.haa……ha…”. mereka berdua mengejek Ayoedhia. “ Tidaklah. Tidak ada yang special sekali perkenalan itu biasa saja akoe hanya kenalan saja sama Vitta tanpa mengobrol kok soalnya dia lagi ada kuliah jadi tidak bisa berlama lama di sini menemani kita mengobrol “. “ kasihan sekali kamoe Dhia…!!! “. Seru kedua temannya dengan guyonannya.
“ Maaf  sekali teman,akoe tidak bias berlama lama di sini pasalnya akoe ada perlu sekali yang tidak bisa di tunda tunda.Akoe pergi duluan,lagi ada pelantikan buat anak anak baru calon pecinta alam sebentar lagi di mulai “.Sahut Reines pamit dan beranjak pergi.
Lima menit telah berlalu dari sejak kepergiannya Reines tidaklah lama dari itu kemudian datanglah Zhilva.hari itu ia tampil beda sekali. Ia  mengenakan kaos berwarna biru muda dengan rambut panjang hitam tergerai kebawah dan memakai celana jeans biru dengan kantong selendang talinya mengikat erat di belahan dada. Saat itu Chynatrha memandang Zhilva dengan tatapan lain dari biasanya kali ini ada berbagai arti dan makna dari sebuah pandangan itu,dengan sorot  matanya yang memancarkan bias bias kasih yang terdalam.
                

Hari berganti siang berganti malam empat minggu telah berlalu di hitungan masehi. Ayoedhia sehabisnya jam kuliah ia langsung menuju kantin dan sering ia lakukan,tanpa menghiraukan atau menuggu sahabat sahabatnya yang lain. Maksud dan tujuan ia sering melakukan itu tidaklah lain hanya mnunggu dan berharap dapat bertemu dan mlihat raut wajah Vitta yang cantik itu. Sang dewi Venus mulai memancarkan bias bias kasih kepada dirinya dan para Cupid mulai memanahkan benih cinta yang di bawanya. 
Selama didalam penantian itu Ayoedhia seperti biasanya tengah berada di kantin kali ini pagi sekali ia berada di sana. Entah angin apa yang membawa kabar sehingga dengan sangat tiba tiba perempuan cantik itu datang melintas di hadapannya,riang dan gembiranya Ayoedhia saat itu tetapi ketika ia akan memanggil dan menghampirinya Vitta berjalan terus menuju ke mushola tanpa melirik Ayoedhia sebelah mata pun,apa yang telah di lakukan Vitta apakah dia lupa pada Ayoedhia ataukah memang tidak melihatnya padahal di situ ada Ayoedhia.
Dengan hati yang penuh dengan kekecewaan ia berkata dalam hati : ” Saat akan beranjak pergi untuk menyapamoe,tiada kata yang ter ucap seberkas rasa kecewa menyilaukankoe saat semua berlalu dari hadapankoe koe datang membawa seikat cinta untukmoe.
Cinta yang kemarin mekar mewangi kini layu sesaat dalam sekejap,saat kau datang ketika koe menunggu gundah menghantui,resah merajai,gelisah menjelma.
Dan,dalam kerinduan yang tiada bertepi ini pesonamoe terlukiskan di keheningan malam tiba,tahukah kamoe…? Vitta kamoe tidak akan pernah mngetahui tentang apa yang koerasa jauh di lubuk hatikoe. Andai koe tak melihatmoe dan berkenalan denganmoe………
( ia duduk sambil menulis tentang lara hatinya)


 Saatkoe beranjak pergi ………Tiada kata terucapSeberkas kecewa,Menyilaukan ruang benakkoe
Saat semua berlalu dari hadapankoe
Kau datang bawa sepenggal cinta
Dan kini,Cinta yang dulu layu merekah kembali
Saat malam datang ……..Gundah menghantui
resah merajai,gelisah menyertaikerinduan yang tak berujung

di keheningan malam yang begitu gelap gulitaseraut wajah dan senyuman
menemani di kesendiriankoe
lukisan pesonamoe terpampang

Andai tak melihatmoe ………


Vitta kamoe perempuan yang benar benar membuatkoe gila.
Benar ternyata apa yang di katakan sahabatkoe Chynatrha dan Danar akoe terlalu menggampangkan segalanya,jadilah akoe seperti ini.
Bunga tumbuh  dimusim hujan,saat kemarau menjemput hiasi indahnya pegunungan saat koe berada di atas puncak. Bunga harum semerbak taburkan wewangian alam pegunungan jatuh tersapa sang maha bayu,kuncup mekar tak terlihat sebentuk keidahan yang akoe rasa nikmat bunga di alam sejuk dapatkah koe memetikmoe tubuhmoe indah rupawan.cantik tak terkira …………
Tapi kini,sepertinya sirna bunga yag koe puja telah amelukaikoe dengan durinya yang tajam membuatkoe sakit dan terluka. Jujur koe akui walau terluka akoe mencintaimoe………….!! “.
  
Disisi lain Cherry telah putus bersama sang kekasih pujaannya,terjadinya pengakhiran kisah cinta Cherry ini dengan adanya campur tangan pihak ke tiga sang kekasih pujaannya itu melakukan perselingkuhan di belakang Cherry.hingga di suatu saat terungkaplah semuanya itu dan pada akhirnya Cherry memutuskan untuk mengakhiri kisah cintanya itu tanpa menghiraukan hari hari yang telah di lalu bersama walau itu indah namun kini menjadi pahit terasa,sendirilah sudah sekarang Cherry tanpa seorang kasih menemani. Karena sang kekasihnya ini jauh berada dengan berbeda daerah kesempatan pun terbuka lebar tanpa sepengetahuan Cherry,Cherry sering melakukan suatu pertemuan dengan sang kekasihnya itu paling telat sebulan sekali.
Cherry kini tenah berada dalam lingkaran gumpalan keterpurukan  karena penganiayaan cinta suci baginya .  
Kabar demi kabar yang terbawa angin lalu,sang kekasihnya itu berselingkuh dengan seorang wanita karier yang cantik yang dapat meraih simpati para hati lelaki,ia mempunyai kedudukan di salah satu perusahaan terkenal di Jakarta. Wanita itu bernama Irene Margaretha
        Malam yang begitu gelap tak ada Bintang gemintang yang bertaburan di cakrawala hitam sang dewi malampun enggan menampakkan dirinya.
Didalam ruang kamar yang gelap hanya cahaya dari luar arah jendela menembus ke dalam ruang kamarnya. Di dalam ruang itu Cherry duduk termenung sendirian dengan memeluk kaki,air mata jatuh tak tertahankan lagi membasahi pipinya yang lembut itu. Tiada kata yang terucap dari bibirnya hanya suarua tembang tembang kenangan kisah berdua yang terlantunkan menambah kepedihan didalam Suasana malam itu,hatinya penuh dengan  amarah ,benci,dendam bercampur padu menjadi satu bersama rindu dan sayang membaluti kesedihan.
Tiga hari sejak putusnya tali kasih Cherry bersama kekasih pujaannya,saat itu ia berada di kamar Cherry . Bernama Calvine Aldono Ia  hanya terdiam tak tahu apa yang harus di katakannya atas kesalahannya yang ia perbuat  pada Cherry,bingung sendiri hanyalah menatap dan menatap yang Ia lakukan   Bersamaan dengan butiran butiran air mata yang jatuh membasahi pipinya dan penuh dendam yang menyesakkan dada seraya ia berkata pada Calvine : “ Sang cakrawala menjadi kelam tiada senyummoe seindah dulu tiada bunga berseri di taman.sayang…….dimana hati nuranimoe yang dulu ? Dimana perhatiannya yang selalu mengalir itu,kekasihkoe Calvine……. ? 
Sejuta kenangan yang pernah kita buat  sejuta kenangan pahit yang pernah kita buat  ingatkah kamoe akan hal itu atau kamoe telah melupakannya sejak dahulu sejak mulai Irene ada di dalam hatimoe ?
Dalam kenangan ini koe coba rengkup sayap khayalkoe dan didalam kesunyian koe lintaskan seikat harapan segumpal kesedihan menyelimuti melumuri ruang benakkoe membelenggu jiwa meronta oleh kebencian dan sayangko padamoe Calvine.
Koedengarkan nyanyian ratap kasih tahu aal gaung yang mengalun sayup samar gugahkan malam yang gelap.
Di ufuk yang merayu nuansa pagi koedengarkan nyanyian ratap kasih tahu asal gaung yang mengalun  tetapi entah berada muara jirim. Yang hadir di siang bolongkoe membawakoe ke lemah curam kedukaan cinta,berlalu hilang dari mata mungkinkah cinta datang untuk melanjtkan pengarungankoe yang terakhir kalinya dalam dunia cintakoe bukan sperti cinta yang kamoe berikan cinta yang brlumur dusta.
Calvine. Tahukah kamoe,Akoe seekor belalang betina di padang rumput,terbang ikuti sang bayu. Dengan air mata yang mengalir deras  entah sampai kapankah akan mngering. Dan tahukah kamoe adakah yang pasti dalam hidup mencapai Nirvana tak terkecuali maut di ujung senja. Benar adanya semua ruang pasti ada cahaya yang datang tak terkecuali lembah ngarai terdapat gua yang selalu menggulitakan ruang.
Sekarang kesunyian menjadi kawan karibkoe,yang setia menemani di kala akoe terpuruk karena cintamoe. Kenapa malam ini terasa begitu panjang menambah rasa kedukaan saja “.
“ Maaf.Maafkan akoe Cherry bukan makud akoe berbuat seperti itu.
Tetapi itu sungguh di luar kuasakoe akoe tak sengaja melakukannya,ini terjadi begitu saja.akoe inginkan kamoe memaafkankoe sekali ini saja dan beri akoe kesempatan untuk merubahnya dan memberikan yang terbaik untuk moe walau tak `kan bersama lagi. Cherry……..akoe Cinta kamoe dan Dia,koe mohon kamoe agar mengerti ,akoe tidak bias meninggalkan Irene tapi akoe juga mencintaimoe. Izinkanlah akoe mencintaimoe dengan cara yang lain “. Kata Calvine.
“ Persetan Denganmoe……!!! pergilah kamoe sebelum akoe muak,akoe dapat membunuhmoe disini. Sudahlah jangan kau terlalu banyak mengoceh lagi ,karena  telingakoe sudah tak bisa lagi mendengarkan ocehanmoe yang berbau busuk.
Empat hari yang lalu malam itu, diantara kesan yang melayang wajahmoe ada di bintang gemintang yang berkedip senyummoe bermain di sana.
Malam terasa sepi dan panjang pagi resah mencari sisi mimpi siangkoe selalu bernyanyi garang gaduh mengaduh.
Akoe terluka karenamoe,akoe mencinta karenamoe,dan akoe benci karenamoe,semoga karma dan dogmakoe datang menjemputmoe.
koe selalu akan berdoa demi kehancuranmoe bersama wanita jalang itu.      
Saat kamoe tengah berada di tempat yang sama halnya dengan akoe selama ini maka di situlah karma dan dogmakoe datang padamoe dan pada saat itulah akoe akan tertawa terbahak bahak sepuas hatikoe senangkan diri ini.
Pergilah…………silahkan tinggalkan tempat ini nikmatilah bersama Irenemoe itu peluk dan dekap selalu agar tak pernah berpaling pada lelaki lain,pergilah bajingan silahkan.
Selamat Tinggal………………!!! Sampai ketemu di kehancuranmoe,koe menunggumoe “. Cherry berkata seperti itu dengan penuh dendam. Calvin pun pergi meninggalkan Cherry tanpa berkata kata lagi.
Dari atas jendela kamar menatap ke bawah terlihat mobil sedan merah Calvine yan g sedang melaju meninggalkan rumah Cherry. Ia  berkata  : ”  Mungkinkah akoe menghindar dari kenyataan yang ada ataukah harus menghilang untuk selamanya. Dan,lupakan cinta yang ada.akoe mencinta tapi tersiksa koe dengarkan nyanyian sang dewa di gelapnya malam berharap ada jawab tersirat dalam benak,tapi tak kunjung jua. Akoe bagai seekor angsa betina bodoh yang tiada pernah bebas terkungkung dalam kubakan air riuh terpenjara dalam pusaran berharap apa daya berpasrah apa yang terjadi.
Ya Tuhan …….mengapa akoe tak dapat melupakan,melupakan apa yang pernah terjadi antara akoe dan dia.mungkinkah ini sebuah takdir hidupkoe akoe sungguh tak kuasa mengartikannya mengapa tejadi pada hidupkoe.
Akoe sungguh tak dapat melupakannya,bila koe ingat dia pada saat malam kejadian itu selalu membawakoe kedasar samudera kepedihan. Koe tersiksa sekali pedih terasa menyesakkan dadakoe ini, ini seperti tertusuk duri yang beracun hanya menunggu saat ajal tiba saja.hati sepi bersatu dalam kebencian dan dendam ynang membara ,koe tak bedaya melawannya toek menghentikannya.
“Ya Tuhan…….koe selalu ingat dia,tutur katanya,senyumannya, lembut hangat  belaian sapanya dan semua kenangan yang pernah merenda berdua dengannya. Kejadian seperti iu selalu meronta dunia pikirankoe gelap gulita seakan  tiada jalan yang harus ko tempuh. Koe bermohon padaMoe musnahkanlah dalam benakkoe ini. Lupakanlah,sungguh Nista bilakah koe ingat semuaya.
Dia selalu menyiksa,menikam,menghantui,memburu pikiran dan perasaankoe membuatkoe kacau balau “ .
        Ketika dia sedang berkata kata seperti itu dengan sangat tiba tiba sekali Danar datang m,engetuk pintu dan mengagetkan Cherry.dengan spontan ia menghapus air matanya yang jatuh tak tertahankan di saat itu.
Cherry datang dan menghampiri pintu lalu membukanya,seraya berkata : “ Och.kamoe `nar.ada apa kok tumben tumbenan malam malam begini kamoe datang kenapa tidak telphone dulu ?.
Tapi kebetulan sekali akoe lagi butuh teman buat mengobrol,ayo masuk….!!! Och yach  kamoe mau minum apa ?”. “ Tidaklah.santai saja kok,nanti kalau akoe mau akoe akan ambil sendiri ”. “ Baiklah kalau begitu “ .
“ tidak ada hal yang penting kok kenapa akaoe datang kemari akoe hanya saja…….entah kenapa tiba tiba saja ake ingat kamoe Cher.
Kamoe  tidak apa apa khan ? kamoe baik baik saja khan tidak terjadi apa apa sama kamoe? ”. Tanya Danar


Satu Bulan telah berlalu dari sejak kejadian yang melanda Cherry,walau hanya sedikit yang ia lupakan tentang kejadian itu rasa sakitnya itu belum hilang sepenuhnya. kini mereka berdua antara Danar dan Cherry sering melakukan jalan bersama sama,sampai menghabiskan waktu berdua.
Dalam buaian teriknya sang dewa surya di sduatu Café terkemuka yang di kenal oleh anak anak muda para insan cinta,tempat ini terletak di sebelah bandung utara.
Disaat itu tanpa di duga Danar mengungkapkan perasaannya terhadap Cherry,yang di kira selama ini perasaannya hanyalah perasaan seorang sahabat tetapi lebih dari pada itu.
“ Cherry.akoe ingin mengatakan suatu hal yang teramat penting dalam lingkaran hidupkoe,sekian lamnya kita bersama dalam tali persahabatan.semakn hari semakin berlainan perasaan itu dan kini koe yakin ssungguhnya perasaan itu bukan sekdar perasaan seorang sahabat biasa tetapi telah terlebihi dengan perasaan yang lain.
kini perasaankoe berubah kangen yang dulu sebagai sahabat. Kini, lain menjadi kangen terhadap seseorang yang sangat special sekali,akoe mencintaimoe Cherry…..!!!!
Akoe tak tahu entah kapan perasaan itu tumbuh dan mulai berkembang menjadi seperti ini,akoe sungguh tak mengerti semuanya ini di luar kuasakoe tak dapat koe menahan dan menghilangkannya semakin akoe palingkan semakin ada perasaan itu maafkanlah akoe bila akoe mencintaimoe tak sepenuhnya perasaan ini sebagai perasaan seorang sahabat akoe mohon pengertianmoe Cherry “. Ungkap Danar dengan lantangnya ia mengatakan demikian.  
“ yach. Akoe mengerti sepenuhnya kok ……..
hari ini ternyata telah terjadi suatu keajaiban yang pada akhirnya kau mengatakan tentang perasaanmoe.walau kau terlihat lantang sekali mengatakannya,akoe bingung harus bicara dan menjawab apa tentang semua ini. Akoe suka sama kamoe Danar tetapi perasaan itu hanyalah sebagai seorang sahabat. Aduch……….bagaimana yach bingung sekali terima atau tidak “. Hatinya berkata demikian.
Hari sudah mulai sore,sang dewa surya akan pergi meninggalkan tugasnya untuk beristirahat dan di gantikannya oleh sang dewi malam.kerudung hitam mulai di buka tanda hari akan berganti malam.lalu mereka pulang dari tempat itu karna pada saat itu suasana sudah tidak kondusif lagi buat mereka berdua.


        Ketika pagi datang menjemput  burung menyapa dengan riang gembira pepohonan menari nari indah saling balas meliukkan tubuh,sang dewa surya menyapa dengan penuh kehangatan.  
Saat itu,Cherry.berada di kantin kampus sedang sarapan pagi menunggu jam kuliah masuk.
Dengan penuh senyuman hati kecilnya berkata : “ Lega rasanya.tadi malam akoe tak dapat pejamkan mata ini dari kelelahan tak jadikankoe sia sia.karena pada akhirnya koe temui jawabnya,akoe mau jalani hari hari bersamamoe.
Akoe akan mencoba belajar menganggapmoe bukan hanyasekedar sahabat semoga akoe bias,tapi akoe tak janji.kita lihat saja nanti bagaimana jadinya “.
Lalu ia masuk ke dalam klas karena bell masuk susah memanggilnya.
Baru saja,Cherry masuk kedalam kelas datanglah Danar sendirian kemudian ia memesan segelas kopi panas hitam dan sebungkus rokok kemudian ia duduk di meja asal Cherry tadi duduk,lalu ioa merebahkan tubuhnya di kursi samil menikmati segelas kopi panas hitam dan mnyalakan sebatang rokok.
Setelah dua jam pelajaran Danar masih ada di kantin,ia tetap masih pada posisi semula. Terdengarlah lonceng tanda keluar bagi Cherry. Cherry pun mlangkahkan kakinya kekantin seperti biasanya,dan tanpa ia sangka ternyata Danar tengah berada di sana. Kaget bercampur senang diantara keduanya itu.
“ Hei ..apa kabarnya pagi ini ? sedang apa kamoe di sini ? akoe kira kamoe masih ada di rumah.kalau tidak salah kamoe hari ini tidak ada kuliah khan ? angin apa yang membawa tubuhmoe dan yang mengayunkan kakimoe untuk berada di sini ? “ .Tanya Cherry.
“ akoe sengaja bangun pagi pagi sekali dan langung mandi kemudian datang kemari untuk menunggumoe “. Jawab Danar
lalu ia menerukan perkataannya : ”yach akoe memang tidak ada jam kuliah hari ini. Akoe Cuma kangen saja sama kamoe akoe hanya ingin melihatmoe pagi ini “.
“ Ya Tuhan mungkinkah akoe mencintainya,.akoe tak mau menyakitinya,karena dia terlihat sangat serius padakoe.
Apa yang harus akoe lakukan.haruskah koe sia siakan cintanya sementara akoe mencintainya hanya sebatas sahabat tidak lebih walau koe sudah tahu jawabnya  tapi akankah terus begini.             
Mungkinkah akoe mencintainyasperti layaknya seorang kekasih ? tapi akoe tak tahu kapn rasa itu akan hadir di hati ini.agar akoe tidak terus menerus membohongi dirikoe sendiri dan juga pada Danar .
Danar , percayalah akoe akan terus berusaha mencoba  mencintai kamoe.dan memberi kebahagiaan lebih padamoe. Tetali kalulah sekiranya akoe tidak bias sama sekali maafkanlah akoe ini “. Bisiknya.
“Hei ….  Kenapa melamun ? ada apa dengan kamoe Cherry,dalam sekali kamoe melamun”. “ Ach.tidak kok biasa saja tidak ada apa apa “. Lalu Cherry terdiam sejenak dan menghela nafas dengan perasaan tak tentu Cherry terus melanjutkan perkataannya yang sempat terputus : “ Danar.semenjak akoe meng ikatkan tali bersamamoe banyak hal yang menjelekkan akoe. Bahwasanya akoe bahwa akoe telah merebut kamoe dari Dia mantan kamoe itu yang bernama Elena itu.
Akoe banyak mengeluh tentang itu,akoe tak tahan dengan semuanya akoe tidak kuat lagi rasanya tangan ini ingin mencengkeramnya Dia yang jelek itu.
Kamoe tahu tidak yang akoe rasakan ini ? akoe ingin sekarang kamoe tegas menjawab semua ini.
Danar. Apakah ini ingin di teruskan ataukah di hentikan saja cukup sampai di sini saja ? Akoe siap menerima semua keputusan kamoe,apapun itu keputusannya ? “ . Tanya Cherry
“ Cherry janganlah pernah kamoe hiraukan atas semua yang terjadi ini. Sekarang,lihatlah dirikoe ini yang begitu mencintaimoe. Percayalah akan hal itu.yakinkanlah bahwa akoe mencintaimoe jangan pernah kau ragukan itu semua.akoe berjanji selama akoe mencintaimoe akoe akan ada di dekatmoe.akan akaoe pertegas sekali lagi,Dengarkanlah Cherry. Akoe  mencintaimoe. Sekarang kita lanjutkan hubungan kita ini,itupun kalau kamoe masih menghendakinya.semua terserah padamoe,kini akoe kembalikan lagi semuanya kepada kamoe “. Jawab Danar.
“ Malam tadi  koe rasakan henbusan nafas sang dewa bayu  yang cukup dingin menusuk ke ragakoe, Diiringi dengan perasaankoe yang tidak tentu. Ada cinta dan ragu untukmoe, ada rasa resah gelisah untukmoe, yang setia menemani di kala malam koe terjaga dari mimpi,dan,selalu ada Tanya dalam hati.
Bilakah itu maumoe juga kita teruskanlah tali ini yang telah mengikat kita,biarkan sang maha waktu yang khan menopang membawanya ke arah mana kita serahkan semuanya kepada tangan Sang Maha Raja Manusia biarkanlah Dia yang khan mengaturnya.
Semakin hari semakin koe rasakan pula cintamoe,ternyata kamoe benar benar meng inginkan akoe. Dapat koe rasa dan koe lihat dari sikap dan tingkah laku kamoe terhadapkoe,serta perhatian yang kamoe berikan padakoe “ . kata Cherry

Dua minggu dari itu,dimalam yang dingin tepat hari Rabu,di bulan September . Di malam itu Sang Dewi Malam menampakkan dirinya lagi demi mengemban sebuah tugas yang di titahkan oleh Sang Maaha Raja Manusia tiada ragu dan malu suara suara kehidupan malam mulai di perdengarkan,alunan musik semakin sendu melantunkan keceriaan bercinta dalam hidup.
Alunan Mozart semakin mengalun sepanjang malam indah itu,Danar mulai terbuai lelap terbawa suasanasatyap khayal terbang menerawang kepakkan Sayap Cinta. Pada saat itu yang bertahta dan yang berdiam dalam hatinya hanyalah Cherry seorang,walau terbayang selintas bayangan bayangan mantan pacarnya itu saat teringat dalam suasana yang sama dengan apa yang di lakukannya sekarang. Lalu Danar berkata : “ Saat akoe memandangmoe koe nyatakan permintaankoe kau mengerti apa yang akoe mau.dan,saat akoe kecup bibir indah lembutmoe dengan bibirkoe kau rasakan kenikmatan cinta darikoe. Tergetar hatimoe,koe peluk erat tubuhmoeyang bagus itu. Terlena akoe kau buat.
Dan,di saat itu pula kau rasakan jelas cintakoe padamoe. Akoe menyukai belaian dan hangat ciuman bibir lembutmoe dan pelukan yang damai dengan penuh sensasi”.
Tersenyum manis dan manja Cherry mendengar perkataan seperti itu. Lalu mereka saling mengobrol kesana kemari hingga tengah malampun tak terasa. Dan akhirnya Danr pamitan pulang dari Rumah Cherry.
Saat pagi datang menjemput Danar terbangun dari mimpinya,terbangunkan oleh Suara pesan masuk datang dari celuler nya yang tersimpan di pinggirnya lantas saja dia kaget terperanjak. Ternyata pesan itu datangnya dari Cherry lalu Danar membacanya :      
“ Selamat Pagi Danar ……!!!!!! Sedang apa kamoe sepagi ini,sudah mandi dan berolah raga pagi ini belum ? kamoe ada rencana pergi tidak siang ini ataukah mau di rumah saja ? jagan jagan kamoe masih terbaring di tempat tidur ? Iya khan “.
“ Ech kamoe,Cher. Pagi juga ,akoe belum apa apa baruu.. bangun . Itu juga terbangunkan oleh kamoe.hari ini sepertinya akoe tidak ada rencana apa apa akoe mau di rumah saja sepertinya,tapi biasanya suka ada acara mendadak sih tergantung suasana hati sich “.
“ Besok kamoe kekampus tidak `nar ? akoe besok akan kekampus pasalnya ada tugas yang belum terselesaikan”.
“ Cher,besok akoe kekantin seperti biasa. Ada janji sama teman.tapi bukan sama mantan kok tenang saja jangan khawatir”.
Keesokan harinya mereka berdua bertemu di kantin,setelahnya Danar menemui temannya terus Danar bertemu dengan Cherry dan mengobrol dengan asyik dan seriusnya jarang ada candaan.
Danar berkata : “ Cher,ada satu hal yang harus kamoe ingat tentang akoe dan kamoe terutama dalam hubungan kita ini.
Cher. Biarkan  Sang Maha  Waktu  merajut indahnya cinta dimana kita berdua akan selalu bersama merenda cita dan asayang akan selalu ada di jiwa yang merana karena cinta.
Berikanlah akoe sepenggal cinta yang ada di sudut hatimoeyang kian hampa Cher…….
Menyelami dalamnya jiwa hanya gundah terasa,begitu menyesakkan dada.  Ingin koe gapai indahnya nirwana biru tapi apa daya dan kuasakoe. Akoe ingin meraih…..….,menggapai…..,merengkuhnya. tapi jauh di mata.
Sunyi sepi akoe sendiri,tanpa nyanyian kebahagian merasuki. Lalu koe diam meratapi yang terjadi diantara kita …….
Semuanya hanyalah mimpi belaka. Menyelami dalamnya hati yang tiada dapat mengingkari apa yang ada dalam diri……….
Imaji tentang cinta ini,begitu sangat berarti di setiap mimpi mimpiyang koe lalui tanpa terhenti.    
Dalam relungkoe tetap berjanji untuk tetap berjuang tak menyesali atas apa yang telah terjadi dan yang akoe miliki kini dan nanti ……..hanya untukmoe Cherry “.     
        Dengan sangat tiba tiba Danar berkata kata seperti itu,entah kenapa ia berkat seperti itu.
Dan Cherry tertegun mendengar perkataan Danar yang bersimfonikankan kelirihan.

Dalam hatinya Cherry berkata : “ Och Tuhan mengapa hatikoe tiada menentu saat ia berkat kat seperti itu,dengan tanpa sebab yang pasti.kini akoe bingung di buatnya oleh dia. Apakah mungkin akoe mencintainya. Ataukah dengan sikapkoe yang telah membuat perasaannya terluka yang tanpa koe sadari ?
Karena,kenapa akoe mesti resah dan bingung begini. Tapi rindu semalam yang tertuju adalah untuk  dia. Dia yang tidak koe cintai sebenarnya,namun rasa sayangkoe lebih besar untuknya dibandingkan dengan Calvine yang dulu yang lebih akoe cintai.
Akoe tak tahu,apakah cinta dan rindukoe terbagi dua ? karena dalam kenyataannya akoe mencintai Calvine dan yang koe rindu juga koe sayang adalah Danar. Diantara Calvine dan Danar di hadapankoe mereka sama sama istimewa buatkoe.
Och Tuhan………semuanya ini akoe serahkan kepada Engkau karena akoe tak kuasa. Dan berikanlah kepadakoe,ketegaran dan ketegasan agar akoe mencintainya dengan sepenuh hati tanpa ahkoe harus menyakitinya.
Kalaupun akoe harus berada di tepi keduannya. Sadarkanlah akoe dan dia berikanlah pengertian dalam diri dan kedewasaan berfikir,koe mohon padaMoe ? ”. Belumlah habis berkata kata, di kagetkannya oleh Danar : ” Hei…..kenapa kamoe bengong dan melamun. Kalau akoe perhatikan kamoe itu selalu sering melamun kenapa ? Ada apa sebenarnya yang terjadi padamoe Cher ? . Maaf jikalau sekiranya akoe tadi dengan perkataan koe membuat kamoe tak tentu.
Tapi akoe Cuma inginkan kamoe tahu,kalaulah yang akoe rasakan terhadapmoe. Seperti  itulah adanya perasaankoe pada moe saat ini,Cher akoe mencintaimoe dan koe mohankan janganlah kamoe pergi darikoe walau hanya sesaat “.  “ Och maaf. Akoe baik baik saja.
Tidak sedikitpun perkataanmoe yang menyinggung perasaankoe. Mungkin  sebaliknya akoe menyakiti perasaanmoe dengan sikap dan tingkahkoe yang seperti ini. Maaf,maafkan akoe Danar ?”.
        Terputuslah obrolan mereka yang serius itu dengan kedatagan para sahabatnya yang lain Zhia,Zhilva,Ayoedhia dan Chynatrha.
“ Hei … kalian berdua dari mana saja berapa minggu kalian menghilang dari pandangan kami semua berkunjung kedunia mana kalian kok tidak pernah mengajak kami,kami sebenarnya mencari cari kalian berdua. Kami telpon kalian mailbox coba ke rumah tidak ada. Ada apa dengan kalian,apa kalian punya masalah ceritalah terhadap kami semua. Kami khan masih sahabat kalian,biasanya juga kalau ada apa apa kalian suka bercerita terhadap kami.
Sebentar ……..kalian perhatikan dari tadi bayak hal yang aneh terjadi diantara kalian berdua Zhia,Zhilva,dan Kamoe Ayoedhia coba kalian perhatikan diantara Danar dan Cherry sahabat kita ini. Jangan jangan kalian………ach tapi itu tidak mungkin sepertinya. Mungkin ini hanyalah perkiraankoe saja. Kalian tidak ada hubungan yang khusus khan selain bersahabat ? “. Tanya Chynatrha dengan penuh keragu raguan dan keanehan yang ia dapati dari sahabatnya itu.
“ Benar. Apakah  kalian ada sesuatu hal yang di sembunyikan dari kami semua. Pasalnya dari tadi akoe juga sama memperhatikan tingkah kalian berdua. Akoe puinya pemikiran sama halnya dengan Chynatrha. Dan juga hari ini kalian nampak mesra tidak seperti biasanya ,kalian punya rahasia apa. Tolonglah ceritakan terhadap kami biar kami semua tahu ?”. Sahut Zhia.
Lalu Ayoedhia menyambung perkataan Zhia : “ Ayolah,ceritakan sesuatu terhadap kami. Kami ingin mendengar kabar kalian,darimana saja dan kemana saja “. “  Akoe minta maaf terhadap kalian semua. Akoe  menghilang sebentar dari kalian,bukan maksud akoe dan Cherry berbuat seperti itu.
Akoe punya jalinan lain yang bukan hanya sekedar persahabatan bersama Cherry. Ini terjadi  awal awalnya sejak dimulainya Cherry mulai putus tali kasihnya dengan Calvine dan pada saat itulah perasaankoe semakin hari semakin berubah menjadi yang seperti iilah adanya. Tapi bukannya akoe mencari kesempatan dalam kesempitan sich mungkin memanglah harus seperti ini keadaannya. Sebenarnya kami berdua ingin memberitahukan atas apa yang terjadi diantara kami berdua terhadap kalian semua,tadinya setelahnya akoe selesai mengobrol dengan Cherry akoe akan pergi ke hadapan kalian semua tapi kalian telah tiba dari yang akoe dan Cherry kira sebelumnya “. Jawab Danar
“ Och begitu yach.Ech….tapi kamoe Cher kenapa bias berhenti sama Calvine yang akoe tahu khan Calvine itu orangnya setia sekali terhadap kami dam mencintai kamoe sekali.
Dan yang akoe tahu sebenarnya kamoe bukan perempuan kriteria seorang Danar. Danarpun bukan kriteria kamoe. Betulkan ? kalaulah akoe tidak salah bicara “. Tanya Zhilva
“ (Tersenyum) Benar.Dia bukan kriteria akoe dan akoe bukan kriterianya dia akoe juga tidak pernah mengerti akan hal itu kenapa bias terjadi seperti ini.
Akoe putus dengan Calvine sebenarnya ia berselingkuh darikoe dan merajtut kasih dengan Irene seorang wanita cantik dan wanita karier. Ia salah satu karyawan di perusahaan tekemuka di jakarta .
Calvine memang mencintai akoe dan dia memang etia pada dasarnya tetapi entah apa yang membau dia seperti itu. Ach…..sudahlah jagan membicarakan hal itu lagi. Itu sudah berlalu kok “. Jawab Cherry dengan sedikit sedih seakan akan tercungkal lagi lukanya.
“ Selamat menempuh hubungan baru yach buat kalian berdua……!!! “. Sahut Zhia
“ Untuk merayakan hubungan baru kalian ini bagaimana kalau kita pergi ke lembang. Ayolah kita pergi sekarang mumpung masih siang dan juga kalian pada tidak ada rencana lain khan ? “. Kata Ayoedhia
“ Ada baiknya juga sich. Dan juga kita sudah lama khan tidak saling kumpul kumpul lagi kebetulan sekali khan ? “. Tambah Zhilva menyambung perkataan Ayoedhia.
Dan mereka setuju.
Lalu mereka mulai beranjak pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ke lembang dengan memakai sedan kuning kepuyaan Cherry.
Dan mereka sampai di sana kira kira dua jam kurang seper empat,dengan asyiknya mereka bercanda ria dan saling mengobrol kesana kemari sambil nge gossip.
Di tengah keramaian dan kehangatan suasana Chynatrha tertegun memandang keelokan seraut wajah yang terlukiskan di hadapannya yang sedang tertawa manis penuh dengan keanggunan dari seorang Zhilva.
Chynatrha  seringkali mencuri curi pandang di iringi bersama hatinya yang menggerutu : “Akoe bahagia bila ada di dekatmoe,dimatamoe telah koe temukan keteduhan mungkin di pelukmoe juga akan koe dapatkan cinta dan kasih. Kehadiranmoe sungguh membahagiakan akoe dan mendamaikan jiwakoe ini bilakah kamoe terima cintakoe ini.
Maafkanlah akoe ………!!!!!
Bila ada kata kata ataukah sikapkoe yang telah membuat hatimoe terluka,asal kamoe tahu akoe tidaklah ingin menyakiti perasaanmoe atau membuatmoe marah dan benci terhadapkoe.
Untuk mencintaimoe akoe akoe mempunyai modal cinta dan kesetiaan yang seutuhnya buat kamoe seorang tapi kamoe tidak pernah mau mengerti akan hal itu ”.
Di waktu yang sama Zhia tengah berada dalam angannya memandang Chynatrha sambil berbisik lirih dalam hati : “ Tuhan.kenapa semua ini harus terjadi kepadakoe ? kenapa setiap kalian akoe mencintai seseorang harus seperti ini keadaannya selalu kasih tak sampai yang akoe dapati. Apakah ini merupakan suatu ujian dariMoe ataukah memang harus takdirkoe seperti ini adanya,akankah akoe mendapatkan cinta sejatikoe ? koe mohonkan padaMoe cabutlah semua cobaan yang akan memberatkan akoedan menghambat jalannya kisah cintakoe bersama seseorang yang benar benar akoe cintai sekali terutama bersama Chynatrha sahabatkoe ini,dia adalah sahabatkoe dan juga kekasihkoe tak dapat koe pugkiri itu semua.
Tak dapat akoe ingkari bahwa dia yang selalu bertahta menghiasi hari harikoe satukanlah akoe bersama dirinya.
Chynatrha siapakah yang ada di dalam hatimoe tunjukanlah kepadakoe dan akoe berharap yang ada didalam hatimoe itu adalah akoe,akoe berharap sekali.
Chynatrha akoe akan trus mencintaimoe walau dengan cara seperti ini. Walau harus tak terbalaskan tapi koe pasrah atas semuanya “.
“ Hai…Chynatrha Zhia kenapa kalian pada melamun ? “. Tanya Ayoedhia dengan mengagetkan mereka berdua,dan mereka berdua terperanjak “ och.tidak “ . jawab Zhia sedangkan Chynatrha hanya tersenyum saja.
“ kayanya kita sudah terlalu lama di sini sebaiknya kita mulai bergegas “ . kata Cherry
“ yach benar hari sudah mulai gelap sebaiknya kita pergi sekarang,kita pulang dari sini “ . kata Zhilva
dan kemudian para Six Brothers ini mulai beranjak pergi dari tempat itu.



Di suatu malam yang di terangi cahaya Sang  Dewi Malam dalam buaian Auranya cakrawala hitam menjadi terang di terangi oleh Aura dari Sang Dewi Malam.
Tampaklah keindahan dunia malam dengan bintang gemintang saling berkedip hembusan nafas dari nafas Sang Maha Bayu malam berhembus semilirkan kesejukan hingga menusuk keraga.
Para Six Brothers tengah berada di rumah Danar mereka seperti sediakalanya sedang berkumpul kumpul menghabiskan waktu malam dengan bercanda gurau.
Di malam itu Danar dan Cherry tengah berada di ruang tengah dengan menikmati alunan lagi yang terdengar dari  Radio sambil mengingat kenangan kenangan yang terlewati diantara masing masing.
        Sedangkan Ayoedhia,Zhia,Zhilva dan Chynatrha berada di depan rumah di sebuah taman depan. Menikmati indahnya purnama dan mengobrol dengan asyiknya.
Kata demi kata terucap,obrolan demi obrolan berlalu dengan penuh canda tawa yang hangat. Hingga sampai di suatu titik kebisuan,sampai benar benar bisu semuanya tak ada seorang pun yang berbicara hanya memandang indahnya purnama di malam itu.
Di tepi kegetiran dalam hidup dalam kehidupan cinta,Chynatrha berkata terhadap mereka bertiga : “ kalian tahu kenapa akoe hngga sampai saat ini akoe masih berada di tepi kesendirian ? bukan akoe tak mampu dan akoe tak dapat meraih sesuatu yang akoe dambakan terus terang akoe merasakan ketraumaan dalam diri.
Akoe punya suatu cerita hidupkoe coba kalian dengarkan !! Dari semenjak akoe meng injakkan kakikoe di bangku SMA waktu itu akoe kelas Dua. Akoe mencintai seorang  gadis di kampung halamankoe dan kebetulan gadis itu adalah seorang anak tetanggakoe.
Akoe tahu dan yakin sekali bahwa gadis yang akoe cintai itu mencintai akoe juga seperti manakala halnya akoe mencintai dia,Dia bernama Shiva Ardhyanti.
Kami berdua saling mengadakan pertemuan tempat pertemuan kami di sebuah taman taman yang tak jauh tempatnya sekitar tiga ratus meteran dari rumah kami. Kami sering melakukan pertemuan itu secara diam diam tanpa ada yang mengetahuinya dan diantara teman temankoe  sewaktu itu tidak ada seorangpun yang mengetahui tentang kami.
Di depan semuanya kami seakan akan tidak ada apa apa,kami selalu bermain di belakang mereka betapa indah dan menyenangkannya pada saat itu.
Ketika cinta kami tengah berada di penghujung cinta,entah apa yang melihat dan mendengar tentang kami berdua. Hingga sampailah di suatu saat sampailah kabar itu di telingan kedua orang tuakoe dan orang tuanya.
Mendengar tentang kami berdua,darah orang tuakoe semakin meninggi.emosinya memuncak seketika menjadi garang saat itu. Dan ayahkoe berkata : “ Chynatrha apa yang kamoe lakukan bersama gadis tetangga itu dengan gadis SEPERTI ITU ? kalu kamoe masih sering menemuinya lagi kamoe silahkah angkat kaki dari rumah ini terserah kamoe akan kemana akoe tidak akan pernah perdulikan kamoe. Kami tidaklah Sudi mendengar dan melihat kamoe berhubungan dengan GADIS JALANG ITU. Mau jadi apa nanti kamoe kalau hidup dengan gadis seperti itu.
Gadis seperti itu tidaklah pantas buat kamoe,gadis seperti itu hanyalah membuat masalah dan malapetaka saja buat kamoe.dan gadis seperti itu yang akan membawa kamoe ke dasar lautan kesengsaraan,kamoe Camkan itu !!!.
Lihatlah masih banyak gadis yang pantas buatmoe yang lebih segalanya dari pada Shiva,apakah kamoe buta ? buka mata kamoe lebar lebar Chynatrha.
Kamoe bisa mendapatkannya dengan kuasa ayahmoe ini dan ibumoe ini dan ayah juga bisa mendapatkan yang lebih segalanya dari yang kamoe inginkan”.
Sejak saat itu akoe berhenti berharap,dan berhenti dari segalanya akoe pergi dari rumahkoe meninggalkan keluarga dan Shiva gadis yang akoe cintai itu.
Tujuh tahun sudah akoe didalam kubakan itu,kesepian dan kerinduan akan seseorang kasih untuk mencurahkan isi hatikoe dan segala perasaan yang ada.
Dan,hingga saat itu juga akoe tak dapat lagi mencintai dan mengatakan perasaankoe pada seseorang,akoe hanya dapat menyimpannya dalam hatinya hanya akoe nikmati dalam hati ini walau pahit terasa.
Tetapi pada saat akoe bertemu dengan seseorang berbeda sekali dari sebelumnya perasaan trauma itu hilang seketika dan akoe menjadi biasa seperti sediakalanya. Tetapi gadis yang akoe cintai itu tidak pernah menaruh hati terhadapkoe.
Gadis itu ,yang akoe cintai sekarang ini. Dimatakoe ia seorang yang anggun,cantik,berkarisma,tegar,dan bersimpati. Tapi sayang sangat di sayangkan sekali gadis itu tak apernah mau mengerti akan dirikoe……..”.
“ kalau akaoe tidaklah begitu,justru malahan akoe sebaliknya “ . sahut Ayoedhia
Zhia berkata : “ Chynatrha.apa yang kamoe alami sama halnya dengan apa yang akoe alami Cuma kita berbeda konteksnya saja memang pahit sekali“ .Zhia hanyalah berkata seperti itu saja tanpa menceritakannya kepada mereka,mungkin memang oleh sifatnya dia yang selalu tertutup untuk masalah yang satu ini,tidak pernah mengumbar masalah pribadinya walaupun terhadap sahabatnya sendiri ia sering memakannya sendiri.
Zhilva hanya terdiam membisu,mendengarkan saja cerita . menjadi pendengar yang setia,ia tidak mau menceritakan.lalu indah pergi meninggalkan mereka bertiga dan masuk ke dalam. Entah kenapa mungkinkah perkataan yang di lontarkan Chynatrha telah menyayat hatinya sehingga ia berbuat seperti itu. Dan  ia duduk sendirian di ruang tamu dan mereguk air putih hingga habis beberapa water goble.
Di ruang tamu ia termenung sendirian,anghannya menerawang jauh sekali betapa dalamnya ia termenung malam itu. Lalu mereka melanjutkan obrolan mereka tanpa menghiraukan Zhilva.karena semuanya terbawa perasaan di malam itu.
Ayoedhia bercerita lagi kepada Zhia dan Chynatrha : “  kalian berdua tahu khan tentang akoe ini. Dulu banyak perempuan di hidupkoe,tetapi sejak perkenalan akoe dengan Vitta Damayanthi Anggraeni Wiraksa  seorang anak pejabat itu.
Semakin hari akoe semakin memujanya kini akoe kandas di cintanya akoe begitu menginginkannya.
Benar perkataan Danar dan kamoe Chynatrha dulu ternyata akoe bakalan jadi begini keadaannya.
Coba kalau seandainya akoe tidak meremehkan semua ini,mungkin tak akan terjadi semua ini. Benar benar di luar kuasakoe ”.
“ Apa yang sebenarnya yanmg sedang terjadi di hidup kita ini apa mungkin ini sebuah karmakah dogmakah atau mungkin ini yang di namakannya Kutukan Cinta”. Tanya Chynatrha
“ Kutukan Cinta ……..!!!! “ . serentak Zhia dan Ayoedhia berkata “ Kutukan Cinta…..!! yach mungkin ini sebuah kutukan cinta buat kita. Tapi apapun itu namanya akoe ingin cepat berakhir ini semua dengan bahagia di akhir cerita hidupkoe dan hidup kita.karena koe yakin sekali dari semua cerita pasti akan ada akhirnya walau kita tak pernah tahu menahu akan bahagiakah ataukah berakhir dengan dukakah”. Kata Chynatrha.

    
Malam itu Sang Dewa hujan menunaikan tugasnya dari pengejawantahan Sang Raja Manusia yang di titahkan kepadanya. Sesaat tak lama dari itu Sang Dewa Hujan pun menghentikan tugasnya. Muka Sang Bumipun basah,dingin mulai menjelma di iringi alunan nyanyian Sang Pangeran Katak di jauh keheningan malam. Suara suara jangkrik mengalunkan melodi di iringi dentingan air yang jatuh ke tanah. Disebuah kamar remang remang telah mengalun musik Kenny. G, lagu kesayangan Zhilva selain dari Mozart. Sambil terbaring merebahkan tubuhnya, ia ber puisi dari karangannya sendiri :

Jiwa hampa
Jiwa hampa…….Kayuh yang rapuh
Mencoba toek mengayuh
Jiwa hampa,Sebatang lilin di tengah amukan Sang Maha Dewa Badai
Berupaya toek tetap menyala

Jiwa hampa.Setitik cahaya dalam goa lembah ngarai
Berusaha terangi seruangan
Jiwa hampa
Terbang menerawang menggapai anganTiada terjamah semua kerinduan
Jiwa hampaSemakin jauh berlari dari saujana
Semakin kehilangan jejak langkah
Jiwa hampaBerdiam diri dalam keterpasungan
Semakin tertinggal jauh dari kenyataan
Jiwa hampaDiam di keterapungan terombang ambing  kemunafikanSemakin terbentur melayang terbawa arusJiwa hampaKesunyian merintih tak terusapKegundahan meronta tak terhalangkan
Kesepian merajai tak tertaklukan
Keresahan tak terjamahkan
Jiwa hampaHanya seorang manusia biasaBerupaya menghadapi semuaSemakin melangkah langkahkan kakiSemakin perih jejak langkah menusuk
Jiwa hampaTerjatuh dsan terbangun menelusuru jalankoeMenangis dan tertawa menyaksikan semua yang terjadiMeratapi semua yang terlewatiDan, selalu begitu

Seekor kumbang,Sang bunga di taman.Sang teratai,Sang aren
Seekoe kumbang yang terbang melayangHinggap di putik bunga di suatu tamanMencumbu menghisap sang maduDan di tinggal tanpa kata,menyiksa
Takdir sang bunga
Tiada  dapat di rubahPrilaku sang kumbangBegitu adanya
Bunga teratai indah rupawanDi telaga kesunyian hening suasanaDi rayu dan di sapa sang maha bayuMeliukkan tubuhnya menari nari di atas telaga
Tetapi,tiada pernah mengenal
Kehidupan di atas bumi ini berpijak
Agar dapat menari dengan gemulaiDi pundak sang bumi ini
Hidup sang aren atas jasa sang burungDari benih di jatuhkan di pundak bumiTiada campur tangan manusiaMembuat diri berarti

Yang lalu

Saat koe buka lembaran jiwa
Usang dan berdebu tak terpeliharaTerluka hampa dan meranaTerselimuti tangisan kesepian
Lama…….Jauh jauh tesimpan dalam bayangDi istana benak bertahtaPerih, terasa sakit.walau terbalut
Apa mungkin salahkoeBila kau merangkaiBila kau menafikBila kau menghilang
Adakah salahkoePergi jauh dari cinta yang adaHilang dalam gelapSembunyi dalam terang
Tapi…..Koe masih ingatSeikat janji yang terangkaiTertanam di jiwa
Sehelai cinta yang kau sulamIngatkah itu semua?Kau telah menghilangMengubur kisah

          Musik masih mengalun dengan syahdunya,Sang Pangeran Katak tetap bernyanyi riang dan para jangkrik berbicara terus dengan di iringi dentingan butiran air yang jatuh ke pundak bumi sisa hujan. Zhilva terjaga dari mimpinya hingga sang pagi menjemput, saat berganti tugas dengan sang malam.
        Disaat yang sama di malam itu,Chynatrha sedang berada di tengah kerinduannya terhadap Zhilva. Bersamaan dengan kerinduan yang teramat dalam terhadap Zhilva sehngga ia tak dapat pejamkan mata.
“ Inikah namanya cinta,seperti inikah adanya cinta ? Entahlah.
Sering koe melamun mengangankan diri lalu koe bertanya dalam jiwa yang hampa,dimanakah cinta bertahta singgasana manakah berada ? dalam hati yang pilu dan jiwa yang hampa di tepian kegetiran sukmakoe mengigil gigil menghempaskan kegundahan setiap saat yang sayap khayalkoe selalu mengepak ingin terbang menerawang meng angkasa biru menggapai mimpi mimpikoe merengkuh kesunyian batinkoe.
Didalam getirnya sukmakoe mengigil selalu mertindukan melati indah ciuman setamandi cumbui kumbang kumbang cintakoe.
Sering koe lihat dia insan memadu kasih di taman hijaunya dedaunan di bawah pohon yang rindang,hiasi indahnya senjakala. Dan koe lihat di atas sana sepasang merpati putih terbang menembus putihnya awan gemawan bersendu gurau di birunya cakrawala nikmati indahnya cinta sepasangtapi akoe di sini sendiri tanpamoe….” . dalam hati ia berkata seperti itu.
Lalu ia menuliskan beberapa puisi di atas kertas buram yang kusut.

Puisi :

Buih sang maha bayu memertcik sang karang terjal berliku
Bnegitulah jikalau gundah menyelimuti
Jadikan sang saksi dan sang tuli
Bilakah Sang Maha Waktu Berlalu

Jasad kayuh yang rapuh
Jiwa hampa bagaikan serpihan perahu
Terombang ambing oleh kejamnya
Sang Dewa Maha Bayu

Butiran peluh berjatuhan setetes demi setetes 
Menikmati sentuhan gairah jiwa merasuk dalam palung kalbukoe
Menjelma dalam mimpikoe yang berlalu
Saat birahi tak teredamkan
Namun,
Pujaan  harapan masa yang akan datang     
Selalu terbentang di garis tengah
Hamparan lautan kehidupan

Saat ini akoe masih muda
Selalu menunggu datangnya esok
Seakan Sang Maha Waktu terhenti dari titahnya
Dan amarah mengubrak abrik hancurkan yang ada

Cinta bukanlah seutas tali yang akan selalu mengikat
Cinta bukanlah sebuah teralis yang akan selalu mengurung
Cinta bukanlah sebuah belenggu Yang akan selalu mengunci
Dan,Cinta bukanlah kata kata yang akan selalu membual

Tetapi cinta adalah

Seekor burung merpati yang kian bebas
Sebuah  hamparan lautan yang menjadikan kehidupan
Birunya telaga di kala sang angsa bercumbu
Nuansa pagi dan kicauan burung bernyanyi

Cinta tidak dapat di simpan di ruang yang hampa
Cinta tak dapat di simpan di hati yang sempit
Cinta tak dapat di simpan dalam jiwa yang kerdil
Cinta merupakan kebebasan dari segalanya

Bila ada kata cinta untukkoe katakana oleh hatimoe
Bila ada rasa pilu untukkoe ungkapkan oleh anganmoe
Kepakkan kdua sayap khayalmoe
Temukan bias asakoe

Bilakah dirimoe berada di gerbang penantian
Yang terbelenggu keraguan dan kesamaran jiwa
Akoe akan datang bawa seikat cinta putih
Yang akan kita bina berdua

Bilakah cinta bertepuk sebelah tangan
Akankah ada kata menjanjkan untuk bersama
Hatimoe yang akan menjawab
Dari semua kesamaran bayangan

Bunga putih yang wangi semerbak menebar
Kuncup mekar di atas gunung angkara murka
Semerbak harum selingkuhkan setaman
Diantara kumbang kumbang pecundang

Gadis barat datang ke tengah keramaian
Perahu cinta berlabuh pada siapa
Bila suatu saat datang dan esok hari tiba
Sang nelayang bergantian bawa kail cinta
Persembahkan sejaring janji janji

Yang selalu koe hadirkan dan koe undang
Didalam setiap helai hembusan nafaskoe
Dalam setiap gumpalan langkahkoe mengayun 
Itulah dirimoe adanya

Selalu terbelenggu tdakkah engkah terima
Yang koe inginkan kemerdekaan cintamoe di hidupkoe
Dalam jiwamoe yang bergejolak
Meronta pada dinding kenyataan yang menyilaukan



        Dengan tertegunnya ia menuliskan puisi puisi itu di atas keras buram yang kusut diiringi tangisan tanpa air mata hati menjerit jerit duka lara dalam jiwa semakin bengis hingga pagi datang menjemput ia masih terbangun tak pejamkan matanya.
Lalu ia menyalakan sebatang rokok dan meminum segelas kopi sambil menikmati indahnya nuansa pagi hari dalam buaian Sang Dewa Surya.


        Hari demi hari berlalu,waktu demi bergulir jarum jam terus berdetak mengiringi,musim demi musim berganti tak tersadarkan ,puluhan purnama telah terlewati.
Danar dan Cherry masih berada dalam jalinan kasih,tetapi kini mereka masih berada di ambang senja di penghujung cinta.
Saat itu,di sebuah café tempatnya para insan muda memadu kasih yang bernuansakan romantis Danar dan Cherry tengah berada di sana.
Mereka berdua sedang mengadakan hari jadinya dimana pada saat itu mereka berdua,saling mengikatkan tali kasih mereka.
“ Cher.ini hari di mana kita mengikatkan tali kasih,akoe berharap sekali kamoe akan lebih mencintai akoe.berbagai hal rintangan dan halangan menggoda kita memcoba membakar tali kasih kita.
Sang badai selalu mengusik,sang ombak menerjang karang ketegaran kita.
Tetapi kita tidaklah mudah goyah dengan semuanya itu. Dan akoe merasa saat ini saat yang akoe nanti nantikan akoe menanti sesuatu yang akaoe inginkan dan akoe damda dambakan sebelumnya.
Mudah mudahan ini awal dari semua awal yang indah buat kita berdua,`Cher akoe butuh kamoe akoe perlu kamoe.jangan pernah kamoe berpaling dari hati akoe”. Kata Danar,lalu keduanya terdiam sejenak. Selang sesaat waktu berganti Danar berkata lagi “ `Cher. Dalam kerinduan yang teramat sangat disaat malam yang begitu sunyinya bers`milirkan angin malam hembuskan nafas kedinginan dari nafas Sang Dewa Bayu. Saat itu akoe tak dapat pejamkam matakoe ini,dari kelelahan aktivitas di siang hari.
Hanya sebetuk keresahan yang akoe dapati,saujanakoe menerawang…….
Dan. Paras wajahmoe hadir menemanikoe dan kini koe miliki kamoe. Impiankoe  untuk selalu bersamamoe selalu,menjalin kasih dan pada akhirnya terwujud juga.
Dalam keresahan yang menyesatkan pikirankoe,koe coba telusuri yang bersinggah dalam istana benak dan yang berlayar di lautan sanubarikoe,dan pada akhirnya ternyata dan memang benar kamoelah yang berlayar bersinggah di pulau cintakoe sampai saat ini.
Dan  akoe tidak tahu,apakah kamoe tidaklah sekedar singgah hanya berlabuh sesaat di pulau cintakoe. Tetapi berdiam dan bertahta selama lamanya,walau sekalipun sang maha badai menerjang tetap tegak berdiri diantara suka dan duka,hitam dan putihnya cinta bahagia dan sedih kisah,senang dan susah keadaannya selalu bersama. Akoe berharap Sang Maha Raja Manusia tetap mempersatukan kita dan Sang Waktu mengurai cinta  dan menopang kita selalu. Dan akan kita tanam benih di padang cinta kita hingga saatnya kita petik bersama“. Cherry terdiam sesaat lalu ia menjawab semua perkataan yang di lontarkan oleh kedua kelopak Danar,dan mengungkapkan semua perasaannya pada Danar.           
“ Dalam kerinduan koe coba rengkup sayap khayalkoe yang menerawang jauh kesana bersama sejuta angan. Koe hayati makna dirimoe,kehadiran dirimoe di istana benakkoe. Lalu koe lintaskan sebuah kenangan sebuah kisah usang bersamamoe untuk meredamnya.
Danar.bila masih mungkin ada kata manis untukmoe bukan berarti…..kita masih boleh bersatu karena jarak perasaan yang terbentang  tak menjanjikan kata bahagia. Karenanya koe ulurkan asa yang lain kesetiaan dan rasa cinta yang besar takkan dapat di tempatkan di dalam jiwa sempit dan kerdil.
No one saying do this,no one saying be there,no one saying stop that,no one saying be here,free to run around all day free to do it all my way. But sometimes life is a bitch…….!!!!
Koe tak tahu berapa lama luka itu ada,yang akoe tahu lukanya lama kadang kala menghancurkankoe.bahagia dan lara adalah sebuah anugerah dari yang diberikan Sang Raja Manusia terhadapkoe mungkin untuk menguji sebuah arti dan makna sebuah kata Dewasa. 
Once.as my heart remembers always smile him,give me stregth to face my own fears. The fears that I can`t hide until one they I find the answer in smiles.
Danar. Sesuatu kadang kadang harus terjadi oleh karenanya,akoe mohon hadapilah apa yang harus terjadi dan yang harus kamoe hadapi sebesar dan sedalam apapun pahit perihnya.
Berkali kali koe coba memberikan cinta dan asa yang suci dan tulus kepadamoetetapi akoe tak dapat dan tak pernah hadir di hati ini.
Cinta dan rasa sayang akoe ini,tidaklah pernah lebih hanya cinta dan rasa sayang seorang sahabat.
Maaf …..maafkanlah aakoe Danar.
Akoe sungguh tak dapat menjadi seperti yang kamoe minta walau selama nafas akoe berhembus hingga terakhir kalinya terhenti.
Percuma boila kita teruskan lagi,akan ada penyesalan dan kekecewaan di duatu saat nanti.lebih baik kita sudahi saja semua sampai di sini. Kalaulah memang kita berjodoh itu takkan lari kemana walau sejauh mugkin pergi hingga ke ujung dunia sekalipun tetap aklan kembali.
“ Sudah akoe duga sebelumnya,hal ini yang akoe takutkan dari sebelumnya ternyata ketakutan itu menjadi kenyataan.
Yach …mau apa lagi bila sudah tidak adanya saling mengerti di antara kita akoe maunya begini kamoe maunya begitu. Tidak apalah bila itu maumoe akoe tidakdapat memaksa sekuat tenaga juga untuk meyakinkan kamoe agar tetap di sini percuma sia sia saja. Akoe tak dapat memaksakan kehendakkaoe padamoe dan juga cinta memang tak dapat di paksakan. Semakin akoe teruskan semakin sakit juga buatkoe,tapi akoe minta satu hal darimoe kamoe boleh hancurkan hati akoe hingga berkeping keping tapi kamoe jangan pernah menghancurkan Six brothers “. Dengan menghela nafas ber ulang ulang Danar menjawab semuanya,diiringi nada melirih,terasa sesak di dadanya mencoba untuk tegar tetap berdiri berlapang dada mencoba menahan sekuat hatinya.
Dengan penuh kehancuran berserakan bagai sebuah pulau yang tersapu Sang Badaihancur berkeping keping,kini tinggallah puing puing kehancuran yang tersisa dari kenangan yang ada.
Danar terdiam sesaat dan menghembuskan nafasnya mencoba menghilangkan rasa sesak didadanya,hatinya berbisak dalam hati yang tak tentu : “ Apakah cita harus memiliki ataukah tidak sama sekali ? bagikoe sama saja menyakitkan.
Inginkoe berlari sejauh mungkin tapi kemanakah akoe harus berlari dan tak dapat koe berlari karena saat ini kakike rapuh.
Inginkoe teriak sekeras mungkin hingar bingarkan semua yang ada tetapi tetapi pita suarakoe sudah tak ada. Ingin koe berdiam diri menyendiri tapi bagaimana akoe diam keadaannya begini. Ingin bersembunyi dimanakah akoe harus bersembunyi koe sungguh tak tahu arahkoe.
Perasaan,pikiran,harapan,impian hanyalah sebuah fatamorgama. Kebrengsekan hidup berteman lagi dengan akoe,kegilaan hidup bersekutu mendatangikoe wajarkan adanya…..”. “ heiiii…kok melamun ? kamoe baik baik saja khan ? katakanlah sesuatu kepadakoe?”. Tanya Cherry
“ Ach…tidak. Ako baik baik saja kok santai saja,tidak usah khawatir. Akoe Cuma tak habis piker dengan semua ini. Ach……sudahlah lupakan saja. Och yach sudah mulai larut sebaiknya kita pergi dari sini suasananya sudah tidak kondusif lagi sudah tidak bersahaja lagi” . jawab Danar,dan mereka pun beranjak pergi dari tempat itu.


        Kini antara Danar dan Cherry sudah tidak ada lagi jalinan kasih,yag ada hanyalah sebuah tali persahabatan seperti dulu kala.
Walaupun pahit terasa tetapi Danar haruslah berlapang dada dan dewasa mwnghadapinya. Dia harus rela tinggalkan impiannya yang pudar.
Berulang ulang sang dewi cinta permainkan perasaan para Six Brothers.selalu berada di tengah keterpurukan terpasung oleh cintanya,bekukan keinginan dan harapan.
       
Saat itu,begitu indahnya senjakala menghiasai. Zhia dan Chynatrha sedang berada di sebuah taman tempat dimana para Six Brother berkumpul ketika ada waktu senggang.
“ Akoe dengar berita yang katanya Danar dan Cherry sudah memutuskan ikatan tali cinta mereka, apa benar begitu adanya Nis ?”. Tanya Danar
“ Yach. Benar  begitulah adanya,tetapi belumlah jelas apa penyebabnya sampai mereka berdua menutup lembaran kisah dan mengubur kenangan indah.
Kadang kala akoe tiada habis pikir tentang apa yang telah terjadi dalam hidup ini,kenapa harus ada perasaan yang begitu dalam dan pada akhirnya hingga di suatu saat orang yang kita cintai hanya sebatas angan saja. Berkali kali ,mencoba menghindar dari perasaan yang ada berlari sejauh mungkin tetapi bayangan semakin jelas menghantui,kenapa kita mencinta harus tersiksa padahal kita tahu mencinta hanya untuk bahagia. Jika bila di beri kesempatan untuk memilih,akoe akan memilih lebih baik tak usah mencinta daripada tersiksa sendiri.
Yang akoe ingin tak seperti ini  adanya,jika memang harus begini akan lebih baik akhiri saja semua sampai di sini tapi tak kuasa. Dan kini koe nikmati perasaan ini walau menyiksa dan mengiris iris kalbukoe.
Kadang kala akoe berpikir apa salah dan dosakoe hingga koe di buatnya begini,sang kumbangkoe selalu tertawa terbahak bahak menari nari gemulainya di atas kepedihankoe.
Berkali kali akoe ucapkan dan yakinkan hati ini bahwa akoe hanyalah angin bahagia bersama lelaki yang akoe cintai hingga Sang Waktu memanggilkoe atas Titah Sang  Maha Raja Manusia. Tetapi akoe selalu bertanya sampai kapankah akoe harus selalu menerima,menahan dan menikmati kepedihan dari kutukan cinta yang membelenggu jiwakoe ini “. Kata Zhia bersamaan dengan tetesan butiran air mata yang jatuh membasahi pipinya.
Chynatrha terdiam tertegun,begitu tak tersadarkan dirinya bahwa yang Zhia ceritakan adalah ia sendiri,lalu ia berkata : “ Yach. Benar,Sometimes life is a bicth. Jadikan kita gila di hadapkannya,buat kita terpana akan hadirnya,menangis tertawa kita dibuatnya.Zhia asal kamoe tahu saja bahwa yang kamoe rasakan kini sama halnya seperti apa yang akoe rasakan hingga saat ini. Akoe juga mencinta tapi tersiksa,entah kapan kutukan ini akan berakhir “.
        Selang waktu berganti,sesaat Chynatrha ber kata kata tiba tiba datanglah keempat sahabatnya,tepat di hadapan matanya memandang.
“ Hai…bagaimana kabar mereka berdua,sudah lam kalian di sini”. Tanya Zhilva
“ kami baik baik saja adanya.yach.lumayanlah cukup lama kami berada di sini,”.jawab Zhia
“ Ok,kita semua sudah berkumpul di sii dengan sangat kebetulan sekali,sekarang kita hendak pergi kemana untuk menghabiskan waktu senggang ini” . Kita Ayoedhia
“ Yach sudah lebih baik kita berjalanlah dulu,sambil di jalan kita pikirkan akan kemana arah tujuan kita “. Jawab Cherry
“ Ayo kita pergi sekarang “ . kata Zhia

lalu merekapun mulai beranjak pergi meninggalkan taman itu,dan akhirnya terpikirkanlah arah tujuan mereka ke sebuah café di bandung utara hingga malam menjemput mereka berada di sana.
            

Di sebuah pegunungan didesa terpencil  Chynatrha berada bersama  Sang Gurunya yang ia anggap sebagai ayahnya sendiri,dimalam itu Sang gurunya berkata kepada Chynatrha : “ Akoe mereka kamoe tidak akan pernah mengerti apa yang akan terjadi nanti pada hidup dan kehidupanmoe. 
Kegungahan,kegelisahan,ketakberdayaan yang merasuk kalbu kita. Kita  tidaklah dapat mengingkarinya,kita tidaklah dapat menghancurkannya. Kita hanyalah dapat berserah diri dan berpasrah kepada Sang Raja Manusia. Dan di antara tanda tanda kekuasaannya meliputi langit dan bumi….
Kehidupan hanyalah sebuah drama manusia. Banyak peran wajar dan berpura pura saat cerita lucu terlantunkan kita tertawa terbahak bahak, saat cerita sendu mengalir kita menangis dengan pilunya.
Dan kehidupan hanyalah sebuah persimpangan jalan,dalam sebuag persimpangan perjalanan hidup ada jalan menuju ke atas ada jalan menuju kebawah dan hanya dua belokan kiri dan kanan saja.
Saat kita jalan menuju ke puncak dengan lelahnya  keringat membasahi tubuh kita,setelah sampai pastilah kita akan melihat suatu pemandangan yang begitu indahnya.dan kadang kala kita harus memberikan butiran air mata yang jatuh dari pelupuk dan sbuah senyuman manis terhadap diri kita sendiri. Dan harus kamoe sadari itu semua hanyalah permainan Sang Raja Maha Manusia agar kita senantiasa selalu mengingatnya susah dan senang diri kita. Mengertilah kamoe atas semua itu,pamilah adanya arti dari semua yang terjadi. Rebahkan tangguhmoe, lepaskanlah berat beban di pudakmoe sambut indahnya pagi hari dengan sebuah senyuman”. “ Tak semestinya akoe merasakan kesepian ini yang teramat sangat dalam,tak seharusnya akoe berada di tengah pusaran kebimbangan mengoyakkan. Keraguan yang membisu ini,seribu angan yang melayang. Sebentuk keindahan mengiringi akoe dalam dalam alunan simfoni kegetiran.
Tetapi semua itu di luar kuasakoe,akoe bosan dengan apa yang telah terjadi selama ini. Kadang kala akoe meraka ingin pergi jauh jauh sekali meninggalkan semua yang ada meniggalkan orang orang yang akoe kenal dan akoe cintai, memalingkan semua rasa yang membelenggu.
Kadang kala akoe igin merasa sendiri tanpa teman,merasakan perihnya yang terjadi sampai akoe mnikmatinya. Walau koe penat merasakan apa yang ada,ingin koe teiakkankan biar terdengar riuhnya suarakoe dari jeritan hati yang meraung raung.
Ruang kamar dengan cahaya yang redup buatkoe jera kegundahan selalu menjelma mengganggu tidur lelapkoe,inginkan pergi saat koe terlelap karena akoe tak ingin di ganggu ketika mimpi indah datang menyapa koe bersahaja.
Semua itu membuat koe terpuruk di sini menatap yang terhampiri,meratapi yang terjadi menangis atas semua yang menyakitkan walau koe menangis tanpa air mata telaga air matakoe telah mengering. Koe tak dapat menghindari semuanya yang menyakitkankoe,terpenjara dalam lingkaran ini.
Sesatkan yang ingin akoe jelang,buyarkan harapankoe tuk menyambut datangnya hari esok,hancurkan angankoe yang telah tersusun dengan rapi dalam ruang benak,seakan akoe disuruhnya di paksa dengan kerasnya mendaki menikmati bukit kepahitan.
Bila esok datang akankah akoe rasakan bahagia,saat Sang Dewa Surya menampakkan dirinya sebelah timur akankah akoe rasakan sentuhan hangatnya. Dapatkah koe saksikan indahnya Bunga kuncup mekar di bukit hijau berada,dan saat menebarkan aroma wangi tubuhnya dapatkah koe cium.
Och …kenapa malam terasa begitu panjang seakan tiada bertepi,sunyi yang terasa hening yang berada. Saat saat seperti inilah tiada sebentuk kata pun yang dapat koe tulis untuk ungkapkan segala rasa yang ada.
Kenapa sunyi ini selalu menggetirkankoe saat koe di tepi kebimbangan ingin koe hentikan “. Kata Chynatrha
Dan Sang Gurunya pun berkata paada Chynatrha : “ yach suadahlah,mau di kata apa lagi kalaulah sudah terjadi.
Mungkin ada baiknya jika kamoe menata waktumoe untuk menenangkan pikiran dan hatimoe,cobalah kamoe pergi ke suatu tempat yang di mana menurut hatimoe sekiranya dapat pergi. Pergilah dan jangan di tunda tunda lagi,tidak baik menunda nunda sesuatu hal.
Lupakanlah semua cobalah nikmati hidup bebaskanlah yang meronta pikiranmoe,kamoe hanya butuh waktu dan tempat untuk bangun dari mimpi yang tak menyenangkan.”
“ Baiklah Guru akoe akan mencoba melakukannya,setelahnya esok pagi datang menjemput akoe aka beanjak pergi ke suatu tempat yang dimana akoe mendapatkan suatu ketenengan “. Jawab Chynatrha.
“ yach. Sebaiknya begitu,tapi kemanakah kamoe akan pergi ? “.Tanya Sang Guru
“ Och … Akoe akan pergi ke pulau dewata  mungkin di sanalah akoe akan merasakan ketenengan denan menikmati deburan sang ombak  di siang hari dan akan akoe nikmati sunset juga sunrise. Tetapi entah berapa lama akoe akan berada di sana satu hari,satu minggu ataukah  satu bulan hingga akoe mendapatkan ketenangan itu. Akoe akan kembali saat semuanya telah membaik dan meneruskan perjalanan hidup yang terhenti sejenak dalam titian hidup “. Jawab Chynatrha
“ Semoga saja sesuai dengan apa yang di harapkan kamoe,akoe doa kan semuanya cepat membaik ” . kata Sang Guru
        Di tengah  keseriusan brolan mereka  lalu Ryanni datang menghampiri menyapa Chynatrha “ och,kamoe Chynatrha. Serius sekali kalian mengobrol . bagaimanakah kabar kamoe selama ini,darimana saja kamoe jarang sekali kamoe datang kemari ? “ . “ yaaach…mungkin di katakan baik yach baik kalau di katakan tidak yach tidak,beginilah akoe adanya seperti yang kamoe lihat sekarang.
Kamoe bagaimana kabarnya selama ini ? sudah lama akoe tidak bertemu denganmoe sekarang kamoe bertambah cantik”. “ Ach kamoe bisa saja. Selalu berkata seperti itu acapkali bertemu dengankoe,selalu kamoe merayukoe gombal sekali (tersenyum manis) keadaankoe baik baik saja “ . Jawab Ryanni.
Setelahnya saling menyapa Ryanni pergi ke kamarnya dan Chynatrha pun merebahkan tubuhnya di atas kursi panjang yang terbuat dari rotan,tak lama kemudian Mahesa yaitu ayahnya Ryanni pergi meninggalkan Chynatrha menuju ke ruang belakang.
Keesokan harinya Chynatrha pun pergi meninggalkan Ryanni dan Sang Gurunya dan langsung menuju ke pulau Dewata.


Hari itu jam sepuluh pagi Chynatrha tengah berada di pulau dewata di sebuah Villa milik pamannya.
Kemudian ia jalan jalan untuk menikmati indahnya deburan sang ombak saat itu,tiba tiba ia melihat seorang perempuan cantik yang anggun dengan rambut yang tergerai panjang hitam dan sekuntum bungan cempaka putih di telinganya. Tertegun ia memandang perempuan itu yang sedang asyiknya bermain bersama deburan ombak, lalu perempuan itu melihat ke arah Chynatrha,Chynatrha tertunduk malu dengan balasan lirikan itu.
Selang waktu berganti Chynatrha pun menyapanya dan berkenalan dengannya.
“ Hai….asyik sekali kelihatanya kamoe bermain dengan deburan sang ombak. Bisa kita berkenalan dan berteman, namakoe Chynatrha “. Sapa Chynatrha.
“ Ach tidak.Biasa saja kok , namakoe Loechita. Panggil saja Lucy dan ini teman saya namanya Putri”. Jawab Lucy
“ Hai…senang berkenalan denganmoe “. Sapa Putri
“ sama sama akoe juga senang berkenalan dengan kalian berdua,semoga hari kalian menyenangkan selalu”. Kata Chynatrha.
“ yach semoga “. Jawab putri
“ Terima kasih “. Sahut Lucy
“ kapan kapan kamoe telphone kita yach,agar kita bias menikmati deburan ombak bersama dan menikmati indahnya Sunset juga Sunrise”. Kata Putri
“ Baiklah See you next time…….!!! Bye. “. Kata Chynatrha.
Keesokan harinya pada malam hari saat itu malan minggu jam sepuluh malam Chynatrha mencoba menghubingi Lucy tetapi Lucy tidak ada ia sedang berjalan jalan sndirian di tengahnya gemerlap cahaya purnama malam hari yang ada hanyalah teman baiknya Putri.lalu ia titip pesan kepada putri untuk di sampaikan pada Lucy saat lucy pulang.
Tak lama kemudian selang beberapa menit Lucy pun datang, Lalu putri menyampaikan pesan yang di titipkan padanya.
“ Cy. Nich ada pesan buat kamoe.”seraya putrid memberikan secarik kertas pada Lucy. “ pesan,buatkoe?”. Tanya Lucy
“ Iya. Katanya kamoe di surh telphone ke Dia” tambah putri berkata.
Nama Chynatrha dan nomor handphone. Demikian isi pesan yang di dampaikan Putri kepada Lucy,Lucy termenung heran dan ia terdiam sejenak menatap secarik kertas tersebut.
Begitu penatnya lucy waktu itu sehingga ia memutuskan untuk melakukan sesuatu sesuatu yang tidak ia sadari akan membawanya terhanyut dalam buaian asmara. Sendiri Lucy menjalaninya melihat wajah wajah baru yang sebelumnya tidaklah pernah ia kenali. Sedikit demi sedikit  secara perlahan kepenatan Lucy mulai menghilang,ia membiarkan dirinya terlarut dalam buaian indahnya hal yang ia jalani.
Hari terus berganti tanpa ia sadari telah ada sesosok wajah yang terus memperhatikannya,menatapnya,dan Lucy tak tahu juga takkan pernah tahu.
“Selamat Pagi”. Sapa Chyantrha
“Pagi juga” . jawab Lucy
ini membuatnya bertanya Tanya dalam hati “siapakah Dia mau apa Dia” mengapa ia selkalu melakukan hal itu,seribu pertanyaan menghantui Lucy. Tapi Lucy tak ingin membiarkan dirinya terhanyut dalam ketidakpastian. Ia menutupi telingannya,membutakan matanya. Sehingga ia tidak mau tahu siapa lelaki itu sebenarnya. Setiap hari Lucy selalu melihat Chynatrha. Chynatrha selalu tersenyum saat menatap Lucy,dan Lucy pun berusaha untuk membalas senyumannya dari Chynatrha agar tak terkesan angkuh.
Akhirnya dengan seiring berjalannya waktu Lucy pun mengetahui siapa Chynatrha.
Tiga minggu lamanya Lucy dan Chynatrha menjalani hal yang serupa dan berada di tempat yang sama di pulau dewata mereka berada. Tak terasa hal yang mereka jalani bersama pun ber akhir sudah,Lucy dengan teman baiknya Putri dan Chynatrha sendiri.



Satu bulan telah berlalu,Lucy dan Chynatrha di pertemukan kembali oleh sang maha waktu dengan tempat dan keadaan yang berbeda.Tempat yang tak akan mereka lupakan selama nafas masih berhembus.
“ Hai.kenapa kamoe mlamun seperti itu ?“. seru Neysha.
membuyarkan semua semua lamunan Lucy . “ Ach tidak apa ap kok Neys”. Jawab Lucy
Neysha pun berlalu dan Lucy masih setia dengan kertas yang masih di genggamnya. “ Nama Chynatrha dan nomor handphonenya”Lucy mengulangnya sekali lagi,Lucy tersenyum manis.
Chynatrha adalah seseorang yang mirip menghiasi angannya setahun yang lalu. Rasa penasaran memenuhi ruang benaknya, “ Apa yang harus akoe lakukan,haruskah akoe hubungi Dia. Benarkah atas apa yang akoe lakukan ? “ Lucy tiada henti hentinya mempertanyai dirinya sendiri dengan beribu ribu pertanyaan sampai akhirnya ia menekan angka sesuai dengan urutannya yang ada di secarik kertas itu.
“ Hallo….”terdengar suara di telphone, Lucy tersentak “ inikah suaranya? Apa benar  ini dia ?”. tanyanya dalam hati.
“ Ech. Chynatrha “ .Tanya Lucy berdebar debar. “ yach benar ini Chynatrha !!.”. jawab Chynatrha.
“Hah ternyata benar ini Dia” suara hatinya berkata.
Lucy tak menyadarinya bahwa yang ia l;akukan tersebut akan merubah seluruh hidupnya.
        Sebuah percakapan singkat yang tak berarti dilakukan Lucy dan Chynatrha,Lucy hanya mengikuti kata hatinya tanpa memikirkan apa yang akan terjadi nantinya. Apa maksud dan tujuan Chynatrha sebenarnya Lucy tidaklah pernah tahu dan tak mau tahu. Ia hanya ingin menikmati apa yang ada di hadapannya kini dan ia tak perduli  apa itu baik atau buruk,benar atau salah,ia tak mau tahu.
Satu hari……dua hari…….tiga hari…..
Tanah Lot,Bedugul,Kintamani,semua di lewati Chynatrha dan Lucy,walaupun sebenarnya Chynatrha tak pernah ada di dekatnya selalu. Indahnya Sang Dewa Surya yang akan kembali ke peraduannya Lucy berharap akan ada seseorang yang akan menemaninya melewati indahnya suasana pulau dewata di sore hari. Beberpa saat kemudian,Chynatrha datang menghampiri Lucy. Dan Lucy tak pernah menyangka sebelumnya bahwa Chynatrha akan menghampirinya,berdua mereka menikmati deburan Sang Ombak,pasir putih dan yang paling indah adalah saat saat Sang Dewa Surya akan berganti tugas dengan Sang Dewi Malam atas titah Sang Maha Raja Manusia. Lucy tak pernah mengira sebelumnya ia dapat menikmati semua itu dengan seseorang,Chynatrha !! “ Akoe sayang kamoe “. Ugkap Chynatrha. Lucy hanya terdiam tersentak berusaha memahami ucapan Chynatrha. “ Apa.apa yang kamoe katakan tadi,apa akoe tidak salah mendengar Chynatrha ? “. “ Akoe sayang kamoe.” Chynatrha sebenarnya mengetahui dan bahkan sangat memahami keadaan Lucy tetapi Lucy tidak tahu apa maksud perkataan Chynatrha yang sebenarnya.

        Pagi itu Lucy tengah bersiap siap untuk melakukan kegiatan terakhirnya di pulau dewata ini.ia telah berdandan rapi dan bersolek bersiap untuk turun sarapan. Pagi itu cakrawala pulau dewata yang begitu ceria hanya dalam sekejap menjadi kelam bagi Lucy. Ia tak menyadari apa yang telah terjadi terhadap dirinya,ia bagaikan seseorang yang berjalan di atas awan . Satu jiwa telah hilang dari dirinya,dirinya yang kini lmah tak berdaya. Seakan akan Lucy tak tahu dimanakah dirinya berada,jasad dan jiwa terpisahkan. Ia berusaha untuk menguasai dirinya,satu hal yang ada di pikirannya saat itu ia ingin bersama seseorang. Harus dengan seseorang !!seseorang yang harap ia dapat menopangnya karena ia merasa begitu rapuhya lemah tak berdaya. Lucy ingat pada Chynatrha. Bergegas ia mengangkat  telpon dan menuju ke tempat Chynatrha. “ Chynatrha Ayahkoe …. meninggal dunia” . Lucy berusaha mengeluarkan semuanya tangisan  luka yang begitu dalam tak terkira.tapi entah kenapa semua itu sulit ia lakukan . Lucy belum dapat menyadari apa yang ia lakukan,ia begitu bingung,begitu kalutnya. Chynatrha pun demikian sama halnya dengan Lucy.Kegiatan hari itu dilalui dengan perasaan yang begitu hampa walau ia berusaha tegar tak mengeluarkan air mata. Ia hanya ingin di temani oleh Chynatrha .
Semuanya telah berakhir sudah,sudah tiba saatnya untuk kembali tempat asal.
Lucy tak mengira sama sekali dalam perjalanan menuju pulang  Chynatrha memintanya untuk melupakan semua.”pulau dewata tetaplah pulau dewata.”kata Chynatrha
“kembalilah kamoe dengan hidupmoe,dan akoe dengan hidup akoe.
Akoe tak akan melupakan saat saat indah kita di pulau dewata, tidak akan! Jadikanlah itu sebuah kenangan yang indah dan sekarang lupakanlah semuanya! Kembalilah ke kursimu “.pintanya.
Lucy benar benar tidak menyangka bahwa Chynatrha akan mengatakan hal seperti itu, Chynatrha tidak menyadari bahwa saat ini adalah saat saat terapuh bagi Lucy.
Dan Lucy sangat ingin berada dekat Chynatrha, sekandalnya dengan Chynatrha, tentang semuanya ia benar benar tak peduli, ia benar benar muak dengan semuanya.
Tak ada waktu untuk memikirkan orang lain! Ia meminta kepada Chynatrha untuk menemaninya sekali lagi, menemaninya untuk terakhir kali.
Tapi  dengan dinginnya Chynatrha menolak permintaan lucy tersebut. Lucy kembali ke kursinya dan Neysha sudah berada di situ.
Kereta melaju dengan kencangnya dan Lucy merasa sangat begitu kesepian. Neysha ia begitu pengertian, begitu memahami perasaan Lucy.
Lucy tak mampu untuk meminta Chynatrha untuk bersamanya,hingga sampai akhirnya Neysha lah yang memanggil Chynatrha untuk lucy,Perjalanan ke gerbong tempat Chynatrha begitu jauh terasa.
Neysha melihat Chynatrha beranjak dari kursinya entah apa yang dikatakan Neyysha pada Chynatrha tapi lucy melihat Chynatrha berjala terhuyung huyung,entah kemana. Lucy kembali ke kursinya.harapannya adalah bahwa Chynatrha berjalan kemari, ke kursi lucy, untuk bersama lucy.     
        Hari semakin gelap,kereta terus melaju dengan cepatnya dan kini ia tak sendiri di temani oleh Chynatrha yang bertukar tempat duduk dengan Neysha.
Chynatrha kini berada di sisinya,Lucy merasakan lelah di pundak Chynatrha lah melepaskan lelahnya. Lucy terlelap dalam dekapan Chynatrha yang begitu hangat begitu damai terasa di jiwa.Entah apa yang sedang terjadi Lucy dan Chynatrha tidak menyadarinya.
Mereka tidak menyadari bahwa saat itu bukanlah sesuatu hal yang biasa ini di karenakan terbawa olh situasi dan keadaan.
Di sisi lain keaadaan Chynatrha tengah membutuhkan seseorang yang dapat membuatnya bahagia dan memberikan kasih terhadapnya. Disi lain keadaan Lucy ia merasa penat dan jenuh dengan kekasihnya yang telah menanti di kota kelahirannya,Lucy sedang merasakan kejenuhan dan ke jeraan terhadap kekasihnya yang senantiasa mengatur hidupnya walaupun tengah berjalan selama tiga tahun dengan kekasihnya itu dan Lucy pun mencintainya hingga ia bertemu dengan Chynatrha .
Ini adalah sebuah jalinan kasih yang mereka ciptakan sendiri dengan terdorongnya oleh suasana hati.
        Perjalanannya pun berakhir sudah.dan tibalah kereta itu di stasiun Bandung. Di ujung sebelah timur kekasihnya tengah menati kedatangan Lucy dengan setianya menunggu.
        Lucy kini menyadari bahwa kadang kala kenyataan tak seindah di angan. Ia mengerti akan Chynatrha,tak lagi menahan Chynatrha.Kalaulah Chynatrha sekarang pergi dari sisinya meninggalkan kenangan saat di pulau dewata,Lucy hanya dapat berpasrah terhadap Sang Maha Raja Manusia  begitu juga dengan Chynatrha  ingin hati memeluk tapi apa dayanya.
Lucy tak ingin membuat sengsara karenanya,terkungkung dalam ketidak pastiannya dalam jalinan cinta semusim.
Apa yang kini dapat diperbuat ? keduanya akan pergi menutup lembaran kisah mengubur dalam dalam kenangan yag terindah,mengukir batu nisan saksi cinta semusim dalam skandalnya.

        Di Bulan November hujan tiada hentinya,siang itu Ayoedhia beranjak pergi dari kost-annya menuju kekampus.
Di tengah perjalanan ia bertemu dengan Cynara. perempuan cantik nan anggun dengan kedua bola mata yang coklat,rambut yang panjang hitam terurai,tubuh yang indah layaknya foto model tinggi semampai.
Yang juga sama sama satu kampus,perkenalan pun di mulai disana.
Mereka mempunyai janji untuk saling bertemu di kantin seusainya jam mata kuliah. Sekitar jam 14.40 mereka akhirnya pun bertemu di kantin.
        Musim demi musim berganti,hari demi hari dua bulan telah berlalu. Diantara keduanya sudahlah saling mengenal bahwa mereka kini sedang memadu kasih hari hari pun di warnai dengan keceriaan dan kebahagiaan seakan akan tiada mengenal suatu kesedihan diantara mata mereka terpancarkan keindahannya cinta yang mereka padu.
        Saat itu,mereka sedang berada di perpustakaan untuk mengerjakan tugas suatu mata kuliah yang telah di berikan oleh Dosen.
ketika sedang duduk di sebuah kursi panjang dengan tangan di atas meja keduanya di pinggir pinggirnya terdapat buku buku psikolog dan filsafat juga management yang berserakan di atas meja.
Lalu Ayoedhia memegang kedua telapak tangan Chynara,seraya Ayoedhia berkata : ” Chynara sayang,kamoe tahu kalau akoe mencintai kamoe,apakah kamu tidak pernah tahu betapa indahnya kamoe? dengan rambut panjang tergerai.
Chynara sayang jangan pernah terbersit toek meninggalkan akoe di saat saat seperti ini? ”.
Tetapi Chynara, disaat Ayoedhia berkata seperti itu Chynara hanya terdian terpasung raga tak banyak bicara didalam benaknya seakan akan beribu ribu kata Tanya yang ingin di lontarkannya.tetapi,ia tak kuasa di  toek mengatakannya seakan akan kedua kelopak bibirnya terbelenggu,sejujurnya Chynara pun mencintainya.
Seraya membalaskan pegangan tangan Ayoedhia ia menampakan senyuman yang begitu indah dan menawan hati lalu ia pun berkata : “ Aldy sayang….!! Sudahlah.jangan pernah kamoe mendramatisir dan janganlah terlalu melankolis seperti ini,biarkanlah semuanya ini berjalan dengan apa adanya hilangkan semua rasa takut dan gundahmoe,lepaskan semua beban berat yang bergelantungan di atas pundakmoe biarkanlah Sang Waktu menguraikannya dan Sang Maha Raja Manusia menopang selalu cinta kita berdua sudah……….sudahlah Ayoedhia sayang.
Yach sayang,koe mohon sama kamoe “.
Ayoedhia menyahut : “ Baik,Baiklah sayang.
Kamoe benar….akoe akan ikuti apa yang kamoe minta.akoe akan menjadi seperti yang kamoe mau”. (keduanya tersenyum manis)
Lalu keduanya mengerjakan tugas kembali hingga selesai.
        Ayoedhia tidaklah pernah mengetahui bahwa perempuan berwajah cantik dengan rambut tergerai panjang hitam mata berwarna coklat dan mempunyai tubuh yang begitu indah layakya sang celebrities.
Ternyata  perempuan yang bernama Chynara ini,adalah pacar dari temannya sendiri tetapi tidaklah terlalu dekat dengan Ayoedhia.
Yang sekarang telah mempunyai suatu masalah. mereka berdua sedang dilanda sang badai hampir mendekati kerapuhan hubungan.tetapi tidaklah pernah mengetahui,yang mengetahui hanyalah Chynara sendiri apakah sbagai pelampiasan atas keretakannya hubungan mereka berdua ataukah hanya sekedar mencari suasana baru yang monoton dari suatu hubungan ataukah pula  dan mungkin dia sudah menggeser posisi pacarnya oleh Ayoedhia.
Pacar Chynara sekaligus temannya Ayoedhia itu bernama Hardy Natha Buana.ia mempunyai cirri khas seorang lelaki tampan dan gagah dan juga berpandangan luas supel terhadap yang lain.
Hampir  tiga tahun lamanya usia mereka berhubungan kini tengah di sapa sang badai.
Sudah beberapa bulan Hardy tidaklah pernah atau boleh di bilang jarang sekali menemui atau menghubungi kekasih pujaan hatinya itu.

Chynarapun menjadi bimbang bercampur resah dan keraguan dalam benak kenapa sang kekasih pujaannya itu meninggalkan tanpa pesan dan kabar seakan akan pergi meninggalkan semua kisah dan kenangan tak tahu dimana rimba beradanya. Sampai di suatu saat Chynara bertemu bersama Ayoedhia.
        Setelah bertemuan itu mereka kini saling memadu kasih dan terjadilah suatu perselingkuhan.
Hingga sampai saat ini berlangsung Ayoedhia tidaklah pernah tahu dan menyadari bahwa Chynara perempuan yang ia cintai dan di puja pujanya itu ternyata mempunyai dambaan hatinya. Tanpa disadari Ayoedhia bahagia diatas kemunafikan Chynara,menari nari di atas cinta.
saat itu empat hari lagi menjelang hari Valentine yang dimana banyaklah terdapat anak anak muda para insan cinta merayakannnya terutama bersama para pasangannya. Ketika Sang Dewi Malam datang meninggalkan Sang  Siang mereka berdua berada di sebuah café yang banyak di hunu oleh anak anak muda dari berbagai kalangan tempatnya manusia manusia hedonisme yang terhegemoni.
Seakan akan Ayoedhia mendadak mempunyai firasat yang sangat kuat yang akan menimpa dirinya,lalu ia berkata terhadap Chynara : “ sayang.sudah cukuplah lama kita berpacaran saling jujur saling percaya kini akoe merasakan hal yang beda tumbuh didada,maaf. Akoe merasa kamoe bukanlah yang dulu lagi semakin hari semakin adanya perubahan di diri kamoe,semakin hari semakin akoe merasakan keterasingan tehadap kamoe,akoe mera seakan akan akoe tidaklah pernah mengenal kamoe lagi.
Chynara sayang, jujurlah terhadap akoe apa yang sebenarnya tengah terjadi antara kita dan ada apa ceritakanlah padakoe sejujur jujurnya sekalipun itu menyakitkan buatkoe menangis mengisakkan tangiskoe.akoe mohon dengan amat sangat kalo memang ada jangan kamoe memalingkannya dan menyembungikannya seakan akan tidak terjadi apa apa,katakanlah? ”.


Mendengar perkataaan Ayoedhia seperti itu Chynara tertegun tertunduk malu lalu ia menghela nafas dan menelan air liurnya sendiri dan berkata : “ Ayoedhia sayang, sebelumnya akoe minta maaf buat kamoe kecewa menangis dan menyesal.
Tetapi sdatu hal akoe mohon padamoe Ayoedhia apapun yang terjadi setelah yang akoe katakan ini akoe mohon kamoe tetap mencintai akoe dan menyayangi akoe seperti biasanya dan janganlah pernah kamoe membenci akoe”.
“ Kamoe tahu akoe tak bisa marah,kamoe tahu akoe tak bisa benci karena akoe selalu sayang sama kamoe satu untuk slamanya itupun jiga Sang Maha Raja Manusia merestui “. Sahut Ayoedhia
“ Begini Ayoedhia. Akoe…Sebenernya……ehmmmm sebenernyaaa Akoe selingkuh denganmoe. Akoe mempunya seorang dambaan hati seorang pacar sebelum bertemu denganmoe.
Tetapi akoe tengah di sapa sang maha badai,sekejap saja badai mengoyak kedamaian kita segalanya musnah,hingga di suatu saat akoe bertemu denganmoe.
Dan dia adalah Hardy teman kamoe juga walaupun akoe tau kamoe tidak pernah dekat dengan Hardy yang telah wisuda beberapa tahun lalu.
Tetapi  ia telah meninggalkan akoe hilang tanpa jejak tanpa pesan dan alas an ia meninggalkan akoe dalam keadaan yang rapuh dan kini ia kembali untuk meminangkoe.
Akoe tak tahu,akoe bingung,akoe tak mengerti apa yang sedang terjadi dan yang akoe rasakan sama kamoe juga sama dia dan akoe tak tau kenapa juga akoe tak dapat menbenci dia kadang kala akoe suka merindukan Dia.terus terang akoe mencinta kamoe dan dia,dan jangan suruh akoe memilih karena koe tak bisa memlih.
Akoe minta maaf yang sebesar besarnya atas apa yang terjadi dan yang akoe lakukan sama kamoe sungguh koe tak ada niat membawa kamoe seperti ini masuk terlalu jauh kedalam kisah cinta yang tak mungkin,membuat kamoe merindu yang terlarang ”. itulah kata kata yang di lontarkan dari kedua kelopak bibirnya Chynara yang indah dan lebar.
Ayoedhia berkata dengan nada setengah meninggi dan terselumuti oleh segumpal amarah yang bergelembung didadanya,ia berkata “ Dasar kamoe perempuan brengsek benar apa yang di katakana orang orang janganlah pernah terbius oleh kecantikan ternyata kini baru koe rasakan,teganya kamoe mempermainkan menafikan cinta tulus murni akoe”.
        Chynara laksana permata hatinya karena itu ia sangat mencintainya akankah Chynara mengerti akan Ayoedhia, akan kah ia selalu berada di dalam hatinya utuhkan cinta mungkin saja ia hanya mempermainkan Ayoedhia.
Walaupun Ayoedhia tak ingin di sakiti karena…….di hatinya Cuma ada Chynara seorang andai saja Chynara tau seberapa besar dan dalam cintanya namun mungkinkah itu terlintas dalam benak Chynara.
Rasa keingintahuan semakin membeku inginnya ia selami lautan hatinya Chynara tapi rasanya ia begitu sulit toek masuk  menyelami nalurinya miliki Chynara seutuhnya. Sangat terjerat dalam semangatnya yang ia cari kini hanyalah sebuah kesetiaan akankah ini terwujud dalam kenyataannya ataukah tidak hingga sampai ajal menjemput,hati ia selalu di gerogoti seribu Tanya. Ia berharap dalam hatinya terhadap Chynara jika kekasihnya pergi agar selalu mengingatnya,bila matahari terbenam di ufuk ia khan selalu tersenyum melihatnya di sana.
Bila sang bunga melati mekar mewangi melintasi indera penciuman pejamkan mata ia akan selalu bersamanya.
Bila burung burung bernyanyi di nuansa pagi berceloteh tentang kehidupan ia pasti merindukannya,bila rumput rumput yang berembun pagi bergoyang meliukkan tubuhnya di rayu sang dewa bayu ia selalu menghembuskan nafas cinta untuknya.
Bila nyala lilin di kegelapan ia akan selalu memikirkannya,bila butiran hujan membasahi pipinya ia pasti selalu menopangnya langkahkan kakinya dengan pasti karena ia akan ada dalam setiap langkahnya.



Bila bulan sabit di hari ke tujuh dalam bulan April ia khan selalu menunggunya karena ia mencintainya bukan cinta sesaat dan setaman. Tetapi,cinta swargaloka yang khan tumbuh selamanya.
Chynara hanya terdiam termenung cantik parasnya di banjiri air mata penyesalan dan kesedihan lalu keduanya terdiam terpasung raga.
Bunga putih yang wangi kuncup mekar di tengah bukit angkara semerbak harum selingkuhkan sesaat diantara kumbang kumbang.ucapkanlah kepada semua yang ada dari manakah datang tiba tiba gegerkan semua mata apakah dirinya jelmaan sang dewi venus, perawan datang ke ibu kota perahu cinta berlabuh pada siapakah bila esok datang sang nelayan bergantian datang membawakan seikat cinta  dan,mempersembahkan segudang janji. Yang di puja dan puji selalu dalam setiap helai hembusan nafas dalam setiap helai ikatan langkah melangkah satu nama yang terukir tetapi ribuan hati yang tertanam.
Selalu tebelenggu tidaklah engkau terima yang diinginkan kemerdekaan cinta di dalam jiwa yang bergejolak meronta pada kenyataan,berharap kumbang dapat cumbui ratna harum setaman berharap selalu berharap.                   
Terdengarkan nyanyian ratap kasih tahu asal gaung yang mengalun sayup samar gugahkan malah indah di ufuk yang merayu nuansa pagi. Terdengarkan nyanyian ratap kasih tetapi entah berada muara jirim,yang hadir di mimpi siang bolong membawa ke alam nirvana. Cinta berlalu hilang di mata cinta datang  melanjutkan pengarungan dalam hamparan lautan kehidupan
Seekor belalang terbang di padang ikuti sang bayu air mata mongering entah kapan membanjiri adakah yang pasti dalam hidup mencapai suatu nirvana tak terkecuali maut di ujung senja di semua ruang ada cahaya tak terkecuali lembah curam terdapat gua yang menggulitakan semua ruang.
        Selang waktu berganti Ayoedhia berkata pada Chynara :” saat saat bersamamoe saat saat terindah buatkoe walau hanya sesaat.
Sayang, koe relakan kepergianmoe toek mengarungi hidup bersamanya.semoga kamoe senantiasa berbahagia,semoga Hardy tak`kan pernah terbersit toek melupakanmoe,tak pernah mengkhianatimoe seperti engkau mengkhianati akoe.
Menjadikanmoe bunga abadi senantiasa mencintai memanjakan layaknya sang dewa surya menghanyatkan dunia fana ini.
Chynara sayang, jangan pernah terbersit toek memikirkan akoe jangan pernah merasa berdosa atas apa yang telah terjadi di antara kita berdua.cintai Dia sepenuh hati dan jiwamoe. Biarkan koe nikmati kerinduan ini kehancuran dan keterpurukan ini.
Akoe akan mencoba toek sempurnakan diri menghadapi cobaan ini,mungkin ini yang terbaik untukmoe dan untukkoecobalah ikuti kata hatimoe. Koe ucapkan padamoe terima kasih atas apa yang telah nkau lakukan kepadakoe selama ini,cinta kasih tulusmoe dan dekapan belaian hangatmoe walaupun hanyalah sesaat koe merasakan adanya kebahagiaan berlikunya kisah kasih kita.
Chynara,it`s hard to find the word to express the way I feel I`ve never been in love before,so I don`t know if is real.
You made me feel so special and I knor right from the start that gradually over time,you woud eventually steal my heart ”.
        Setelah berkata kata seperti itu Ayoedhia beranjak pergi meninggalkan Chynara beserta kenangan cerita cinta yang ia lalui bersama.
Chynara hanya terdiam diri terpasung raga bibir kelu tak bicara seakan terbelenggu hanyalah butiran butiran air mata yang berjatuhan membasahi parasnya yang cantik ia hanya dapat meratapi kepergian sang kekasih yang pernah.
Kini dan untuk selamanya mereka tak`kan pernah bertemu dan mengulang kisah lagi semuanya telah usai telah sirna di hempas sang maha badai.

        Ayoedhia berjalan sendiri di pekatnya malam di heningnya suasana dengan kepala berat tertunduk dan sebuah langkah gontai tak pasti tak tau tujuan hilang arah kemana ia berpijak.seraut wajah muram seakan begitu beratnya beban di pundak.
Selang waktu berganti ia duduk di sebuah kursi panjang yang terbuat dari bambu. Di dalam taman di sebuah kota berada.
Jiwa terbang melayang kabut gelap menyelimuti ruang benaknya yang hampa dan terombang ambing sang maha bayu hilang jadi diri sendiri di tepian cakrawala hitam mengepakkan sayapnya yang rapuh di ketinggian saujana semakin tinggi mengepakkan sayap semakin hilang asal tiada dapat ter elakkan lagi terbawa oleh arus gelombang kehidupan kesunyian yang teramat sangat menggetirkan semakin terpuruk dan tenggelam dalam kesendirian bekukan jiwa merana.
Seakan tiada dapat melihat dan menyaksikan suatu keindahan seakan tiada dapat merasakan kebahagiaan dari kendi  kehidupan yang terbiaa mereguknya  acapkali.
        Nyanyian sang jiwa merana di taman kesunyian mengalunkan nada rintihan kesedihan simfonikan ketakberdayaan.seraya kepala tengadah ke hamparan cakrawala hitam ia berkata lirih :” wahai engkau sang raja manusia …………! Adakah secercah kebahagiaan hingga koe dapat merasakan nikmatnya.
Wahai engkau sang raja manusia…………….!
Adakah seberkas keindahan hingga dapat koe lihat nyatanya.
Och…..adakah ?
Katakanlah kepadakoe wahai engkau sang raja manusia……!
Keringnya telaga tiada dapat koe berenang lagi tiada dapat koe lihat lagi tiada dapat koe lihat lagi indahnya  seakan tiada kehidupan lagi. Saat hujan datang kini, telaga tak kering lagi hingga dapat koe berenang lagi hingga dapat koe lihat lagi indahnya.
Kehidupan pun di mulai lagi.tapi kini,air telaga menjadi buih tiada dapat koe lihat lagi indahnya tiada dapat koe rasakan lagi telagapun menjadi sunyi tiada secercah kehidupan.
Dapatkah koe merubah buih menjadi sehelai sutera dengan jiwa yang tak berdaya.
Mungkinkah koe dapat menggapai bintang gemintang di di hamparan cakrawala hitam dengan sayap sebelah retak.
Semua kembali ke semula kedalam telaga ketakberdayaan,setitik cahaya lilin haruskah tetap bertahan toek menerangi walai acapkali badai mengusik,koe bosan dengan semua ini walau koe sadari tak`kan pernah berakhir seperti yang koe inginkan.koe berlari sjauh mungkin walau koe tak pernah yakin, terkadang benci yang koe ingin namun harus keo jalani.kerinduan yang mencekap tak dapat ter elakkan walau saujanakoe menjadi sahabat karib “.
        Setelahnya ia berkata seperti itu,lalu ia menundukkan kepalanya dengan seraut wajah yang dibanjiri airmataksdihan yang menyayat hati ia berkata lagi : “och jiwakoe tiada lagi yang dapat akoe berikan,tiada lagi yang dapat akoe banggakan.semuanya telah hilang di telan sang gelombang kehidupan semuanya telah pergi berlalu begitu saja,usai sudah semua usai segalanya cinta kasihkoe yang tiada pernah akoe duka dan hati sunyi sepi sendiri.
Kini koe berada di lembah kesunyian keterpurukan yang begitu dalamnya kerapuhan yang menghampakan jiwa merana sesatkan jalan terangkoe. Kerinduan akan keindahan kecintaan akan kedamaian harapan akan kebahagian dan ketenangan jiwa kini pudar hanyut seketika,arus yang membawakoe ke lembah keterpurukan,sang ombak yang yang membentur karang ketegaran sirna seketika hancur sesaat.kebahagiaan hanyalah sebuah kata kedamaian hanya simbolis ketenangan hanyalah formalis dalam hidup seakan fatamorgana. Kini,yang koerasakan sepi bertemankan akoe keterpurukan mainkan akoe.disaat seperti ini apa yang harus akoe banggakan lagi apa yang harus akoe harapkan semuanya telah sirna.
Disaat seperti ini tiada secercah kebahagiaan tiada setitik kedamaian cinta tiada pernah menjelma.disaat seperti ini dimanakah semua berada satu persatu mulai beranjak pergi jauh meninggalkan akoe disini sendiri di tengah perjalanan dalam pusaran waktu.
Disaat seperti ini akoe sungguh tiada pernah koe mengerti,disaat seperti ini setitik cahaya dalam ruang padam seketika ”.
        Tiga hari setelah itu Ayoedhia di tengah malam sekitar jam 23.30 lewat sesaatnya menjelang hari valentine ia masih seperti biasa berjalan dalam kehampaan dengan beratnya kaki mengayunkan untuk melangkah,kepala tertunduk jiwa yang merana tanpa ia sadari alam fikiran entah berada.
Tiba tiba dari arah depan sekelompok anak muda tang tengah di mabuk alkohol dan narkoba didalam sebuah mobil kijang dengan melaju yang sangat kencang langsung menabrak Ayoedhia,dengan jauhnya ia terlempar terhampar di tengah jalan raya tubuh dan wajahnya hancur berlumuran darah merah yang sangat kental berbau amis menyengat.
Ayoedhia terkapar,setelahnya mereka menabrak Ayoedhia, mereka langsung melaju dengan kecepatan tinggi.tidaklah lama kemudian entah siapa yang memberi tahukan datanglah sebuah mobil ambulance membawa Ayoedhia ke UGD.
Di tengah perjalanan menuju UGD,jiwanya melayang terlepas dari jasadnya saat itulah Ayoedhia menghembuskan nafas terakhirnya tak dapat lagi menghirup udara dunia fana ini.
        Tiga bulan telah berlalu dari sejak kejadian itu,Chynara datang ke tempat semayaman terakhirnya Ayoedhia.
Chynara tidaklah dapat berkata apa apa,hanya diam membisu terpasung raga segumpal air mata membanjiri pipinya yang lembut diiringi isak tangis,serangkai bunga di tangannya lalu disimpannya di di batu nisan Ayoedhia.
Hanyalah perasaan menyesal dan bersalah yang teramat dalam,setelahnya ia menatap makamnya Ayoedhia dan memegang batu nisannya ia beranjak pergi meninggalkan Ayoedhia mungkin untuk selamanya,entahlah.
Kini,Chynara telah resmi menjadi seorang istrinya Hardy. Pernikahan mereka berlangsung di saat bersamaan kejadiannya Ayoedhia tertabrak lari. 

        Empat puluh hari setelahnya kepergian Ayoedhia. Zhia,Zhilva sdang berada di rumah Cherrry malam itu mereka sedang asyikya mengobrol,diiringi alunan lagu lagu kesayangannya.
Lalu mereka menyalakan tungku perapian karena malam itu terasa dingin menusuk ke raga.
Lalu Cherry berkata pada Zhia dan Zhilva : “ kalau kita coba menyingkapi atas apa yang telah terjadi terhadap para Six Brothers”. “ Benar apa yang telah kamoe katakana tadi benar sekali,menurutkoe bagaimana tidak
menyakitkan semuanya itu menyesakkan dada kita dan sangat mempermainkan perasaan sekali terutama atas apa yang menimpa terhadap Ayoedhia. Smoga dia bahagia berada di alam sana.
Dan kalau di pikir pikir kita banyak kesalahan terhadap Ayoedhia,yach bisa saja dari kata kata kita atau dari tingkah kita semasa dia masih di sisi kita menemani bercanda tertawa bersama saling ejek bersama terlalu dalam kenangan kita bersama dia.
Akoe sangat merindukan Ayoedhia,mungkin sekarang dia sedang menyaksikan kita. Ayoedhia …dengarkanlah kami merindukanmoe kami benar benar saangaattt…merindukanmoe,rindu ketika kita masih bersama sama “. Kata Zhia sambil menunjuk ke atas ke arah hamparan cakrawala hitam satu bintang dengan cahaya redup diatas menerangi Sang bumi.
Zilva menyahut.’’ Chynatrha menjadi selingkuh hanya atas pacarnya itu tega sekali waktu itu permainkan hati Chynatrha kalau sekiranya tidak mencintai kenapa harus menyelingkuhi Chynatha dan akhirnya ditinggal begitu saja.
Sedangkan teman kita yang satunya lagi meninggal karena kecelakaan, kenapa semua terjadi seperti ini, kenapa semua harus putus asa dibuatnya akoe sungguh tak mengerti belum lagi atas apa yang terjadi terhadap kita bertiga, kenapa harus seperti ini adanya kehidupan cinta para Six Brothers menyakitkan dan tersiksa.’’
“ yach, kamoe benar sekali Zilva apa yang kamoe ucapkan itu tepat sekali, kenapa kita harus seperti ini .
kenapa sich kita tak dapat memiliki seutuhnya orang yang kita cintai , apa sich salah dan dosa kita . akoe tak inginkan seperti ini tapi kenapa terjadi seperti ini? Ini sangat menyakitkan dan menyesakkan buat koe tersiksa seakan akan six brothers terpenjara dalam lingkaran kutukan ini .” keluh Cherry
“ Kesedihan dan kehampaan selalu menertawakan acapkali kita bertingkah.
Kalau kita begini terus bagaimana masa depan kita yang tengah menunggu di gerbang penantian,apakah kita akan seprti ini selamanya sampai hembusan nafas kita yang terakhir sampai Sang Waktu memanggil kita dan di hadapkannya kita pada Sang Maha Raja Manusia hingga di suatu saat di tempat tertentu berada.
Ough…..ngeri sekali mendengarnya “ Kata Zhia dengan penuh emosi yang tergambarkan di seraut waajah dan sorot matanya.
        Setelahnya mereka bertiga berkata kata seperti itu mereka terdiam membisu tak tahu apa yang di pikirkan,tak tahu apa yang di inginkannya semuanya kosong.
Tungku perapian masih menyala nyala Sang Bayu menghembuskan nafas dinginnya yang menusuk ke raga,malam terasa panjang sekali lama waktu untuk berganti mereka masih berada di tengah kebisuan.


Sore yang indah di hiasi lembayung di atas, di rumah Danar Chynatrha berada.
Karena saat itu Chynatrha tengah berada di tengah kebimbangan,bahan makanan dan rokok telah habis,lalu Chynatrha ber inisiatif untuk membelinya  yang kebetulan mini market tidak jauh dari rumah Danar  sekitaran seratus meter dari rumah. Lalu Chynatrha pergi untuk membeli rokok dan bahan makanan untuk nanti malam. Di tengah perjalanan Chynatrha berpapasan dengan Cherry “ Hei. Cher dari mana kamoe,tadi akoe kerumah kamoe tapi kata si mbo kamoe tidak ada pergi ke kampus. Setahu akoe kamoe tidak ada mata kuliah ? “. “ och…yach. Akoe habis jalan jalan sendiri. Menghabiskan waktu dan mencoba menjernihkan pikirankoe, kamoe hendak pergi kemana”.
“Och….Akoe kan pergi membeli rokok dan bahan makanan untuk persediaan nanti malam “.
Sesudahnya mereka belanja dan sesampainya di rumah Danar,Chynatrha pergi ke dapur untuk memasak sedangkan Cherry dan Danar berada di ruang tamu mengobrol dengan asyiknya.
Tidaklah lama makanan telah siap untuk di santap,lalu mereka meyantapnya. Danar beranjak pergi ke kamar untuk meneruskan Gamesnya yang sempat terhenti.
Cherry dan Chynatrha sedang mengobrol di ruang tamu,lalu Chynatrha bertanya pada Cherry “ Cher.hari ini sebentuk kabut hitam menutupi wajahmoe yang cerah tidak seperti biasanya,ada apa `Cher. Sebenarnya jikalau kamoe mempunyai suatu permasalahan katakanlah kepadakoe ini.
Mungkin kita dapat saling bertukar pikiran memcahkan masalahmoe atau setidaknya mengurangi beban pikiranmoe “.
“ yach benar sekali Chynatrha,hari ini sebentuk awan hitam menyelimuti wajahkoe. Tadi  malam akoe pergi ke rumah orang tuakoe lalu akoe perang mulut dengan ayah tirikoe dan ia mengatakan hal yang lain lain tentang akoe kepada ibukoe.
Akoe tahu dari ibukoe,Chynatrha kamoe belum tahu tentang kehidupan pribadikoe dan keluargakoe sepenuhnya khan? Kini akoe akan ceritakan kepadamoe dengarkanlah.
        Empat tahun yang lalu ayah kandungkoe meninggal dunia,meninggalkan seorang istri dan Tiga anak,dua perempuan dan satu laki laki. Kini ibukoe tengah menikah dengan duda beranak satu perempuan. Semakin hari semakin menjadi keganasa dan kekejaman prilaku ayah tirikoe semakin menjadi jadi ibukoe hanya dapat menangis hanya menjatuhkan air mata yang ia lakukan.
Akoe tak tahan dan tak kuat lagi menghadapi menyaksikan semuanya terjadi,perang mulutpun kerap terjadi antara kami berdua.
Ayah tirikoe sekarang jarang memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak dan istri termasuk juga materi untuk kebutuhan hidup kami sekeluarga.
Coba kamoe resapi,di usia seperti kita yang masih muda ini. Seharusnya menikmati hidup dan bukanlah menanggung beban hidup yang begitu berat terasa di pundak. Akoe seharusnya bersenang senangmenikmati hidup mereguk indahnya cinta,dan bukanlah yang seoerti ini yang terjadi.
Yang seharusnya akoe pergi dari rumah,dengan membawa kebahagiaan dan sejuta senyuman koe tebarkan pada sekitarkoe. Tetapi malah sebaliknyakoe beranjak dari rumah menuju kemanapun dengan membawa beban berat di pundak tanpa membawa sejuta senyuman yang khan tebarkantetapi yang selalu koe bawa kemuraman dan kebisuankoe.
Kejadian ini akoe alami sejak lima tahun yang laluakoe punya beban sendiri di tambah dengan keluargakoe. Berat sekali rasanya kepala dan pundak iniseakan akan mau pecah.
Dan kamoe tahu kehidupan cintakoe seperti apa? selalu keterpurukan dan kesedihan yang akoe alami dan keluargakoe yang hancur lebur dan kacau balau.
Chynatrha. Sungguh akoe tak mampu menahan semua himpitan ini,dengan masalah seperti ini. Saat saat akoe tengah berada di penghujung keterpurukan koe merasa tak punya harapan lagi dan semua itu kadang kala membuatkoe mati terbunuh dalam kesepian yang tiada bertepi. Yach walau bagaimanapun juga seberat beratnya beban hidupkoe,dan hancurnya dinding hatikoe. Akoe masih mengingat terhadap Sang Maha Pencipta dan kepadaNyalah akoe berasal hingga suatu saat nanti koe akan kembali kepadaNyalah pula.
Akoe merasa beruntung sekali akoe masih punya Six Brothers dalam hidupkoe “ . keluh Cherry
Sesaat  kemudian Chynatrha berkata : “ yach. Begitulah hidup penuh dengan kerahasiaan banyak hal yang harus kita singkapi,harus kita singrabkan tirainya yang suram agak nampak jelas terlihat. Hidup penuh dengan lika liku,sedih dan bahagia,datang dan pergi silih berganti menghiasi warna hidup.Apa yang kamoe alami dan tentang apa yang kamoe rasakan masalah keluargakoe  begitu juga cintakoe sama halnya dengan apa yang akoe alami hanya konteksnya saja yang berbeda.
Sejak akoe duduk do bangku SD,Ayahkoe mempunyai wanita lain di hidupnya selain ibukoe.
Ini berjalan satu tahun setengah dan pada akhirnya wanita itu meninggal karena kecelakaan tertabrak kereta api saat berada di lintasan rel kereta tubuhnya hancur bersamaan mobilnya yang ia kendarai.
Setelahnya kejadian itu ayahkoe shock mendengar berita itu,selang beberapa bulan ayahkoe biasa lagi dan kembali ke pelukan ibukoe dan keluargakoe.
Ini berlangsung hingga ayahkoe di mutasi ke luar daerah, disana penyakit ayahkoe mulai kambuh ia mempunyai tambatan hati lain lagi,mempunyai bunga yang lain selain ibukoe.
Ini terjadi kedua kalinya pengkhianatan terhadap ibukoe,berjalan dua tahun setengah. Dari wanita mudanya ayahkoe menanam benih dan mempunyai satu anak laki laki di luar nikah. Dan pada akhirnya kelakuan busuknya itu tercium lalu mereka pisah dan tak pernah bertemu lagi.
Kemudian beberapa minggu dari sejak kejadian itu ayahkoe di pindah tugaskan lagi ke daerah pedalaman jauh dari kota.Dan di saat itu belumlah sembuh total penyakit ayahkoe,kemudian kambuh lagi tetapi lebih dari sebelumnya. Penyakitnya bertambah parah semakin hari semakin menjadi,saat itu akoe sedang duduk di bangku SMU.


Wanita itu mempunyai satu orang anak dan masih bersuamikan,wanita itu adalah sekretaris pribadinya ayahkoe di sebuah yayasan yang di pimpin oleh ayahkoe. Perselingkuhan itu berlangsung hingga saat ini,dan entah kapan akan berakhir.Akoe merasa saat ini,punya bapak tetapi tidak mempuyai ayah.
Sejak perselingkuhan ini terjadi ayahkoe tidak pernah memperhatikan dan memberikan kasih sayang terhadap kami sekeluarga,baik segi materil ataupun non materil sudah jarang sekali ia lakukan.
Tetapi,atas kejadiannya itu semua akoe tidaklah dapat berbuat apapun. Akoe tidak dapat berkutik sedikitpun,akoe tak berdaya di buatnya akan semua itu. Karena akoe selalu memandang ibukoe saja yang begitu tegarnya menghadapi cobaan ini yang ber ulang ulang kali,tersiksa lahir batinnya demi kebahagiaan dan kesuksesan anaknya. Selalu ia pertahankan perahu rumah tangga untuk terus berlayar menuju satu pulau yang di inginkannya walau ber layar dengan dayung rapuh sebelah.
Kadang kala pada saat akoe berada di tepi keputus asaan akoe sering berpikir lebih baik sudahi saja hidup inidan lari dari kenyataan yang ada,tetapi hal itu tidak dapat akoe lakukan. Akoe kini hanya menikmati kebodohan dan kepahitan hidup ini,tetapi akoe yakin sekali di balik tirai kejadian semuanya pasti ada hikmahnya. Kamoe tahu Cherry. Akoe merasa di dunia ini begitu banyaknya manusia manusia seperti kita di luar sana. Masa muda yang kelabuakibat ulah dan tingkah para orang tua yang begitu egois.Cher,kita hanya dapat berdo`a dan berharap semoga semua ini cepat berlalu seperti malam berganti siang tanpa terasa sesaat telah berganti.
Manusia manusia muda di luar sana yang sama halnya mengalami merasakan yang kita rasakan,semoga bahagia menjelang ”.“ Yach. Semoga saja akoe juga berharap demikian. Kita hanya dapat berdoa dan berharap “. Jawab Cherry.
        Malam pun telah larut,Cherry pun pamit untuk pulang. Dan Chynatrha pun melanjutkan Game-nya dengan Danar yang sempat terhenti.
Hingga Sang Dewa Surya mulai menjalankan tugasnya seiring bergantinya hari. Lalu merekapun merebahkan tubuhnya dengan begitu lelapnya mereka tertidur.
Layaknya seekor burung yang tengah terbang melayang mengangkasa biru menembus putihnya awan gemawan di teriknya mentari mengemban tugas,melayang tanpa arah tujuan ikuti angin berhembus membawa pergi. Begitulah adanya.
Terbang dengan mengepakkan kedua sayap rapuh entah sampai kapan akan begitu, ataukah di suatu saat nanti menunggu jatuh ke tanah hingga tak dapat terbang lagi sampai di penghujung ajal menanti saat terpisahnya antara roh dan jasad membeku.
Tak punya impian harapun sirna,jalani hidup tunggu mati, saat pagi menjemput ia tinggalkan dahan cemara dan malam tiba hinggap di dahan cemara menanti datangnya pagi lagi, terus dan terus dilakukannya.
Walau lelah tetap jalani.
        Tapak yang berbisa tinggalkan perih dan gores yang kelam,meski jaya di masa kuasa Cuma tinggal kenangan. Tak acuh terhadap sekitar yang terus menari tertegun,menatap bayang bayang yang kian jauh. Berlari meninggalkan secara perlahan lahan sepi merenungi. Itulah yang di rasakan Chynatrha.
Di malam minggu purnama ke tujuh tahun inihati galau tak tentu memandang kosong ruang hampa, dalam hati berbisik yang tertuju pada Zhilva : ” kamoe yang di sana, akankah kamoe mengerti, akankah kamoe rasakan,akankah kamoe lalui, seperti yang akoe mengerti,seperti yang akoe rasakan,seperti yang akoe lalui. Dapatkah kamoe memberi. Dapatkah kamoe mencoba,dapatkah kamoe memikirkan. Akoe dapat memberi,akoe dapat mencoba,dan akoe dapat memikirkan.
Kamoe yang di sana. Jika seandainya kamoe mau,jika kamoe peril,jika kamoe melihat,jika kamoe akan.
Dan kamoe yang di sana. Mungkinkah kamoe merindu,mungkinkah kamoe mencinta,mungkinkah kamoe bicara. Maka, pengertian hanya dapat dirasakan melalui pemberian. Dan, mencoba memikirkan atas kemauan sehingga keperluan melihat akan kerinduan dan mencinta dapat berbicara lugas dan tulus “ . setelahnya ia berkata kata demikian dalam hatinya lalu ia bernyanyi.
Nyanyi :


Umur semakinberanjak dewasa
Beban kehidupan seiring jua
Berat rasa menjalani kehidupan
Apa daya semua telah berjalan

Walau hari hari penuh kesibukan
Semua koe lakukan demi masa depan
Akoe tak`kan hidup manadah tangan
Akoe tak mau hidup minta bantuan

Akoe rela
Hidup ini penuh derita
Hari yang lalu pernah koe kenal cinta
Kini koe tersiksa

Biar hati terluka
Akoe tak`kan pernah
Gagal karena cinta
Karena esok khan koe jelang bahagia


Hari demi hari berganti,waktu demi waktu bergulir, musim demi musim berlalu.
Satu bulan ……dua bulan……..setahun berlalu begitu saja.
Para Six Brothers tengah sibuk dengan urusan masing masing seakan hilang di telan masa cerita para Six Brothers ini.




                                         ***
Six Brothers kini telah di landa sapaan badai,kehancuran ini berawal dari meninggalnya Ayoedhia. Diringi dengan permasalahan permasalahan yang tengah melanda diri masing masing dan dari situlah mulai timbulnya ego masing masig tidak seperti biasanya. Entah kenapa begitu cepat perubahan perubahan terjadi terhadap diri para Six Brothers.
Satu persatu mulai beranjak jauh pergi,keegoisan mulai merasuki jiwa mereka.
Danar pergi ke bogor dan tinggal disana sambil mengurusi pekerjaan pamannya. Cherry bekerja dan berhenti dari kuliahnya ia bekerja di sebuah hotel di bali berada. Zhilva masih mengurusi kuliahnya dan ia tak pernah lagi berkumpul bersama yang lainnya sedangkan Zhia menikah dengan seorang AURI dan mempunyai satu anak laki laki dan sejak saat itu ia juga berhenti dari kuliahnya.
Tetapi Chynatrha setelahnya kejadian dengan wanita yang bertemu di pulau dewata,kini masih berjalan sendiri di atas hamparan lautan kehidupan terombang ambing tersapa badai menerjang selalu. Ia ibarat sebuah perahu yang retak ikuti ke mana agin berhembus membawa di situ ia berpijak.
Dengan para sahabat yang terbiasa sepenangungan,tapi kini telah pergi semua satu persatu beranjak pergi menjauh seakan tak perduli lagi dengan apa yang telah terjadi. Tak ada lagi canda dan tawa senyuman dan tangisan semua telah sirna bersama berjalannya waktu. Ia merasa sendiri di dalam keramaian manusia manusia tak lepas dari masalah keluarganyadan kehidupan cinta pribadinya,tak berdaya ia di buatnya.
        Kadang kala pada saat waktu yang bertepatan Chynatrha sering melihat Zhilva,begitu juga dengan Zhilva selalu menatap Chynatrha saat melintas dari pandangannya . Tetapi di antara keduanya,tak kuasa saling tegur sapa karena terkalahkan membuatnya tertunduk terjajah oleh ke ego-an dan kegengsian yang merasuk jiwa.
“ Entah sampai kapan para Six Brothers terus begitu,akankah kembali seperti dahulu kala ataukah melebur tertelan Sang Waktu.
Mungkinkah kembali rasa persaudaraan yang dulu merajai menaklukan ke ego-an dan kegengsian diantara para Six Brothers ini.
Och ……akoe sungguh butuh mereka semua,akoe rindu saat saat dahulu kala,dimana kebahagiaan yang dulu pernah bersemayam di kalbu mereka semua ? “. Bisik Chynatrha.
Hampir dua tahun lamanya mereka tak pernah saling tegur sapa,Six Brothers telah mati terkubur masa.


        Di tepi kesendirian Chynatrha,bertemu dengan seorang gadis cantik anggun berambut panjang tergerai di bahu.yang tidak lain adalah adik tingkatnya di kampus. 
Sebetulnya ia sering melihat gadis itu,ketika ia di kelastetapi tak pernah tegur sapa dan memang tidak saling kenal hanya saling tahu diantara keduanya.
Pagi itu awal perkuliahan semester genap,lalu Chynatrha menganbil Jadwal kuliah semester genap di ruang Satpam, disanalah awalnya Chynatrha  bersama gadis itu. Saat itulah Chynatrha mulai merasakan getaran getaran bergejolak dalam dadanya,ada rasa beda tumbuh di dada ang begitu sulitnya menyatakan ragu untuk mengatakannya. Gadis itu bernama Widya  sekar Tira wangi .
Perlahan bersamaan bergantinya waktu Chynatrha jarang memikirkan Zhilva, sekarang yang ada di dalam benaknya adalah Widya.
Chynatrha mecari cari tentang asal usul Widya tetapi dia tidak pernah menemukannya. Hingga suatu saat malam itu sehari di mana malam itu menjelang hari Valentine ia teringat akan sorang teman dekatnya, ia bernama Anggita Prawitra   lalu malam itu Chynatrha menelpon Anggi dan kebetulan ia sedang ada di rumahya.Setelahnya Chynatrha tahu nomor telponnya,empat hari kemudian di malam itu Widya ulang tahun.
Tepat jam 00.00 malam itu Chynatrha  menelpon Widya,dan akhirnya mereka saling ngobrol untuk mengakrabkan diri masing masing.
“ Waktu terus berlalu tinggalkan cerita pahit manis silih berganti jadikan sebuah kenangan di masa depan dalam menuju kedewasaan. Malam indah ini usiamoe bertambah satu tahun SELAMAT ULANG TAHUN  WIDYA…….!!”
“ Wah…terima kasih banyak Chynatrha “ .
“ Yach. Wid,sudah dulu yach akoe janji besok pagi akoe telpon kamoe lagi. Bye…”.
“ Baiklah. Bye…” .
setelahnya telpon di tutup lalu Chyantrha tertidur dengan manisnya sebuah senyuman menghiasi paras wajahnya hingga esok pagi datang menjemput. Chyantrha pun menepati janjinya dan langsung menelpon Widya.
“ Selamat Pagi Gadis Cantik…….!!! Semoga pagi hari indak ini membuat kamoe senang dan pikiranmo segar kembali,gimana tidurnya nyeyak khan ? “.
“ Pagi Juga Chynatrha. Terimakasih ,tidur koe tidak terlalu nyenyak pasalnya akoe capek sekali habis tugas sekarang akoe lagi ada di pul;au dewata ,akoe nanti pulang hari minggu jam 12.00, aduh Chynatrha di sini panas sekali “.              
“ baiklah kalau begitu,akoe mau mandi baru bangun tidur. Bye …!! ”.
“ Bye. See you …”.

        Dari sejak itu Chynatrha dan Widya tidak pernah bertemu hingga selang beberapa hari sepulangnya Widya dari pulau dewata.Chynatrha dan Widya bertemu di kampus,lkalu ia berkata dalam hati :” tak semestinya akoe bertingkah dan berlaku seperti saat ini,seharusnya koelakukan dan koe katakana sesuatu padamoe. Saat akoe bertemu dan melihatmoe tak seharusnya akoe berdiri tertegun memandangmoe. Sebetulnya ingin akoe katakan.
Tetapi akoe sungguh tak kuasa mengatakannya,akoe berharap kamoe pun sama halnya merasakan dengan apa yang akoe rasakan.
Berikanlah akoe sebuah kekuatandan perangkaian kata kata yang indah yang dapat membuaimoe toek mengungkapkan segala yang akoe rasakan padamoe.
Satu alasan dari beribu alasan yang tersirat dalam benak untukkoe dalam malam malam sepi tak berbintang. Satu alasan dari beribu alasan yang teralirkan dalam darah untukkoe hidup membuat harapan.
Satu alasan dari beribu alasan yang meronta rontauntukkoe saat terjaga dari mimpi indah.
Bulam merah jambu di mana bulan tempatnya para Cupid berkelana dan berpesta ria,saat yang koe nanti dan yang akoe harapkoe selalu menunggu dan menunggu kehadirannya.
Bulan merah jambu bulan yang penuh kasih sayang sepertinya percuma bila bulan itu koe tetap sendiripudarkan asa dan rasa.
Begitu bayak waktu yang terbuang dan tersita berlalu begitu saja,.hari harikoe menjadi kelabu,kegelisahan memuncak,keresahan semakin menjadi jadi semua karenaMoe semua karena Cinta, karena Cintakoe padamoe.
Semoga getaran cintakoe menyenuh kalbumoe,dan membasuh peluhmoe “ . lalu ia menulis tentang perasaannya di atas sehelai kertas putih


Cinta datang dan pergi tanpa permisi
Cinta menyiksa dan mengiris hati
Cinta melelehkan kalbu ini
Cinta membuatkoe terpaku saat ini

Cinta berulang kali permainkan
Cinta tertawa atas kebodohan
Cinta ada dan tiada entah kapan
Cinta terasa menyesakkan

Cinta membuat satu alasan
Cinta membuat satu kenangan
Cinta membuat pertemuan
Cinta membuat perpisahan

Cinta tak pernah koe mengerti
Cinta tak pernah akoe pahami
Cinta selalu berada di tepi yang sepi
Cinta selalu bersimfoni

Mencinta bukan untuk tersiksa
Mencinta hanya toek bahagia
Mencinta toek menyatukan sisi yang berbeda
Mencinta toek memberti bukan meminta


Lalu ia pergi dari kantin dalam kampus begitu juga dengan Widya siang itu, saat sang surya membakar bumi di teriknya yang begitu menyengat.
Yang tertinggal hanyalah sehelai kertas putih yang penuh tulisan tentang perasaannya itu dan sebuah gelas kopi yang tertaruh di atas meja kantin.      

Seiring dengan dengan berjalannya waktu hari demi haripun kian brlalu tak terasa tiga purnama telah berlalui tanpa tersadarkan.
Entah suatu keajaiban apa yang telah terjadi menimpa terhadap Chynatrha di tempat itu,tempat biasa Chynatrha. Waktu demi waktu bergulir dengan cepatnya,kata demi kata terangkai dengan indah terkumpul dari bait yang satu ke bait yang lainnya,keberanian pun kian terpacu jua.
        Setelah sekian lamanya Chynatrha memendam asa dan rasa yang begitu besarnya,akhirnya terucapkan dan terungkapkan juga.
Saat itu,sedang berada di kantin,Chynatrha dan Widya sedang asyiknya mengobrol. Dan saat itulah Chynatrha mengambil kesempatan dengan semua mengungkapkan perasaannya terhadap Widya “ Widya. Akoe inginkan kamoe mengetahui yang akoe rasakan dari dulu hingga kini dan yang akoe pikirkan,yang begitu sangat menganggu pikiran ini. Banyak waktu yang terbuang sia sia dan percuma,banyak hal yang tersita hanya sekedar memikirkanmoe walaupun kamoe tidak pernah memintanya.
Andai saja akoe mampu mengungkapkan semua perasaankoe hingga membuatmoe terlena dan percaya sepenuhnya,akan akoe berikan seutuhnya rasa cuntakoe yang tulus hanya untukmoe sendiri. Saat senja datang menyambut,gundah gelisah menjelma dalam ruang hampa benak iringikoe dalam kesendirian di tengah telaga kesunyian kalbu meringik. Yang tidak lain hanyalah keinginan hati ini untuk milikimoe seutuhnya di dalam segumpal rindu yang mengalir.
Tak tahu apa yang terjadi dan tak tahu mengapa hingga kenyataankoe dapat seperti ini adanya.
Saat pertama jumpa kamoe,akoe melihatmoe dan kau tersenyum tersipu malu. Saat itulah ada perasaan yang beda tumbuh didad sulit untuk mengungkapkan ragu untuk menyatakan.
Akoe mencintaimoe bukan karena kecantikanmoe yang begitu mempesona,akoe mencintaimoe bukan karena statusmoe yang menawan hati membuatkoe terpana. Tetap,akoe mencintaimoe karena sifat dan tingkahmoe yang membuat akoe terpuruk dalam lembah kerinduan.
Harum wangi tubuhmoetebarkan beribu aroma bunga melati,manis tutur katamoe dari mulut yang terbungkus norma dan adat,itu yang membuatkoe ingin milikimoe seutuhnya.
Tetapi bila cinta bertepuk sebelah tangan dan di pandang sebelah mata akankah ada kata yang menjanjikan untuk selalu bersama dalam jalinan,kesemuanya itu hanyalah hati kamoe yang dapat menjawabnya. Akoe hanya dapat menanti sepenuhnya koe serahkan padamoe atas perasaan ini ? “.
“ Chynatrha….. akoe percaya. Akoe tak tahu apa yang kamoe rasakan  kepadakoe selama ini,dan juga akoe tak pernah tau apa yang akoe rasakan. Akoe tak pernah menghiraukannya karena akoe begitu sibuknya hari harikoe penuh dengan aktivitas,ketika suatu malam yang dimana tak ada bintang gemintang hadir dan tak ada suara suara mengalun. Akoe ber asumsi berbisik yakinkan hati apa yang akoe rasakan tak`kan mungkin.
Dulu akoe mencintai laki laki yang baik,pengertian dan setia padakoe. Hingga suatu saat akoe bertemu dan melihatmoe pada hari itu,perasaan perasaankoe pada kekasihkoe entah kenapa kian hari kian pudar.
Ketika akoe bersamanya selalu terbayang wajah dan tatapanmoe saat menatapkoe,lalu koe berkata dalam hati “ ini tak boleh terjadi dan tak mungkin ini terjadi dan jangan pernah terjadi……!!!” selalu koe ucapkan begitu.dan pada akhirnya akoe tak dapat melanjutkan jalan antara kami berdua untuk merangkai kisah kisah manis bersamanya,jalan kami terputus. Kami harus mengambil jalan masing masing,dan kini ia sedang berada di Australia melanjutkan S-2nya disana.
Dulu ia begitu baiknya dengan sangat tiba tiba ia berubah menjadi garang,egois,dan semakin hari kesetiaan dia sudah tak ada lagi. Ia sering bermain wanita hingga di suatu saat kepergok olehkoe ia sedang di hotel bersama wanita jalang. Akoe tak pernah dapat mengerti sehingga ia dapat berbuat seperti itu padakoe.
Akoe sebagai perempuan hanya ingin mertasa di lindungi dan di perhatikan dari orang yang di cintainya.
Chynatrha. Kegelisahan, kebimbangan, kerinduan dan semua perasaan tak akan sia sia dan percuma buatmoe.
Karena.
Akoe disini untukmoe. Waktumoe takkan terbuang sia sia dan tak ada hal yang tersita karena akoe di sini untukmoe. Selama kamoe mencintai akoe akan selalu mencintaimoe selalu mencintaimoe dan takkan pernah usai kamoe akoe cintai karena balas mencintaikoe.
Kadang kala saat malam koe terjagadi malam hari yang begitu sepi,pernah terpikir paras wajah dan tatapanmoe. Kadang kala akoe berkhayal di gelap malam,melewati dan menghabiskan waktukoe bersamamoe. Indah dan bahagia menyelimuti bersama kita mengayuh “. Jawab Widya.
“ Akoe tak dapat berjanji sesuatu hal kepadamoe,tetapi akoe akan mencoba menjadi seperti yang kamoe ingini karena akoe yakin perasaankoe kepadamoe takkan pernah berubah walau sedetik sajadan berpaling walau hanya sesaat. Terima kasih kerana kamoe telah membalas mencintaikoe,kamoe telah membuat semuanya takkan sia sia dan percuma “. Kata Chynatrha.

        Haripun mulai berganti seiring dengan bergulirnya waktu tanpa terasa.
Hari hari indahpun dilalui bersama berdua tanpa keberadaan para Six Brothers menemani di sisi.
Kegundahan dan keresahan yang membisu kini tak ada lagi,kebimbangan yang meraung raung di tepi kesendirianpun telah sirna. Bunga yang dulu kuncup kini mekar mewangi di lubuk hati Chynatrha,wajah terpancar kebahagian setahun kurang lamanya Chynatrha dan Widya menjalin kisah kasih menyulam asmara berdua.
Hingga suatu saat ketika teriknya mentari membakar bumi,ketika Chynatrha dan Widya sedang berada di sebuah Mall untuk berjalan jalan. Chynatrha berpapasan dengan Zhia,Zhia saat itu sedang berjalan sendirian untuk mengenang para Six Brothers. Karena Mall ini adalah salah sdatu tempat di mana para Six Brothers berkumpul untuk menghabiskan waktu bersama saat ada waktu senggang dari kesibukannya. Mereka berdua saling bertatap mata tanpa ada senyuman dan tegur sapa,selang beberapa langkah berjalan lalu Chynatrha berkata : “ Zhia….kamoe kah itu. Six Brothers…..!!! ”. “ yach. Akoe Zhia,kamoe Chynatrha. Six Brothers ? “. “ yach.Chynatrha,Six Brothers. “. Lalu merekapun bersalaman,lalu mencari tempat untuk saling mengenang dan mengobrol. Mereka bertiga berada di sebuah Cafetaria yang ada di dalam Mall itu. “ och yach Zhi,perkenalkan ini Widya ”. “ Zhia “. “ Widya “. Sambil tersenyum manja Chynatrha berkata pada Zhia “ Widya ini calon istri saya kalau Ilahi meng izinkan “ . Widya hanya tersenyum saja tanpa terucap sepatah katapun dari mulutnya.
“ Zhi.bagaimana kabar kamoe selama ini ? akoe tak pernah lagi melihatmoe dfam yang lainnya dari sejak akoe Wisuda. Kamoe tahu bagaimana kabar para Six Brothers yang lainnya,akoe rindu terhadap mereka semua “. Kata Chynatrha.
“ yach…beginilah akoe. Akoe baik baik saja seperti biasanya,seperti yang kamoe lihat sekarang ini. Inilah akoe adanya he…he..he. akoe tak tahu dan tak pernah tahu.kabar Six Brothers yang lainnya dari semenjak kita tak pernah lagi bersama sama karena ego dan derita kita semua,dan juga akoe tidak pernah lagi mengunjungi    makam Ayoedhia “. Jawab Zhia
“ yach akoe juga belum pernah lagi mengunjungi makam Ayoedhia, Zhilva tidak tahu dimana ia berada dengan siapa dia bagaimana kabarnya,Danar sedang apa, seperti apa, apa yang ia kerjakan dan juga Cherry bagaimana ia sekarang. Och….sungguh akoe sangat merindukan mereka semua “. Sesaat terhenti dari obrolannya,lalu Chynatrha berkata pada Widya :” Zhia ini,sahabat akoe sewaktu akoe masih kuliah. Zhia ii salah satu dari sahabat akoe,kami punya nama Six Brothers selain akoe sama Zhia ada yang lain yaitu Zhilva,Danar,Ayoedhia dan Cherry.
Tetapi Ayoedhia telah meninggalkan kami berlima beberapa tahun yang lalu,ia telah berpulang ke Rahmattulah “ .
“ yach akoe tahu tentang kalian berenam akoe khan satu kampus sama kalian semua dan juga akoe adik angkatan kamoe “. Sahut Widya.
        Dan kemudian sesaat terdiam. Saat iru Zhia melihat di arah sebelah kiri tepat dekat jendela dua orang perempuan cantik yang tengah asyiknya mengobrol dengan duduk santai, lalu Zhia berkata pada Chynatrha “ Ech Chynatrha. Lihatlah ke arah sebelah kiri dekat jendela itu yang berwarna biru,ada dua orang perempuan yang sedang mengobrol dengan asyiknya dengan duduk santai cobalah kamoe perhatikan sebentar. Bukankah itu Cherry bersama Zhilva ?? “.
“ Yach benar sekali kamoe Zhi. Cobalah kamoe panggil mereka kemari,ajak mereka berkabung bersama kita “.
“ Baiklah akoe akan panggil mereka berdua “. Jawab Zhia sambil pergi menghampiri mereka berdua.
Setelah Zhia mengobrol sebentar bersama mereka berdua ternyata benar mereka berdua adalah Cherry dan Zhilva,akhirnya merekapun bertiga menghampiri Chynatrha dan Widya.
        Dalam perkumpulan itu kurang dua orang lagi yaitu Danar dan Ayoedhia. Yang pasti Ayoedhia sudahlag tahu kabarnya ada di mana tetapi Danar tidaklah tahu menahu di mana adanya.
Tetapi Zhilva mengetahui dimana Danar berada sekarang,akhirnya merekapun merencanakan untuk pergi mengunjungi Danar setelahnya itu mereka akan pergi mengunjugi makan Ayoedhia bersama sama,sambil Reuni merayakan kembalinya para Six Brothers.
Selang waktu berganti tiba tiba datang dua orang laki laki dan di pangillah oleh Cherry,lalu kedua lelaki itu menghampirinya. Kemudian Cherry memperkenalkan kedua lelaki itu,mereka berdua adalah Suami Suami dari Cherry dan Zhilva.
Begitu juga dengan Chynatrha memperkenalkan Widya kepada mereka semua. Suami Zhilva bernama Kasanu dan Suaminya Cherry bernama Dhani,dan mereka berduapun ikut bergabung bersama sama.
        Setelah mereka saling mengobrol,malampun menjemput dan akhirnya merekapun mulai beranjak pergi meninggalkan tempat itu,dan esok pagi mereka semua akan bertemu lagi di tempat ini.


        Keesokan harinya seperti yang telah di janjikan oleh mereka semua untuk saling bertemu di tempat itu, Chynatrha dan Widya pergi menuju ke Mall Cafetaria yang ada di sana di tempat kemarin.
Di tempat itu  hanya ada Chynatrha dan Widya yang lainnya belum datang dan menunggunya. Sambil menunggu kedatangan mereka Chynatrha bercerita tentang sekilas romantika kehidupannya kepada Widya : “malam yang dingin dan sunyi itu,sinar sang dewi malam biaskan kerinduan insane iringi akoe dalam kehampaan jiwa yang memuncak. Tak tahu apa yang harus akoe lakukan,didalam masa itu mulai masuk perguruan tinggi,saat itu akoe baru lulus SMU. Masa remajakoe telah meninggalkan akoe tanpa pamit pergi brgitu saja. Bagaikan hembusan Sang bayu di keheningan malam dalam suasana yang teramat sangat,masa dewasa menyambutkoe bersama rayuan rayuan yang membuat akoe mabuk kepayang,rayuan rayuan dengan sodoran anggur anggur putih dari botol botol yang di hiasi kesombongan dan membuat akoe lupa diri bahkan juga membat akoe bagaikan kacang lupa akan kulitnya.
Seperti biasa malam terus berganti,jarum jam terus berputar. Ak henti juga kegundahan yang menyelimuti ruang singgasana benakkoe,hanya kepasrahan dalam diri kepada sang maha pencipta  yang sanggup akoe lakukan.percayakan pada sang waktu yang akan membawakoe ke masa sekarang dan nanti yang begitu penuh dengan kemunafikan dan kezaliman.
Dua bulan telah berlalu begitu saja,sang waktu telah mentakdirkan akoe. Menjadikan pilihan terbaik buat akoe dalam masa sekarang dan nanti ini,tanpa ragu dan berfikir panjang akoe menjalaninya walaupun dalam lubuk sanubarikoeyang terdalam ada sebentuk perasaan ragu.
Waktu demi waktu tak terasa satu bulan lamanya dari sejak itu akoe berada dikampus itu,dengan sangat tiba tiba sekalidan telah di gariskan oleh sang maha waktuakoe di pertemukan dengan seorang perempuan yang begitu anggun menarik hati akoe yang menjadikan setiap lelaki yang meliriknya niscaya mereka akan memliki rasa untuk miliki perempuan itu.
Bola matanya yang coklat,saat melihatnya menjadikan sebuah arti dan Tanya tertentu di dalam sorotannya yang harus koe jawab sendiri. Kulitnya yang halus putih lembut bagaikan sebentuk awan gemawan yang menari di atas cakrawala biru di teriknya mentari.
Keesokan harinya setelah sebulan lamanya akoe kuliah dan baru beberapa hari akoe di pertemukan dengan perempuan cantik itu. Waktu itu,jadwal kuliahkoe pagi,setelah sang malam membuka jubah hitamnya lalu pergi dengan permisi berganti tugas dengan sang siang akaoe mulai beranjak pergi ke kampus, seusainya akoe selesai kuliah pagi tanpa ragu dan berpikir panjang lagi akoe langsung kekantin untuk memesan segelas kopi panas dan sebungkus rokok.
Sebelum ssampainya di kantin di dalam perjalanan yang letaknya di bawah,akoe di kagetkan oleh seorang perempuan cantik itu. Seperti sebelumnya di mana pertama kali saat akoe berjumpa dengannya sperti biasa akoe menyapa sembari melontarkan sebuah senyuman manis yang tersimpulkan makna,lalu kami berlalu menuju kantin.
Di kantin pada saat pagi itu kami saling mengobrol,entah kenapa sepertinya kami sudah sekian lamanya saling kenal. Seakan akan kami adalah dua insan yang sedang memadu kasih di kehidupan yang lalu.perasaan itu selalu ada dalam hati kami, dalam jiwa kami seperti kerasukan Arjuna dan Srikandi.
Sambil mengulurkan tangannya yang begitu lembutnya dan jari jemarinya yang  lentik seraya berkata : Namakoe Dewi Lestari Anjani”.
Terpanakoe sejenak melihat keindahan kedua kelopak bibirnya yang merah itu,tersendat akoe menjawab dan getarkan sekujur tubuh ini akoe menjabat uluran tangannya yang halus itu bagaikan sehelai kain sutra.
Tak terasa obrolan kami semakin mengasyikan sampai kami lupa waktu,ternyata sang malam mulai menyingrabkan jubah hitamnya jadikan di atas cakrawala biru tertutup menjadi hitam penuh dengan ke elokan bintang bintang yang gemerlapan bagaikan sehelai kain  permadani yang di taburi intan permata. Kemudian kami pun beranjak pergi meninggalkan kantin itu.
Hari demi hari berganti waktu demi waku berputar,tiga bulan telah berlalu semenjak itu. Semakin hari akoe semakin akrab dengan Dewi .
Setiap sang malam mengingrabkan jubah hitamnya perasaankoe kepadanya menjadi takut akoe takut kehilangan Dia,kerinduan yang ada adalah kerinduan yang tak seperti biasanya seperti kerinduan akoe pada moe Widya….
Dalam pertemuan itu tiba tiba kami terdiam tak lama kemudian serentak kami berdua,sesaat terucap sebuah  kata “ Akoe….” Lalu kami tersenyum bersimpul malu.
Dua bulan setengah lamanya kami memadu kasihmenikmati anggur cinta kami dan membina asmara berdua di padang kebahagiaan dan pada saat itu tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang hubungan kami berdua.
Saat itu di tengah tengah kebahagian sang topan datang menerjang pagoda cinta yang kami buat di atas padang asmara telah hancur berkeping keeping yang tersisa hanyalah puing puing kedukaan.
Ketika akoe sedang berada di puncak gunung kebahagian belumlah puas menikmati pemandangan cinta di bawah gunung lalu akoe jatuh ke lembah duka yang curam.
Hari itu,Dewi berkata kepadakoe bersamaan dengan memutuskan ikatan tali kasih yang kita simpul berdua.
Mendengar perkataan seperti itu,akoe hanya dapat brdiam diri tanpa berkata kata akoe hanya terpasung raga saat itu, dewi telah di tunangkan oleh kedua orang tuanya dengan salah seorang pemuda yang tampan dan kaya raya,berbudi luhur,dermawan,mempunyai perkebunan teh dan pertanian yang luas melimpah ruah di kampung halamannyanya.
Akoe tahu semuanya itu dari mulut Dewi sendiri yang mengatakannya kepadakoe.
Belumlah mencapai titik puncak keterpurukankoe itu,akoe sangat membenci Dewi.
Selang dua minggu dari putusnya jalinan kasih kami berdua dan kami hanya brteman saja tak lebih dan tak kurang, ketika itu wajah Dewi kelihatan pucat pasi,akoe biarkan dewi berlalu dari hadapankoe.
Sempat akoe bertanya kepadanya tentang penyakitnya yang di deritanya tetapi ia selalu menyembunyikannya seakan akan akoe tak boleh tahu.
Penyakit Dewi semakin hari semakin kambuh bertambah parah,dan kesaksiankoe terhadap tunangannya itu seakan akan tak memperdulikannya bagaikan api yang tak terucap pada bara.
Sedangkan akoe sangat mencemaskan tentang keberadaan penyakitnya dan saat itu ia sedang di rawat di rumah sakit. Di rumah sakit itu ada ibunya Dewi yang sedang menunggu,tak lama dari ruangan itu akoe bersama dengan ibunya keluar lalu bercakap cakap tentang penyakit yang di derita Dewi. Dewi mengidap penyakit Leukemia,lalu ibunya dewi dengan sangat menyesali berkata pada akoe bahwa ia menyesal telah memisahkan kami berdua dan dan memilih lelaki lain selain dari akoe. Dua minggu dari sejak itu dewi belumlah tersadarkan,tiba tiba akoe melihat dewi membukakan matanya dan tersenyum manis. Dalam hati akoe beranggapan bahwa ini adalah awalan kesembuhan agar akoe dapat mengulang kisah kasih yang sempat terputus,sang Pencipta menggoreskan tintanya di atas kertas putih kehidupan manusia, Sang Pencipta telah memisahkan Roh Dewi dari Tubuhnya yang indah itu. Begitu cepatnya sang Pencipta memanggil Dewi kehadapanNya, padahal akoe ,masih ingoin bersamanya melihat senyum dan canda tawanya selalu akoe rindu. Lalu keesokan harinya setelahnya Dewi meninggalkan akoe dan Dunia fana ini, jasad Dewi di kebumikan yang di saksikan oleh para sanak saudara beserta keluarganya.
Dua tahun telah berlalu dari sejak kematian Dewi, akoe melihat Diaz tunagannya Dewi di sebuah pertokoan di keramaian kota bersama dua orang anak perempuan dan seorang wanita.
Saat itu akoe sedang berjalan jalan  bersama para Six Brothers tapi akoe diam tak bicara agar mereka tidak tahu kisahkoe “.Widya begitu tertegunnya mendengarkan cerita Chynatrha tanpa berkata apapun hanya diam terpaku,mata Chynatrha terlihat berkaca kaca saat menceritakan kisahnya pada Widya.
Tak lama kemudian,belumlah selesai sepenuhnya cerita Chynatrha Lalu datang mereka semua,tetapi kali ini Zhia membawa Suaminya yang bernama Yanchen .
        Setelahnya mereka saling sapa dan mengobrol lalu mereka mulai beranjak pergi meninggalkan tempat itu,menuju ke tempat Danar.
Danar sekarang sedang berada di Bogor,mereka sedang melaju menuju Bogor dengan memakai mobil Opelnya Cherry. Dalam perjalanan mereka saling mengobrol dan saling ejek saling cerita seperti yang biasanya mereka lakukan pada saat saat dahulu kala sewaktu semua masih kuliah. Perjalanan menuju bogor di dengan memakan waktu sekitar empat setengah jam,dengan santainya mereka dan penuh kehangatan dan keceriaan di dalam perjalanan itu.
Tanpa terasa merekapun tiba di rumah Danar sesuai dengan alamatnya yang ada di Zhilva di sehelai kertas yang lusuh. Dengan sangat kebetulan sekali Danar sedang ada di rumahnya,ia sedang berada di depan rumahnya di taman ia berada sedang menyirami banya bunga tamannya.
Dengan penuh keterpanaan dan kekagetan yang teramat sangat Danar melihat ke arah sebarang jalan mereka keluar dengan tersenyum melihat Danar yang pertama kali mengingatkan ia adalah senyuman dan wajah yang tak asing lagi baginya yaitu Cherry,karena wajah Cherry tak pernah luput daru ingatannya. Lalu di susul dengan wajah wajah yang lainnya.
Kemudian Danar datang menghampiri para Six Brothers dan membuka gerbang pintunya,seraya ia berkatakepada Cherry  “ Cherry. Benar kamoe Cherry, kok tumben tumbenan kamoe dating kemari,dan kenapa kamoe tahu rumahkoe ada di sini. Dari mana kamoe tahu alamat rumahkoe,kamoe tahu dari siapa “.
“ yach.benar akoe Cherry dan ini para Six Brothers “. Jawab Cherry.
“ Bagaimana kabar kamoe selama ini,keadaan kamoe kalian baik baik saja selama ini ? “. Tanya Danar.
“ Baik baik saja kami semua,bagaimana dengan kamoe baik baik saja khan selama ini ? “. Kata Cherry
“ Dia tahu darikoe Nar, bagaimana kabar istri dan anakmoe nar. Mereka semua baik baik saja khan selama ini nar ? “. Sahut Zhilva
“ Och..ternyata dari Zhilva. Istri dan anakkoe ada di dalam kok. Ayo masuk semuanya tidak baik kita banyak mengobrol di luar “ . kata Danar
        lalu mereka semua masuk ke dalam rumah sedangkan Cherry memasukkan mobilnya terlebih dahulu ke garasi. Di ruang tamu mereka saling mengobrol dan melanjutkan tegur sapanya.
Akhirnya di antara mereka semuanya sudahlah tidak ada lagi yang namanya ego,sudah terhapuskannya bersamaan dengan berjalannya waktu.
“ Tunggu sebentar.akoe tak tahu siapa perempuan ini (menunjuk ke arah Widya dan para suaminya Zhia,Zhilva dan Cherry) dan ketiga lelaki ini. Tapi sepertinya wajah perempuan ini sudah tidak asing lagi,akoe sering melihatnya tetapi tak tahu dimana (sambil mengerutkan keningnya penuh dngan kepenasaran dalam hatinya) kamoe Widya khan ? menunjuk ke arah Widya) “ . Tanya Danar
“ Benar akoe Widya. Pacarnya Chynatrha “. Jawab Widya
“ Ini Kasanu suaminya Zhilva,ini Yanchen suaminya Zhia, dan yang satunya lagi itu Dhani suaminya Cherry “ . sahut Chynatrha
“ Och. Begitu. Maaf akoe tidak tahu,senang bisa berkenalan dengan kalian “ . kata Danar
“ Danar. Dimakah Istri dan anakmoe,dari tadi tidak terlihat. Panggillah agar kami bias saling berkenalan dan mengobrol dengannya “. Kata Zhilva
“ Iya. Panggillah cepat kemari Nar,kami ingin tahu. “ . sahut Cherry
“ Baiklah akan akoe panggil “ . jawab Danar,lalu ia memanggil anak dan istrinya. “ Jeung….Ajeung,dimana kamoe kemarilah sebentar. Berkabunglah di ini bersama kami “ .
“ Iya Pak sebentar akoe lagi tanggung di belakang,tunggu sebentar nanti akoe kesana “ . jawab Istrinya yang bernama Chrisanthy Mahareksy.
Tidalah lama kemudian istrinya dan anaknya yang bernama Anaztha Putri Mahardika Reksy datang menghampirinya. Lalu di perkenalkannya anak dan istrinya oleh Danar.
        Lalu mereka melanjutkan obrolannya,di tengah obrolan yang begitu hangatnya tiba tiba terhenti sejenak. Mereka dengan serentak teringat akan sahabatnya Ayoedhia yang telah meninggalkan mereka berlima. “ AYOEDHIA. Akoe teringat ayodhia,entah kenapa tiba tiba akoe teringat Ayoedhia “ . kata Cherry
“ Akoe juga teringat sama Ayoedhia,tiba tiba saja terlintas wajah Ayoedhia seakan akan hadir mengiringi kita,mungkin kita terlalu asyik dan terlalu terbahak bahak kita tertawa. Och yach. Bagaimana kalau kalian menginap saja di rumahkoe kebetulan minggu minggu ini akoe lagi santai tak ada kerjaan dan tak ada rencana untuk pergi.
Sambil kita bernostalgia dan juga sudah lama sekali kita tidak bertemu dan bersaling tegur sapa,bagaimana menurut kalian ? “ . Danar berkata dan bertanya kepada para sahabatnya.
“ yach. Bagi akoe dan Widya tdak jadi masalah,tapi tidak tahu dengan yang lainnya apakah mereka setuju untuk menginap di sini “ . jawab Chynatrha
“ “OK.baiklah kita semua menginap di sini “ . kata Cherry dan yang lainnya menganggukkan kepalanya tanda di sepakati.
“ Tadinya akoe berencana setelah dari rumahmoe trus kita sama sama pergi ke makamnya Ayoedhia “ . kata Chynatrha
“ Och. Begitu yach,baiklah besok siang kita berangkat kesana bersama sama”. Jawab Danar


        Malam itu hujan menyelimuti kota Bogor dan membasahi muka bumi kota bogor. Di malam yang dingin dan sunyi sepi terbiaskan cahaya remang remang dari cahaya lampu perumahan kota bogor butiran butiran air hujan jatuh ke tanah.
Dalam dekapan angin malam di suatu rumah yang berada di kaki bukit dengan menghadap arah timur laut terlihat begitu indahnya suasana pemandangan di malam hari lampu lampu perkotaan memancarkan cahayanya.
Di ruang tengah yang terdapat perapian yang sedang menyala,hangat menyentuh tubuh. Di temani sebotol anggur putih, di situ ada para Six Brothers yang sedang berkumpul bercanda ria dengan hangatnya mengenang masa masa indah saat saat kuliah dulu,dengan di iringi lagu alunan lagu lagu kesayangan mereka yang bersimfonikan kesenduan.
        Di jendela sebelah selatan dengan memandang jauh ke arah luar pegunungan terpaku mendekap dalam angan seribu kenangan terbayang, sesuatu hal yang sudah terlewati di masa lalu terlintas dalam benak. Chynatrha dan Zhilva tengah berada di sana dengan segelas anggur putih ditangannya masing masing dan sebatang rokok menyala.
Walau dengan cara apapun dan bagaimanapun perasaan yang dulu pernah singgah takkan pernah hilang,apalagi dengan Cinta pertama. First love never die……dalam hati Chynatrha.
Walau kini di miliki dan memiliki orang lain,walau tak pernah lagi memikirkannya dan di pikirkan perasaan itu tetaplah ada tanpa atau harus mengharapkan dan menumbuhkannya lagi.
Setelah sekian lamanya Chynatrha tidak pernah bertemu dngan Zhilva dan kini hingga saat pertemuan ini,seakan akan Chynatrha terbawa ke masa lalu. Seakan akan waktu berputar kembali ke masa lalu,sayap pikirannya sedang mengepakkan di masa lalu. Chynatrha tak pernah menghiraukan itu semua karena begitu terbentangnya jarak perasaan.
Chynatrha ada yang memiliki begitu juga dengan Zhilva, dalam seribu angan melayang sejauh matanya memandang ke depan dalam hati  berbisik “ Och jiwakoe….!!! Kenapa perasaam mesti ada,padahal semua itu sudah tidak mungkin lagi. Kenapa perasaan yang dulu tersimpan tersusun rapi walau terpenjara dalam ruang hati harus tersibak lagi.
Haruskah akoe kunci terbelenggu,selama lamanya ataukah koe biarkan bebas berkeliaran. Akoe tak tahu,akoe sungguh tak tahu. Benar benar tidak tahu harus bagaimana, katakanlah jiwakoe. Ceritakanlah kepadakoe tentang semua ini……!!!
Akoe akoe dengan sepenuh hati ini bahwa kamoe yang pernah mengisi hidup ini,ceriakan hati ini,kamoe yang terindah yang pernah singgah.
Kamoe yang membuatkoe lebih dari segalanya yang akoe punya,tapi maafkanlah. Begitu terpisah dan terbentang oleh sesuatu hal yang kita miliki walau perasaan itu masih tetap ada masih seperti dulu tidak berubah….. “ .
Belumlah selesai Chynatrha hatinya berbisik Zhilva mengagetkannya lalu ia berkata pada Chynatrha “ Chynatrha.tak seharusnya kamoe berlaku dan bersikap seperti itu,disaat yang menyenangkan ini jaganlah kamoe merusak suasana yang indah ini. Tak semestinya kamoe merasa sepi coba lupakanlah dulu sejenak beban di pundakmoe. Bahagiakanlah hatimoe saat inilah waktu yang tepat untuk berbahagia,nikmatilah suasana yang menyenangkan ini berbahagialah abersama kita semua di sini “ . “ Tak apa apa. Akoe baik baik saja kok,santai sajalah. Akoe Cuma menikmati indahnya suasana malam ini “ . sangkal Chynatrha
“ heh….Chynatrha .Zhilva. kalian itu yach,tidak dulu tidak sekarang selalu saja berduaan. Ingatlah kalian sudah ada yang punya. Dan kalian selu memisahkan diri berduaan di sat saat berkumpul. Kesinilah kalian  cepatlah bergabung di sini “ . kata Cherry dengan kesalnya. Lalu mereka berdua menghampiri semuanya yang tengah berkumpul di ruang tengah.
        Jarum jam terus berputar dengan cepatnya,alam indah itu ternikmati oleh Para Six Brothers.
Akhirnya para Six Brothers tertidur dengan lelapnya,mereka semua kelihatan begitu lelahnya yang tergambar di wajah mereka saat itu.


        Di pagi yang cerah itu,Chynatrha sedang berada di depan rumah Danar menghangatkan tubuhnya dengan buaian sang Dewa Surya di pagi itu yang tengah mengemban tugasnya. Dengan segelas kopi dan sebungkus rokok yang tertaruh di atas meja.
Sedangkan para sahabatnya beserta  yang lainnya masih bermain indahnya dalam mimpi.
Entah apakah yang sedang merasuku Chynatrha,sepagi ini angannya melayang setingi tingginya.
Bersamaan dengan perasaannya yang tak karuan Chynatrha menganbil sehelai kertas yang tertaruh di bawah meja bersama tumpukan majalah majalan dan Koran Koran.
Pagi itu tiba tiba hujan begitu lebatnya butiran butiran yang  jatuh ke muka Bumi. Lalu ia menulis sebuah  kata kata bersamaan suasana hati yang tak karuan.

Pagi ini.Bagitu hangatnya mentari  menyapa tubuh ini
Tiba tiba hujan datang tak ada mendung hadir
Sekejap basahi muka Bumi
Akoe disini,Terpaku menatap butiran air hujan
Yang jatuh hancur di muka bumi
Seribu angan melayang,seribu rasa tak karuan
Sesaat paras wajahmoe menjelma

Kini,koe terbawa suasana terbius keadaan sesaat
Hentakkan semua yang ada
Wajah manismoe terlukiskan
Di hamparan cakrawala terbalutkan butiran air hujan
Akankah kau datang. Hampirikoe bersama senyummoe
Bawa sebentuk cinta putih untukkoe
Menjemput impian bersama
Akoe di sini terpaku menatap keadaan. Dan,menunggumoe

Kau ada yang memiliki begitu juga akoe
Akankah terjalin walau rindu terlarang
Akankah bersama walau asa berbeda
Cinta yang dulu layu kini bersemi kembali
Di taman hati yang terdalam
Salahkah akoe atas semua ini yang terjadi
Tapi perasaankoe mengajakmoe kesana
Maafkanlah akoe mengharapkanmoe
Yang jauh didasar  lubuk hatikoe tersimpan
Namun namamoe masih terukir Hiasi  indahya taman hati

Bila esok tiba Masihkah mungkin untukkoe. Semoga …………



Hari demi hari berganti mengulang,waktu demi waktu bergulir dengan cepatnya. Saat itu seiring dengan pergantiannya bulam dalam tahun masehi.
Sekarang adalah bulaan April,Dimana pada bulan itu Chynatrhatengah berada di puncak kegelisahan.
        Segumpal kebahagiaan hanya sesaat melumuri hidupnyabersama Widya. Kini Widya sedang abertugas di pulau Dewata dari saat kepergiannya Widya,saat irulah Widya tidak lagi pernah menghubungi Chynatrha.
Juga menemui Chynatrha, Chynatrha terus berusaha menghubungi dan mencari cari Widya tetapi tidak pernah sesuai dengan harapannya.
Entah apa yang sedang terjadi terhadap Widya, sehingga tidak pernah lagi menghubungi Chynatrha. Hal ini sudah berjalan empat bulan yang lalu.
        Bulan ini adalah bulan Agustus minggu ke tiga,begitu banyak helai demi helai kertas putihyang di penuhi dengan coretan coretan tinta hitam curahan hatinya Chynatrha yang tertumpah pada kertas kertas itu. Dari semua kertas itu penuh dengan coretan kesemuanya tertuju pada Widya seorang.
Curahan curahan tentang lara hati Chynatrha,tertumpah di lembaran kertas putih itu. Entah berapa banyak karena begitu berserakan di meja kamarnya yang di temani sehelai photo Widya dan puisi puisi.
Melamun….. berangan…….dan berharap terus berharap walau tan pernah kunjung tiba menangis dan tertawa meratapi kisah cinta dalam hidupnya yang terlewati.
Bersamaan kerinduan pada seorang kasih,yang tiada berujung dan ksepian hidup yang tiada bertepi. Di saat saat seperti inilah,saat saat menikmati kepahitan hidup dan meratapi kesedihan yang terjadi.
Teringat semua yang terlewati perempuan perempuan yang pernah singgah dalam hatinya walau kebanyakan kasih tak sampai yang terjadi.
Chynatrha teringat akan kenangan bersama dengan Zhilva sewaktu kuliah dahulu,kini Chynatrha hanya mempunyai rindu yang terlarang buat Zhilva.


        Di suatu taman bunga yang penuh dengan rupa rupa warnanya dan beraneka ragam wanginya,Sang bayu begitu terasa menyejukan ketika menghembuskan nafasnya. Kupu kupu menari liar di udara lalu hinggap di salah satu bunga,daun daun bergoyang meliukkan tubuhnya.
Chynatrha sedang terbawa suasana keindahan  sayap khayalnyapun mengepakkan untuk terbang tinggi mencapai nirvana,dalam angan hati pilu sukma menggigil berkata : “ Zhilva…..kenapa  kamoe harus akoe ingat dan koe cintai disaat saat seperti ini.  Saat jarak memisahkan kita antara ruang dan waktu.
Saat ada perempuan menemani lelaki inipergi entah kenapa dan tak tau di mana berada sampai kini tak koe temui jawabnya.
Kini koe punya sejuta rindu dan kasih untukmoe,walau rindukoe terlarang sudah padakoe. Dalam dasar lubuk hati kecilkoe berkata akoe mengharapkanmoe akoe menunggumoe bila kamoe tinggalkan kekasih sejatimoe,akoe akan menghampirimoe bawa sebuah cinta putih yang akan kita bina di padang asmara.
Kenapa Sang Raja Manusia tak pernah mempersatukan kita dalam jalinan kasih yang abadi dan tulus suci di dalamnya,akoe punya cinta yang terdalam hingga saat ini tak pernah tercurahkan seutuhnya dan tak pernah hilang juga dari hati ini “ .


       
        Empat bulan telah berlalu sejak saat itu,Chynatrha masih saja tak dapat melupakan Sang Kekasih pujaan hatinya itu.
Kabar demi kabar yang datang terdengar dari seorang sahabatnyapada telinga Chynatrha,kabar itu mengatkan bahwa Zhilva tengah berada di sebuah rumah sakit Ibu kota berada. Tiga minggu telah berlalu indah masih tetap belum siuman.
Para sahabatnya telah berkumpul di ruang tunggu berada beserta dengan para keluarganya tetapi tak terlihat Suami Zhilva dari sejak awal Zhilva masuk Rumah Sakit.
Terpancar dari gambaran wajahnya terbalut dengan segumpal kesedihan yang teramat dalam,berharap akan kesembuhan kekasih pujaan hatinya dalam tepi keresahan berharap dan berdoa dan air mata yang jatuh membasahi pipi jadikan sebuah saksi.
Suasana malam itu di rumah sakit,menjadikan lautan kedukaan yang teramat sangat.  Zhilva di kenal se sosok perempuan yang tegar dan baik budi pekertinya dan juga dalam mnghadapi segala cobaan jarang sekali berkeluh kesah terhadap para sahabatnya hampir tidak pernah menyusahkan para sahabatnya.
        Hari hari berganti malam menjelma, keadaan Zhilva masih seperti sediakalanya. Hingga sampai di suatu waktu,entah sebuah keajaiban apa yang telah merasuki jiwanya atau mungkih juga pengharapan dan doa dari keluarga dan para sahabatnya terdengar oleh Sang Raja Manusia.
Tak seperti malam malam sebelumnya. Malam itu,bintang gemintang bertaburan di cakrawala hitam saling berkedip satu sama yang lainnya. Awan gemawan pun enggan menutupi indahnya pancaran tubuh Sang dewi Malam yang hadir penuh saat itu.
Didalam sebuah ruangan yang di mana Zhilva di rawat berada,didalam ruang itu terdengar suara lirih yang memanggil manggil nama Chynatrha.
“ Chynatrha……..Chynatrha………..Chynatrha dimana kamoe ? kemarilah temui akoe akoe perlu kamoe “. Zhilva terbangun sambil memanggil manggil Chynatrha.
Didalam heningnya suasana yang menggetirkan itu,penuh dengan duka lara yang teramat dalam.
Serentak semua tercengang kaget mendengar suara itu,”suara itu……coba dengar.dengarkanlah…..!!! itu suara Zhilva,Zhilva siuman “ . kata Chynatrha.
“ Yach benar itu suaranya Zhilva. Ayo kita masuk,kita lihat keadaannya “ . ajak ayahnya.
Saat itu juga semuanya serentak masuk berbondong bondong ke dalam ruangan.
Lalu indah berkata yang saat itu berada di hadapannya  pada kedua orang tuanya dan adik adiknya juga para sdahabatnya : “ ayah maafkanlah akoe akoe tak bias menjadi anak yang baik. Maafkanlah akoe bila akoe sering membuat marah dan kecewa kalian semuanya akoe sayang sama kalian semuanya. Hapus semua air mata kalian semua tiada guna kalian bersedih hati dan menjatuhkan air mata untuk sesuatu hal yang tak begitu berguna,air mata takkan membuat semuanya akan berubah “. “ Tidak. Tidak Zhil kamoe tidak pernah membuat kami marah ataupun kecewa kamoe anak yang baik ayah dan ibu juga adik adikmoe bahagia karenamoe,akoe ingin kamoe cepat sembuh dan berdiri lagi agar kita dapat bercanda bermain seperti dulu lagi. Kembalilah kamoe kepada kami,kami merindukanmoe ,mari kita pulang ke rumah kita dan berkumpul lagi dengan ayah,ibu dan adik adikmoe. Akoe sayang kamoe,kamoe anak yang baik dan manja,kamoe semua senang karenamoe”.kata ayahnya.
“ Kak bangun kak……!!!! Ayo kita bermain lagi bersama kami “. Sahut adiknya
“ Zhilva. Kami menunggumoe. Kami semua merindukanmoe. Six Brothers butuh kamoe……!!! “ . sahut Zhia dan Cherry
mendengar semuanya Zhilva tersenyum manis lalu berkata pada Chynatrha :“ Chynatrha. Hapus air mata yang jatuh membasahi pipimoe tak baik untuk seorang lelaki gagah dan tampan menangis seperti itu. Hapuslah……!!!! Air mata takkan dapat merubah semua yang telah terjadi yang telah di gariskan oleh Ilalhi. Dengar Chynatrha,akoe ingin kau tahu sebelum terlambat. Selama ini yang akoe cintai dan yang akoe rindukan dalam setiap langkah dan dalam setiap hembusan nafaskoe adalah kamoe Chynatrha bukan suamikoe ataupun yang lainnya.
Kamoe adalah sahabatkoe dan kekasihkoe yang sejati, tapi akoe tak mau meyakinkan dan mengikuti  perasaan itu. Akoe selalu memalingkan perasaan itu saat kerinduan datang.
Tapi maaf…..akoe tak bisa bersamamoe,saat dulu dan nanti. Akoe mencintaimoe tapi akoe tak bisa bersamamoe kadang kala cinta tak harus saling memiliki jiwa dan raga seutuhnya.
Tetapi cintakoe  akan mengalir terus seperti sungai.
Cintakoe bagai burung terbang memang kala kamoe melihatnya,cintakoe ada di hamparan cakrawala biru dan hitam,cintakoe ada di bintang gemintang yang hadir menyapa kala malam terjaga. Jika mahkota kebahagiaan menyelimutimoe di situlah cintakoe bersamamoe dan juga saat kabut gelap menutupi pancaran wajahmoe cintakoe akan selalu bersamamoe Cintakoe akan selalu hidup selamanya hingga akhir jaman ………..!!!! “ .
Barulah Chynatrha mau menghela nafas untuk berkata kata dan menjawab pada Zhilva,dengan sangat tiba tiba Zhilva menutup kedua bola matanya di temani senyuman yang manis dan damainya terpancar dari raut wajahnya seakan ia pergi tanpa beban di pundak, begitu damainnya ia pergi.
Roh dan jasadnya telah terpisah,kini yang ada dari tubuh indah dan wajah cantik yang membeku dengan terpancarnya aura dari jasad membeku.
Cakrawala menjadi kelam malam itu, suasana mati dalam sekejap. Tak ada suara suara yang terucap dari masing masing yang ada hanyalah isak dan tangis sendu duka lara yang teramat sangat dalam sekali.
Keesokannya harinya,indah di semayamkannya di daerah tempat kelahirannya di Garut.
Saat itu yang hadir mengiiringi kepulangan Zhilva ke Rahmattullah menghadap Illahi yaitu para sahabatnya Six Brother,kerabat dan para tetangga,keluarga dan sanak saudaranya. Tetapi hingga di semayamkannya Suami Zhilva tidak pernah ada,entah kemana dan dimana beradanya begitu sulit untuk menghubunginya.

Seminggu telah berlalu dari sejak hari di mana Zhilva di panggil oleh Sang Raja Manusia untuk menmghadapnya dan mempertanggung jawabkan atas apa yang telah di perbuatnya semasa hidup. Terdengar kabar berita tentang suaminya dari seorang polisi yang datang ke rumah orang tuanya di Garut,kabar itu mengatakan bahwa Suami Zhilva tertangkap di kalimantan saat ia sedang memasok barang illegal kepada salah seorang pelanggannya di sana.
Kalau saja Kasanu tidak berbuat senonoh dan kejamnya terhadap istri yang di cintainya,mungkin sekarang Zhilva masih ada di tengah tengah Six Brother dan keluarganya.
Begitu kejamnya Kasanu menyiksa Zhilva,tubuh Zhilva yang indah itu hancur sesaat tak seakan tak berbentuk begitu juga dengan mukanya. Sebuah kursi dan sebuah gitar yang menjadi alat untuk menyiksa Zhilva hancur tak berbentuk lagi saat di temui di kantor polisi sebagai barang buktinya.
Kini Kasanu berada dalam Teralis besi polsek setempat,atas pelanggarannya penganiayaan sehingga membuat tewas si korban dan pemasokan barang barang illegal.


Di sisi lain setelahnya kejadian itu,Chynatrha pergi ke suatu daerah meninggalkan dan menghapuskan manis dan pahitnya semua kenangan dan membawa cinta ,duka dan lara. Ia pergi dengan menggunakan kereta api,seaat kereta akan beranjak pergi meningglkan stasiun. Dengan sangat tiba tiba dan kebetulan,Chynatrha bertemu dengan Ryanni yang tidak lain adalah anak sang Gurunya Mahesa Widura sewaktu dulu dan sudah lama sekali,bertahun tahun lamnya tak pernah berkunjung menemuinya.
Didalam perjalanan ini Chynatrha yang tak tahu arah kemana tujuannya,setelah di Tanya oleh Ryanni dan menceritakannya dengan mendetail dari awal sampai akhir tentang perjalanan kisah hidup dan cintanya. Lalu Ryanni mengajaknya pulang bersama sama ke tempat di mana Mahesa sang gurunya tinggal bersama Ryanni dan akhinya mereka pergi menuju rumahnya.
Kereta ini ternyata menuju ke arah dimana daerah tempat tinggalnya Ryanni.
Hari itu ketika Chynatrha bertemu dengan Ryanni,saat itu Ryanni dari rumah kakeknya habis berlibur dari sana,dan didalan kepulangannya tanpa sengaja bertemu denagn Chynatrha.
Setahun setengah dan pada akhirnya hingga di suatu saat,yang dimana Chynatrha sudah tidak menghantui lagi kenangan kenangan pahitnya.
Kini Chynatrha dan Ryanni telah menjadi sepasang suami istri yang bahagia telah di karuniai seorang anak laki laki yang gagah tampan.
Pada waktu menikahnya pun sempat tersaksikan oleh kedua  keluarga mempelai dan para sahabatnya Cherry,Zhia,Danar beserta para keluarga sahabatnya.





===W===


0 comments:

Post a Comment